}); March 2018 | BeritaSimalungun

Berita Terkini

INDEKS BERITA

Episode Keempat (Akhir) “Sejemput Kunjungan ke Negeri Paman Sam”

Written By Beritasimalungun on Saturday, 31 March 2018 | 09:23

St Dasarmen Purba Pakpak SH dengan Istri Mery Kany Br Saragih dan Sahabat di Amerika Serikat. FB
BeritaSimalungun-Terakhir dari Episode ini, walaupun terasa badan 5 L, ku coba merenungkan begitu luar biasa ciptaan Tuhan. Aku melihat fakta di lapangan bahwa manusia dianugerahi kemampuan luarbiasa untuk memelihara, membentuk dan menciptakan hal-hal baru. Asal jangan manusia bermaksud menjadi setara dengan pencipta Nya.

Bahkan NKRI pun punya dasar negara yang menghargai dan wajib menjunjung tinggi isi sila pertama Pancasila : Ketuhanan Yang Maha Esa.


Makna kunjungan ini, sesungguhnya aku merasa semakin kecil di hadapan Tuhan dan aku berusaha untuk ikut perintah Nya. AMIN

Kami berkemas-kemas menuju Los Angeles, 5 jam perjalanan pesawat Washington-Los Angeles (LA). Ku ingat di Indonesia kepanjangan LA = Lenteng Agung. Hehehee

Sepanjang perjalanan, ku bantai tidur, untuk memulihkan tenaga. Tak terasa telah tiba di bandara LA X.

Sebelumnya suami ku menghubungi teman nya SMA Mr Ronald tinggal di LA selama puluhan tahun. Mereka buat janji, dia jemput kami esok hari.

Ku akui kekompakan mereka alumni SMA Negeri 1 Medan, sering reuni. Silih berganti jadi tuan rumah. Tahun 2015 aku sibuk sebagai isteri menjadi tuan rumah reuni di Batam.

Ku amati mereka hanya cerita-cerita “tempoe doeloe” dan aku hanya melongo jadi pendengar yang baik. Biarlah demi suami, pikir ku. Tentu suami ku pun suatu saat harus rela menyatakan demi isteri. Heheheee.

Keesokan harinya, Mr Ronald menjemput kami di Hotel. Isteri nya tak ikut karena sedang kerja. Menurut dia, yang perlu dikunjungi dan kami langsung ke tujuan :

-Beverly Hills, perumahan sangat Wah & strategis, berharga jutaan dollar. Wouw, menurut Ronald milyuner dari penjuru dunia banyak invest di sini. Katanya lagi : “Apakah mereka bahagia ?”. Dijawab nya sendiri: “Menurut hemat ku, bahagia tidak ditentukan harta berlimpah. Bagaimana jika anak2 milyuner tsb perbuatan nya menyimpang ?”.

Tanpa sadar Ronald membuat kesaksian. “Saya datang ke LA dalam posisi Nol, tidak ada apa2. Kami suami isteri kerja keras, banting tulang. Kami tahu akan tiba saatnya, memperoleh hasil dengan cara disiplin dan menabung”. Dia lanjutkan : “Kini kami (suami/isteri) bisa menikmati hidup”.

Ku anggap kesaksian spontanitas nya itu adalah oleh-oleh bagi kami yang sangat berguna. Lalu kami melanjutkan perjalanan, dia setir sendiri.

-Ke Hollywood, lambang pusat perfilman AS. Aku sempatkan photo dengan duplikat penyanyi Elvis Presley dan duplikat penyanyi Michael Jackson. Lalu pergi ke tulisan Hollywood yang terpampang besar di wilayah pebukitan.

-Kemudian kami di bawa ke Pantai Santa Monica, pantai lautan Pacific yang terhampar sangat luas. Kami juga melihat sambil photo2 pada monumen perang yang berdiri di tepi pantai dan dari jauh terlihat kibaran bendera AS.

Kami sengaja hari itu memisahkan diri dari rombongan. Agar tercipta reuni kecil2an. Lagi2 reuni. Heheheee

Ku sudahi kisah ini dengan segala kerendahan hati mohon maaf jika ada yang kurang berkenan. Ku ucapkan terimakasih kepada sahabat FB yang baik hati. Selalu setia memberi like, komentar maupun sebagai pembaca yang budiman. Salam ku dari LA. πŸ‡ΊπŸ‡ΈπŸ‡ΊπŸ‡Έ
Oh ya, hampir lupa sang suami ikut juga tumpang salam. Bye Bye.

Sumber: FB Meri Kany


































Drama Penyaliban Yesus Warnai Jumat Agung di GKPS Jambi

Drama Penyaliban Yesus diperankan Pemuda GKPS Tanah Kanaan Jambi. Umat diharapkan tetap mengingat kasih setia dan pengorbanan Yesus Kristus menyelamatkan manusia dari dosa. 

BeritaSimalungun, Jambi - Drama singkat penyaliban Tuhan Yesus Kristus mewarnai peringatan wafatnya Isa Almasih atau Jumat Agung di Gereja Kristen Protestan Simalungun (GKPS) Jambi, Jumat (30/3/2018). Pementasan drama penyaliban Yesus digelar untuk mengingatkan umat Kristen tentang sengsara Yesus di kayu salib untuk menyelamatkan manusia dari jerat dosa.

