Pecinta Lagu Simalungun Berduka, Franto Purba Mantan Personel DeRapstar Tutup Usia



Pecinta lagu Simalungun dan Seniman Simalungun berdukacita atas berpulangnya Franto Purba, mantan Personil DeRapstar di RS Gading Medical Center, Jakarta Timur, Rabu (10/6/2026) pagi. Kabar dukacita ini diberitahukan oleh teman segroup musik Jhon Hannes Purba Siboro, Rabu (10/6/2026) lewat akun Facebook, Pukul 06.00 WIB. Baru-baru ini Franto Purba lagi promosi album singgel lagu Simalungun berjudul "Tennang Antennang".

Jakarta, BS-Dunia musik Simalungun kembali kehilangan salah satu putra terbaiknya. Franto Purba, mantan personel grup musik DeRapstar yang dikenal luas di kalangan pecinta lagu Simalungun, dikabarkan meninggal dunia di Rumah Sakit Gading Medical Center, Jakarta Timur, Rabu (10/6/2026) pagi.

Kabar duka ini menyelimuti keluarga besar seniman dan pecinta musik Simalungun. Informasi kepergian Franto pertama kali disampaikan oleh sahabat sekaligus rekan satu grupnya, Jhon Hannes Purba Siboro, melalui akun Facebook pribadinya sekitar pukul 06.00 WIB.

Berita tersebut sontak mengundang rasa kehilangan mendalam dari para sahabat, musisi, dan penggemar yang selama ini mengikuti perjalanan karier Franto di dunia musik. Ucapan belasungkawa pun membanjiri media sosial sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada sosok yang dikenal rendah hati dan mencintai budaya Simalungun.

Kepergian Franto terasa begitu mengejutkan. Pasalnya, almarhum masih aktif berkarya dan menunjukkan semangat besar untuk terus menghidupkan musik daerah. Bahkan dalam beberapa waktu terakhir, Franto tengah gencar mempromosikan single terbarunya berjudul "Tennang Antennang", sebuah karya yang menjadi bukti kecintaannya terhadap seni dan budaya Simalungun.

Bagi banyak penggemarnya, Franto bukan hanya seorang penyanyi. Ia adalah bagian dari generasi seniman yang berupaya mempertahankan eksistensi lagu-lagu daerah di tengah derasnya arus musik modern. Melalui suara, karya, dan dedikasinya, ia turut memperkenalkan identitas budaya Simalungun kepada generasi muda.

Semasa bergabung dengan DeRapstar, Franto dikenal sebagai sosok yang memiliki semangat berkarya tinggi dan selalu mendorong lahirnya kreativitas baru dalam musik daerah. Kehadirannya memberikan warna tersendiri dalam perjalanan grup tersebut maupun dalam perkembangan musik Simalungun secara umum.

Kini, suara yang selama ini menghibur dan menguatkan para pendengarnya telah terdiam. Namun karya-karya yang ditinggalkan akan tetap hidup, menjadi kenangan sekaligus warisan budaya yang dapat dinikmati oleh generasi mendatang.

Kepergian Franto Purba menjadi pengingat bahwa para seniman tidak pernah benar-benar pergi. Mereka akan terus hidup melalui karya-karya yang telah mereka persembahkan kepada masyarakat.

Selamat jalan, Franto Purba. Terima kasih atas dedikasi, karya, dan cintamu terhadap budaya Simalungun. Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta penghiburan dalam menghadapi duka yang mendalam ini.




Supianto Saragih: Selamat jalan menuju rumah bapa disurga laeku (franto purba)semoga keluarga yang kau tinggalkan panogalan kami Queen dan botou br.manihuruk tabah dan kuat menghadapi ini semua. 

Dulu sering lae telpon ke aku kalau ada acara bonatahun,marsombuh sihol atau kegiatan gerejawi yang acaranya diadakan di luar kota atau dalam kota. Ihatahon ham lae au bahen siam pandodingni da lae...

Aihh...lae luar biasa tumang ham lang dong bamu gengsi sampe ihatahon ham age lang pala ibayar nasiam sawer nasiam tumang lang pala mahua. Janah bani tahun 2024 riap martugas hita bani pesta bapa ham siboan doding au maragenda. Naima lae selamat jalan ma bamu.

Jhon Hannes Purba Siboro: Selamat jalan ma kawan FRANTO PURBA...TARSONGGOT DIRI AMBIA...SONANG MAHO KAWANKU ILAMBUNGNI TUHAN ..SEHATMA IPUDIMU BORU TA PAKKON NASSI ANGGI ON.

Karvan Djavak: Selamat jalan Lae Franto Purba. Damailah bersama Bapa di Sorga 😭😭

Gibson Saragih: Selamat jln lae pranto purba,,,,, lng iboan hu huta lae?

