}); February 2015 | BeritaSimalungun

Berita Terkini

INDEKS BERITA

Inmemoriam St Absalom Kasianus Saragih Simarmata (St AK Saragih)

Written By Beritasimalungun on Friday, 27 February 2015 | 20:59


Meninggal Ditahun Kabisat 29 Februari 2012

Komponis Simalungun yang Menasional

JAMBI-Pada tanggal 29 Februari 2012 pukul 05.wib St Absalom Kasianus Saragih Simarmata atau lebih akrab dikenal St AK Saragih dipanggil Sang Pencipta. Tanggal meninggalnya menjadi sesuatu yang bermakna, karena akan diperingati satu kali dalam empat tahun (Tahun Kabisat 29 Februari). Kini 28 Februari 2015, tiga tahun sudah St AK Saragih meninggalkan kita.

St AK Saragih merupakan musisi Simalungun yang telaten dan teladan tanpa pamrih. Jiwa seninya mengalir ditengah keluarga, gereja, lingkungan dan masyarakat luas, khususnya jemaat Gereja Kristen Protestan Simalungun (GKPS) se Dunia.

Untuk GKPS, St AK Saragih taka sing lagi. Karyanya 100 lagu Rohani ber “Inggaou” Simalungun telah dipatenkan di Buku Haleluya GKPS. Lagu Pujian itu menambah Nomor Lagu  Haleluya hingga 502 buah.

St AK Saragih lahir di Desa Hinalang-Saribudolok, Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara pada tanggal 11 Maret 1936. Menerima Baptisan Kudus oleh Pdt Simon di Hinalang pada 24 Mei 1936. Angkat Sidi pada 1 Juli 1956 di Saran Padang.

St AK Saragih menikah dengan gadis pujaannya Rosne Hasnah br Purba di GKPS Batu Onom, P Siantar 8 Februari 1959. Mereka dikarunikan Tuhan 6 (enam) orang anak. Anak 1. Demsy Maria Olha Saragih, 2. Jantro Piston Saragih, 3.Haryani Rum Saragih, 4.Liz Meyer Saragih, 5.Tuah Ben Lihardo Saragih. Seorang anaknya meninggal pada usia bayi.

St AK Saragih mengecap pendidikan di Sekolah Rakyat (SR) Hinalang tahun 1952 hingga tamat. Kemudian melanjutkan pendidikan SMP Negeri 2 Pematangsiantar tahun 1955 hingga tamat. Selanjutnya St AK Saragih saat itu melanjutkan pendidikan kejenjang SMA-C Jalan Serdang Medan.

Pada bulan Olobolob GKPS tepatnya tanggal 23 September 1995 St AK Saragih mengalami kecelakaan lalulintas yang mengakibatkan kaki kanannya terpaksa diamputasi di Rumah Sakit Vita Insani Pematangsiantar. Namun semangatnya tidak pernah pupus untuk menggubah dan mencipta lagu-lagu Simalungun.

Banyak kenangan indah dan suri teladan yang telah diberikan St AK Saragih kepada keluarga, khususnya buat anak-anaknya. Hal itu diakui Haryani Rum Saragih dan Liz AK Saragih. “Sosok Bapak sebagai Imam jelas diperlihatkannya hingga akhir hayatnya,” ujar Liz AK Saragih.

St AK Saragih pernah bekerja sebagai Mandur Portir Pengawas Buruh, Pembantu Juru Bayar gaji Pelajar (CAPER) di Kantor PKM SKI Rindam Pematangsiantar. St AK Saragih juga aktif dalam kegiatan serta kehidupan gerejawi, khususnya di GKPS.

“Horas hubani ganupan Tulang, Panggi, Kaka, Abang pakon Ganup Hasoman. Saat aku baca semua koment-koment semua, lang terasa airmataku mengalir dengan sendirinya. Terimakasih untuk komentar positief untuk Bapak Kami St. AK Saragih. Aku sebagai boru bapak St AK Saragih amat sangat bangga punya Bapak seperti beliau. Dia orang baik, tulus, amat bersahaja, berkarya hanya untuk Tuhan. Yang ada dalam hatinya mengumpulkan harta di Sorga dan itu sudah dinikmatinya sekarang. Au ma namargoran Liz. Anggo I album kaset hupake goranni bapak Liz AK Saragih. Itu tidak lain karena aku bangga sebagai anak beliau. Aku anak no 4. .Sadanari dalahi itoruhku. Au pas itoruh kak nani/Haryani Rum Saragih. Anggo profil/tentang  riwayat hidup/tentang karya-karya bapak masih ada di Siantar. Mungkin adikku Ben/jejak Inggou untuk profil bisa ditanya. Iya tulang Jannerson Girsang dan dr Tungkot Sipayung sahuta pakon Bapak. Mereka sama-sama par Hinalang. Diateitupa/terimakasih untuk kita semua. Janah Tuhan memberkati,” demikian ucapan Liz AK Saragih mengomentari Foto Inmemoriam 3 tahun St AK Saragih yang diposting Louisiana Putri Sinaga Putri, cucu St AK Saragih, Jumat 27 Februari 2015.  

Tiga tahun sudah ( 29 Februari 2012- 28 Februari 2015) St AK Saragih meninggalkan kita semua. Walau St AK Saragih sudah tiada, namun karya-karyanya tetap hidup saat dinyanyikan dengan pujian. Sumbangsihnya tak terhingga buat gereja demi Kemuliaan Tuhan. Lewat gubahan lagunya juga , jemaat GKPS semakin memuliakan nama Tuhan lewat pujian.