“Gereja kami mementaskan drama penyaliban Yesus pada ibadat Jumat Agung, siang. Pementasan drama penyaliban Yesus tersebut diperankan para Pemuda GKPS Tanah Kanaan Kota Jambi. Drama mengenai penyaliban Yesus tersebut menjadi renungan bagi umat agar tetap mengingat kasih setia dan pengorbanan Yesus Kristus menyelamatkan manusia dari genggaman dosa,” kata St Radesman Saragih, Pimpinan Majelis GKPS Jambi, Jumat (30/3/2018).

Dia juga mengucapkan terimakasih kepada Pemuda GKPS Tanah Kanaan Kota Jambi atas penampilan drama singkat penyaliban Yesus dalam ibadah Jumat Agung. Sekitar 230 Jemaat GKPS Jambi menghadiri Ibadah Jumat Agung tersebut.  

Pemeran Drama Penyaliban Yesus Kristus dari Pemuda GKPS Tanah Kanaan Kota Jambi Saat Ibadah Jumat Agung di GKPS Jambi, Jumat (30/3/2018).
Menurut St Radesman Saragih SSos, pementasan drama penyaliban Yesus pada peringatan Jumat Agung di GKPS Jambi diharapkan bisa semakin menyentuh hati umat agar mereka semakin mampu menunjukkan kasih dan pengorbanan menolong sesama, seperti yang telah dilakukan Yesus yang rela mati di kayu salib demi menyelamatkan umat manusia.

Drama penyaliban Yesus pada peringatan Jumat Agung sekaligus menjadi khotbah yang hidup. Melalui pementasan drama penyaliban tersebut, ibadat Jumat Agung tidak dilaksanakan sekadar seremonial belaka.

Untuk memberikan makna yang lebih dalam mengenai kisah sengsara Yesus, lanjuta St Radesman Saragih, perayaan Jumat Agung di GKPS Jambi juga diisi dengan perjamuan kudus atau dalam bahasa Simalungun di GKPS disebutkan Horja Banggal Napassing (HBN).

“Melalui perjamuan kudus tersebut, umat diharapkan semakin meningkatkan tali kasih kepada sesama seperti yang dilakukan Yesus kepada murid-muridnya,” katanya.

Sementara itu, Pendeta GKPS Resort Jambi Pdt Riando Tondang STh dalam Kotbahnya mengatakan, pementasan drama kisah penyaliban Yesus Kristus pada ibadat Jumat Agung diharapkan menggugah umat agar lebih mampu membangun solidaritas hidup bermasyarakat, seperti solidaritas Yesus kepada manusia.

Pdt Riando Tondang STh mengambil Nats Firman Tuhan dari Injil Yohannes 19: 28-37. Dalam kotbahnya Pdt Riando Tondang mengatakan lewat ibadat Jumat Agung ini, mengingatkan kembali penderitaan Yesus Kristus di Kayu Salib untuk menebus dosa manusia.

Pdt Riando Tondang STh juga menggambarkan realita kehidupan manusia saat ini, yang semuanya serba isntan dan kurang berani menghadapi penderitaan. 

“Mungkin kita sudah mengetahui saat ini, misalnya soal seorang ibu yang melahirkan, dan bukan lagi normal. Namun kini tanggal kelahiran anakpun bisa dibuat lewat operasi ceras. Kecanggihan teknologi saat ini, sudah mengkesampingkan kodrat pada manusia. Melalui drama pementasan kisah sengsara Yesus oleh PGKPS Tanah Kanaan Kota Jambi, umat Kristiani di Jambi diharapka semakin menyadari bahwa kematian Yesus Kristus di kayu salib merupakan lambang solidaritas Allah kepada manusia berdosa. Yesus yang tidak berdosa berkorban nyawa hanya untuk menyelamatkan manusia dari dosa,” katanya.

Ibadah Jumat Agung di GKPS Jambi dimulai Pukul 13.00 WIB dan berakhir Pukul 15.00 WIB. Ibadah diisi dengan Votum-Introitus, Kidung Pujian, Pembacaan Firman Tuhan dari Injil Matius 27: 1-10, Markus 15: 21-22, Yohannes 19: 19-24, Yohannes 19:25-27, Lukas 23: 39-43, Markus 15: 33-39 dan Refleksi 7 Perkataan Yesus di Kayu Salib. Ibadah ditutup dengan Doa Penutup oleh Pdt Riando Tondang STh. (BS-Asenk Lee)

Kasus Penodaan Agama Lewat Medsos, Ibunda Jose Pakpahan Minta Maaf Secara Terbuka

Sambil Menangis, Orangtua RP Sampaikan Permohonan Maaf Kepada Seluruh Umat Muslim. Jumat, (30/3/2018). IST

BeritaSimalungun, Jambi-Kasus ujaran kebencian yang berujung pada penodaan agama yang dilakukan pemilik akun Facebook Jose Naldi Pakpahan, berbuntut panjang. Secara resmi Polda Jambi menetapkan Jose jadi tersangka. Ibunda Jose, Asri Br Nainggolan minta maaf secara terbuka lewat sebuah video berbagi di social media.

Kasus ini juga cukup mengejutkan keluarga besar dari (Alm) R Pakpahan/ Asri Br Nainggolan. Ibunda Jose, Asri Nainggolan mengatakan kejadian yang dilakukan oleh anaknya sangat mengguncang dirinya. Sebagai orang tua, Asri memohon maaf kepada seluruh umat muslim di seluruh Tanah Air.

“Kepada seluruh umat muslim, kami keluarga besar memohon maaf sebesar-besarnya. Khususnya umat muslim yang ada di Provinsi Jambi,” ujar Asri, Jumat (30/3/2018).