Agam Patar: Aih bang Franto Purba

Sintaria Damanica: Aihhh lo botou Franto Purba. Mase nin soppong² ni? Dihut marpusok ni uhur da Botou Jhon Hannes Purba Siboro.

Asenk Lee Saragih: Aih......tarsonggot Ale.....Dihut Marpusokni Uhur. Bulan nasalpu ope Laweion Inbox ase Ipromosihon Lagu Baru Sidea. Aih......sompong do hape.......Andohar Keluarga Tinadingni Lawei on Tegar, Kuat janah Podas Tarapoh.

Jamer Damanik Son: Dihut marpusokni uhur

Panda Parulian Saragih: Yahh 🥹🥹 selamat jalan bang Franto 🙏

James Purba Siboro: Rip

Intan Saragih Cbm: Ahhh ..tongon ham bang....Mase ??????😭😭😭😭

Riana Saragih Manihuruk: Intan Saragih Cbm aih soppong nih loh! Bln lalu chat aope hanami dek manukkun naha acara Penguburan ni alm Agus ondi. Aih tene.

Intan Saragih Cbm: Riana Saragih Manihuruk iya kk..kami baru yg hari Minggu😭

Riana Saragih Manihuruk: Intan Saragih Cbm aih lakane!!

Alison Purba: Selamat jalan ma kawan😭😭😭😭😭😭

Riana Saragih Manihuruk: Hah??? Pak Quency meninggal?? RIP Dihutmarpusok ni uhur. Sakit aha baru bln lalu ope chat hanami. Aih tene

Mahda Siboro: Aih... tarsonggot nari minggu ai mandoding pe naidah pakon Agadi Voice i UKI, RIP botou Franto Purba.

Vania Jordy Girsang: Dihutmarpusok niuhur

Dewita Purba: Dihut marpusok ni uhur 🙏

Yani Purba: Yahhhh ..si tong0n do on ??

Mikhael Z Sipayung: RIP. Tuhan mampargogohi ganup keluarga.

Tenang Tuah Purba Siboro: Dihut marpusok ni uhur... Andohar keluarga tinadingni podas tarapoh, janah ipargogohi Tuhan

Parulian Sibarani: Dihut marpusok ni uhur tulang .RIP

Wiston Sinaga: Selamat jalan laeku.... Dihut Marpusokni uhur

Kannedi Saragih: Dihut marpusokni uhur. Andohar keluarga natinading margogoh & podas tarapoh.

Jonstar Purba Chyboro: Aih lou Tuhan.....!!! Soppong ni do. Tarsonggot diri. Rip. Dihut marpusokniuhur.
🙏🙏🙏✝️😇😇😇

Risde Saragih Sbyk: Ya Tuhannn...selamat jalan ya dek 😭

Juniaman Saragih: Dihut marpusokni uhur.margogohma Keluarga tinadingni Lawei on.

Rofin Siboro: Selamat jalan abg...

Frida Girsang: Bah.. Mase soppong boto.. Mahua boto on.. dihut marpusok ni uhur boto.. Jaga kesehatan nasiam homa da..

Rodearni Damanik: Dihut marpusok ni uhur

Helena Hutasoit: Rip ito Franto Purba. Kaget saya mendengar nya. Turut berdukacita

Patar Evaristus Farist Manik: Turut Berduka cita

Jhon Sijabat: RIP. Sakit apa laeku

Anggiat Pasaribu: Turut berduka cita lae

Emer Tambunan : Turut berdukacita

Marlin Nababan: Dohot marhabot niroha .

Tiasa Sihombing: Wadoh..kapan ini dek,sakit apa ito ini. Ya Tuhan kiranya keluarga kuat terlebih buat eda dan Queen😭

JOanna Bernie Siboro: Mungkin gambar teks yang menyatakan 'DIHUT MARPUSOK NIUHUR'

Erli Damanik: Dihut marpusok ni uhur andohar keluarga naitadikon podas tarapoh Tuhan Yesus pangapoh natarsulur Bani keluarga naitadikon

Jasarmen Purba Tambak: Dihut marpusok ni uhur

Roy Damanik: Dihut marpusok ni uhur

Siboro Nurma: Dihut marpusok ni uhur 😭😭

Lamser Girsang: Tarsonggot manangar barita on, selamat jalan ma kawan sonang maho rap pkn tuhan in

Dins Purba GB'voice: Dihut marpusok ni uhur

Tarsan Purba Seruling: Dihut marpusok ni uhur

Jenny Purba: Turut Berbelasungkawa.

Gandi Sitopu: Turut berdukacita

Jeck's Simarmata: Turut berduka lawei 🙏🏻

Jeng Sri: Rip..turut berduka cita ya boto...🙏

Rudi Siboro: Turut berduka,😭😭😭

Endsariani: Turut berduka cita

Gokma Siboro: R I P

Osda Sinaga: Dihut marpusok ni uhur

Renna Saragih: Turut berdukacita

Jenny Silaen: Turut berdukacita

Merny Waty Sipayung: Turut berduka cita selamat jalan anggi damai lah bersama bapa disurga.