St AK Saragih sudah layak diberikan gelar Pemazmur dari Talun Simalungun. Banyak teladan, pembelajaran yang dapat diteladani dari St AK Saragih. Melalui teladanya St AK Saragih mengajak untuk berbuat untuk GKPS. Mari berbuat untuk Kemuliaan Bagi Nama Tuhan. Kami selalu mengenangmu Sang Pemazmur dari Hinalang Tanah Simalungun dan Komponis GKPS yang Menasional. (Asenk Lee Saragih/dari Berbagai Sumber-HP 0812 7477587)


Jejak dan Karya St AK Saragih

1.Diangkat Syamas di GKPS Jalan Kesatria Pematangsiantar
2.Menerima Pentahbisan Sintua di GKPS Jalan Kesatria Pematangsiantar dan Ketua Sektor I
3.Sintua di GKPS Pansur Lima Resort Satia Negara Pematangsiantar
4.Pengantar Jemaat GKPS Pansur Lima Periode 1990-2000
5.Sebagai Pembina pada Kumpulan Koor/Paduan Suara Wanita, Pemuda, Mannen/SPI ASM di GKPS Pansur Lima
6.Aktif sebagai Anggota Koor dan Musik Tiup/Terompet GKPS
7.Pelatih Vokal Group di LKS
8.Peserta Lokakarya Yamuger di Jakarta
9.Aktif dan Berkarya Dalam Kebersamaan di PGI dan Anggota Rapat Raya PGI
10. Jadi Juri Pesparawi di GKPS

Buah Karya dan Penghargaan

1.Mencipta Koor Olobolob GKPS 75 Tahun
2.Lagu “Tiada Kasih” dalam Sayembara Pesparawi Tingkat Nasional di Palangkaraya 2009.
3.SK Pimpinan Pusat GKPS untuk Merevisi Haleluya No 401 dengan Penyempurnaan Not Balok dan Not Angka
4.Mencipta 100 Lagu Rohani yang Beringgou Simalungun Sebagai Lagu Suplemen GKPS Sehingga Nyanyian Rohani GKPS Berjumlah 502 Buah
5.Lagu “Aku Melihat Langit dan Bumi yang Baru”. Lagu Ini Terbaik I Tingkat Nasional dalam Pesparawi Nasional di Jakarta. Dirjen Bimas Kristen Dep Agama RI Menetapkan St AK Saragih Sebagai Komponis Nasional.
6.SK Pimpinan Pusat GKPS untuk Merevisi Lagu Rohani Simalungun sebanyak 105 Buah dan sudah selesai di Cetak pada Saat Sinode Bolon GKPS 2000
7.Mencipta 16 Lagu Rohani Masuk Pada Kidung Jemaat Dicetak 1999
8.Tahun 1980 Lagu “Ai Domma Tubuh Saborngin” Hal No 385 di Terbitkan dalam Majalah Jerman dan Inggris melalui Pdt HM Girsang (Sekjen GKPS)
9.Lagu Tubuhan Poyon-poyon Hal No 395 Dinyanyikan di Manila dengan Bahasa Tagalog Tahun 1996
10. Mencipta Lagu Pop Simalungun “Marsirang”
11.Mencipta Lagu 20 Buah Lagu Gereja atas Permintaan UEM Jerman
12.Lagu Haleluya “Puji Tuhan” Menjadi Lagu Sayembara Pemuda se GKPS Tahun 2006 dan Sayembara Pesparawi Tingkat Nasional di Medan.
13.Mencipta lagu “Habonaron Do Bona” (Motto Pemkab Simalungun)
14.Mencipta Lagu MARS Universitas Simalungun (USI)
15.Juara I Lomba Cipta Lagu Simalungun “Simarjarunjung”
16.Juara II Lomba Cipta Lagu Simalungun “Tanoh Simalungun”
17.Tahun 1988 Menotasi 20 Lagu Anakanak dan Dipagelarkan Pada Lomba Cipta Lagu Anak-Anak Tingkat Nasional
18.Tahun 1988-3 Buah Lagu Panitia Sayembara Himne Keesaan Gereja Oleh PGI
19.Mencitpa, Menotasi, Menggubah, Mengareseman Lagu-lagu Simalungun, Syair bahasa Daerah dan Indonesia.
20.Menggubah dan Mencipta Lagu-lagu Daerah Simalungun dan Indonesia Bernafaskan Rohani. Diperdengarkan Melalui Musik Tiup/Terompet GKPS Pada Acara-acara Pesta di Lingkungan GKPS dan Dll. Masih banyak lagi Karya-Karyanya yang belum terdokumentasi. (Sumber : AB GKPS Edisi No.486/Februari 2015).     
 


MOMENT JUBILEUM 100 TAHUN GKPS HINANGAN 7 SEPTEMBER 2008

MOMENT JUBILEUM 100 TAHUN GKPS HINANGAN 7 SEPTEMBER 2008

MOMENT JUBILEUM 100 TAHUN GKPS HINANGAN 7 SEPTEMBER 2008

MOMENT JUBILEUM 100 TAHUN GKPS HINANGAN 7 SEPTEMBER 2008

MOMENT JUBILEUM 100 TAHUN GKPS HINANGAN 7 SEPTEMBER 2008
IST. JEJAK INGGOU
RUMAH DI DESA HINALANG,KEC PURBA, KAB SIMALUNGUN



Pemkab Simalungun Abai Terhadap Petani

Petani Tanjung Selamat Kecamatan Pane, Kabupaten Simalungun
BERITASIMALUNGUN.COM-Warga Tanjung Selamat Kecamatan Pane, Kabupaten Simalungun kecewa dengan Pemerintah Kabupaten Simalungun. Pasalnya mereka mencari nafkah hanya sebagai petani, namun tak ada perhatian dari Pemkab Simalungun. 

Darmawan Purba (38), Satiman (36) dan Bambang Perwira (39), misalnya. Saat ditemui di area pertanian cabe miliknya, sebagian warga yang menitikberatkan kehidupan pada dunia pertanian.

Mereka menyebutkan bahwa peran Pemerintah Simalungun untuk meningkatkan dunia pertanian tidak nyata. Karena kebanyakan hanya sosialisasi program tanpa pernah merasakan secara langsung kehadiran pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan hidup petani.

Darmawan Purba mengutarakan, agar lebih nyata perhatian pemerintah terhadap sarana dan pra sarana terkhusua pada program pertanian. 

Karena nyatanya Dinas Pertanian Simalungun hanya membicarakan tentang program dan program untuk meningkatkan kesejahteraan para petani serta program ketahanan pangan, namun pada pelaksanaannya hanya omong doang alias tidak terbukti.