Ibunda Jose yang berusia 56 tahun ini, dengan menangis mengakui bahwa anaknya telah melakukan kesalahan besar, yang menyinggung umat muslim. 

“Anak saya memang salah dan itu kami akui, sekali lagi kami memohon maaf kepada seluruh umat muslim,” ucapnya. Menurut Asri, dia dan keluarga besarnya, mencoba mengambil hikmah dari kejadian yang menimpak anaknya. 

“Kita ikhlas, ini juga cobaan untuk kami keluarga besar,” ujarnya sedih. Menurut Asri Nainggolan, sejak kematian ayah Jose yang tidak wajar, pada 19 Maret 2015 silam perubahan sikap anaknya memang begitu signifikan. 

“19 Maret 2015 silam. Ayah JNP, Pakpahan ditemukan tewas bersimbah darah di kebun karet miliknya. Saat itu JNP masih duduk di bangku kelas III SMA di Sarolangun,” kata Asri.

“Dia menjadi tempramental sejak saat itu. Apalagi kasus pembunuhan itu sampai sekarang belum terungkap pelakunya. Dari empat bersaudara, Jose merupakan anak yang paling dekat dengan sang ayah. Waktu ayahnya mau dikubur dia sampai mau lompat ke dalam lobang kubur,” terang Asri sambil menangis.

Sebelum itu, kata Asri, Jose anak yang sangat periang dan bergaul pun rata-rata dengan umat muslim. Karena mayoritas di desanya di Samaran Pauh, Kabupaten Sarolangun adalah muslim. “Tapi sejak 2015 itu, Jose menjadi sangat pendiam. Dan kalau kita tegur dia bisa marah, mungkin karena ada kecamuk dendam dihatinya,” ucap Asri.

 

Kini, Asri dan keluarga besarnya hanya bisa pasrah atas kejadian yang minimpa Jose. Tapi, kata Asti tidak ada unsur apapun atas apa yang di-posting oleh anaknya. Semua spontanitas. “Anak saya juga kemarin saya jenguk di Polda Jambi mental psikisnya juga sudah sangat turun. Dia banyak diam. Kami tidak bisa berbuat apa-apa, selain hanya bisa pasrah,” ujar Asri.

Terpancing Komentar SARA

Seorang mahasiswa Universitas Jambi (Unja) berinisial JNP terpaksa harus berurusan dengan polisi karena berkomentar SARA pada lini masa sosial medianya (Facebook). Postingan JNP soal lambing agama tertentu yang menimbulkan komentar perdebatan dan akhirnya menimbulkan komentar SARA. 

Komentar JNP dilimasa akun facebooknya bernada kata penistaan. Sejumlah aktivis di media sosial mengaku geram atas celoteh linimasa yang diduga mahasiswa Universitas Jambi.

Tidak begitu jelas apa konteks percakapan dilimasa itu, namun dari potongan layar (screen shoot) percakapan antara JNP dengan orang lainnya di akun JNP yang bersangkutan telah tersebar luas melalui ragam media berbagi. Kata-kata yang terlihat di potongan layar ini memancing emosi dan kegeraman masyarakat.

Kapolda Jambi Brigjen Pol Mukhlis saat dikonfirmasi wartawan meminta agar umat Islam tenang dan tidak terprovokasi. Pihaknya sedang mengusahakan mengecek akun tersebut bekerjasama dengan Mabes Polri.

“Kita tidak ingin Jambi yang sudah aman diganggu dengan cara-cara yang menebar isu SARA. Tetaplah berdoa suapaya bisa segera diketahui siapa yang coba merusak kerukunan antar umat yang sudah baik di Jambi ini,” kata Mukhlis, Selasa (27/3/2018) malam.

Dari potongan layar akun tersebut tertulis, bahwa yang bersangkutan berasal dari Kabupaten Sarolangun dan bersekolah di salah satu SMA swasta di Kota Jambi.

Polisipun memeriksa kebenaran dan keaslian akun atas nama JNP tersebut. Selasa malam sekelompok massa  sudah mendatangi kediaman (rumah kos) mahasiswa itu di Kawasan Universitas Jambi, Kampus Telanai. Pelaku JNP kabur dari kosannya. Namun tiga kawan satu kos JNP dibawa Polisi untuk dimintai keterangan.

JNP Ditangkap

Dari kabar yang beredar, JNP ditangkap di seputaran kampus Universitas Jambi (Unja) Mendalo, Selasa malam. Kali pertama melakukan penangkapan adalah pihak keamanan kampus.

Hingga berita ini diturunkan, belum diperoleh keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait penangkapan JNP tersebut. 

Kasubdit II Ditreskrimsus Polda Jambi, Kompol Andi Sinjaya, saat dihubungi wartawan, belum memberikan klarifikasi. Namun sebuah video di social media memperlihatkan terduga pelaku ditangkap sudah beredar.

Informasi di lapangan menyebutkan, sejumlah massa FPI Jambi telah mendatangi Mapolda Jambi, untuk mengetahui informasi dari kepolisian terkasit kasus penodaan agama tersebut.

“Jose telah ditangkap oleh securiti di dalam kampus Unja Mendalo, sementara Jose dihindari dari amukan massa di tempat. Untung tidak Babak bunyak, kata Ari, saksi di lokasi.

