. August 2020 | BeritaSimalungun

BERITA TERBARU

MENU BERITA

Segera Hadir Dengan Wajah Baru BERITASIMALUNGUN.ID

Segera Hadir Dengan Wajah Baru BERITASIMALUNGUN.ID
KLIK Benner Melihat Versi BETA

MATRA-Media Lintas Sumatera

MATRA-Media Lintas Sumatera
KLIK Benner Untuk Penampakannya
INDEKS BERITA

Sukses Konser Apresiasi Patunggung Simalungun Jilid II Dari Sondi Raya

Written By Beritasimalungun on Monday, 31 August 2020 | 13:09

Penyerahan Piagam Apresiasi Jilid II 25 Pencipta Lagu Simalungun Oleh Patunggung Simalungun, Sabtu (29/8/2020) malam. (Istimewa)

Sondi Raya, BS-
Konser Live Streaming bertajuk Apresiasi Untuk 25 Pencipta Doding (Lagu) Simalungun Jilid II pada Sabtu 29 Agustus 2020 di Studio 2 Patunggung Simalungun, Sondi Raya, Kabupaten Simalungun di akun Fanpage Facebook Patunggung Simalungun berjalan sukses. Hampir 2000 penonton stay on FB menyaksikan konser yang digagas oleh Komunitas Patunggung Simalungun ini. Host acara oleh Triadil Saragih dengan Sofeni Br Girsang menampilkan sederatan Artis Simalungun baik Senior, Milenial dan Tempoe Doloe.

Konser Live Streaming bertajuk Apresiasi Untuk 25 Pencipta Doding (Lagu) Simalungun Jilid II ini bernuansa warna hijau daun. Mulai dari lantai panggung hingga busana-busana gaun yang dikenakan artis Simalungun yang tampil. 

Artis yang mengisi acara antara lain Lina Damanik, Yogi Purba, Ramawati Saragih, Sobat Sitopu, Nuriati Girsang, Dolly Sumbayak, Nurlela Br Purba, Intan Saragih, FIF Trio (Fitri Saragih-Intan Saragih-Fitiani Sinaga), Landur Voice (Putra Girsang, Anggiat Silalahi, Brandy Siboro) dan sang artis kontraversial Damma Silalahi.

Tak kalah menariknya alunan musiknya Gondrang dan Sarunei Simalungun dan Tortor Sombah. Juga lantunan irama musik yang dipersembahkan oleh Fahmie Purba Sigumonrong, Marcel Sinaga dan sang Lagend Sabar Tondang (Owner Nisha Musik Group).

Kegiatan Patunggung Simalungun dengan mengapresiasi 25 pencipta doding Simalungun Jilid II ini sebagai wujud memberikan perhatian kepada pencipta lagu-lagu Simalungun yang sudah lama popular.

Apresiasi Pencipta Doding (Lagu)  Simalungun ini pada Jilid II Sabtu 29 Agustus 2020 diberikan kepada 25 nama yakni:

1. St AK Saragih (Alm)

2. Daruman Haloho (Alm)

3. Jasarsan Purba (Alm)

4. Jenneriaman Saragih (Alm)

5. Yahya Sinaga (Alm)

6.Pdt JP Tamsar STh

7. Mirpesta Haloho

8. Alpian Purba

9.Bahrum Purba

10. Davit K Damanik

11. Dearmalinson Silalahi

12.Dody Purba

13.Janampe Purba SS

14. Jayamin Sipayung

15. Lina Damanik

16. Johanes Purba

17.Martille Damanik

18. Meliater Sinaga

19.Nanni Purba

20.Pak Roy Purba

21.Pdt Robert J Saragih

22.Piktor Oloan Sipayung

23.Ranto Purba

24.Sondang Purba

25.Umar Purba.

Hata Diatetupa

Pada kesempatan ini, atas nama Panitia Patunggung Simalungun, Triadil Saragih menyampaikan ucapan Terimakasih atas terlaksana dengan baik Konser Jilid II Patunggung Simalungun Apresiasi Pencipta Lagu Simalungun tersebut.

Horas ma hubanta haganupan Bapa,Inang sonai age namaposo ija pe hita marianan,

Salam ibagas Habonaron do Bona.

Ijon hanami humbani panitia Live Streaming Patunggung Simalungun Apresiasi pencipta doding Simalungun Jilid II sihol padashon hata diatei tupa hubanta haganupan.

Malas uhur bani tonggo, support pakon dukunganta acara live Streamingta bani mengapresiasi 25 pencipta doding Simalungun Jilid II boi mardalan ibagas na torsa, ai ma bani panorang Sabtu 29 Agustus 2020 ipukkah ma ai jam 18.30 das hubani jam 23.30 Wib. Adong 35 lagu humbani 25 pencipta na idodingkon artis artis Simalungun na i Siantar-Simalungun bani panorang ai. Andohar haganupan ai boi gabe malasni uhur hubanta janah boi gabe hiteita marhasadaon bani na laho Patunggunghon Simalungunta.

Hanami mangkatahon diateitupa huma hubani nasiam nadomma dihut marmalasni uhur mengapresiasi pencipta doding Simalungunta marhitei mamboan ibagas tonggo, man_Like, menonton, manshare, mambere komentar masukan pakon saran, janah dihut mambere batu demban hubani penciptanta. batu demban/ donasi na terkumpul aima Rp.21.275.000 (nama nama terlampir)+ Rp. 25.000.000/Jilid humbani Patunggung Simalungun.

Diateitupa hassa naboi ipadas hanami hubanta haganupan, marhiteihon on taridah ma tongon hasadaonta na totap Patunggunghon Simalungunta, ase totap jaya janah lambin tarbarita.

Songon nadomma ipadas hita, bahasani haganupan batu demban/ donasi na terkumpul haganupan ma ai i bagihon hita rata hubani 25 pencipta jilid II (goran-goran terlampir).Jadi adong Rp 21.275.000 + 25 juta, jumlahni Rp. 46.275.000 na ibagihon hita hubani 25 pencipta. Jadi Rp.1.851.000 ma ibagihon hita per pencipta bani Jilid II on. 

Malas uhur, lang halani bahat atap otikni, tapi marhiteihon on taridah ma tongon hasadaonta na marSimalungun on janah jadi penyemangat huma ma on hubani hasomanta pencipta -pencipta doding Simalungun ase torus berkarya mambaen lirik pakon melodi na baru hubani Simalungunta.

Hubani nasiam bapa,inang sonai age namaposo na lape sompat mambere batu demban bani jilid II on, ulang mintor malungun uhur nasiam tene, halani adong ope Jilid III na sihol hobashononta use bani mengapresiasi 25 pencipta selanjutni.