"Sementara kami, para petani, jujur mengharapkan perhatian Pemerintah Kabupaten Simalungun namun tak pernah dilirik. Untung saja para petani jauh dari rasa ingin melakukan mogok kerja, demolah, seperti jaman sekarang ini, dikit-dikit demo,” ucapnya.

Katanya, kalau para karyawan sebuah perusahaan mengadakan aksi mogok kerja hanya perusahaan itu saja yang mengalami kerugian.

Tapi coba kalau petani demo dengan tidak menjual hasil taninya ke masyarakat umum, atau bertani hanya untuk dinikmati dan dipergunakan sendiri.

"Apa gak ribet pemerintah mengenai kebutuhan bahan pokoknya,”  paparnya.


Sementara Bambang dan Satiman  mengharapkan pada pemerintah agar dirinya dan rekan petani lainnya dapat merasakan dan menikmati perhatian pemerintah terlebih menerima sejumlah program yang disalurkan oleh dinas terkait.(Net)

Dolok Singgalang Target Pembalakan Liar

'http://mediasimalungun.com/penelusuran-barajp-hutan-dolok-singgalang-mungkin-target-mafia-kayu/'
PENELUSURAN GUNUNG SINGGAGANG, SIMALUNGUN.FT IST

BERITASIMALUNGUN.COM-Penelusuran BaraJP, hutan Dolok Singgalang mungkin target mafia kayu
Berdasarkan info dari masyarakat, baik yang tinggal di sekitar Seribudolok maupun yang di perantauan, dan situasi pasca penetapan SK Menhut No.579 Tahun 2014 tentang kawasan hutan di Sumatera Utara sebagai pengganti SK Menhut No 44 Tahun 2005, informasi di dunia maya dihebohkan dengan rencana pembabatan hutan di Gunung Singgalang, Silimakuta – Simalungun. 

Tim BaraJP Sumut yang di Ketuai Hanson Munthe, langsung melakukan peninjauan ke lokasi di desa Nanggaraja. Turut hadir, Ketua BaraJP Kab Simalungun, Sarmedi Sipayung, SH. Dari LSM TOPPAN RI, Bastanta Putra, dari Forum Hijau Elfrida Sinaga.

Berdasarkan penuturan Ketua RT Dusun Nanggaraja, Dison Sinurat, awalnya mereka mengajukan permohonan pembebasan lahan dari dinas kehutanan seluas 25 x 30 meter untuk pembangunan gereja. “Gereja disini jauh pak, kami harus bergereja di Huta Baru, jaraknya lebih kurang 2 km, kasihan kan anak anak dan mereka yang sudah tua” paparnya. Berdasarkan kesepakatan warga, kemudian mereka mengumpulkan tandatangan warga untuk mengajukan permohonan ke kecamatan. Tapi hingga kini belum di proses.

Berkunjung ke Camat Silimakuta, Lamat Ludin Purba menuturkan juga tidak mengetahui kebenaran isu penebangan hutan tersebut, “hingga kini kita belum tau kebenarannya”paparnya. 

“Dilain pihak kita bisa menilai, jangan jangan ini hanya dipakai dalih agar mereka beroleh ijin” Ujar Bastanta. “Bukti pembersihan lahan ini, seluas 25x30 meter ini bisa saja awal dari segalanya, karena isu yang kita dengar bakal dibabat 160 meter dari bahu jalan, ini yang perlu kita telusuri”paparnya.(Net)

Beginilah Kondisi Kantor Pangulu Desa Sinar Baru Saribudolok

Written By Beritasimalungun on Thursday, 26 February 2015 | 23:54

BERITASIMALUNGUN.COM. Beginilah kondisi Kantor Kepala Desa Sinar Baru Saribudolok yang diabadikan Elfrida Sinaga. Kondisi ini menunjukkan bahwa kantor tersebut tak digunakan dan dibiarkan jadi "rumah hantu". Ironis melihat kondisi kantor perangkat desa dengan kondisi demikian. Lalu kemana Pangulunya, Camatnya dan Bupatinya? (Lee)

Inilah Kondisi Toilet di RS Djasamen Saragih Siantar

Inilah Kondisi Toilet di RS Djasamen Saragih Siantar
BERITASIMALUNGUN.COM. Ini foto postingan Jumpa Rajohi Tondang di FBnya. "Tadi saya sudah ditelepon pihak RS. Buat dr Maya Damanik ini toilet umum bagian poli. Tak ada unsur fitnah disini tapi kritikan saya adalah untuk kebaikan RS kebanggaan di Siantar Simalungun ini. Sahabat yang baik adalah yang dapat menunjukkan kelemahan kawan tapi bukan untuk menyudutkan. Bravo RS Djasamen Saragih. Kita akan pantau terus demi kebaikan," ujar Jumpa RT di akun FBnya. (Lee)
RS Djasamen Saragih Siantar

JR Dituding Parjanji Koling, Warga Mengamuk di Sidamanik

Written By Beritasimalungun on Thursday, 19 February 2015 | 21:13

Warga Dusun Bahal Gajah, Desa Bahal Gajah, Kecamatan Sidamanik saat mendatangi Kantor Bupati Simalungun di Pematang Raya. Mereka bermaksud mengadukan hal ini kepada Bupati JR Saragih. 
BERITASIMALUNGUN.COM, Sidamanik-Janji Bupati Simalungun, JR Saragih, kini sedang diuji. JR sebelumnya berjanji akan memecat camat dan lurah yang tidak memperhatikan warganya terkait persoalan kesehatan dan pendidikian.

Kemarin, beberapa warga buruh tani asal Kecamatan Sidamanik mengaku tidak mendapatkan kartu simpanan keluarga sejahtera (KSKS). Hal itu disampaikan ketiganya yang warga Dusun Bahal Gajah, Desa Bahal Gajah, Kecamatan Sidamanik saat mendatangi Kantor Bupati Simalungun di Pematang Raya. Mereka bermaksud mengadukan hal ini kepada Bupati JR Saragih, kemarin.

Ketiga ibu itu, yakni Pargaulan Sinambela,54; Rempile Pardede, 61; dan Rastelida Silalahi, 36, bersama rekan - rekannya. Mereka meminta Bupati JR Saragih memperhatikan mereka dengan memberikan KSKS, sehingga bisa menerima bantuan pemerintah sebesar Rp200.000 ribu per bulan.

