}); July 2015 | BeritaSimalungun

BERITA TERBARU

MENU BERITA

MATRA-Media Lintas Sumatera (BETA)

MATRA-Media Lintas Sumatera (BETA)
KLIK Benner Untuk Penampakannya
INDEKS BERITA

Benner Hj Nuriaty Damanik-Posman Simarmata

Written By Beritasimalungun on Friday, 31 July 2015 | 15:58






By: Relawan  Asenk Lee Saragih-0812 7477587

Sortaman Saragih-M Nurdin Optimis Raih 35 Persen Suara di Pilkada Siantar

Written By Beritasimalungun on Thursday, 30 July 2015 | 17:58

Pasangan Sortaman Saragoh-M Nurdin mengendarai Andong hendak meninggalkan Kantor KPUD Siantar, Jalan Porsea, Senin (27/7/2015), usai menyerahkan dokumen pendaftaran. (foto Lazuardy Famai).
BERITASIMALUNGUN.COM, Siantar-Pasangan calon Walikota Siantar Sortaman Saragih-M Nurdin optimis mampu meraih suara 35 persen di Pilkada serentak 9 Desember 2015 mendatang. Target perolehan suara itu real menyusul begitu solidnya dukungan dari masyarakat Siantar.(Berita Terkait: “Siantar Man” di Jambi Dukung Sortaman Saragih Jadi Walikota Siantar)
  
Sebelumnya Pasangan Sortaman Saragih-M Nurdin diiringi oleh ratusan pendukungnya yang berpakian batik, dengan suasana khas adat timur dengan tertib tim dari Sortaman-M Nurdin menuju ruang pendaftaran beberapa hari lalu.

Sesampainya di KPUD Sortaman-M Nurdin, langsung menuju ruangan komisioner untuk mendaftarkan diri ke KPUD dan diterima langsung oleh Ketua KPUD Siantar Mangasi Purba. Setelah diterima oleh KPUD, KPUD Siantar melakukan penelitian terhadap syarat dukungan suara.

Komisioner KPUD Siantar Batara Manurung mengatakan ada kekurangan dalam dokumen yang diberikan oleh paslon Sortaman-M Nurdin. " Dokumen yang diserahkan tidak ada menyertakan tidak ada tunggangan pajak, dan kami harap agar segera dipenuhi," katanya.

Walaupun begitu persyaratan pendaftaran Paslon Sortaman-M Nurdin diterima oleh KPUD hingga tanggal 7 Agustus pada saat penetapan calon. "Kekurangannya nanti disampaikan oleh penghubung ke kami," kata Batara.

Untuk syarat dukungan yang masih belum terpenuhi, yakni pada saat hasil validasi Sortaman-M Nurdin yang berjumlah 13.101, sisanya harus dipenuhi sebelum tanggal 4-7 Agustus 2015.

"Kekurangan syarat dukungan akan segera dipenuhi dalam massa perbaikan, akan dilakukan dari tanggal 4 hingga tanggal 7 Agustus nanti," kata Ketua KPUD Siantar Mangasi Purba.

Sortaman ketika dikomfirmasi mengatakan bahwa syarat dukungan yang masih belum cukup sudah mulai dikumpulkan oleh Timnya. "Kita sudah mengumpulkan dukungan kita dan sudah mensosialisasikan, yang sudah terkumpul adalah sebanyak 29 ribu," katanya.


Sortaman juga tidak sesumbar soal target yang nantinya akan diraih timnya di Pilkada mendatang. "Kita sih targetkan 35 persen," sebutnya singkat. (Lee)

“Siantar Man” di Jambi Dukung Sortaman Saragih Jadi Walikota Siantar


BERITASIMALUNGUN.COM, Jambi-Sejumlah masyarakat “Siantar Man” yang berdomisili di Jambi mengajak saudara, warga Siantar untuk mendukung Dr Sortaman Saragih SH MARS menjadi Walikota Siantar Periode 2015-2020 mendatang. Sortaman Saragih dinilai mempu mewujudkan Kota Pematangsiantar lebih maju lagi. (Berita Terkait: Sortaman Saragih: Walikota Kota Pematangsiantar Harus Mampu Memberikan Keamanan dan Kemudahan Pendirian Usaha)

Tokoh masyarakat Simalungun asal Kota Siantar, Salmen Purba di Jambi, kepada BS mengatakan, sosok Sortaman Saragih layak dan pantas untuk jadi Walikota Siantar. Selama ini sosok Sortaman Saragih sudah dikenal dan mampu mengemban amanah masyarakat pemilihnya.

Menurut Salmen Purba Pakpak (asal Desa Bane Siantar), Sortaman Saragih yang pernah mengadakan Seminar “Orang Simalungun” tahun 2008 lalu, sudah menunjukkan “Ahab” Simalungunnya lewat Bukunya “Orang Simalungun”. 

Sortaman Saragih yang dikenal sebagai Motivator Tokoh Muda Simalungun itu membawa dampak perubahan positif kelak jika dirinya duduk jadi Walikota Siantar yang berpasangan dengan M Nurdin lewat jalur perseorangan tersebut.

Salmen Purba, mengajak saudaranya di Siantar, khususnya untuk memberikan dukungan kepada Sortaman Saragih pada Pilkada 9 Desember 2015 mendatang.