Borasni par Monako, iboban hu kabanjahe. Horas hanami na manjalo, horas huma nasiam na mambere AIMATONGON. Salam Hormat nami. PATUNGGUNG SIMALUNGUN. ETAH..ETAH..ETAH.. HOBASHON!!!!!. (Asenk Lee Saragih)

Gallery Foto

Penyerahan Tanda Apresiasi kepada Pencipta Lagu Simalungun, perwakilan keluarga pada saat Live Streaming APRESIASI hubani Pencipta Doding Simalungun jilid II. Kita harus bangga karena, tanpa para pencipta lagu Simalungun, kita tidak dapat menikmati alunan musik dan lagu Simalungun seperti sekarang ini. Semoga, dengan pemberian APRESIASI ini, para pencipta lagu maupun generasi muda semakin bersemangat untuk melahirkan karya terbaru lagu Simalungun.  Diateitupa, ipadas Patunggung Simalungun hubani nassiam na dob mambere Malas ni Uhur hubani Pencipta Doding Simalungun on. Riap hita manghobaskon, ase lambin Tarbarita Lagu Simalungun on. Diateitupa homa hubani Team namanghobaskon Na dob marloja-loja mambere gogoh pakon panorang nassiam, Malas Uhur, mardalan Ibagas na dear. Komunitas Patunggung Simalungun




































Junimart Girsang: Negara Harus Menang Dalam Kasus Djoko Tjandra

Written By Beritasimalungun on Friday, 28 August 2020 | 16:37

 Junimart Girsang.(Istimewa)

Jakarta, BS-
Kasus hukum Djoko Tjandra yang kini ditangani oleh Polri merupakan ujian sekaligus tantangan bagi penegakan hukum. Kasus ini menjadi perhatian besar dari masyarakat lantaran selama bertahun-tahun Djoko Tjandra mampu berkelit dari berbagai kasus yang menjeratnya.

Hal itu dikatakan Junimart Girsang, Anggota Komisi II DPR RI, Jumat (28/8/2020). Menurutnya, agar tidak berlarut-larut dan menimbulkan banyak spekulasi, Polri harus menuntaskan kasus ini secara transparan dan independen. 

“Apalagi kasus ini telah melewati tiga periode kepresidenan dan tidak selesai. Karena itu Kapolri dan jajarannya tidak boleh kendor. Presiden Jokowi juga telah berkomitmen untuk menuntaskan masalah ini dan telah memberikan amanah kepada Kapolri,” ujarnya.

Menurut Junimart Girsang, karena itu langkah Polri untuk memperluas penyidikan kasus-kasus yang melibatkan Djoko Tjandra di masa lalu harus di dukung. Termasuk terhentinya proses hukum atas dugaan suap yang melibatkan Djoko Tjandra terhadap mantan jaksa Urip Tri Gunawan. Dalam kasus ini Djoko telah dicekal oleh KPK dengan dugaan suap Rp 6 miliar.

“Menjadi keanehan ketika cekal itu ditetapkan kenapa kasusnya justru berhenti? Bahkan sehari sebelum keputusan Peninjuan Kembali (PK) dari Majelis Hakim Mahkah Agung, Djoko Tjandra bisa lari ke Papua Nugini,” katanya.

“Rakyat merindukan penegakan hukum tanpa pandang bulu, apalagi ini melibatkan orang yang melecehkan hukum di Indonesia selama lebih dari 10 tahun. Negara harus menang melawan Djoko Tjandra dan "lingkaran" mafia yang melindunginya,” tegasnya.(JP-Asenk Lee Saragih)

Jelang Pilkada Serantak 2020, Kampanye Masker Wajib untuk Menjaga Demokrasi

Junimart Girsang, Anggota Komisi II DPR RI .(FB)

Jakarta, BS
-Pandemi Covid-19 yang terjadi di Indonesia jangan jadi penghalang bagi pelaksanaan pesta demokrasi (Pilkada serentak) di Indonesia. Proses Pilkada serentak tahun 2020 masih terus berlangsung hingga puncaknya adalah hari pemilihan pada 9 Desember 2020. Kampanye masker menjadi kewajiban untuk menghindari wabah Covid-19 saat proses Pilkada berlangsung.

Junimart Girsang, Anggota Komisi II DPR RI mengatakan, Pilkada tahun 2020 ini terdapat 270 daerah dengan rincian 9 Provinsi (Gubernur), 37 Kota (Walikota) dan 224 Kabupaten (Bupati). Jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang sudah tercatat sebanyak 101 juta DPT.

Data Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4) berjumlah 105.396.460 orang. Total biaya pilkada ini Rp 9,9 triliun. Sehingga pembiayaan untuk setiap pemilih sekitar Rp 94.310/orang.

“Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, agenda demokrasi lima tahunan kali ini  menghadapi situasi berat yang belum pernah terjadi sebelumnya: Pandemi COVID-19.  Pandemi ini terus meluas dan efeknya sangat berbahaya bagi kesehatan dan keselamatan mayarakat,” kata Junimart Girsang.

Sebagai antisipasi dari Pandemi, Komisi Pemilihan Umum (KPU) kemudian mengajukan tambahan anggaran sebesar Rp 4,7 triliun, Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilihan Umum (DKPP) sebesar Rp 39 miliar dan Bawaslu sebesar Rp 478 miliar. Tambahan anggaran ini untuk memenuhi kebutuhan standar protokol kesehatan penanganan COVID-19.

“Demokrasi adalah amanah dari konstitusi dan pilihan kita bernegara  dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Oleh karena itu untuk menjaganya, mari kita semua terus mengkampanyekan dan membiasakan diri untuk selalu disiplin menjalankan protokol kesehatan penanganan COVID-19. Menggunakan masker, sering mencuci tangan dan siapkan hand sanitizer serta selalu menjaga jarak,” ujarnya.

Disebutkan, penggalangan dan penggalakkan budaya tertib patuh dengan protokol kesehatan penanganan COVID-19 wajib dilakukan oleh Pemerintah, dalam hal ini penyelenggara pemilu, kepada peserta yang ikut dalam pilkada dan masyarakat pemilih. Jangan sampai penyelenggara dan pemilih terpapar,  karena itu akan mengganggu jalannya proses demokrasi. 

Kehadiran rakyat pemilih pada hari pencobolosan adalah salah satu kunci keberhasilan demokrasi.  Karena itu penanganan dan pencegahan COVID-19 akan menjadi faktor utama keberhasilan pilkada tahun ini.  Kita semua berharap mayoritas rakyat, sebagai pemilik suara, akan mendatangi bilik-bilik suara, sehingga pemilu dan pemimpin yang dihasilkan memiliki kredibilitas yang tinggi dan terjamin kualitasnya.  