“Waktu acara panen raya di Desa Bahal Gajah,kami bertemu bupati, dan memohon supaya bisa menerima bantuan untuk warga miskin. Beliau berjanji akan membantu kami, karena itu kami datang ke kantor bupati,” ujar Pargaulan Sinambela.

Wanita yang bekerja sebagai buruh tani itu menambahkan, sudah mendatangi kepala dusun mempertanyakan penyebab tidak menerima KSKS, padahal warga lain yang kehidupannya juga miskin sudah menerima. Sementara Rempile Pardede menambahkan, selama ini rutin menerima beras miskin (raskin) dari kepala desa, namun tidak termasuk sebagai penerima bantuan pemerintah melalui program KSKS.

“ Beras miskin saya dapat sudah bertahun-tahun, tetapi KSKS tidak menerima. Tidak tahu kenapa tidak didata, padahal teman-teman penerima raskin rata-rata sudah menerimanya ,” kata Rempile.

Meski sudah menunggu hampir dua jam, ketiga ibu itu tidak bisa menemui bupati Simalungun, karena tidak masuk kantor. Sehari sebelumnya, persisnya baru - baru ini
, Bupati JR Saragih saat mengunjungi sejumlah desa terpencil di sekitar kawasan Danau Toba, Kecamatan Girsang Sipanganbolon, dan Dolok Pardamean mengancam para camat dan lurah yang tidak memperhatikan warganya bakal dicopot dari jabatannya.

Dia juga meminta para camat dan lurah mendata dengan teliti warga miskin yang belum mendapatkan bantuan atau pelayanan pemerintah termasuk KSKS. “Saya ingatkan camat dan lurah untuk memperhatikan warganya yang miskin, tidak sekolah, dan sakit atau tidak menerima KSKS, padahal seharusnya layak menerimanya. Jika luput dari perhatiannya, saya akan copot jabatannya,” ujar JR.(sndo)

Junimart Girsang Cium Tangan Syafii Maarif

Written By Beritasimalungun on Tuesday, 17 February 2015 | 23:40

Junimart Girsang Cium Tangan Syafii Maarif
Junimart Girsang mencium tangan Buya Syafii Maarif. Lamhot Aritonang/detikFoto.

BERITASIMALUNGUN.COM, Jakarta-Politikus PDI Perjuangan Junimart Girsang meminta maaf atas pernyataannya nyinyirnya kepada Syafii Maarif. Dia mendatangi kantor Maarif Institute di Tebet, Jakarta Selatan, Selasa 17 Februari 2015. Dia datang ditemani Wakil Sekjen PDI Perjuangan Ahmad Basarah.

Menurut Basarah, perkataan konfrontatif yang dilayangkan Junimart itu tidak untuk menyerang, atau menyinggung Buya, sapaan mantan Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah itu.

"Karena itu kami datang untuk bersilaturahmi langsung," kata Basarah kepada wartawan.

Dia mengatakan, pertemuannya tidak membahas politik. Hanya saja, baik Buya maupun Basarah sepakat menghormati setiap pandangan yang ada. "Karena kami yakin pandangan Buya dan PDI Perjuangan pasti niatnya baik. Mungkin, hanya jalannya saja yang berbeda," kata Basarah.

Sebelumnya, Junimart Girsang menyebut pernyataan Ketua Tim 9 Syafii Maarif yang menyebut kemungkinan Presiden Joko Widodo tidak melantik BG, tidak berdasar.

Menurutnya, Syafii orang tidak jelas. Anggota DPR asal PDIP ini mengingatkan Syafii untuk tidak memperkeruh suasana. (viva.com)

JR Saragih akan Kembali Pimpin Simalungun ?

JR SARAGIH DAN WAKIL BUPATI
BERITASIMALUNGUN.COM, Siapa yang tak kenal nama JR Saragih. Sekarang dia Bupati Simalungun. Dan barangkali, dialah bupati paling jago di seluruh tanah air. Banyak misal yang bisa dikedepankan betapa jagonya dia. Sederet prestasi yang sudah diukirnya selama memimpin Simalungun hampir lima tahun ini. Antara lain, mendirikan lapangan terbang di Sondi Raya. Termasuk, mendirikan sekaligus pemilik Universitas Efarina juga di Sondi Raya.

Beredar kabar. JR Saragih masih berambisi lagi menjadi Bupati Simalungun untuk periode kedua. Itu wajar dan pantas. Sebab siapa pun orangnya wajar berkeinginan (lagi) menjadi kepala daerah, sepanjang dibenarkan peraturan perundangan yang berlaku. Dan memang, tak ada aturan yang melarang dia untuk kembali menjadi Bupati Simalungun. Tuani Tobing saja pun yang sudah dua kali menjadi Bupati Tapanuli Tengah, masih punya ambisi untuk menjadi bupati (lagi) di Kabupaten Simalungun.

Lantas bagaimana peluang dia untuk kembali terpilih menjadi Bupati Simalungun ?
Tentu saja sekarang belum bisa diprediksi. Itu kan tergantung kepada siapa pesaingnya. Kita anggap saja dia kelak menjadi calon Bupati Simalungun, dan saya bersama M Adil Saragih juga ikut bertarung. Sudah jelas dan saya berani memastikan, saya dan Adil akan keok. Tapi kalau orang sekaliber Parlindungan Purba yang Senator itu atau Junimart Girsang yang Anggota DPR-RI menjadi pesaing JR, sudah barang tentu pertarungan akan sengit dan tidak berat sebelah. Bahkan bisa saja JR Saragih akan bertekuk lutut.

Jadi ingin saya katakan, peluang JR Saragih untuk kembali memimpin Simalungun tergantung siapa yang nanti yang akan ikut bertarung bersama dia dalam pemilukada Simalungun. Sementara, sampai sekarang belum ada nama-nama yang tersebar 'di pasaran' selain Bona Petrus Purba dan Novry Aritonang yang terkesan masih 'malu-malu kucing' Sedang Bernad Damanik dan Mahrum Sipayung agaknya belum terang-terangan melakukan sosialisasi atau sejenisnya. Jadi, sampai sekarang belum jelas dan pasti siapa saja yang akan menjadi rival JR, begitu dia acap disebut orang.