Hal senada juga dikatakan St R Damanik, asal Kota Siantar. Menurutnya, Sortaman Saragih pantas dan layak untuk jadi Walikota Siantar untuk membangun kembali Kota Siantar yang hilang identitas sebagai Kota Pendidikan itu.

“Saya mengajak seluruh saudara saya di Siantar untuk mendukung dan memberikan dukungan moral dan mendoakan Sortaman Saragih agar terpilih jadi Walikota Siantar. Sudah saatnya Sortaman Saragih jadi Walikota Siantar. Rekam jejaknya juka sudah teruji dan bersih serta visioner,” ujar R Damanik, asal Jalan Bali Siantar tersebut.

Sementara Ketua Kumpulan Purba Tambak Kota Jambi, Sy Ir Budinson Purba yang juga asal Kota Siantar juga mendukung pencalonan Sortaman Saragih jadi Walikota Siantar. Menurutnya, latar belakang pendidikan dan usaha Sortaman Saragih dirasakan sudah layak untuk membangun Kota Siantar lebih maju lagi kedepan.

Sortaman Saragih maju jadi Walikota Siantar dari jalur perseorangan, menambah nilai plus bagi kepercayaan pemilih di Kota Siantar. Karena tidak akan ada intervensi dari Parpol soal kebijakan yang pro rakyat kedepan.

Budinson Purba juga mengajak saudara dan keluarga serta warga Simalungun, khususnya marga Purba Tambak yang berdomisili di Kota Siantar untuk memberikan pilihan kepada Sortaman Saragih pada Pilkada 9 Desember 2015.

Menurutnya, Sortaman Saragih lebih pantas dan layak dari balon lain, melihat dari jejak rekam para calon lainnya.

Sementara itu, St RK Purba Pakpak, tokoh senior Simalungun di Jambi berpendapat, Sortaman Saragih sudah wajar dan pantas didukung warga Siantar dan etnis Simalungun khususnya untuk menjadi Walikota Siantar.

Tokoh masyarakat asal Hinalang yang sukses membuka sejumlah usaha di Jambi ini juga mengajak warga Simalungun khususnya marga Purba Pakpak di Kota Siantar agar bisa menyakinkan pilihannya kepada Sortaman Saragih saat Pilkada nantinya.

St RK Purba Pakpak, Salmen Purba, R Damanik dan Budinson Purba meminta agar Sortaman Saragih dalam hal mensosialisasikan diri untuk mengedepankan pemberian motivasi kepada masyarakat terkait dengan persoalan ditengah masyarakat.


Mereka juga meminta Sortaman Saragih untuk memberikan penjelasan yang mantab terkait dengan Visi dan Misi sebagai calon Walikota Siantar. Semoga. (Asenk Lee Saragih)

Ironi WTP Perdana Pemprov Sumut dan Status Tersangka Gubernur Gatot

Kejagung: Sejak Gatot Jadi Tersangka di KPK, Kasus Semakin Kompleks
Gubernur Sumatera Utara, Gatot Pujo Nugroho

Jakarta - Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) pernah mencurigai opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Sebab, ada pemerintah daerah yang dilabeli WTP tapi kepala daerahnya malah masuk bui. Penetapan Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho sebagai tersangka kasus dugaan suap menjadi bukti baru pernyataan Ahok.

Di bawah kepemimpinan Gatot Pujo Nugroho, Pemprov Sumatera Utara berhasil meraih opini WTP dari BPK. Hebatnya lagi, sebelumnya Pemprov Sumut tak pernah mendapat WTP dari BPK. Gatot sangat gembira dengan predikat yang diberikan BPK ini.

"Kami sangat gembira, karena ini adalah opini WTP pertama bagi Pemprovsu. Ini adalah hasil kerja keras seluruh jajaran Pemerintah Provinsi, saya tentunya sangat berterima kasih atas usaha keras seluruh SKPD selama ini," kata Gatot lewan akun Facebook-nya, 13 Juni lalu.

Namun kegembiraan itu kini menjadi ironi. Gatot, dengan predikat WTP-nya dan bersama istri mudanya, Evy Susanti, dijadikan tersangka kasus dugaan suap ke 3 hakim PTUN Medan.

Surat Perintah Dimulainya Penyidikan (Sprindik) penetapan Gubernur Gatot dan Evy Susanti sebagai tersangka terbit pada Selasa (28/7) lalu. Penetapan dilakukan setelah pada Senin (27/7) penyidik memeriksa Gatot dan Evy. Keduanya dijerat dengan pasal pemberian suap. Pasangan suami istri itu pun terancam 15 tahun penjara.

Ironi WTP pun terjadi di Sumatera Utara, menyusul Pemprov Riau, Pemkot Palembang, Pemkab Bangkalan, Pemkot Tegal, Kementerian Agama, Kementerian Pemuda dan Olahraga, dan Kementerian ESDM yang mendapat WTP tapi pucuk pimpinannya dijerat KPK. Gatot memang belum menghuni bui seperti pucuk pimpinan 7 institusi tersebut, namun rekor 100 persen KPK tentu tak bisa dinafikkan.

BPK sendiri pernah menyatakan bahwa predikat WTP tak dirancang untuk mengungkap kecurangan. Jadi, menurut Kepala Biro Humas BPK Yudi Ramdan, tak ada kaitan antara predikat WTP dengan kejahatan keuangan yang dilakukan kepala daerah.