Panglima FPI Kota Jambi, Ustad Ari mengatakan, Jose telah diamankan oleh sekuritu Unja Mendalo. “Laskar kita sudah ada disitu, Alhamdulillah dia sudah ditangkap, semoga ini tidak terjadi lagi di Jambi,” kata Ari.

Rektor Unja Johni Najwan belum memberikan komentar soal peristiwa yang diduga melibatkan Mahasiswa Universitas Jambi tersebut.

Jadi Tersangka

Kepolisian Daerah Jambi (Polda Jambi) resmi  mengumumkan hasil penyelidikan terhadap salah satu mahasiswa dari Perguruan Tinggi Negeri di Jambi berinisial NJP. NJP ditetapkan sebagai tersangka karena menulis penodaan agama dilinimasa miliknya. 

Wakapolda Jambi Kombes Pol Ahmad Haydar kepada wartawan  saat menggelar konferensi pers, Rabu (28/3/2018) mengatakan, Tim Polda Jambi sudah melakukan pemeriksaan terhadap tersangka, dia terancam 6 tahun penjara.

Haydar menambahkan bahwa motif pelaku adalah murni kesengajaan pribadi. “Dia sudah jadi  mahasiswa, sudah bisa membedakan mana baik mana yang tidak. Sudah paham betul. Intinya ya kesengajaan. Dia menyebar postingan SARA itu di grup Facebook tentang olahraga, di grup itupun akhirnya menuai berbagai komentar panas dari anggota grup lainnya,” katanya.

Saat ini oknum mahasiswa ini  dikenakan pasal 45A Ayat 2 Junto Pasal 28 ayat 2 UU RI Nomor 19 Tahun 2016  Tentang Perubahan UU RI No 11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dan terancam hukuman 6 tahun penjara.

Hingga saat ini, Polisi telah memeriksa 6 orang saksi sedangkan tersangka masih dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Tulisan JNP ini sempat mengundang amarah warganet Jambi.(BS-Lee)  

Hinasumba Daging Babi Mentah Disebut Penyebab Cacing Pita, Ini Terdapat di Simalungun

Tim dari Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara (FK UISU) menemukan kasus endemik penyakit cacing pita ( Taeniasis) mencapai 171 kasus di Nagori (Desa) Dolok, Kecamatan Silau Kahean, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara. Dari kasus itu ditemukan cacing pita sepanjang 10,5 meter. Dokter Umar Zein selaku Ketua Tim Peneliti Cacing Pita FK UISU, Senin (26/3/2018), menyebutkan, penemuan itu bermula pada Oktober 2017 saat ada pasien berobat ke kliniknya. Kompas.com
BeritaSimalungun, Medan-Warga Nagori Dolok, Kecamatan Silau Kahean, Kabupaten Simalungun, menderita penyakit cacing pita disebut lantaran kebiasaan mengonsumsi makanan khas Simalungun, yaitu “Hinasumba”. Makanan ini berbahan utama daging babi yang dimasak kurang sempurna. 

Hasil penelitian tim Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara (UISU) Medan yang diketuai dr Umar Zein menemukan hal itu setelah melakukan penelitian sejak Oktober-November 2017. Terkait “Hinasumba”, seorang pegiat budaya Simalungun, Sultan Saragih, Rabu (28/3/2018), mengatakan, makanan khas “Hinasumba” tidak berbahan daging babi, tetapi daging ayam kampung. 

Menurut Sultan, “Hinasumba” itu merupakan makanan tradisi orang Simalungun dari bahan daging ayam kampung yang ditumbuk hingga halus. Daging ayam sebelum dicampur bumbu lalu dimasak sempurna. 

Hinasumba ini bagian dari dayok na binatur (daging ayam yang ditata) yang juga makanan khas Simalungun. "Jadi Hinasumba yang berbahan daging ayam itu ditumbuk halus dan disajikan bersama Dayok Na Binatur, diletakkan di sisi kiri dan kanan," terang Sultan.

Ada dua versi hinasumba di Simalungun, yakni versi dari Kecamatan Raya dan Kecamatan Bandar. Versi dari Kecamatan Raya, darah ayam ikut dijadikan sebagai bumbu bersama bahan lainnya, seperti kelapa dan sangge-sangge. 

"Sedangkan dari Kecamatan Bandar, versinya tidak menggunakan darah ayam, tetapi memakai holat atau getah pohon sikkam," kata Sultan, pegiat Sanggar Budaya Rayantara ini. Jadi, menurut Sultan, kalau ada yang membuat bahan hinasumba dari bahan daging babi seperti yang ditemukan di Nagori Dolok, Kecamatan Silau Kahean, itu sudah di luar kebiasaan. 

"Kalau ada yang berbahan daging babi apalagi dan hanya sebatas coba-coba," ujarnya. Seperti diketahui, pada Oktober-November 2017, tim FK UISU Medan menemukan 171 kasus warga Nagori Dolok, Kecamatan Silau Kahean, Kabupaten Simalungun, mengidap penyakit cacing pita. Bahkan dari salah seorang warga ditemukan cacing pita sepanjang 10,5 meter. Penemuan ini sekarang menjadi penelitian FK UISU Medan bersama tiga universitas di Jepang dan empat universitas di Indonesia.

Cacing Pita Sepanjang 10,5 Meter

Tim dari Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara (FK UISU) menemukan kasus endemik penyakit cacing pita ( Taeniasis) mencapai 171 kasus di Nagori (Desa) Dolok, Kecamatan Silau Kahean, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara. 

Dari kasus itu ditemukan cacing pita sepanjang 10,5 meter. Dokter Umar Zein selaku Ketua Tim Peneliti Cacing Pita FK UISU, Senin (26/3/2018), menyebutkan, penemuan itu bermula pada Oktober 2017 saat ada pasien berobat ke kliniknya. 

Pasien itu mengaku saat dia membuang kotoran mengeluarkan potongan-potongan cacing. Berangkat dari pengakuan itu, Umar Zein mengajak tim dari FK UISU menuju ke lokasi asal pasien tersebut di Nagori Dolok, Kecamatan Silau Kahean, Kabupaten Simalungun, 21 Oktober 2017. 

Setelah melakukan penelitian beberapa hari, tim memberikan obat untuk dikonsumsi warga. Lalu, pada 2 November 2017, ditemukan kasus saat seorang warga membuang kotoran, dia mengeluarkan cacing pita sepanjang 10,5 meter.

“Bisa jadi ini merupakan cacing pita terpanjang di dunia," ujar Umar. Lebih jauh, tim FK UISU menemukan 171 kasus serupa dengan cacing pita yang panjangnya beragam, mulai dari 2 meter hingga 8,6 meter.

“Total yang kami temukan 171 kasus. Ada juga warga yang membuang kotoran yang kemungkinan juga ada cacing pita," kata Umar. Dia memperkirakan, mayoritas warga di enam desa di Kecamatan Silau Kahean juga terkena pengakit cacing pita. Penyebab penyakit ini, menurut Umar, yaitu konsumsi daging babi yang tidak dimasak atau kurang sempurna memasaknya.

“Di sini kan ada makanan khas Simalungun, yakni Hinasumba atau holat yang bahan makanannya dari daging babi yang memang tidak dimasak," ujar Umar. Atas temuan ini, pihak FK UISU melakukan kerja sama dengan tiga universitas asal Jepang dan empat universitas di Indonesia untuk melakukan penelitian.

Ketiga universitas dari Jepang tersebut adalah Department of Parasitology, Asahikawa Medical University; Laboratory of Veterinary Parasitology, Joint Faculty of Veterinary Medicine Yamaguchi University; dan Center of Human Evolution Modelling Research, Primata Research Institute, Kyoto University. Sementara dari Indonesia, yakni Departemen Parasitologi Fakultas Kedokteran Universitas Udayana, Bali; Departemen Parasitologi Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya, Malang; Direktorat Pascasarjana Universitas Sari Mutiara, Medan; dan Departemen Farmakologi FK Universitas Methodist Indonesia, Medan.

“Tim telah selesai melakukan pemeriksaan molekuler terhadap empat sampel cacing pita asal Kabupaten Simalungun, termasuk draf artikel ilmiah," kata Umar. 

Selanjutnya, artikel tersebut dikirim ke WHO guna melanjutkan penelitian atas penemuan endemi Taeniasis di Kabupaten Simalungun. Sembari menunggu dukungan dari WHO, tim FK UISU akan kembali turun ke lokasi yang sama, di mana pertama kali ditemukan cacing pita di Kecamatan Silau Kahaean.

Dinkes Simalungun Tidak Punya Obatnya

Dinas Kesehatan Kabupaten Simalungun menyebutkan tidak ada obat cacing pita untuk orang dewasa, menyusul penemuan cacing pita di daerah itu. Hal itu disampaikan oleh Kepala Bidang Pemberantasan dan Pengendalian Penyakit Menular Dinas Kesehatan Kabupaten Simalungun, Surbabel Saragih, Selasa (27/3/2018) sore. 

Surbabel mengatakan, jika memang pihak Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara (FK UISU) Medan menemukan warga menderita penyakit cacing pita di Nagori Dolok, pihaknya tidak memiliki obat untuk penyakit itu.

“Obat cacing itu tidak ada sama kita, mungkin dari luar negeri baru ada. Kalau anak-anak sudah kita berikan," kata Surbabel. Hanya saja, ujar Surbabel, pihaknya merasa heran dengan keterangan pihak FK UISU Medan yang menyebut Nagori Dolok menjadi endemik cacing pita.

Dia menuturkan, hal ini sebetulnya sudah lama, yaitu FK UISU melakukan penelitian di Nagori Dolok setelah ada warga di sana berobat ke klinik salah seorang tim FK UISU. Pasien itu menderita cacing pita. (BS-Lee) 


Sumber: Kompas.com  

JR Saragih-Ance Nyatakan Tidak Ikut Pilgubsu 2018


BeritaSimalungun, Medan-Setelah ditimpa masalah administrasi persyaratan soal ijazah SMA bertubi-tubi, Pasangan Calon (Paslon) Gubernur Sumatera Utara JR Saragih-Ace Selian akhirnya menyetakan “menyerah” dan tak ikut Pilkada Gubsu 27 Juni 2018. Ance Selian, bakal calon Wakil Gubernur Sumut yang mendampingi JR Saragih pada Pilgub Sumut 2018 resmi menyatakan mundur dalam pencalonan.

Ance menerima lapang dada apa yang menjadi putusan di PTTUN pada (27/3/2018) lalu. Ance Selian mengatakan, menerima lapangan dada dan setelah koordinasi dengan PAC dan pengurus partai PKB, menyatakan untuk tidak banding ke mahkamah agung (MA).

“Saya Ance Selain menyatakan diri untuk tidak membanding hasil putusan PTTUN ke MA dan menerimanya. Hal ini diambil setelah konsilidasi dengan PAC dan pengurus partai PKB," ujarnya, Kamis (29/3/2018), seperti dilansir medan.tribunnews.com.