“Peranan kepolisian sebagai PAM dalam pesta demokrasi dimasa pandemi ini adalah vital dan fatal. Oleh karena itu Kepolisian wajib dilengkapi dengan APD standard internasional,” katanya.

Kata Junimart Girsang, bukan hanya karena memakan anggaran yang besar, namun terpilihnya kepala-kepala daerah baru oleh para pemilih , nantinya akan menentukan arah kebijakan di masa depan. Bagaimana kepala daerah ini akan membangun wilayahnya dan menggerakkan kembali ekonomi pasca pandemi COVID-19.

Oleh karenanya kesadaran masyarakat untuk menyukseskan pilkada dengan ikut serta dalam pencoblosan menjadi sangat penting.

Namun sebelum menuju pilkada serentak, masyarakat tidak boleh lengah dan harus terus menjaga kesehatan dan keselamatan di masa pandemi Covid ini.

“Demokrasi adalah amanah dari konstitusi. Oleh karena itu untuk menjaganya, kita semua harus terus mengkampanyekan dan membiasakan diri untuk selalu disiplin menjalankan protokol kesehatan. Menggunakan masker, sering mencuci tangan dan siapkan hand sanitizer serta selalu menjaga jarak,” katanya.

Tidak hanya publik, pemerintah juga harus terus menggalakkan budaya tertib patuh dengan protokol kesehatan penanganan COVID-19.

Disebutkan, termasuk dalam hal penyelenggara pemilu, kepada peserta yang ikut dalam pilkada dan masyarakat pemilih. Jangan sampai penyelenggara dan pemilih terpapar, sehingga akan mengganggu jalannya proses demokrasi.

Sebagai antisipasi dari Pandemi, Komisi Pemilihan Umum (KPU) bahkan telah mengajukan tambahan anggaran sebesar Rp 4,7 triliun, Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilihan Umum (DKPP) sebesar Rp 39 miliar dan Bawaslu sebesar Rp 478 miliar. Tambahan anggaran ini untuk memenuhi kebutuhan standar protokol kesehatan penanganan COVID-19.

Kehadiran rakyat pemilih pada hari pencobolosan, kata Junimart, adalah salah satu kunci keberhasilan demokrasi. Karena itu penanganan dan pencegahan COVID-19 akan menjadi faktor utama keberhasilan pilkada tahun ini.

“Kita semua berharap mayoritas rakyat, sebagai pemilik suara, akan mendatangi bilik-bilik suara, sehingga pemilu dan pemimpin yang dihasilkan memiliki kredibilitas yang tinggi dan terjamin kualitasnya,” katanya.(Asenk Lee Saragih) 

Harapan Orang Simalungun Perantau Terhadap Pilkada Simalungun 2020

Written By Beritasimalungun on Thursday, 27 August 2020 | 19:42

Dr Amin Sararagih Manihuruk Drs,  MS.(Dok)

Jakarta, BS
-Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak, termasuk Pilkada Simalungun tak lama lagi yakni 9 Desember 2020. Setidaknya sudah empat pasangan calon Bupati Simalungun sudah mendeklarasikan diri. Orang Simalungun perantauan berharap proses Pilkada Simalungun berjalan dengan demokratis dan jauh dari unsure politik uang. Sehingga calon pasangan Bupati Simalungun nantinya yang terpilih fokus untuk memperjuangkan kesejahteraan rakyat. 

Lalu bagaimana harapan Orang Simalungun perantauan terhadap pelaksanaan Pilkada Simalungun! Berikut ini wawancara khusus Penulis dengan Dr Amin Sar Manihuruk Drs, MS, mantan pejabat Kementerian Kominfo RI, Kamis (27/8/2020).

“Pilkada itu apa dan untuk siapa? Pertanyaan itu tetap penting dikumandangkan dan tentunya tidak hanya diperyanyakan tapi yang lebih penting harus dijawab secara benar dan jujur. Pilkada diadakan lima tahun sekali sebagai perwujudan negara demokrasi, dimana sebagaimana diatur dalam konstitusi NKRI bahwa kedaulatan sepenuhnya di tangan rakyat,” demikian kata Dr Amin Sar Manihuruk Drs,  MS.

Menurut  Doktor Lulusan Pasca Sarjana Ilmu Komunikasi (Fikom) Universitas Padjajaran Bandung ini, dengan demikian, maka kekuatan yang besar itu ada di tangan rakyat. Dengan posisi rakyat yang penting dan tinggi itu, maka pada masa-masa Pilkada, rakyat didekati oleh Partai Politik (Paslon-Paslon) dengsn berbagai cara.

“Ada yang menggunakan cara terhormat (persuasive, edukatif). Tapi tidak sedikit yang menggunakan cara-cara yang tidak mendidik (menghalalkan segala cara demi tujuan). Misalnya dengan mendekati rakyat atau pemilih dengan memberikan  imbalan tertentu atau janji-janji palsu,” ujar pria perantau asal Dusun Hutaimbaru, Desa Sibangun Mariah, Kecamatan Pamatang Silimakuta, Kabupaten Simalungun ini.

Menurut suami dari Dr Sally Astuty W Br Purba Pakpak ini, cara-cara yang terakhir itu, adalah dosa yang tidak terampunkan. Andaikan-pun menang dalam Pilkada, besar kecenderungannya tidak akan bisa mensejahterakan rakyatnya, karena hukum ekonomi berlaku. 

“Mengeluarkan modal berapa dan modal yang dikeluarkan harus kembali. Nah bagaimana dengan Pilkada di kampung halamanku di Kabupaten Simalungun kali ini? Kami orang-orang Simalungun di perantauan sangat mengharapkan, baik proses maupun hasil Pilkada nanti haruslah bisa membawa perubahan ke arah yang lebih baik, maju,” terangnya. 

“Silahkan yang berniat mau memimpin Kabupaten Simalungun, siapa saja yang mempunyai kompetensi kepemimpinan modern yang respek dengan hasil penelitian ilmiah dan paham betul tentang kondisi mayoritas masyarakat Simalungun. Yang paham betul dengan akar budaya Simalungun (respek dengan kedamaian, tidak suka grasa-grusu),” katanya.