"Ini adalah pemeriksaan keuangan yang tidak dirancang untuk mengungkap kecurangan, tapi menilai kewajaran laporan keuangan. Jadi lebih pada entitas, satuan kerja dan transaksi yang dibandingkan dengan standar akuntansi bagaimana dia mencatat, membukukan, dan melaporkan transaksi keuangan sesuai standar," kata Yudi dalam jumpa pers di kantor BPK Jl Gatot Subroto, Jakarta, Rabu (8/7) lalu.


Kejagung: Sejak Gatot Jadi Tersangka di KPK, Kasus Semakin Kompleks


Gubernur Sumatera Utara, Gatot Pujo Nugroho, ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK terkait kasus penyuapan hakim PTUN Medan. Di saat yang sama, Kejaksaan Agung (Kejagung) tengah mengusut perkara dugaan korupsi bantuan sosial di Sumatera Utara.

Kapuspenkum Kejagung Tony T Spontana menyebutkan bahwa pihaknya tengah melakukan koordinasi dengan KPK terkait hal tersebut. Namun dengan ditetapkannya Gatot sebagai tersangka, lanjut Tony, membuat perkara tersebut semakin kompleks.

"Kami sedang mengkoordinasikan hal itu. KPK menyatakan sudah diselidiki oleh kejaksaan. Ini kan berkembang untuk OTT-nya kemarin. Dalam perkembangannya menyangkut juga Gubernur Sumatera Utara menjadi tersangka, tentu kompleksitasnya makin tinggi," kata Tony di kantornya, Jalan Sultan Hasanuddin, Jakarta Selatan, Rabu (29/7/2015).

Siang tadi, Jampidsus Widyo Pramono menyambangi KPK untuk membicarakan hal itu. Untuk diketahui, kasus bansos Sumut yang ditangani Kejagung belum naik ke tingkat penyidikan.

"Sekarang sedang ada pembicaraan antara jajaran pidsus dengan KPK. Setelah ada OTT itu kita sudah berkoordinasi bahwa satu obyek perkara tidak bisa ditangani secara tumpang tindih," kata Tony.

Sejauh ini memang kasus dugaan korupsi dana bantuan sosial, dana bantuan operasional sekolah dan dana bantuan daerah bawaan 2011-2013 yang diambil alih Kejagung dari Kejati Sumut masih dalam tahap penyelidikan. Namun Kejagung memastikan bahwa kasus tersebut tetap akan ditelusuri jaksa.

Setelah melalui gelar perkara pada Senin (27/7) malam, KPK menetapkan Gatot sebagai tersangka kasus suap hakim PTUN. Tak hanya itu, Evy Susanti yang merupakan istri kedua Gatot juga ditetapkan sebagai tersangka.

Plt Wakil Ketua KPK Indriyanto Seno Adji mengatakan keduanya disangkakan pasal 6 ayat 1 huruf a dan pasal 5 ayat 1 huruf a atau huruf b dan atau pasal 13 UU No 31 tahun 1999 sebagaimana diubah UU 20 tahun 2001 jo pasal 64 ayat 1 jo pasal 55 ayat 1 KUHPidana.

Pasal tersebut mengatur tentang memberi atau menjanjikan sesuatu kepada hakim dengan maksud untuk mempengaruhi putusan perkara yang diserahkan kepadanya untuk diadili dengan ancaman pidana penjara paling singkat 3 tahun dan paling lama 15 tahun serta denda paling kecil Rp 150 juta dan paling banyak Rp 750 juta.

Razman: Evy Susanti Punya Usaha Kecantikan, Dia dari Keluarga Mapan

Razman: Evy Susanti Punya Usaha Kecantikan, Dia dari Keluarga Mapan

Evy Susanti

Pelan-pelan, latar belakang istri muda Gubernur Sumatera Utara, Gatot Pujo Nugroho, Evy Susanti mulai terbuka. Menurut pengacara Gatot, Razman Arief Nasution, Evy adalah pengusaha di bidang kecantikan.

"Bu Evy itu orang tuanya adalah mantan sekretaris Dirjen Kementerian Kesehatan. Berarti Bu Evy ini juga saya lihat sudah mumpuni dari segi keluarga," kata Razman di KPK, Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Rabu (29/7/2015).

Razman menjelaskan, Evy merupakan lulusan ilmu hukum dan bergelar sarjana hukum.Evy diketahui mempunyai usaha di bidang kecantikan.

"Bu Evy ini seorang sarjana hukum. Beliau juga mengerti hukum. Beliau juga pengurus Kadin dan ada usaha-usaha, salah satunya usaha kecantikan dan lain-lain," jelasnya.

"Usahanya kan kecantikan, beliau ini punya seorang putri. Usia dia sudah 40 lebih," imbuhnya.

Sehari-harinya, Evy lebih banyak tinggal di Jakarta. Sementara Gatot menetap di Medan karena menjalankan tugas sebagai Gubernur Sumatera Utara. (Sumber: detik.com)

Mengenal Pasangan Nuriaty Damanik dan Posman Parlindungan Simarmata

Nuriaty Damanik dan Posman Parlindungan Simarmata

BERITASIMALUNGUN.COM, Raya-Pasangan calob Bupati Simalungun Hj Nuriaty Damanik dan Posman Parlindungan Simarmata dukungan Partai Politik Golkar, Gerindra, Nasdem, PAN dan PKB. Beginilah rekaman foto sebelum mereka mendaftar ke KPUD Simalungun, Senin 28 Juli 2015. (Lee)

Tondong Damanik pakon Sinaga mambere boras tengger paborhathon pasangan Nur-Posma hu KPUD Simalungun.