Harapan untuk memimpin Sumatera Utara untuk pemilihan 2018-2023 terhenti di sini.  Sebelumnya pasangan yang diusung Partai Demokrat, PKB, dan PKPI yakni JR Saragih-Ance dinyatakan dua kali tidak memenuhi syarat (TMS) oleh KPU. Berbagai usaha telah dilakukan pasangan ini mulai dari mengajukan gugatan ke Bawaslu dan ke PTTUN.

Ance menambahkan, berbuat dengan masyarakat tidak mesti harus menjabat. “Sosialisasi, membantu masyarakat, saya kira semua orang bisa melakukannya asalkan ia mau dan ikhlas. Jadi setelah pernyataan sikap mundur dari bursa Pilgub, saya tetap berdoa siapapun yang terpilih semoga amanah dalam bertugas untuk rakyat," katanya.

Terpisah, Ketua DPP PKPI Sumut Juliski Simorangkir, mengatakan, keputusan JR Saragih dan Ance Selian untuk tidak mengajukan kasasi terhadap putusan PTTUN Medan belum disampaikan secara resmi ke partainya.

Seperti diketahui, PKPI merupakan satu di antara tiga partai pengusung pasangan JR Saragih-Ance Selian untuk maju pada Pilgub Sumut 2018-2023.

“Kalau kemarin dia (Ance) bilang kepada saya belum ada menentukan sikap. Tapi itu kemarin. Keputusan untuk tidak banding (kasasi) itu belum ada disampaikan ke kami," kata Juliski.

Juliski mengatakan, PKPI akan mengambil sikap bila JR Saragih dan Ance tidak mengajukan kasasi putusan PTTUN Medan ke Mahkamah Agung.

“Kalau tidak banding, kita akan tentukan sikap. Kita lihat nanti, apakah kita serahkan ke kader atau kita alihkan dukungan ke pasangan calon lain," kata Juliski.

Seperti diketahui, PTTUN Medan menolak gugatan JR Saragih-Ance Selian terhadap keputusan KPU Sumut tentang penetapan pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumut 2018-2023. (BS-L33)
Salam relawan, Hari ini, mungkin kita sedang meneteskan air mata, kita dalam suasana sedih, duka bercampur emosi, saya yakin bapak JR Saragih dan ance juga rasakan itu. Ketika melihat jr dan ance menyatakan untuk berhenti untuk bertarung di pilgubsu ini, semua rasa dalam diri kita masing masing datang menghampiri secara bersamaan, dan aku yakin mereka berdua juga merasakan hal yang sama.   Tangis kita semua, belum tentu lebih keras dari tangisan mereka berdua. 

Marah kita semua, belum tentu lebih beringas dari marah mereka berdua. Tapi aku bangga. Jr dan Ance tidak menunjukkannya di depan kita, mereka berdua disaat kita sedang ber FB mungkin sedang menangis di pojok kamarnya.

Ayo sahabatku.Kita dukung mereka untuk lepas dari beban berat ini. Jr dan ance adalah sahabat kita. Mari kita dukung apapun keputusan mereka.

Kusampaikan salam hormat untuk semua kita yang ada di relawan JR- Ance. Mari bersatu untuk menjamin sumatera utara yang kondusif.  Ketika teriakanku tidak didengar lagi di dunia ini, kuambil waktu sekejap untuk menyepi, dan aku akan menunggu dunia yang mengharapkan suaraku - JR Ance. (Sumber-FB Silverius Bangun-Tim JR-Ance)  

JR Saragih !, Lupakan Pilgubsu 2018, Fokuslah Jabatan Bupati Simalungun

Written By Beritasimalungun on Friday, 23 March 2018 | 12:21

Dicopot Dari Ketua DPD Demokrat, JR Saragih Patah Arah Berjuang di Pilgubsu 2018
Jopinus Ramli Saragih (JR Saragih) Bupati Simalungun dua periode yang kini masih berjuang untuk mendapatkan “tiket” untuk maju di Pilkada Gubernur Sumatera Utara 27 Juni 2018. Net
BeritaSimalungun-Politik itu memang kejam. Dia tak mengenal nurani, hanya kepentingan abadi. Dia tak pernah bicara kompromi, namun selalu menghianati. Disaat ada kepentingan disanjung hingga kelangit ketujuh. Namun disaat terjerumus direjam hingga ke dasar laut. Itulah politik. Tak ada kawan yang sejati, dan tak pula ada lawan yang abadi. 

Demikianlah terkaan gambaran apa yang dialami Jopinus Ramli Saragih (JR Saragih) Bupati Simalungun dua periode yang kini masih berjuang untuk mendapatkan “tiket” untuk maju di Pilkada Gubernur Sumatera Utara 27 Juni 2018. 

Disaat JR Saragih masih tersandung persoalan Ijazah SMA, Rabu 21 Maret 2018 lalu, Partai Demokrat mengganti JR Saragih dari posisi Ketua Dewan Pimpinan Daerah Partai Demokrat Sumatera Utara. Posisinya digantikan Herri Zulkarnain sebagai pelaksana tugas (Plt). 

(Baca Juga: Loloskan Ijazah JR Saragih, KPU Simalungun Dipertayakan?

(Baca Juga: Dugan Ijazah Palus, JR Saragih Dilaporkan ke Mabes Polri)

Lengkap sudah penderitaan JR Saragih dalam menghadapi Pilgubsu 2018 ini. Ibaratkan jatuh, ketimpa tangga pula. Demikianlah JR Saragih menjalani dunia perpolitikan saat ini. Pastinya, JR Saragih kini patah arang sudah berjuang untuk merebut Sumut 1. 

“Kami harus mengambil langkah, supaya Demokrat Sumut tidak semakin drop," ujar Herri Zulkarnain saat jumpa pers di Kantor DPD Demokrat Sumatera Utara, Rabu, 21 Maret 2018, seperti dilansir Tempo.co.

Penggantian ini dilakukan setelah JR Saragih ditetapkan sebagai tersangka kasus pemalsuan dokumen saat pencalonan gubernur Sumatera Utara. Herri menjelaskan pengalihan tugas Ketua DPD Demokrat sebagai wujud partai yang berkomitmen untuk terus melanjutkan roda organisasi. Apalagi dalam waktu dekat, akan berlangsung pemilihan kepala daerah di Sumatera Utara, pemilihan legislatif, dan pemilihan presiden 2019.

Selain itu, penggantian juga dilakukan demi fokusnya JR Saragih dalam menjalani proses hukum. Sehingga padatnya jadwal roda organisasi tidak menganggu konsentrasi JR Saragih dalam menghadapi kasusnya.

Sementara itu, Sekretaris DPD Partai Demokrat, Meilizar Latief menegaskan pergantian JR Saragih hanya untuk sementara. "Pergantian ini hanya sementara. Jika kasus hukumnya selesai, dia kembali lagi jadi ketua", sebut Meilizar.

Melizar mengungkapkan, surat putusan pengalihan ketua ditandatangani oleh Susilo Bambang Yudhoyono per 20 Maret 2018. Pergantian struktural di DPD Demokrat Sumatera Utara hanya kepada JR Saragih. Sedangkan yang lainnya masih tetap seperti sebelumnya.

Terkait kasus hukum yang dihadapi JR Saragih, Meilizar mengatakan Partai Domokrat akan memberikan dukungan penuh baik secara moral maupun bantuan hukum. "Dukungan hukum diberikan langsung oleh DPP,” kata Meilizar. 

JR Saragih Sedih

Mata Bupati Simalungun, JR Saragih langsung berkaca-kaca setelah DPP Partai Demokrat mengeluarkan kebijakan untuk menonaktifkan sementara jabatan dirinya sebagai Ketua DPD Demokrat Sumut.
Sekjen Partai Demokrat, Hinca Panjaitan (ketiga dari kiri) mengumumkan pengganti sementara JR Saragih di Hotel Wings Kualanamu, Kabupaten Deliserdang Rabu, (21/3/2018). Net
Saat itu JR Saragih ikut mendampingi Sekjen Demokrat, Hinca Panjaitan yang mengumumkan penonaktifan dirinya kepada wartawan di Hotel Wings Kualanamu Kabupaten Deliserdang Rabu, (21/3/2018).

Dikutip dari Tribunnews.com, awalnya JR Saragih tampak begitu tegar ketika Hinca menyampaikan kepada wartawan siapa pengganti dirinya. Heri Zulkarnain secara resmi mendapat mandat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Demokrat Sumut.

Ketika ditanyai wartawan, JR Saragih pun mengaku kalau menurutnya keputusan itu merupakan kebaikan untuk partai dan masyarakat. “Nanti kebenaran akan kelihatan. Jangan mentang-mentang aku Ketua DPD dianggap aku boleh melakukan yang salah. Itu prinsip kami," kata JR Saragih.

Raut wajah JR Saragih berubah ketika wartawan menanyakan apa yang ingin ia sampaikan kepada pendukungnya. Mendengar pertanyaan itu kedua bola matanya pun langsung berkaca-kaca. Air matanya nyaris menetes. “Saya minta semuanya tetap solid," ucap JR dengan sedih dan tidak mampu berkata-kata lagi.

Rugikan Demokrat

Herry bersama Hj Meilizar dan Roy R Simanjuntak berangkat ke Bandung, Kamis (22/3/2018) untuk menjemput mandat penunjukan dirinya sebagai pelaksana tugas langsung dari Ketua Umum Partai Demokrat, Soesilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Mengutip Tagar.id, Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Agus Hermanto mengatakan nasib Partai Demokrat di Pilgub Sumut akan ditentukan dalam rapat pleno lanjutan, karena untuk mencalonkan yang lain  sudah tidak memungkinkan.

“Saat ini masih ada waktu, walaupun untuk mencalonkan yang lain kan kita sudah tidak mungkin bisa karena sudah berjalan dan ini tentunya pilihan-pilhan nanti yang menentukan dari rapat pleno DPP,” ujarnya di Nusantara III, Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (22/3/2018).

JR Saragih sendiri diberhentikan karena sesuai pakta integritas, seluruh kader khususnya yang punya jabatan di partai, memang harus mundur ketika menyandang status tersangka.

“Partai Demokrat itu ada pakta integritas. Seluruh kader khususnya yang mempunyai jabatan di Partai Demokrat, itu apabila mempunyai status tersangka harus mengundurkan diri,” jelasnya.

Agus menilai, dengan mundur dari jabatan yang diembannya, JR Saragih bisa lebih fokus untuk menyelesaikan kasus hukum yang menjeratnya, tanpa tercampuri urusan kepartaian.