Jartiaman Saragih: Mungkin gambar prairie gentian dan teks yang menyatakan 'Dihul Murpusokni Uhuưr Andohar Kelurga na Itadingkon Boi Podas Tarapoh'

Juita Sihotang: selamat jalan tulang 😭😭😭damailah disii Tuhan, tarsonggot iba mambege kabar on, odhal selama uni sehT sehat do binereng tulangon 😭

Supianto Saragih: Tarsonggot au lae bani baritamuon. Turut berduka cita dan sekamat jalan ma laeku

Susanna Ruth: Oh ale tuhan ..kenapa dia boto
Yg jatuhnya dia
😭😭😭🙏🙏🙏🙏

Sorliani Saragih: Aihh soppong ni do Botou.. selamat jalan botou 😭

Nursedi Sinurat: Dihut msrpusokni uhur, hutanion di Purba Dolok do tene dek





Lapangan Tembak, Cibubur, Jakarta Timur.

Kembali duka menyelimuti kami, Warga GKPS Cililitan dan Purba Pakpak Boru dan Panogolan di GKPS Cililitan ( P3BP Jaktim 3). Seorang junior kami nama Franto Purba Pakpak telah menghadap Tuhan Pencipta nya, meninggalkan seorang istri, br.Manihuruk dan anak perempuan Queen Purba (masih SD), serta persekutuan ini untuk selama-lamanya.  

Begitu bangun pagi, chat di WAG sudah ramai. Teman2 di Sektor 4 beserta keluarganya di Jakarta dan kampung Purbadolok, Sumut,  sudah berembug dan memutuskan untuk membawa jenazah ke rumah duka sementara di Cibubur, untuk selanjutnya di bawa ke kampung untuk dikebumikan. 

Sehari-hari kawan ini hidup dari kegiatan menyanyi, solo atau group, di cafe atau undangsn pesta bersama group nya. Kondisi ekonomi saat ini memang berat walau undangan menyanyi memang masih ramai, kadang itu hanya 'datang-pergi' cepat2.
 
Untuk itulah kita memerlukan topangan dikala duka menimpa. Jika sahabat sedang diselimuti duka, wajiblah kita menghibur. Namun berkata-kata dalam suasana duka, itupun takkan masuk di hati. Kehadiran kita, tanpa kata, lalu memandang wajah yg berduka, "aku disampingmu" itu sudah menguatkan dia. 

Selanjutnya kita pun dapat merenungkan jika hari ini kawan ini sudah berakhir di rumah duka.  Dia tidak akan kembali ke rumahnya lagi. Dan kitapun mungkin akan meninggalkan dia disana, selanjutnya, orang2 akan mengebumikannya. 

Seperti nyanyian, Haleluya 136, "Mulak do use sidea, itadikkon bangkei in" (_Mereka juga akan pulang, meninggalka jenazah itu_). Rumah duka (atau pemakaman) adalah akhir dari kehidupan manusia. Teman2 kita akan pergi dan meninggalkan 'body' kita disana. 

Kehidupan ini seperti piala bergilir. Hari ini dia, besok mungkin satu dari antara kita, demikian berlanjut. Selanjutnya, perhatikanlah.
 
Orang-orang yang hidup secara rohani, akan memperhatikannya. Adalah salah mereka sendiri jika mereka tidak memperhatikannya, sebab tidak ada cara yang lebih mudah dan alami untuk diingatkan akan kematian kita sendiri selain melalui kematian orang lain.

Jadi seperti firman Tuhan yg tertulis dalam Pengkhotbah 7:2, Pergi ke rumah duka lebih baik dari pada pergi ke rumah pesta, karena di rumah dukalah kesudahan setiap manusia; hendaknya orang yang hidup memperhatikan nya.

Parambilan 7:2 (SIMA)  Rahanan do laho hu rumah na marpusok ni uhur ase hu rumah na marpesta-pesta; ai ijai taridah ujung ni sagala jolma manisia, anjaha halak na manggoluh patut ma parimbagaskononni .

Mari kita menghibur orang seperti menghibur diri sendiri. Ketika Queen Purba menyanyikan "Bapakku nabujur", jatuh juga air mata. Selamat jalan Franto,  perjalananmu sudah selesai. Beristirahatlah dalam kedamaian.  Sudah jelas keluarga yg kau tinggal kan akan meneruskan hidupnya seturut kemampuan mereka dan penyertaan Tuhan. Tuhan akan menolong mereka.(Jaberkat Purba Pakpak) 


(BS-AsenkLeeSaragih)

0 Komentar

 





 


 



https://linktr.ee/asenkleesaragih