Usul Nada Tunggu Lagu Simalungun Oleh Pemda Simalungun dan GKPS

Istimewa
"Rencana NSP (nada tunggu) dr operator seluler, kami lagi mengusulkan NSP tersebut dan sudah koordinasi dengan Pimpinan Pemda Simalungun serta Pimpinan Pusat GKPS. Mohon saran dan masukannya hubani nasiam haganup. Maaf anggo lang berkenan i tag hanami nasiam haganup. Rencana ni doding al : Deideng, Sitalasari, Tolu Sahundulan, Boras Sabur2an Diate Tupama," Awal JD Damanik.

GUBSU dan Istri Muda Resmi Jadi Tersangka

Gatot Pujo Nugroho dan Istri Mudanya.
BERITASIMALUNGUN.COM, Jakarta-Setelah beberapa waktu lalu KPK telah dua kali melakukan pemeriksaan terhadap Gatot Pujo Nugroho sebagai saksi dalam kasus suap hakim TUN, Akhirnya Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho dan istri mudanya, Evy Susanti, resmi menjadi tersangka di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Mereka terjerat dalam kasus dugaan suap hakim Pengadilan Tata Usaha Negara Medan.

“Hasil ekspos (pada rapat pimpinan dan tim lengkap) progres kasus OTT (operasi tangkap tangan) hakim TUN, maka KPK per hari ini akan menerbitkan sprindik (surat perintah penyidikan) dengan menetapkan Gubernur Sumut GPN dan ES (istri mudanya) sebagai tersangka,” ujar Pelaksana Tugas Pimpinan KPK Indriyanto Seno Adji dalam pesan singkat, Selasa (28/7/2015).

Menurut dia, penetapan ini berdasarkan dua alat bukti yang sudah dimiliki lembaga antikorupsi. “Semua ini berdasarkan pengembangan dan pendalaman dari pemeriksaan saksi-saksi yang ada juga perolehan alat bukti lainnya,”  jelas dia.

Gatot, diketahui, sudah dua kali diperiksa KPK yakni, pada Rabu 22 Juli dan Senin 27 Juli kemarin untuk tersangka M. Yagari Bhastara alias Gerry. Sementara istrinya baru diperiksa kemarin untuk tersangka yang sama. Namun, keduanya sudah dicegah keluar negeri sebelumnya.

Gatot dan Evy dijerat Pasal 6 Ayat 1 huruf a dan Pasal 5 ayat 1 huruf a atau huruf b dan atau pasal 13 Undang-Undang nomor 31 tahun 1999 sebagaimana diubah UU 20 tahun 2010 jo pasal 64 ayat 1 jo pasal 55 ayat 1 KUHP.

Terbongkarnya suap di PTUN Medan dimulai dari kasus Dana Bantuan Sosial dan Bantuan Daerah Bawahan (BDB) Sumatera Utara tahun anggaran 2012 dan 2013 menyeret mantan Kabiro Keuangan Sumut Ahmad Fuad Lubis. Kasus itu disidik Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara.

Kasus ini sudah diputus bebas di Pengadilan Tinggi Sumatera Utara. Berbekal putusan PT Sumut, Ahmad Fuad Lubis balik memperkarakan Kepala Kejaksaan Tinggi atas kasus yang menyeretnya melalui Pengacara M. Yagari Bhastara alias Gerry dari kantor pengacara O.C. Kaligis.

Ahmad menggugat kewenangan penyelidikan Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara dalam perkara tersebut ke PTUN. Perkara ini dipegang Ketua PTUN Tripeni Irianto Putro dan Hakim Amir Fauzi, dan Hakim Dermawan Ginting. Ahmad Fuad Lubis pun diputus menang dalam gugatan di PTUN.

Rupa-rupanya, putusan Tripeni berbau amis. Usai membacakan putusan, Tripeni dan dua hakim, Gerry, serta panitera Syamsir Yusfan yang juga menjabat Sekretaris PTUN Medan, dicokok KPK pada Kamis 9 Juli lalu.

Saat penangkapan, penyidik KPK mengamankan USD15 ribu dan SGD5 ribu dari Ruangan Ketua PTUN Medan. Diduga kuat, mereka menerima uang suap yang diantarkan Gerry, pengacara Ahmad Fuad. (Sumber : metrotvnews.com)

Jika Terpilih Jadi Bupati Simalungun, Hj Nuriaty Damanik Janji Lelang Jabatan Objektif

Hj Nuriaty Damanik usai mendaftar ke KPU Selasa 28 Juli 2015

BERITASIMALUNGUN.COM, Raya-Agar pelayanan pemerintah kepada masyarakat maksimal sangat dibutuhkan birokrasi bermental Melayani bukan Dilayani sehingga sangat menarik yang dikatakan Hj Nuriaty Damanik usai mendaftar ke KPU Selasa 28 Juli 2015 yang mengatakan Jika NurPosma dipercaya rakyat memimpin Simalungun maka untuk mengisi jabatan di Pemkab Simalungun akan dilakukan LELANG jabatan yang Objektif dan Fair.(Benteng NurPosma)

Catatan Kecil untuk Andra

Andra
Semua ada waktunya. Liburan lebaran kemaren, kami mendapatkan settingan waktu terbaik untuk mengenal lebih intim lagi.. Mamak-Bapak-Andra. Opung pulang ke Haranggaol, Panggi masih di Singapura, Bapak dan Mamak libur.. Andra jadi lebih dekat sama kami.