Menurut Dr Amin Sar Manihuruk, yang harus diingat oleh para Paslon Pilkada di Simalungun adalah bahwa sekarang ini adalah "Era Keterbukaan" (baca UU Nomor 14 tahun 2008) tentang Keterbukaan Informasi Publik. Masyarakat harus diberikan Informasi secara terbuka mulai dari perencanaan, pelaksanaan sampai pada distribusi hasil pembangunan. Informasi-informasi itu adalah hak masyarakat dan pejabat publik wajib menyebarluaskannya kepada masyarakat melalui berbagai media komunikasi, itu antara lain yang diatur dalam UU tentang Keterbukaan informasi Publik (KIP) tersebut. 

“Jika pejabat publik tidak bisa menjelaskan perencanaan pembangunan dan proses pelaksanaan pembangunan, maka bisa dipidana. Kepada bapak-bapak dan Ibu-ibu yang sangat berniat memimpin Kabupaten Simalungun kami mengucapkan selamat berjuang. Siapapun pemenangnya jadilah pemenang dengan cara yang terhormat. Dan kepada masyarakat Simalungun pilihlah Paslon yang punya tract record yang baik. Tidak ada cacat hukum dan cacat sosial (tidak dikenal masyarakat Simalungun),” pungkas  Amin Saragih Manihuruk yang tinggal di Ulujami, Jakarta Selatan ini.

Seperti diketahui, pada Pilkada Simalungun 9 Desember 2020 mendatang, setidaknya sudah ada empat bakal pasangan calon (Bapslon) mereka adalah Irjen Pol (Purn) Wagner Damanik-Abidinsyah Saragih (Jalur Independen), St Radiapoh Hasiholan Sinaga SH-Zonny Waldi (Golkar-Hanura-Berkarya), Bapaslon H Anton Saragih-Ir Rospita Sitorus (PDIP-PAN), Kemudian Bapaslon H Mujahidin Nur Hasim-Tumpak Siregar (Demokrat-Gerindra).(Asenk Lee Saragih)

Calon Bupati Simalungun WD Datangi KPK Isi LHKPN

Written By Beritasimalungun on Wednesday, 26 August 2020 | 12:48

Calon Bupati Simalungun dari jalur perseorangan Irjen Pol (P) Drs M Wagner Damanik MAP mendatangi Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk mengisi Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), Selasa (25/8/2020).(Istimewa)

Jakarta, BS-
Calon Bupati Simalungun dari jalur perseorangan Irjen Pol (P) Drs M Wagner Damanik MAP mendatangi Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk mengisi Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), Selasa (25/8/2020).
 
“Melihat photo ini, mesti orang bertanya "Siapa yang kena OTT". Hari ini tentu berbeda, saya hadir di KPK sebagai Calon Bupati Simalungun yang diwajibkan mengisi LHKPN. Hal ini juga sudah saya lakukan ketika bertugas di Lemhannas RI termasuk tax amnesty, dan terbukti hingga saat ini tidak ada masalah tentang harta kekayaan selama bertugas di negeri ini,” ujar WD. 

Sebelumnya WD juga ke Mabes Polri untuk urusan SKCK. Mudah-mudahan semua urusan Paslon WD-BISA yang dibutuhkan saat pendaftaran nanti bisa terpenuhi dan berjalan lancar. SimalungunUnggul. (Asenk Lee)


Dasar Danau Curam, Tim SAR Kesulitan Melakukan Pencarian Imran Butarbutar yang Tenggelam di Tongging Danau Toba

Pencarian Korban.

Tongging, BS
-Tim gabungan Tim Search And Rescue (SAR) Medan, BPBD Karo, BPBD Kabupaten Simalungun dan Basrnas Medan mengaku kesulitan melakukan pencarian terhadap korban Imran Butar-Butar (19) warga Desa Sarang Padang, Kecamatan Silimakuta, Kabupaten Simalungun, Sumatra Utara yang tenggelam di perairan Danau Toba, kawasan Desa Tongging, Kecamatan Merek, Kabupaten Karo, Minggu (23/8/2020) sore. Hingga Rabu pagi (26/8/2020) Tim Gabungan masih melakukan pencarian di lokasi kejadian.

Bahkan Tim Sipammat Dit Samapta Polda Sumut Basarnas Badan Nasional dikerahkan untuk melakukan pencarian. Kondisi medan dalam danau Toba yang cukup berat, dengan kemiringan cukup terjal di dasar danau, membuat tim  kewalahan untuk melakukan pencarian korban.

Bahkan Paranormal juga diterjunkan untuk melakukan pencarian, namun hingga saat ini korban tersebut masih belum ditemukan.

Danru (Komandan Regu) Tim Basarnas, Dodi Pranata, mengatakan tim Basarnas bersama tim Ops dari Dit Samapta Poldasu dan SAR telah melakukan pencarian korban tenggelam di pemandian Tongging.

“Tim kita telah melakukan penyeleman dengan kedalaman 23 meter, namun karena medannya cukup berat, dengan kemiringan cukup terjal di dasar danau, membuat tim kita kewalahan untuk mencari korban. Tim juga melakukan pencarian terhadap korban menggunakan alat deteksi vibrascope milik tim Pos Dit Samapta Poldasu serta 3 penyelam diturunkan untuk mencari korban,” ujar Dodi Pranata.

Disebutkan, sesuai SOP Tim Basarnas, untuk pencarian korban yang tenggelam akan kita lakukan selama 7 hari. Pencarian korban Imran Butarbutar akan dilakukan hingga Sabtu 29 Agustus 2020.

Terpisah, Sekretaris Desa Tongging, Robensius Munthe menyebutkan, hingga Rabu (26/8/2020) Tim Gabungan Basarnas dan SAR masih terus melakukan pencarian dengan segala upaya. 

Dirinya juga berharap, agar masyarakat setempat ikut membantu Tim Gabungan melakukan pencarian dengan cara tradisional.

Kronologis 
Selain tim gabungan itu, organisasi pemuda setempat juga dikerahkan untuk melakukan pencarian dengan cara menyelam dan tradisional dengan menggunakan alat pancing.

Peristiwa tenggelamnya remaja itu bermula saat korban Imran Butarbutar dan 5 orang temannya berwisata di Pantai Suka Cita, Desa Tongging dengan mengendarai sepeda motor. Setiba di lokasi menawarkan ban atau alat pelampung untuk disewa sebagai alat bantu berenang. Tetapi dikarenakan kendala finansial, mereka tidak jadi menyewa ban ataupun pelampung.

Berdasarkan informasi di lapangan, pelajar berusia 18 tahun itu berasal dari Desa Peresmian, Kecamatan Dolok Silau, Kabupaten Simalungun, datang ke lokasi bersama 5  orang temannya. Tiba di pantai Tongging Minggu 23 Agustus 2020 sekitar pukul 14.00 WIB beberapa diantaranya bergegas berenang.

Ke lima temannya itu, Ruben Situmeang (15), Yonnes Joni Sinaga (16), Yeheskiel Ginting (16), Dikson Sinaga (15). Demikian dengan korban. Peristiwa ini dibenarkan Kanit Reskrim Polsek Tigapanah, Ipda Pernandos.

Sebelum kejadian, korban berenang bersama temannya, Yonnes Sinaga. Setelah sekitar 15 meter, korban tiba-tiba meminta tolong. Yonnes Sinaga yang tidak jauh dari korban sempat berusaha menolong. Namun Yonnes Sinaga dan korban tidak mampu berpegangan tangan sehingga saksi memilih berenang ke bibir pantai sembari meminta tolong.

Korban diperkirakan tenggelam setelah kelelahan sehinga tidak sanggup lagi berenang. Sementara warga dan petugas masih berusaha mencari keberadaan korban dengan menggunakan kail pancing dan peralatan lainnya. Hasilnya belum ada. Rencananya pencarian akan dilanjutkan esok hari. Sedangkan kabar tersebut sudah sampaikan kepada keluarga korban.

Kepala Kantor Search And Rescue (SAR) Medan, Toto Mulyono, selaku Search Mission Commander (SMC) mengatakan setelah mendapatkan info adanya warga tenggelam, pada Minggu (23/8/20) malam, langsung memerintahkan kepala siaga harian untuk mempersiapkan anggota.

“Dikarenakan ini tenggelam di Danau Toba maka kita turunkan tim penyelam dengan membawa alat penyelaman. Kita menurunkan 7 orang personil rescuer yang di pimpin komandan regu Dody Prananta, nanti disana akan berkoordinasi dengan pihak SAR gabungan dari TNI, Polri dan perangkat desa,” katanya.

Hingga Rabu siang (26/8/2020) Tim SAR masih melakukan pencarian dengan cara penyelaman. Berbagai upaya telah dilakukan, namun belum menemukan jasat korban.

Terpisah, Plt Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Karo, Natanail Perangin-angin mengatakan, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan BPBD Kabupaten Simalungun dan Basrnas Medan untuk proses pencarian selanjutnya. Pihaknya berharap, agar korban segera ditemukan.(Rodo S)

Apakah Diam Itu Adalah Emas?

Written By Beritasimalungun on Tuesday, 25 August 2020 | 20:03

Foto Hanya Sebatas ILUSTRASI

Oleh: Defri Judika Purba

Bahapal, BS-Ada dua peristiwa istimewa yang akan terjadi untuk tiga empat bulan ke depan. Bulan November, sinode bolon GKPS dan 9 Desember 2020 pemilihan Bupati Simalungun.

Untuk dua peristiwa di atas, saya akan mencoba membuat tulisan berseri. Tulisan tentang sinode bolon GKPS, lahir dari pengalaman saya sebagai pendeta yang sudah melayani hampir sepuluh tahun. 

Waktu yang cukup menurut saya untuk membuat sebuah tulisan yang berbasis data dan pengalaman berorganisasi dan melayani di tengah-tengah jemaat. Tulisan tentang pemilihan Bupati Simalungun, juga lahir dari pengalaman saya berbaur dengan masyarakat yang ada di Kabupaten Simalungun.

Tulisan saya akan lebih bersifat populer praktis jauh dari kesan akademis ilmiah. Hal ini untuk mencegah yang saya sampaikan bersifat teori yang abstrak yang mungkin bisa saja dimengerti tetapi tidak berguna.

Apa yang membuat saya tertarik untuk menulis dua peristiwa di atas? Pertama, panggilan hati. Saya ingin memberikan sumbangsih pemikiran dan pendapat untuk apa yang terjadi. Peran ini begitu kecil sebenarnya tetapi ini lebih baik menurut saya dibanding saya hanya diam sebagai penonton sembari berharap situasi akan menjadi baik dengan sendirinya.

Kedua, belajar lebih baik lagi. Dengan menulis, maka saya berharap kemampuan saya akan lebih terasah dan terlatih semakin baik lagi. Dengan tulisan yang berseri, saya akan dipacu untuk lebih disiplin untuk menulis. Ini adalah tantangan untuk diri saya sebenarnya. Selama ini saya menulis tergantung inspirasi. Kali ini harus didisiplinkan. 😀.

Dua peristiwa di atas (Sinode Bolon GKPS dan Pemilihan Bupati) merupakan dua peristiwa yang berbeda sebenarnya. Walau berbeda, tetapi saya melihat peristiwa tersebut memiliki keterkaitan atau saling mempengaruhi di lapangan. 

Mempengaruhi bukan dalam hal pilihan tetapi dalam hal untuk menerima dan memaknai sesuatu peristiwa. Saya akan sampaikan ini dalam tulisan saya yang lain.

Apakah diam itu emas? Ya dan tidak. Tergantung waktu dan situasi. Ada waktu untuk berbicara dan ada waktu untuk diam. Itu menurut saya yang lebih baik. Atau menurut hikmat Amsal: " Perkataan yang diucapkan tepat pada waktunya adalah seperti buah apel emas di pinggan perak" (Amsal 25:11).

Waktu dan situasi ini menurut saya adalah berbicara. Tidak boleh diam. Berbicara untuk menyampaikan nilai-nilai luhur dan idealisme yang kita yakini. Berbicara untuk memberitahukan identitas dan keinginan kita. 

Walau nanti akan ada orang yang tidak nyaman dengan apa yang kita sampaikan, dalam batas tertentu itu bisa diterima. Tidak mungkin semua orang akan setuju apa yang kita sampaikan.

Akhir kata, semoga saya mampu untuk menuliskan itu semua. Semoga selalu muncul inspirasi baru untuk menulis. Dan di atas semuanya itu, semoga tulisan saya mampu mencapai tujuan yang sebenarnya :situasi akan lebih baik lagi. Bahapal Raya, 24 Agustus 2020.(*)

Remaja Imran Butarbutar Tenggelam di Tongging Danau Toba Belum Ditemukan

Tim SAR saat melakukan pencarian. (Istimewa)

Tongging, BS- Tim Search And Rescue (SAR) Medan, BPBD Karo, BPBD Kabupaten Simalungun dan Basrnas Medan hingga Selasa (25/8/2020) siang masih melakukan pencarian terhadap seorang remaja, Imran Butar-Butar (19) warga Desa Sarang Padang, Kecamatan Silimakuta, Kabupaten Simalungun, Sumatra Utara yang tenggelam di perairan Danau Toba, kawasan Desa Tongging, Kecamatan Merek, Kabupaten Karo, Minggu (23/8/2020) sore.

Selain tim gabungan itu, organisasi pemuda setempat juga dikerahkan untuk melakukan pencarian dengan cara menyelam dan tradisional dengan menggunakan alat pancing.

Peristiwa tenggelamnya remaja itu bermula saat korban Imran Butarbutar dan 5 orang temannya berwisata di Pantai Suka Cita, Desa Tongging dengan mengendarai sepeda motor. Setiba di lokasi menawarkan ban atau alat pelampung untuk disewa sebagai alat bantu berenang. Tetapi dikarenakan kendala finansial, mereka tidak jadi menyewa ban ataupun pelampung.

Berdasarkan informasi di lapangan, pelajar berusia 18 tahun itu berasal dari Desa Peresmian, Kecamatan Dolok Silau, Kabupaten Simalungun, datang ke lokasi bersama 5  orang temannya. Tiba di pantai Tongging Minggu 23 Agustus 2020 sekitar pukul 14.00 WIB beberapa diantaranya bergegas berenang.

Ke lima temannya itu, Ruben Situmeang (15), Yonnes Joni Sinaga (16), Yeheskiel Ginting (16), Dikson Sinaga (15). Demikian dengan korban. Peristiwa ini dibenarkan Kanit Reskrim Polsek Tigapanah, Ipda Pernandos.

Sebelum kejadian, korban berenang bersama temannya, Yonnes Sinaga. Setelah sekitar 15 meter, korban tiba-tiba meminta tolong. Yonnes Sinaga yang tidak jauh dari korban sempat berusaha menolong. Namun Yonnes Sinaga dan korban tidak mampu berpegangan tangan sehingga saksi memilih berenang ke bibir pantai sembari meminta tolong.

Korban diperkirakan tenggelam setelah kelelahan sehinga tidak sanggup lagi berenang. Sementara warga dan petugas masih berusaha mencari keberadaan korban dengan menggunakan kail pancing dan peralatan lainnya. Hasilnya belum ada. Rencananya pencarian akan dilanjutkan esok hari. Sedangkan kabar tersebut sudah sampaikan kepada keluarga korban.

Kepala Kantor Search And Rescue (SAR) Medan, Toto Mulyono, selaku Search Mission Commander (SMC) mengatakan setelah mendapatkan info adanya warga tenggelam, pada Minggu (23/8/20) malam, langsung memerintahkan kepala siaga harian untuk mempersiapkan anggota.

“Dikarenakan ini tenggelam di Danau Toba maka kita turunkan tim penyelam dengan membawa alat penyelaman. Kita menurunkan 7 orang personil rescuer yang di pimpin komandan regu Dody Prananta, nanti disana akan berkoordinasi dengan pihak SAR gabungan dari TNI, Polri dan perangkat desa,” katanya.

Hingga Selasa (25/8/2020) siang  tim SAR masih melakukan pencarian dengan cara penyelaman. Berbagai upaya telah dilakukan, namun belum menemukan jasat korban.

Terpisah, Plt Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Karo, Natanail Perangin-angin mengatakan, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan BPBD Kabupaten Simalungun dan Basrnas Medan untuk proses pencarian selanjutnya. Pihaknya berharap, agar korban segera ditemukan.(Rodo S)

Lamsiang Sitompul Perkenalkan Organisasi HBB Kepada Kapolda Sumut Irjen Pol Martuani Sormin,M.Si

Didampingi Dir Intelkam

Kapolda Sumut Irjen Pol. Drs. Martuani Sormin, M.Si memberikan cendera mata kepada Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Perkumpulan Horas Bangso Batak (HBB) Lamsiang Sitompul SH, MH didampingi pengurus lainnya di ruang pertemuan Lantai II Mapolda Sumut, Senin (24/08/2020). (Foto Istimewa)

Medan, BS-Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Perkumpulan Horas Bangso Batak (HBB) Lamsiang Sitompul SH, MH bersama jajaran pengurus melakukan audensi dengan Kapolda Sumut Irjen Pol. Drs. Martuani Sormin, M.Si di ruang pertemuan Lantai II Mapolda Sumut, Senin (24/08/2020).

Pada kesempatan ini Kapolda Sumut didampingi oleh Direktur Intelkam Polda Sumut atau yang mewakili, Kombes Pol Yusuf Honda Wantri Naibaho (Direktur Binmas Polda Sumut), Kombes Raja Sinambela (Kabid TIK Polda Sumut), Kombes Pol Donald Simanjuntak (Kabid Propam Polda Sumut), dan Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja (Kabid Humas Polda Sumut).

Sementara mendampingi Lamsiang Sitompul SH MH (Ketua Umum) ada Nurlinda Simanjorang SH MKn (Bendahara Umum), Thompson Parapat (Wakil Ketua I), dan Reki Nelson Barus (Wakil Ketua II). Rombongan lain yang ikut adalah Pantas Parutu Purba (Wakil Ketua DPC HBB Deli Serdang) dan Pasaribu (Humas DPC HBB Deli Serdang).

Kapolda Sumut Irjen Pol. Drs. Martuani Sormin menyambut hangat kedatangan Ketua Umum DPP HBB beserta rombongan di Polda Sumut untuk bersilaturahmi dan berdiskusi tentang situasi kamtibmas.

Irjen Pol. Drs. Martuani Sormin menyampaikan situasi kamtibmas di Sumut dimana saat ini tengah pandemi Covid-19 oleh harus bersama-sama berdamai dengan cara berdisiplin dalam protokol kesehatan.

Dia menyampaikan bahwa tidak ada toleransi kepada pelaku tindak pidana narkotika karena dapat merusak generasi bangsa kedepannya. Bagi para pelaku tidak segan-segan akan diberi tindakan tegas dan terukur.

“Secara umum situasi Kamtibmas di wilayah Sumut kondusif. Oleh karena itu masyarakat harus saling menghargai antara sesama suku di dalam kehidupan sehari-hari,” kata Irjen Pol. Drs. Martuani Sormin.

Sementara itu, Lamsiang Sitompul menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kapolda Sumut Irjen Pol. Drs. Martuani Sormin beserta jajaran yang telah menerima kedatangan Dewan Pimpinan Pusat Horas Bangso Batak di Polda Sumut dengan baik.

Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Perkumpulan Horas Bangso Batak (HBB) Lamsiang Sitompul SH, MH (kanan) menyerahkan cinderamata berupa Ulos Batak berlogo DPP HBB Kapolda Sumut Irjen Pol Drs Martuani Sormin MSi saat beraudensi di Lantai II Mapolda Sumut, Senin (24/08/2020). (Istimewa)

Kedatangan DPP HBB ini untuk bersilaturahmi sekaligus memperkenalkan diri sebagai organisasi resmi dan berbadan hukum yakni Horas Bangso Batak yang telah berdiri selama 2 tahun. Organisasi Perkumpulan HBB memiliki tujuan menaikkan martabat Suku Batak diantara suku lainnya yang ada di Sumut.

Lamsiang Sitompul SH MH menambahkan bahwa HBB siap bermitra dengan jajaran Polda Sumut dalam menjaga kamtibmas di Sumut. Apalagi sebentar lagi akan digelar Pilkada serentak 9 Desember 2020. “Horas Bangso Batak siap mendukung dan bekerjasama dengan Poldasu untuk menjaga kamtibmas di daerah ini,” tegas Lamsiang Sitompul.

Lamsiang Sitompul juga mengatakan bahwa HBB memiliki kepengurusan disejumlah Provinsi, kabupaten kota di Indonesia. Salah satunya DPD HBB Provinsi Jambi, DPC HBB Kota Jambi dan lainnya.

Pada akhir audiensi itu, kedua lembaga ini saling memberi cinderamata. Ketua Umum DPP HBB menyerahkan cinderamata berupa ulos dan Kapolda Sumut Irjen Pol Drs Martuani Sormin MSi menyerahkan cinderamata berupa plakat. Selanjutnya dilakukan foto bersama.. (Asenk Lee Saragih) 

Bayern Muenchen Juara Liga Champions 2020, Setelah Tekuk PSG 1 : 0

Written By Beritasimalungun on Monday, 24 August 2020 | 07:30

Para pemain Bayern Muenchen, merayakan keberhasila menyabet gelar juara Liga Champions setelah di final menundukkan Paris Saint-Germain (PSG), 1-0, di Stadion Da Luz, Lisabon, Minggu, 23 Agustus 2020. (Foto: UEFA)

Lisabon, BS- Bayern Muenchen menyabet gelar juara Liga Champions musim 2019/20 setelah menundukkan Paris Saint-Germain (PSG), 1-0, dalam final di Stadion Da Luz, Lisabon, Minggu (23/8/2020) atau Senin dini hari WIB. Gol yang membawa klub Bundesliga ini juara dilesakkan Kingsley Coman pada menit ke-59.

Ini merupakan gelar keenam Bayern Muenchen di ajang kejuaraan paling bergengsi level Eropa ini. Sebelumnya raksasa Jerman ini menjadi juara pada  1973/74, 1974/75, 1975/76, 2000/01, dan 2012/13.

Kemenangan ini juga membawa Bayern Muenchen menyabet treble musim ini. Sebelumnya pasukan Hansi Flick ini juga menjadi juara Bundesliga dan Piala Jerman.  

Bayern Muenchen juga menorehkan rekor fantastis yakni selalu menang sepanjang aksi di Liga Champions musim ini sejak babak pemnyisihan sampai menjadi juara.  

Sementara bagi PSG, kesempatan emas menjadi juara Liga Champions untuk pertama kalinya pupus.

Pelatih PSG, Thomas Tuchel, mengusung formasi 4-3-3, dengan memasang trio Angel Di Maria, Neymar, Kylian Mbappe di lini depan. Mereka ditopang Ander Herrera, Marquinhos, dan Leandro Paredes.

Jantung pertahanan dijaga Thiago Silva dan Presnel Kimpembe. Mereka didampingi Thilo Kehrer di sisi kanan dan Juan Bernat di kanan. Mereka akan mengawal kiper Keylor Navas yang ternyata bisa pulih dari cedera. Saat semifinal, Navas absen akibat cedera dan tempatnya digantikan Sergio Rico.

Sementara di kubu Bayern Muenchen, pelatih Hans-Dieter Flick atau Hansi Flick menerapkan pola 4-2-3-1. Seperti sudah diprediksi, Robert Lewandowski sebagai ujung tombak tunggal di lini depan.

Penyerang PSG,  Neymar (kiri), berduel dengan gelandang Bayern Muenchen, Leon Goretzka. (Foto: AFP)

Striker asal Polandia ini ditopang Serge Gnabry, Thomas Mueller, dan Ivan Perisic. Leon Goretzka dan Thiago Alcantara berposisi di depan empat bek. Sentral lini pertahanan akan tetap dipercayakan kepada Jerome Boateng dan David Alaba, dengan didampingi Joshua Kimmich di kanan serta Alphonso Davies di kiri.

Posisi penjaga gawang utama jelas menjadi milik Manuel Neuer. Pemain yang masih berstatus kiper utama Timnas Jerman ini belum tergeser di tempatnya di bawah mistar.

Kedua tim mencoba saling menyerang sejak awal pertandingan. Namun tak ada peluang berarti pada 15 menit pertama.

Pada menit ke-18, PSG membuat peluang ketika Neymar melakukan tekanan. Namun peluangnya gagal membuahkan gol lantaran tendangan kaki kirinya berhasil diblok kiper Manuel Neuer.

Menit ke-23, PSG nyaris kebobolan. Striker Bayern Muenchen, Robert Lewandowski, melepaskan tendangan kaki kanan. Sepakan pemain asal Polandia ini membentur gawang PSG.

Pada menit ke-24, PSG melakukan serangan balik yang cepat. Angel Di Maria mendapat peluang dari sisi kanan setelah diberikan umpan oleh Neymar. Namun tendangan pemain asal Argentina ini melambung di atas mistar.

Pemain PSG, Thilo Kehrer (kiri), berupaya melewati pemain belakang Bayern Muenchen, Alphonso Davies. (Foto: AFP)

Menit ke-25, Hansi Flick harus melakukan pergantian pemain lantaran bek Jerome Boateng cedera. Niklas Suele pun masuk menggantikan pemain Jerman keturunan Ghana ini.

Menit ke-29, PSG mendapat tendangan bebas di sisi kiri pertahanan Bayern, setelah Alphonso Davies melanggar Thilo Kehrer. Bola dieksekusi dan mengarah kepada Ander Herrera. Namun sepakan mantan pemain Manchester United ini melenceng ke sisi kiri gawang Manuel Neuer.

Bayern Muenchen mendapat peluang emas pada menit ke-31. Mendapat umpan dari sisi kanan, Lewandowski menanduk bola di depan gawang. Namun peluang ini gagal menjadi gol karena berhasil diblok Navas.

Menit ke-41, Lewandowski yang sudah di depan gawang PSG mendapat umpan dari Kingsley Coman dari sisi kiri. Namun upaya Lewandowski gagal membuahkan hasil.

Sepanjang babak pertama, Bayern Muenchen lebih dominan dalam penguasaan bola. Statistik menunjukkan tim Jerman ini menguasai bola 59 persen.

Menit ke-45, PSG sebenarnya memiliki peluang emas melalui Mbappe yang mendapat umpan dari Di Maria. Namun bola tendangannya berhasil ditangkap Neuer.

Kylian Mbappe (kiri), berupaya menguasai bola saat dikawal bek Bayern Muenchen, Joshua Kimmich. (Foto: UEFA)

Tak berapa lama, Bayern Muenchen pun mendapat peluang. Namun juga gagal menghasilkan gol. Babak pertama pun berakhir imbang tanpa gol.

Babak Kedua

Memasuki menit ke-51, terjadi kericuhan setelah Neymar dilanggar. Para pemain PSG tak terima pemain bintang mereka diganjal dengan keras. Sebagai akibatnya pemain Bayern, Serge Gnabry dan Leandro Paredes dari PSG diganjar kartu kuning.

Kebuntuan berakhir pada menit ke-59. Bayern Muenchen berhasil unggul 1-0 melalui gol yang dilesakkan Kingsley Coman pada menit ke-59.

Pemain asal Prancis itu menjebol gawang Keylor Navas setelah mendapat umpan dari Joshua Kimmick. Coman yang berada di sisi kiri berhasil menyundul bola dan menaklukkan kiper PSG.

Untuk mengubah dinamika timnya, Tuchel memasukkan Marco Verratti menggantikan Leandro Paredes pada menit ke-65. 

Sementara di kubu Bayern, Hansi Flick kemudian menarik keluar Kingsley Coman dan Serge Gnabry. Mereka masing-masing digantikan oleh Ivan Perisic dan Philippe Coutinho pada menit ke-68.

Demi menambah tenaga yang lebih segar, PSG juga menarik Angel Di Maria dan menggantinya dengan Eric Maxim Choupo-Moting, 10 menit sebelum waktu normal usai.

Bayern mendapat peluang pada menit ke-83. Namun tendangan bebas Philippe Coutinho melenceng ke sisi kanan gawang PSG.  

Menit ke-89, Manuel Neuer kembali membuktikan diri sebagai salah satu kiper terbaik dunia. Berhadapan satu lawan satu dengan Manuel Mbappe, dia berhasil memblok pemain berkebangsaan Prancis yang sudah berdiri bebas itu.

Hingga babak kedua usai, tak ada tambahan gol. Bayern Muenchen pun menjadi juara Liga Champions untuk keenam kalinya menyamai Liverpool. 

Susunan pemain:

Paris Saint-Germain (4-3-3): 1 Keylor Navas; 4 Thilo Kehrer, 2 Thiago Silva, 3 Presnel Kimpembe, 14 Juan Bernat (20 Layvin Kurzawa 80); 21 Ander Herrera (23 Julian Draxler 72), 5 Marquinhos, 8 Leandro Paredes (6 Marco Verratti 65), 11 Angel Di Maria (17 Eric Maxim Choupo-Moting 80), 10 Neymar, 7 Kylian Mbappe.

Pelatih: Thomas Tuchel

Bayern Muenchen (4-2-3-1): 1 Manuel Neuer; 32 Joshua Kimmich, 17 Jerome Boateng (4 Niklas SĂŒle 25), 27 David Alaba, 19 Alphonso Davies; 18 Leon Goretzka, 6 Thiago Alcantara (24 Corentin Tolisso 86), 22 Serge Gnabry (10 Philippe Coutinho 68), 25 Thomas Mueller, 29 Kingsley Coman (14 Ivan Perisic 68); 9 Robert Lewandowski.

Pelatih: Hansi Flick



Sumber: BeritaSatu.com

Halaman FB Media Lintas Sumatera

Mengucapkan

Mengucapkan
KLIK Benner Untuk Beritanya

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan
DIRGAHAYU TNI ' Semoga TNI Selalu di Hati Rakyat, Menjadi Kebanggaan Ibu Pertiwi, Sinergi, dan Maju Bersama Negeri, AMIN

Kaldera Toba Akhirnya Diakui UNESCO Global Geopark

Kabar Hun Simalungun

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik
Tinuktuk adalah Sambal Rempah Khas Simalungun yang berkhasiat bagi tubuh dan enak untuk sambal Ikan Bakar atau sambal menu lainnya. Permintaan melayani seluruh Indonesia dengan pengiriman JNT dan JNE. Berminat hubungi HP/WA Devi Yusnita Damanik 0815 3445 0467 atau di Akun Facebook: Devi Damanik.

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)
Hinalang- Pdt Jhon Rickky R Purba MTh melakukan peletakan batu pertama pembangunan Pusara “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba) di Desa (Nagori) Hinalang, Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara, Selasa (22/10/2019). Acara Peletakan Batu Pertama dilakukan sederhana dengan Doa oleh Pdt Jhon Rickky R Purba MTh. Selengkapnya KLIK Gambar

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba
Sakit Bertahun Tanpa Pelayanan Medis

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”
“Lang jelas lagu-lagu Simalungun sonari on. Tema-tema pakon hata-hata ni lagu ni asal adong. Irama ni pe asal adong, ihut-ihutan musik sonari. Lagu-lagu Simalungun na marisi podah lang taridah.” (Semakin kurang jelas juga lagu-lagu Simalungun belakangan ini. Tema dan syairnya asal jadi. Iramanya pun ikut-ikut irama musik zaman “now” yang kurang jelas. Lagu-lagu Simalungun bertema nasehat pun semakin kurang”.

Berita Lainnya

.

.
.

Ikan Bawal Seberat 9 KG Dapat (Tabu-tabu) di Danau Toba Hutaimbaru Simalungun

Ikan Bawal Seberat 9 KG Dapat (Tabu-tabu) di Danau Toba Hutaimbaru Simalungun
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Catatan Paska Konser Jhon Eliaman Saragih

Catatan Paska Konser Jhon Eliaman Saragih
TMII Jakarta Sabtu 4 November 2017.KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

 


 


Sapu Bersih Rencana Gubsu Soal Wisata Halal Syariah di Kawasan Danau Toba

Sapu Bersih Rencana Gubsu Soal Wisata Halal Syariah di Kawasan Danau Toba
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Ibadah Syukuran HUT 80 St RK Purba Pakpak

Ibadah Syukuran HUT 80 St RK Purba Pakpak
KLIK Gambar Untuk Selengkapnya