Tapi mencermati segala macam gebrakannya selama hampir lima tahun ini, JR Saragih bisa terbilang kuat bahkan kuat sekali untuk dapat terpilih kembali kalau memang dia bisa menjadi calon Bupati Simalungun kelak. Orang Kecamatan Raya, setidaknya Orang Dusun Hapoltakan Desa Sondi Raya, diprediksi akan memilih dia. Itu karena hampir lima tahun ini khususnya Dusun Hapoltakan banyak sekali berubah dengan polesan tangan JR Saragih. Dan ini, merupakan salah satu kejagoan serta kehebatan JR Saragih.

Selama memimpin Simalungun, banyak sekali perubahan yang dilakukannya memang secara khusus di Dusun Hapoltakan. Disana didirikannya hotel, ruko, juga sekolah menengah kejuruan meski pun semua merupakan milik pribadinya. Juga, makam leluhurnya dibangunnya di Dusun Hapoltakan yang berseberangan dengan Kantor Bupati Simalungun. Termasuk membangun jalan raya yang mulus dan lebar satu arah di Dusun Hapoltakan. Inilah barangkali saya pikir kehebatan sekaligus kejagoan JR Saragih selama memimpin Kabupaten Simalungun.

Dengan prestasinya yang luar biasa itu, saya yakin sekali JR Saragih akan kembali memimpin Kabupaten Simalungun. Ambisinya menurut saya akan terwujud bila dia bisa menjadi calon Bupati Simalungun kelak, apalagi kalau pesaingnya adalah saya serta M Adil Saragih.
Selamat Pak JR Saragih !
____________________________________________________________________________________________________________________________
Siantar Estate, 17 Pebruari 2015
Ramlo R Hutabarat
* Penulis adalah jurnalis abal-abal meminjam istilah Tigor Munthe, tinggal di Tepian Bah Bolon di pinggiran Simalungun pada Nagori Siantar Estate yang berbatasan dengan Kota Pematangsiantar.

Seniman Simalungun Berkumpul di Museum Simalungun

Written By Beritasimalungun on Monday, 16 February 2015 | 21:28

BERITASIMALUNGUN.COM, Siantar-Seniman Simalungun dan HASS Inspiratif melakukan pertemuan di Museum Simalungun, Pematang Siantar, Minggu, 15 Februari 2015 pukul 15.00 - selesai. Hadir pada pertemuan itu Ocha: Juara 1 MAMAMIA, Sapna Sitopu: Mama Sapna, Sarudin Saragih: lgendaris lagu Simalungun.  Juga menghadirkan kritikus Simalungun: dr. Sarmedi Purba dan Setia Dermawan Purba. Mereka membahas soal nasib Seniman Simalungun dan kelangsungan lagu-lagu Simalungun yang berkualitas. (Lee)





Sarudin: Seorang penyanyi jangan sombong, tp seorang penyanyi harus berusaha supaya pendengar berusaha membuka kocekannya utk menyumbang.

Setia Dermawan Purba:
HASS harus memperkuat managementnya.
Karena letak keberhasilan ada di managementnya.


Mama Sapna: Ocha memiliki cacat di bibir seperti kakeknya (Sabar Sitopu), karena cacatnya itu, Sapna harus berpisah dgn suaminya.  Karena itu dia bertekad akan membuat OCHA menjadi sorotan mata orang karena terkenal.

dr Sarmedi Purba
Sonny Bona Poerba Pakpak

KPK Kalah, BG Bakal Dilantik Jadi Kapolri

Kapolres Jakarta Selatan Wahyu Hadinigrat diangkat oleh anak buahnya saat kegembiraan terjadi.

Komjen Budi Gunawan Temui Jokowi di Istana Bogor, Senin (15/2/2015).

Sujud Syukur : Sejumlah polisi melakukan sujud syukur di Halaman Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Aksi ini sebagai bentuk kebahagian atas dikabulkannya praperadilan Budi Gunawan. DETIK/HARIAN JAMBI

Budi Gunawan Harus Lakukan Revolusi Mental di Kepolisian

JAKARTA-Langkah Komjen Budi Gunawan (BG) mempraperadilankan KPK terkait penetapan tersangka penerimaan gratifikasi berbuah manis. Sementara relawan Jokowi yang tergabung dalam Laskar Rakyat Jokowi (LRJ), Aliansi Nasionalis Nahdliyin (ANN), dan Sahabat Nusantara (SN) menegaskan, Presiden Jokowi harus segera melantik Budi Gunawan (BG) sebagai Kapolri, menyusul dimenangkannya praperadilan BG oleh Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan.

Dalam putusannya, hakim tunggal, Sarpin Rizaldi mengabulkan sebagian permohonan pemohon dan menyatakan langkah KPK menetapkan tersangka sehari sebelum uji kepatutan dan kelayakan tidak sah dan tidak memiliki kekuatan hukum mengikat.

"Mengabulkan permohonan pemohon praperadilan untuk sebagian," kata hakim Sarpin, membacakan putusan di Pengadilan Negeri (PN) Jaksel, Senin (16/2).

Hakim Sarpin menyatakan, mekanisme penyelidikan, penyidikan, penetapan tersangka berdasarkan Surat Perintah Penyidikan (Sprindik) No : Sprin.Dik-03/01/01/2015 tanggal 12 Januari 2015 terhadap BG tidak sah.
KPK juga dinyatakan tidak berwenang menangani perkara BG, karena kapasitasnya selaku Karobinkar bukan penyelenggara negara maupun penegak hukum.

“Termohon tidak dapat membuktikan apakah pemohon penegak hukum dan penyelenggara negara," kata Sarpin.

Sedangkan permohonan BG yang meminta berkas perkara dari KPK diserahkan kepada Polri ditolak. Hakim Sarpin juga menolak eksepsi termohon untuk seluruhnya. "Menolak eksepsi termohon untuk seluruhnya," kata Sarpin.