Di saat mamak masak, Andra bermain di luar dekat pintu dapur, bersama Bapak yang lagi nungguin mesin cuci. Bapak dan Mamak bergantian mengajari andra angka-angka, gambar-gambar hewan, dll. Lebih memperhatikan lagi apa yang disukai Andra. Kami mengamati bahwa Andra itu agak malas belajar, seperti mamaknya. tapi kreatif dan punya rasa romantisme tinggi. Jika Bapak atau Mamak mengeluh sakit, atau marah, Andra langsung memeluk. Jika ada yang nangis, maka dia akan menempelkan telunjuknya ke mulut dan berseru “Ssssttt..” (begitu juga kalau mamaknya ngomel.. hehehe)

Andra tidak pernah merengek minta mainan. dia hanya menunjuk kalau dia suka dan menyerukan "Mau!" tapi kalau mamak atau bapak kasi pengertian bahwa itu belum bisa, dia akan diam saja. Apa yang ada di rumah bisa dijadikan mainan. Jepitan jemuran, pohon-pohon singkong, bahkan menyusun sepatu berulang-ulang pun bisa menjadi permainan yang menarik buatnya. 

Andra paling suka tanaman-tanaman baru. Kalau jalan, liat ada bunga atau tanaman baru, dia akan tunjuk dan mau dipetik buat dibawa jalan-jalan. Andra sudah bisa memetik cabe, dan membawanya ke dapur untuk di simpan di kulkas. Jika ingin dibuatkan susu, andra akan menemani mamak ke dapur dan mengambilkan kotak susunya di kulkas.(St Jannerson Girsang)

HARI INI DUA WANITA BERJASA BUAT KELUARGAKU DIMAKAMKAN

St Jannerson Girsang/Istri
"People may not remember exactly what you did, or what you said, but they will always remember how you made them feel". Orang akan kita ingat, tergantung bagaimana respon, perasaan kita atas tindakan mereka terhadap kita, kebaikan-kebaikan yang kita kenang!. Orang-orang yang menabur kebaikan akan selalu kita kenang sebagai orang-orang yang menginspirasi dalam hidup kita ke depan, selama kita hidup. Bidan Bungasinta br Purba (60) yang meninggal i Rabu Pagi, 29 Juli 2015 akan dikebumikan di Tondang, Raya hari ini 30 Juli 2015. Almarhum disemayamkan di rumah duka Jalan Tembakau , Perumnas Simalingkar, Medan.

Almarhum adalah bidan yang menolong putri bungsuku Devee Girsang, 22 tahun yang lalu.
Meski lehernya dililit tali pusar dalam kandungan, dan kelahirannya sudah terlambat tiga hari, almarhum masih yakin proses kelahiran putriku tidak perlu dioperasi. Bidan hanya mengatakan kami menunggu. Saya dan istri yakin kata bidan senior ini.

Dan, akhirnya berhasil!. Namun, bayi yang lahir tidak bernafas beberapa saat, wajahnya membiru. Muncul rasa khawatir beberapa saat. Semua senang, setelah Bidan menepuk-nepuk punggungnya, sang bayi menangis. Tanda sebuah kehidupan baru.

"Kalau bayi ini selamat, maka Devee akan cantik dan tumbuh menjadi orang yang tegar dan sehat," kata bidan itu. Memang, itulah yang terjadi hingga Devee menjelang usianya 22 tahun.
Devee kini sudah dewasa dan bekerja di sebuah kantor Lawyer di Jakarta. Betapa besar jasa almarhumah buat proses kelahiran putri bungsuku.

Beliau semasa hidupnya dikenal sebagai orang yang ramah dan suka menolong. Pertemuan kami beberapa bulan yang lalu, beliau menanyakan Devee. Saat itu beliau juga membawa putrinya satu-satunya,Roma, seusia dengan putri bungsu saya. Saya bisa menghadiri upacara pemakamannya hari ini. Rumah duka hanya berjarak 1 kilometer dari rumah saya.

Dr Ir Nurita Sinaga (51, kelahiran 1964) yang meninggal 27 Juli 2015 juga dikebumikan hari ini. Almarhum disemayamkan di Rumah Duka Sinar Kasih Bogor. Jl. Batu Tulis Bogor. Almarhum semasa hidupnya di Medan selalu menginspirasi dan suka membantu keluarga, dan teman berdiskusi tentang banyak hal. Otobiografinya pernah direncanakan kutulis sekitar 2011, tetapi karena sesuatu hal, tidak jadi dilanjutkan.

Sebuah buku tentang Memoarnya yang disusun Dr Hinca Panjaitan, masih tersimpan di rak buku saya di rumah. Buku ini berisi Pemikirannya tentang Pengelolaan Kawasan Pasca Tambang Batubara. Buku ini merupakan sari perjalanan kariernya bak gelombang hingga meraih gelar doktor dari Institut Pertanian Bogor, 2011.

