}); Dinas Pendidikan Kabupaten Simalungun Bantah Ada Perintah Tarik Laptop Pemberian JR Saragih | BeritaSimalungun
Home » , » Dinas Pendidikan Kabupaten Simalungun Bantah Ada Perintah Tarik Laptop Pemberian JR Saragih

Dinas Pendidikan Kabupaten Simalungun Bantah Ada Perintah Tarik Laptop Pemberian JR Saragih

Written By Beritasimalungun on Tuesday, 2 August 2016 | 07:52

Leptop bantuan kepada siswa berprestasi di Kecamatan Haranggaol sempat ditarik oleh pihak UPTD Dinkas Pendidikan Kabupaten Simalungun dengan alasan tak jelas. Namun karena hal itu menjadi perbincangan hebat di media sosial, akhirnya pihak UPTD lewat pihak sekolah menyerahkan kembali Leptop itu kepada siswa berpretssi yang berhak mendapatkannya. Ist 
BeritaSimalungun.com, Raya-Dinas Pendidikan Kabupaten Simalungun membantah mengeluarkan perintah untuk menarik laptop siswa yang diberikan Bupati Simalungun, JR Saragih saat kedatangan Panglima TNI Gatot Nurmayanto Sabtu (30/7/2016) lalu.(Laptop Pemberian Bupati JR Saragih Kepada Siswa Berprestasi di Kecamatan Haranggaol Ditarik Oleh Pihak UPTD)

"Tidak ada perintah menarik Laptopnya. Siapa yang bilang laptopnya dikembalikan. Laptop itu diberikan kepada siswa, bukan sekolah. Yang menerima juga siswa," ujar Plt Kadis Pendidikan Lunirim Purba, kepada wartawan Senin (1/8/2016).

Ia juga menegaskan akan menindak oknum UPTD Diknas Pendidikan Kabupaten Simalugun atau pihak sekolah yang bertindak sendiri menarik Leptop dari siswa yang mendapatkannya itu.

Kata Lunirim Purba, bahwa siswa yang memperoleh bantuan laptop tersebut adalah siswa yang berprestasi, makanya siswanya yang berhak atas laptop tersebut.

"Kemarin itu yang berangkat adalah Kasi Kurikulum Pendidikan kesana. Dia yang menentukan siapa siswa yang dapat. Nah siswa yang dapat itu adalah yang berprestasi. Itu hak mereka," ujarnya.

Lunirim menyampaikan bahwa terkait adanya informasi ini, ia sudah menelpon Kasi Kurikulum Kabupaten Simalungun dan ia memastikan bahwa tidak ada perintah yang menarik kembali laptop yang diberikan JR Saragih tersebut.

"Sudah saya tanya tadi kasi kurikulum, katanya ngak pernah ada perintahnya. Saya juga akan tanya nanti UPTD Pendidikan kecamatannya. Akan saya marahi nanti kalau mereka ada perintah seperti itu," ujarnya.

Ia memastikan bahwa ke 10 laptop yang diterima siswa tersebut sudah mutlak milik siswa yang berprestasi tersebut. "Itu laptop untuk siswa, bukan untuk sekolah yah," ujarnya.

Salah seorang orangtua yang anaknya diberikan hadiah laptop oleh JR Saragih mengaku bahwa laptop anaknya tersebut diminta kembali oleh Sekolah atas perintah dari dinas pendidikan Kabupaten Simalungun.

Sebelumnya pada saat kedatangan panglima TNI AD, Gatot Nurmayanto, Sabtu lalu (30/7/2016) di Haranggaol, BupatiSimalungun menyerahkan 202 sorong, 5.000 paket sembako, 20 unit Mobil Nasional jenis Escudo kepada TNI, satu unit lengkap pengelolaan sampah dari tabung asap pembakaran dan 10 unit laptop kepada siswa-siswa berprestasi. (Rodo)


Share this article :

Post a Comment