![]() |
Kabar St Ir Agust Juvenly Purba, MBA menutup mata selamanya_seperti petir disiang bolong.
Di Grup WA Sumbayak Se-Jabodetabek kabar itu seperti isapan jempol alias kabar burung. Betul do info in domma marujung Lawei Agust_ujar salah satu yang koment. Alm menutup mata selamanya Minggu, 10 Mei 2026, di-usia 51 tahun.
St.Agust Junvely Purba, dikalangan Simalungun khususnya GKPS mudah dikenal. Predikat dia ada yang menyebut (alm Agus Purba) sebagai maestro. Predikat itu sangat tepat dan layak disematkan untuk almarhum.
Pria alumni ITB itu memang Multitalenta. Melatih Koor merangkap dirigent di Gereja/Mencipta lagu adalah kegemaran alm. Tidak hanya itu, jadi Mc diberbagai acara juga dilakoni alm.
Bakat darah seni Alm yang berdinas di ASN Kementrian Perindustrian itu, tampaknya turun dari Ayahnya (Alm Bapak Jutam Purba). Kisah itu diungkapkan oleh Pdt (Em) BD Sumbayak saat menyampaikan sambutan dari tondong pamupus ketika siang tadi hadir di Rumah Duka Laha Roi.
Yonggi anak tunggal alm dari pernikahannya dengan Eylianti Virayani br Sumbayak mewarisi darah seni dari alm Ayahnya. Jemari lentik Yonggi sudah menghasilkan beberapa gelar juara dalam Festival Piano antar Benua.
Kabar Yonggi meraih juara 2 di AS 3 tahun lalu, diapresiasi oleh Mantan Mentri Pertanian Prof Bungaran Saragih. Penulis bersama Yonggi dan kedua orangtuanya kala itu bertemu Bapak Profesor Bungaran di Hotel Arch Bogor.
![]() |
Bulan Juli 2026 nanti dalam festival yang sama, Yonggi akan berangkat ke Amerika. Yonggi ke AS nanti tidak lagi didampingi oleh Ayahnya (St Agus Junvely Purba). Lawei Agust Junvely Purba terlalu cepat meninggalkan Yonggi dan istrinya.
Pagi tadi saya sempatkan melayat alm di Rumah Duka Laha Roi. Lawei Agust J.Purba tampak seperti tertidur. Anaknya Yonggi dan Istrinya terus menangisi alm sdh terbaring dipeti jenazah kelir warna Putih.
Prosesi acara adat dan penghiburan dari Kel.Sumbayak/Kel.Siboro/Kel.Purba PakPak/dan tadi malam Martonggo Raja berjalan sebagaimana mestinya.
![]() |
Alm Agust Junvely Purba_dikenal sebagai aktifis Gereja. Sebagai penghormatan atas dedikasi alm selama ini, Siang Selasa (12/5/2026) tadi jenazah alm dibawa ke Gereja GKPS Cililitan. Dari Gereja alm dikebumikan di TPU Kebon Nanas Jaktim.
St Agust J.Purba, Pria Alumni MBA dari Korea itu sdh tidak ada didunia ini. Yonggi anaknya dan istrinya merenda hidup tanpa figur Ayah disisi mereka.
St.Ir Agust Juvenly sudah mengahiri pertandingan di dunia, mencapai garis akhir dan memelihara Iman. Meninggalnya Alm, jadi pengingat bagi kita yang masih hidup bahwa hidup ini ada batasnya. Tuhan berdaulat atas hidup manusia.
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)


0 Komentar