Semuanya hanya tinggal kata-kata tertulis di atas kertas, dan bisa didiskusikan oleh kita yang masih hidup, oleh pembaca bukunya. Tidak ada lagi diskusi dengan Nurita, tidak ada lagi pertanyaan tentang apa yang dilihat, dirasakan serta pemaknaannya atas hidup yang mungkin belum pernah diungkapkannya. Perpustakaan hidup itu sudah terbakar dan tinggal jasadnya yang membeku, membisu seribu bahasa. 

Karena jarak kami cukup jauh, saya tidak bisa menghadiri upacara pemakamannya. Hanya bisa menyaksikannya lewat foto-foto yang diposting teman-teman di Facebook. Selamat Jalan Boto Bidan Bungasinta br Purba dan adek kami Dr Ir Nurita Sinaga. Semoga kalian damai di sisiNya. Dua wanita berjasa kepada keluargaku pergi untuk selamanya. Kami kehilangan dua orang wanita yang selama ini memberi perhatian dan kasih kepada keluarga kami.

Setiap terjadi peristiwa seperti ini, saya kembali merenungkan. Hanya beginikah hidup?. Apa upah kita hidup dari manusia?. Berapa orang yang mengingat saya dan mengucapkan duka, menangis. Orang mengingat kita tergantung dari besarnya kontribusi kita pada setiap orang. Ucapan duka, doa-doa yang dikirimkan, perhatian adalah nilai seseorang selama hidupnya.Apakah upah kita dari Tuhan? Apakah Tuhan menghargai kesetiaan kita atas pengutusanNya kita ke dunia ini?

Perbuatan baik dan menginspirasi yang ditaburnya selama hidup, itulah kesan yang diingat orang lain sebagai nilai hidup paling berharga. Orang yang sudah mati tidak bisa berbuat apa-apa, tetapi bagaimana perasaan orang atas kebaikan, inspirasi itulah yang hidup dan dikenang sepanjang masa. "People may not remember exactly what you did, or what you said, but they will always remember how you made them feel". (Clara Mariana Girsang, Patricia Marcelina Girsang).

Inilah Daftar Mutasi Praeses GKPS Se Indonesia

Pdt M Rumanja Purba (Ephorus) dan Pdt Paul Ulrich Munthe Sekjen GKPS Periode 2015-2020.Foto St Runnaidi Saragih.
BERITASIMALUNGUN.COM, Siantar-Pimpinan Pusat GKPS melakukan mutasi sejumlah Praeses GKPS di delapan distrik se Indonesia. Ephorus GKPS Pdt Martin Rumanja Purba dan Sekjen Pdt Paul Ulrick Munthe melakukan mutasi ini sebagai penyegaran, usai mereka terpilih dan dilantik Juni 2015 lalu.  (Berita Terkait : Duet Pdt M Rumanja Purba- Pdt Paul Ulrich Munthe Nahkodai GKPS Periode 2015-2020)


SELAMAT MELAYANI HUBANI PRASES :
1.PRASES DISTRIK I : Pdt. Parlin Damanik.
2.Prases Distrik II : inang Pdt. Vevertua Purba
3.Prases Distrik III : Pdt. Jonesman
4.Prases Distrik IV : Pdt. Hot. Imanson Sinaga.
5.Prases Distrik V : Pdt. Liharman
6.Prases Distrik VI : Pdt. Abdi Jekri Damanik.
7. Prases Distrik VII :Pdt. Jameldin Sipayung
8.Prases Distrik VIII : Pdt Syahril Sitopu.


(Siantar 13 July 2015).

Membentuk Karakter Pelayan Berjiwa Ikhlas dan Rendah Hati

Written By Beritasimalungun on Wednesday, 29 July 2015 | 20:34

Pendeta HKBP Resort Jambi, Pdt Dr Ir Fridz P Sihombing (kiri) menerima cendera mata (bingkisan) dari Pendeta GKPS Resort Jambi, Pdt JP Tamsar STh (kanan) seusai Pembinaan Majelis Jemaat GKPS Resort Jambi di GKPS Jambi, Jumat (24/07/2015). (Foto : Warna/Rds) -

Pembinaan Majelis Jemaat GKPS Resort Jambi 

FOTO-FOTO PEMBINAAN KLIK FB INI)

(WARNA/JAMBI) Peningkatan pelayanan majelis jemaat menjadi dambaan warga jemaat Gereja Kristen Protestan Simalungun (GKPS). Peningkatan pelayanan majelis jemaat tersebut dibutuhkan seiring dengan berbagai tantangan kehidupan sosial, ekonomi, budaya dan rohani yang dihadapi warga jemaat GKPS di era globalisasi atau modern sekarang hingga di masa mendatang.(Berita Terkait Klik Disini) 

Warga jemaat GKPS di Jambi juga membutuhkan peningkatan pelayanan majelis jemaat menghadapi berbagai tantangan kehidupan sehari-hari, khususnya di tanah perantauan. Untuk memenuhi peningkatan pelayanan majelis tersebut  tentunya sangat dibutuhkan kualitas majelis jemaat yang baik, majelis yang memahami benar kebutuhan pelayanan warga jemaatnya. 

Terkait dengan kebutuhan sumber daya manusia (SDM) dalam pelayanan gereja tersebut, GKPS Resort Jambi pun mengadakan pembinaan kepada majelis jemaat di GKPS Resort Jambi di GKPS Jambi, Jumat (24/7/2015). Pembinaan majelis jemaat tersebut diikuti sekitar 56 orang anggota majelis jemaat GKPS Jambi  dan GKPS Persiapan Tanah Kanaan Kota Jambi. Pembinaan tersebut menampilkan pembicara, Pendeta (Pdt) Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Resort Jambi, Pdt Dr Ir Fridz P Sihombing dan Pendeta GKPS Resort Jambi, Pdt JP Tamsar, STh. 