Seusai mendengarkan putusan, kuasa hukum KPK, Chatarina Muliana Girsang mengatakan, pihaknya akan mengkordinasikan putusan tersebut dengan pimpinan KPK. Dirinya tidak dapat memastikan apakah penyidikan KPK terhadap BG bakal dihentikan.

"Kita punya beberapa langkah yang akan dilakukan. Tetapi perlu dikordinasikan," katanya.
Kuasa hukum BG Maqdir Ismail mengatakan, dikabulkannya permohonan BG menandakan adanya kesalahan dalam pelaksanaan sistem hukum Indonesia.

Menurutnya, gugatan hukum melalui praperadilan yang diajukan BG ditujukan bukan untuk BG saja tetapi seluruh bangsa Indonesia. Sebab, tujuan utama praperadilan yang diajukan adalah untuk mengoreksi pelaksanaan sistem hukum Indonesia. "Kita berharap yang dimenangkan adalah kita semua. Bangsa Indonesia," kata Maqdir.

Revolusi Mental di Kepolisian

Relawan Jokowi yang tergabung dalam Laskar Rakyat Jokowi (LRJ), Aliansi Nasionalis Nahdliyin (ANN), dan Sahabat Nusantara (SN) menegaskan, Presiden Jokowi harus segera melantik Budi Gunawan (BG) sebagai Kapolri, menyusul dimenangkannya praperadilan BG oleh Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan.
Saat menjabat sebagai Kapolri, BG juga harus melakukan revolusi mental di institusi kepolisian. Revolusi mental dinilai amat penting menyusul dugaan adanya oknum-oknum di kepolisian yang juga memperkeruh dan memetik keuntungan atas kisruh KPK dan Polri. Pembersihan di tubuh Polri itu harus dilakukan agar ke depannya dapat lebih solid. Dengan solidnya Polri, tentunya diharapkan dapat bekerja lebih baik dalam mengayomi dan melayani masyarakat.

Menurut Ketua Umum LRJ, Riano Oscha, apa yang sudah menjadi keputusan PN Jaksel merupakan kekuatan hukum bahwa BG tidak bersalah. “Apalagi secara konstitusi DPR sudah menyetujui BG sebagai Kapolri," kata Riano di Jakarta, Senin (16/2).

Riano menilai, kemenangan ini bukan hanya kemenangan BG tapi juga kemenangan Polri dan masyarakat, terutama dalam melawan sikap otoriter dan kesewenang-wenangan yang dipertontonkan oknum-oknum elite Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas nama pemberantasan korupsi.
Dia melihat, apa yang dilakukan oknum KPK terhadap BG, tidak sekadar penzaliman terhadap calon Kapolri, tapi juga sebagai sebuah penzaliman terhadap institusi kepolisian.

"Apalagi fakta-fakta di prapradilan terkuak bahwa dua alat bukti yang disebut-sebut KPK untuk menjadikan BG sebagai tersangka bukanlah alat bukti, melainkan hanya laporan masyarakat dan LHA PPATK," paparnya.

Karenanya, LRJ berharap, jika BG dilantik sebagai Kapolri, ia harus segera melakukan konsolidasi dan menata institusi Polri yg sempat karut-marut pascakonflik perebutan posisi calon Kapolri. BG juga diharapkan segera menerapkan revolusi mental di tubuh kepolisian.

Sementara itu, Ketua ANN Marihot Siahaan mendesak agar Polri untuk segera memproses dugaan kasus pidana yang melibatkan pimpinan KPK Abraham Samad, Adnan Pandu Praja, dan Zulkarnaen. Juga terhadap Deputi Bidang Pencegahan, Djohan Budi SP. Termasuk terhadap mantan pimpinan KPK, Busyro Muqqodas dan Chandra M. Hamzah.

“Pengusutan kasus yang dilaporkan masyarakat terhadap para pimpinan dan mantan pimpinan KPK itu penting untuk segera diproses guna membuktikan bahwa tidak ada yg kebal hukum di negeri ini,” tandas Marihot.

Jika kemudian nanti semua pimpinan KPK telah ditetapkan sebagai tersangka, lanjut Marihot, secepatnya Presiden harus mengeluarkan Perppu untuk mengangkat pimpinan KPK dengan sosok yang lebih kredibel guna menyelamatkan KPK. “Kita masih membutuhkan KPK. Tapi kita tidak ingin KPK dipimpin oleh orang-orang yang bermasalah, baik secara etika maupun hukum,” kata Marihot.

Sedang Ketua Umum SN, Giat Wahyudi, berharap, jika Komjen (Pol) BG telah resmi dilantik sebagai Kapolri, hendaknya BG segera melakukan pembinaan sekaligus pembersihan di institusi Polri dari oknum-oknum yang dinilainya telah melakukan langkah-langkah subordinasi atau bahkan penghianatan terhadap Polri.

“Pembersihan di tubuh Polri itu harus dilakukan agar ke depannya dapat lebih solid. Dengan solidnya Polri, tentunya kita berharap Polri dapat bekerja lebih baik dalam mengayomi dan melayani masyarakat,” kata Giat.

BG Temui Jokowi

Calon Kapolri Komjen Pol Budi Gunawan mengaku sudah menemui Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait hasil putusan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan atas gugatan praperadilan yang diajukannya. Komjen Budi mengaku melaporkan hasil putusan praperadilan kepada Presiden Jokowi.

“Barusan saya habis ketemu Bapak Presiden melaporkan hasil praperadilan," kata Budi Gunawan dalam wawancara live yang disiarkan oleh Metro TV, Senin (16/2).
Dalam pertemuan itu, kata dia, Jokowi mengucapkan selamat kepada dirinya. "Ucapan selamat, Alhamdulillah. Sudah terwujud, status saya tidak bersalah, sudah mendapat keputusan hukum yang tetap," katanya.

Namun demikian, dia mengaku dalam pertemuan itu Jokowi tak membahas soal pelantikan.
“Tapi belum menyinggung masalah pelantikan. Kita tunggu saja keputusan Bapak Presiden dan Wakil Presiden ke depan, apapun yang diputuskan kita hargai," katanya.


Seperti diketahui, Hakim Sarpin Rizaldi mengabulkan gugatan praperadilan Komjen Pol Budi Gunawan terkait status tersangka yang ditetapkan oleh KPK. Menanggapi putusan itu, Komisi III DPR berencana akan meminta pimpinan DPR menyurati Presiden Jokowi untuk segera melantik Konjen Pol Budi Gunawan menjadi Kapolri. (SP/lee)


Ditelantarkan RS Hingga Meninggal, Keluarga Pasien BPJS Mengamuk di Siantar

Ditelantarkan RS Hingga Meninggal, Keluarga Pasien BPJS Mengamuk di Siantar
Keluarga pasien yang kecewa pelayanan rumah sakit di Pematangsiantar. (Foto: Andi Siahaan/detikcom)

BERITASIMALUNGUN.COM, Pematangsiantar- Keluarga Mennaria Garingging (77), pasien BPJS mengamuk di RSUD Djasamen Saragih, Pematangsiantar , Sumatera Utara (Sumut). Mereka merasa rumah sakit menelantarkan keluarganya hingga meninggal dunia.

Pelaku membanting meja dan kursi di ruangan hingga rusak. Petugas medis di ruang Paviliun B juga menjadi sasaran kemarahan keluarga tersebut. Untungnya keluarga pasien di kamar lain bisa meredam amarah mereka.

Menurut Aliondo Bona Tua Sinaga (38) anak bungsu Mennaria, kemarahan mereka berawal ketika ibunya yang tinggal di Jalan Mahoni, Kelurahan Kahean, Kecamatan Siantar Barat, menderita sakit sesak napas. Senin (16/2/2015) pagi sekitar pukul 05.00 WIB, Mennaria dibawa ke RSUD Djasamen. 

Setiba di rumah sakit, pasien diputuskan dokter untuk opname. Namun hingga sore hari pihak rumah sakit seakan menelantarkan ibunya. Hanya diberi infus dan tidak diberi obat-obatan. Selain itu meski sesak napas, pasien juga tidak diberi oksigen.

Ia menyesalkan sikap rumah sakit yang tidak berbuat maksimal terhadap ibunya. Menurutnya pelayanan RSUD Djasamen Saragih sangat kurang dalam menangani pasien BPJS.

"Jangan gara-gara pasien BPJS kita dibuat gitu. Jadi untuk apa BPJS ini kalau ditelantarkan juga," ungkap Aliondo dengan kesal.

Sementara itu Andy Rangkuti, Humas RSUD Djasamen Saragih mengakui ada keterlambatan penanganan terhadap pasien. Tapi itu menurutnya bukan karena kesengajaan, apalagi penelantaran. Pasien seharusnya dirawat di ruang ICCU karena kondisinya yang kritis, namun karena ruang ICCU penuh, pasien terpaksa dirawat di ruang Paviliun B. 

Diakui Rangkuti, memang ada keterlambatan, tapi bukan kesengajaan. Pihak RS akan melakukan evaluasi dan melihat kronologis kejadian. Menelusuri mulai dari pasien masuk hingga akhirnya meninggal. 

"Memang kita lihat tadi ada keterlambatan. Tapi jangan ada tanggapan karena pasien BPJS tidak dilayani. Pasien BPJS itu bukan pasien gratis," ucap Rangkuti.(dtk/lee)

Sukses Pesta Bona Tahun Purba Pakpak Jambi

Penasehat Tumpuan Purba Pakpak Kota Jambi

Kel Bp Martin Saragih Manihuruk/br Nababan

Pengrurus Purba Pakpak Jambi

St RK Purba Pkapak/ P bR Sitepu

Buru/Hela Purba Pakpak

Pdt Kurnia Cinthya Darmi br Girsang STh Sumbangkan Tiga Lagu Simalungun Dengan Suara Bak “Artis” Simalungun

Tortor Anak-anak

TOKOH PURBA PAKPAK : St RK Purba Pakpak (76 tahun) dan Op Monika Purba Pakpak (76) duduk berdampingan untuk mengenang masa kanak-kanak mereka yang lahir pada tanggal, bulan, tahun dan hari yang sama 12 Februari 76 tahun silam, Minggu 15 Februari 2015. Foto Asenk Lee Saragih 
Renata Trio (Rizki Silaen, Tony Situmorang, Jakson Simanjuntak dan Keyboris Aris Damanik) yang tampil memukau dengan tembang-tembang Simalungun dan Toba.

MC St A Saragih dan St F Sipayung.

Ketua Panitia Rahmad Purba

Keyboris Aris Damanik
Pdt Kurnia Cinthya Darmi br Girsang STh Sumbangkan Tiga Lagu Simalungun Dengan Suara Bak “Artis” Simalungun

HUT 76 St RK Purba Pakpak dan Op Monika Purba Pakpak

(Foto Selengkapnya di Facebook Klik Disini)

JAMBI-Merajut “holong” (kasih) di Pesta Bona Tahun (syukuran awal tahun) yang dilakukan persatuan (kumpulan) marga-marga Batak merupakan tradisi budaya Batak dalam mempererat tali silaturahmi sesama khususnya marga. Demikian yang tergambar di Pesta Pesta Bona Tahun Humpulan Marga Purba Pakpak-Boru-Panagolan se-Kota Jambi di Gedung Serba Guna GKPS Jmabi, Minggu (15/2/2015).

Pesta tersebut cukup meriah dihadiri sekitar 100 KK (600 jiwa) ditambah 12 KK anggota baru. Tradisi budaya Batak ini semakin kokoh dan abadi di tanah perantauan. Pesta Bona Taon marga merupakan ajang silaturahmi kekerabatan kumpulan marga-marga dan kepedulian sesama  “Orang Batak” ditanah rantau, khususnya warga Simalungun.

Pesta Bona Taon juga menjadi hiburan tersendiri bagi masyarakat Batak di tanah perantauan. Pesta Bona Taon ini sudah merupakan kewajiban bagi setiap perkumpulan marga-marga disetiap awal tahun. Tidak asing, kalau awal tahun sekitar bulan Januari, Februari, Maret, masyarakat Batak perantauan disibukkan dengan kegiatan pesta bona tahun.