“Untuk Pak JR Saragih ini tentunya sangat baik. Beliau mengundurkan diri dari ketua DPD Sumut, yang selanjutnya lebih fokus untuk menyelesaikan kasusnya,” tuntas Wakil Ketua DPR ini.  
Tiga Alasan

“Ya memang betul bahwa JR Saragih hari ini untuk sementara dibebastugaskan dari Pimpinan Partai Demokrat sebagai Ketua DPD Demokrat Sumut dengan beberapa alasan,” ujar Kadiv Advokasi dan Hukum DPP Partai Demokrat Ferdinand Hutahean, seperti dilansir Tagar News.

Menurut Ferdinand, JR Saragih dibebastugaskan, pertama, karena kekhawatiran partai. JR Saragih yang terjerat kasus hukum, ditakutkan tidak bisa mengurus partainya karena fokusnya terbelah.

“Yang pertama adalah untuk menjaga fokus partai yang saat ini memasuki tahun politik dimana pendaftaran caleg sudah harus mulai, DPP Demokrat khawatir fokus JR Saragih terbelah antara kasusnya dengan mengurus partai, maka diambil keputusan untuk menetapkan Plt Ketua DPD Sumut demi kinerja partai,” urainya.

Kedua, Demokrat memberikan waktu untuk JR Saragih menyelesaikan kasus hukumnya yang telah menetapkan JR Saragih sebagai tersangka kasus dugaan pemalsuan legalisir ijazah SMA dan tanda tangan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta Sopan Andrianto, di ruangan Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) pada Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Sumatera Utara.

“Kedua adalah untuk memberikan waktu bagi JR untuk fokus pada gugatan di PTUN tentang cagub dan fokus menghadapi permasalahan hukum di Gakkumdu Polda Sumut,” paparnya.

Alasan selanjutnya, terkait dengan pakta integritas Partai Demokrat yang memang mewajibkan kadernya mundur untuk sementara. 

“Yang ketiga, ada pakta integritas di Partai Demokrat yang mewajibkan siapapun kader untuk mundur sementara apabila menghadapi permasalahan hukum dan berstatus tersangka,” terang Ferdinand.

Dalam Pilkada Gubsu 2018, JR Saragih berpasangan dengan wakilnya Ance Selian  yang diusung P Demokrat, PKB dan PKPI. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumut menyampaikan berita acara hasil pelaksanaan putusan Bawaslu Sumut Nomor 01/PS/BWSL.SUMUT.02.00/II/2018.

Berita acara ini disampaikan KPU Sumut kepada pasangan bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumut 2018-2023 JR Saragih-Ance Selian di Kantor KPU Sumut Jalan Perintis Kemerdekaan, Medan, Kamis (15/3/2018) lalu.

Penyampaian berita acara ini juga disaksikan langsung oleh Anggota Bawaslu Sumut Aulia Andri dan dipimpin Komisioner KPU Sumut Benget Silitonga. KPU Sumut menyatakan pasangan tersebut tetap Tidak Memenuhi Syarat (TMS) sebagai kontestan Pilgub Sumut 2018-2023. 

Selanjutnya KPU Sumut akhirnya hanya mengesahkan dan menetapkan dua pasangan calon yang berhak maju sebagai kontestan yang akan bertarung di Pilgubsu 2018 yakni pasangan Edy Rahmayadi-Musa Rajeck dan Paslon Djarot Syaiful Hidayat-Sihar Sitorus.


“Berdasarkan Keputusan KPU No 36 dan 134, maka dengan ini KPU Sumut memutuskan, menetapkan bakal pasangan calon Gubernur Edy Rahmayadi-Musa Rajeck Shah didukung 60 kursi serta Djarot Syaiful Hidayat-Sihar Sitorus menjadi Calon Gubernur dan Wakil Gubernur pada pemilihan Gubernur 2018," ungkap Ketua KPU Sumut Mulia Banurea Sag.



Seperti diketahui, Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah didukung koalisi Partai Gerindra, PKS, PAN, Partai Golkar, Partai Nadem dan Partai Hanura sebanyak 60 kursi. Sedangkan pasangan calon Djarot Syaiful Hidayat-Sihar Sitorus diusung PDIP dan PPP berjumlah 20 kursi.

Saran untuk JR Saragih, lupakanlah Pilgubsu 2018, kembalilah perhatikan Kabupaten Simalungun. Sekitar 350 Ribu Rakyat Simalungun menanti sentuhanmu khususnya bidang infrastruktur. Fokuslah Jadi Bupati Simalungun. (BS-Lee)  

BURSA BALON BUPATI SIMALUNGUN

BURSA BALON BUPATI SIMALUNGUN
SIAPA BUPATI SELANJUTNYA

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba
Sakit Bertahun Tanpa Pelayanan Medis

Doakan St RK Purba Diberikan Kesembuhan

Doakan St RK Purba Diberikan Kesembuhan
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Andaliman, Rempah Batak Yang Mendunia

Andaliman, Rempah Batak Yang Mendunia
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Selamat Datang Mahasiswa Baru Asal Simalungun

Selamat Datang Mahasiswa Baru Asal Simalungun
Buatlah Bangga Orang Tuamu


MIRACLE "TINUKTUK" SAMBAL REMPAH KHAS SIMALUNGUN

MIRACLE "TINUKTUK" SAMBAL REMPAH KHAS SIMALUNGUN
PESAN: MIRACLE'TINUKTUK WA: 081269275555

Catatan Paska Konser Jhon Eliaman Saragih

Catatan Paska Konser Jhon Eliaman Saragih
TMII Jakarta Sabtu 4 November 2017.KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Berita Lainnya

.

.
.