Pembinaan majelis jemaat GKPS Resort Jambi tersebut memberikan cukup banyak dan lengkap mengenai tugas dan tanggung jawab majelis jemaat atau pelayan (diaken) dalam pelayanan jemaat, baik pelayanan di tengah gereja maupun di tengah keluarga dan masyarakat. 

Pendeta HKBP Resort Jambi, Pdt Dr Ir Fridz P Sihombing memberikan ceramah pada Pembinaan Majelis Jemaat GKPS Resort Jambi di GKPS Jambi, Jumat (24/07/2015). (Foto : Warna/Rds)


Hilangkan Ambisi


Pdt Dr Ir Fridz P Sihombing yang membawakan materi berjudul “Posisi, Tugas dan Spritualitas Penatua” pada pembinaan tersebut mengatakan, tanggung jawab majelis jemaat dalam pelayanan jemaat sangat berat. Tanggung jawab tersebut berat karena majelis jemaat dituntut memperhatikan segenap aspek kehidupan warga jemaat, baik aspek ekonomi, sosial, budaya dan terutama aspek kerohanian. Supaya mampu melaksanakan tugas berat tersebut, majelis jemaat perlu memiliki spritualitas yang baik. 

Spiritualitas majelis jemaat tersebut antara lain, tangguh dan konsisten dalam pelayanan. Artinya majelis harus mau dan mampu melaksanakan tugas sesulit apa pun itu dengan hati yang ikhlas atau tanpa pamrih. Kemudian majelis jemaat harus senantiasa konsisten atau tetap rajin melaksanakan tugas-tugas pelayanan. Baik tugas pelayanan dalam peribadahan maupun tugas pelayanan dalam memperhatikan kehidupan warga jemaat. 

 Anggota majelis jemaat juga, lanjut Pdt Dr Ir Fridz P Sihombing, perlu senantiasa melaksanakan tugas pelayanan bukan atas ambisi  dan untuk kepentingan pribadi dan kelompok. Majelis harus melaksanakan seluruh tugas pelayanan berdasarkan Firman Allah. Dengan demikian tidak ada warga jemaat yang terabaikan dalam pelayanan dan pelayanan pun akan bisa terlaksana secara maksimal.

Aspek spritualitas lain yang perlu dimiliki majelis jemaat atau seorang pelayan di tengah gereja, yaitu adanya sikap dan gaya hidup yang rendah hati, sopan santun, tenggang rasa atau toleran. Pelayan tidak bisa bersikap sombong, mau menang sendiri dan mengabaikan pendapat orang lain dalam pelayanan. 

“Penatua atau majelis jangan membikin pembeda-bedaan dalam pelayanan, haris bersikap rendah hati dan sopan menegur jemaat, sopan dan toleran memberikan tanggapan terhadap pendapat orang lain dan berupaya menghindari pertentangan pendapat yang mengarak ke konflik dalam rapat di gereja,”katanya. 

Pdt Kurnia Br Girsang, STh (kiri) didampingi Sekretaris GKPS Resort Jambi (dua dari kiri), St Meslan Saragih, SH, Wakil Ketua GKPS Resort Jambi, St Drs GM Saragih, MSi (dua dari kanan) dan Pdt JP Tamsar, STh (kanan) pada ibadah Pembinaan Majelis Jemaat GKPS Resort Jambi di GKPS Jambi,  Jumat (24/07/2015). (Foto : Warna/Rds)

Keikhlasan Majelis

Seorang majelis, menurut Pdt Fridz P Sihombing, memiliki tugas pelayanan yang cukup berat, membutuhkan jiwa pengorbanan, keikhlasan dan kelemah-lembutan. Tugas tersebut antara lain, mengajak anggota jemaat beribadah dan meneliti atau mempelajari penyebab anggota jemaat tidak datang beribadah. Majelis juga dituntut secara rutin mengunjungi orang sakit, member bantuan dan mengingatkan orang sakit tentang Firman Allah yang mampu memberikan kekuatan menghadapi derita hidup. Selain itu majelis juga harus senantiasa mendoakan warga jemaat yang sakit. 

Tugas lain yang juga penting dilaksanakan majelis, kata Fridz P Sihombing , yakni mengamati perilaku kehidpan warga jemaat apakah sesuai dengan aturan-aturan gereja/Firman Allah atau tidak. Menegur anggota jemaat yang melakukan pelanggaran aturan-aturan gereja dangan teguran secara santun. 

Selain itu memberitahukan kehidupan anggota jemaat yang kurang baik kepada pendeta maupun pimpinan majelis jemaat dan menggembalakan anggota jemaat yang melanggar aturan gereja agar bisa menjadi anggotajemaat yang baik. Majelis jemaat juga senantiasa dituntut memberikan penghiburan kepada warga jemaat yang berduka cita, merawat orang yang susah dan menolong orang miskin.

“Tugas penting lainnya yang perlu dilakukan majelis, yaitu mengajak atau mendorong anak-anak dan pemuda agar rajin belajar, sekolah, ke gereja dan mempelajari Firman Allah. Perhatian terhadap anak, remaja dan pemuda ini penting agar anak-anak, remaja dan pemuda Kristen bisa terus mengembangkan pelayanan gereja kea rah yang lebih baik di masa mendatang,”paparnya.