Pesta Bona Tahun Humpulan Marga Purba Pakpak-Boru-Panagolan se-Kota Jambi 2015, juga dibungkus dengan ucapan syukur HUT spesial pada hari itu (12-2-2015) yakni St RK Purba Pakpak (ke-76), St Drs GM Saragih MSi, Op Monika Purba (76).

Acara pesta diawali dengan ibadah singkat. Sebelum makan juga dilakukan pemberian makanaa khas Adat Simalungun “Dayok Binatur” kepada seasa anggota. Mulai dari Tondong, Pengurus, Boru, Panagolan.
Usai makan bersama dilakukan pengumpulan dana untuk kas kumpulan marga tersebut melalui “Tortor”. Perayaan Pesta Bona tahun tersebut cukup bersahaja dan menjalin kepedulian sesama. Pada kesempatan itu juga diadakan penerimaan anggota baru sekitar 12 KK. Terkumpul dana pada hari itu dari tortor sekitar Rp 26 juta lebih.

Tampil sebagai MC yakni St A Saragih dan St F Sipayung. Acara berjalan lancar sesuai dengan tata acara yang telah disiapkan sebelumnya.

Ketua Umum Punguan Marga Purba Pak-pak/Boru/Panogolan se Jambi, St R Purba /br Sidauruk dan Ketua Panitia Pesta Bona Tahun Purba Pakpak, Bp Rahmad Purba Pakpak mengatakan, Pesta Bona Taon marga-marga di tanah rantau merupakan budaya Batak yang harus dilestarikan.

“Kalau di kampung halaman, pesta ini jarang ada. Ini hanya banyak di tanah perantauan. Punguan marga mampu mempersatukan orang Batak di tanah rantau dari berbagai kampung asal usul di Sumatera Utara. Kumpulan marga, adalah aset budaya Batak yang perlu diteladani,”katanya.

Menurut keduanya, Pesta Bona Tahun ini sebagai wujud “Holong” antar anggota kumpulan untuk saling peduli satu dengan yang lain. Kepedulian sosial merupakan tujuan dari kumpulan marga tersebut supaya sesama anggota terus terjalin hubungan timbale balik dalam “Holong”.

Menurut St R Purba, kini kumpulan Purba Pakpak-Boru-Panagolan se Kota Jambi dibagi Sembilan komisaris. Penasehat St RK Purba/br Sitepu, Sy S Purba/br Simarmata, M Simatupang/br Purba, St JBS Sumbayak/br Sinaga (+).

Kemudian Ketua Umum St R Purba, Ketua I (Bidang Humas dan Pendidikan) Drs A Purba/br Sinaga, Sekretaris Sy H Simarmata/br Simanullang dan Bendahara Sy AJ Damanik/br Purba.
Sementara di jajaran komisaris yakni Drs M Purba/br Ginting, SA Purba/br Lingga, H Garingging/br Purba, JE Garingging/br Purba, K Saragih/br Purba, JP Purba/br Simanjuntak, P Purba/br Munthe, JM Purba/br Sitanggang, M Sijabat/br Purba, St J Purba/br Siahaan, B Purba/br Damanik, T Nainggolan/br Purba, St F Sipayung/br Sitopu, K Sihotang/br Purba.  

Dewan Penasehat Kumpulan Purba Pakpak Kota Jambi, St RK Purba Pakpak dalam sambutannya mengatakan, pesta bona tahun merupakan ajang silaturahmi sebagai wujud “holong” antar sesama.
St RK Purba juga menekankan kepada anggota kumpulan khususnya yang muda agar berperan aktif dalam kumpulan serta dapat menyumbangkan SDM serta tenaga demi kemajuan kumpulan sebagai organisasi sosial kemasyarakatan.

 “Seluruh anggota kumpulan harus memberikan perhatian terhadap anak-anak, khususnya soal pendidikan dan giji agar mereka bertumbuh sebagai generasi baru yang cerdas serta memiliki jiwa social yang kuat. Orang tua harus peduli dan mengutamakan pendidikan anak sebagai asat masa depan bangsa juga kumpulan,”katanya.

St RK Purba Pakpak beserta istri P br Sitepu juga memberikan sumbangan kepada ratusan anak-anak kumpulan kerabat Purba Pakpak dalam akhir acara dengan “tortor” penutup.

Pesta bona tahun Purba Pakpak menampilkan Renata Trio (Rizki Silaen, Tony Situmorang, Jakson Simanjuntak dan Keyboris Aris Damanik) yang tampil memukau dengan tembang-tembang Simalungun dan Toba.

Pdt Kurnia Cinthya Darmi br Girsang STh (Pendeta GKPS Jambi) juga mendapat kehormatan untuk menyumbangkan tiga buah lagu Simalungu yakni “Inang Pangguruan, Parsini Silou dan Taur-taur”. Lagu itu atas permintaan St RK Purba Pakpak. Suara Pdt Kurnia Cinthya Darmi br Girsang STh membuat anggota punguan terdecak kagum, ibaratkan suara seorang “Artis” Simalungun. (Asenk Lee Saragih)






Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba
Sakit Bertahun Tanpa Pelayanan Medis

Sapu Bersih Rencana Gubsu Soal Wisata Halal Syariah di Kawasan Danau Toba

Sapu Bersih Rencana Gubsu Soal Wisata Halal Syariah di Kawasan Danau Toba
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Andaliman, Rempah Batak Yang Mendunia

Andaliman, Rempah Batak Yang Mendunia
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

St Adriani Heriaty Sinaga SH MH (Srikandi Simalungun) Itu Purna Bakti

St Adriani Heriaty Sinaga SH MH (Srikandi Simalungun) Itu Purna Bakti
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya


MIRACLE "TINUKTUK" SAMBAL REMPAH KHAS SIMALUNGUN

MIRACLE "TINUKTUK" SAMBAL REMPAH KHAS SIMALUNGUN
PESAN: MIRACLE'TINUKTUK WA: 081269275555

Catatan Paska Konser Jhon Eliaman Saragih

Catatan Paska Konser Jhon Eliaman Saragih
TMII Jakarta Sabtu 4 November 2017.KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Berita Lainnya

.

.
.