Anggota Majelis Jemaat GKPS se-Resort Jambi serius mengikuti pembinaan Majelis Jemaat GKPS Resort Jambi di GKPS Jambi, Jumat (24/07/2015). (Foto : Warna/Rds)

Menurut Pdt Fridz P Sihombing, majelis atau pelayan yang baik hanyalah mereka yang mau menjalankan tugas-tugas pelayanan dengan ikhlas. Majelis atau diaken yang telah memperoleh gelar syamas, sintua dan ketua-ketua seksi  yifak layak disebut sebagai pelayan gereja kalau mereka tidak melaksanakan tugas pelayanan sesuai dengan jabatan mereka di tengah gereja. 

Memahami Liturgi 

Sementara itu, Pdt JP Tamsar STh yang membawakan makalan berjudul “Unsur-unsur Liturgi GKPS” pada pembinaan tersebut mengatakan, seluruh rangkaian liturgi dalam peribadahan di tengah gereja harus dilaksanakan sesuai aturan yang sudah ada. Seluruh rangkaian liturgi peribadahan harus dilaksanakan dengan baik agar peribadahan berlangsung khidmat dan tertib. 

Unsur-unsur liturgi di GKPS yang mesti dibawakan dengan baik, mulai dari votum/introitus (pembukaan), doding (nyanyian), titah (firman), hasasapan ni dousa (pengampunan dosa), sibasaon (pembacaan nats Alkitab), manaksihon haporsayaon (pengakuan iman), ambilan (khotbah), galangan (persembahan) dan pasu-pasu (berkat). 

“Semua rangkaian liturgi tersebut  haris dibawakan dengan baik oleh pelayan dan jemaat karena seluruh rangkaian liturgi tersebut merupakan pelayanan Firman Allah. Supayan majelis bisa membawakan seluruh rangkaian liturgi dengan baik, majelis perlu memahami makna setiap butir liturgy,”katanya. 

Pendeta GKPS Resort Jambi, Pdt JP Tamsar STh memberikan pemahaman mengenai liturgi GKPS pada Pembinaan Majelis Jemaat GKPS Resort Jambi di GKPS Jambi, Jumat (24/07/2015). (Foto : Warna/Rds)


Dikatakan, liturgi GKPS bukanlah liturgi yang kaku. Liturgi ibadah GKPS bisa disesuaikan dengan kondisi dan bentuk peribadahan. Ibadah rutin pada hari minggu atau partonggoan (ibadah jemaat di rumah warga) hendaknya senantiasa menggunakan lima bentuk liturgi baku di GKPS. 

Sedangkan pada acara-acara dan ibadah khusus seperti pesta-pesta gereja, kebaktian di luar gereja dan ibadah penyegaran iman bisa menggunakan liturgi kreatif yang sifatnya fleksibel (lentur) dan mampu memberikan keluasaan bagi warga jemaat untuk beribadah penuh nuansa gembira. (Warna/Rds). (Sumber: http://www.wartanasrani.blogspot.com/2015/07/membentuk-karakter-pelayan-berjiwa.html)

 Pendeta HKBP Resort Jambi, Pdt Dr Ir Fridz P Sihombing dan Pendeta GKPS Resort Jambi, Pdt JP Tamsar STh foto bersama dengan Majelis Jemaat GKPS Resort Jambi seusai Pembinaan Majelis Jemaat GKPS Resort Jambi di GKPS Jambi, Jumat (24/07/2015). (Foto : Warna/Rds).


Berita Lainnya

.

.
.

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)
Hinalang- Pdt Jhon Rickky R Purba MTh melakukan peletakan batu pertama pembangunan Pusara “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba) di Desa (Nagori) Hinalang, Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara, Selasa (22/10/2019). Acara Peletakan Batu Pertama dilakukan sederhana dengan Doa oleh Pdt Jhon Rickky R Purba MTh. Selengkapnya KLIK Gambar

Ikan Bawal Seberat 9 KG Dapat (Tabu-tabu) di Danau Toba Hutaimbaru Simalungun

Ikan Bawal Seberat 9 KG Dapat (Tabu-tabu) di Danau Toba Hutaimbaru Simalungun
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba
Sakit Bertahun Tanpa Pelayanan Medis

Sapu Bersih Rencana Gubsu Soal Wisata Halal Syariah di Kawasan Danau Toba

Sapu Bersih Rencana Gubsu Soal Wisata Halal Syariah di Kawasan Danau Toba
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Andaliman, Rempah Batak Yang Mendunia

Andaliman, Rempah Batak Yang Mendunia
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

St Adriani Heriaty Sinaga SH MH (Srikandi Simalungun) Itu Purna Bakti

St Adriani Heriaty Sinaga SH MH (Srikandi Simalungun) Itu Purna Bakti
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya


MIRACLE "TINUKTUK" SAMBAL REMPAH KHAS SIMALUNGUN

MIRACLE "TINUKTUK" SAMBAL REMPAH KHAS SIMALUNGUN
PESAN: MIRACLE'TINUKTUK WA: 081269275555

Catatan Paska Konser Jhon Eliaman Saragih

Catatan Paska Konser Jhon Eliaman Saragih
TMII Jakarta Sabtu 4 November 2017.KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya