. March 2021 | BeritaSimalungun

BERITA TERBARU

MENU BERITA

MATRA-Media Lintas Sumatera

MATRA-Media Lintas Sumatera
KLIK Benner Untuk Penampakannya
INDEKS BERITA

Pelaku Penembakan di Mabes Polri Dipastikan Perempuan

Written By Beritasimalungun on Wednesday, 31 March 2021 | 18:53

Perempuan yang diduga melakukan penyerangan di Mabes Polri, Rabu, 31 Maret 2021. (Foto: Istimewa)

Jakarta, BS
- Pelaku yang ditembak mati di halaman depan Gedung Utama Mabes Polri (gedung sisi Barat) atau hanya 100 meter dari ruang Kapolri Rabu (31/3/3021) dipastikan perempuan.

Ini setelah pelaku yang jatuh tertelungkup itu diperiksa mendetail oleh Jibom dan Inafis Polri. “Dipastikan perempuan,” kata seseorang di lokasi kejadian.

Identitas pelaku yang dengan tenang dan santai sempat melepaskan lebih dari satu tembakan itu masih didalami.

Seperti diberitakan dalam video yang beredar pelaku melepas tembakan sebelum ditembak mati dan jatuh. Ia mengenakan pakaian wanita dan mengenakan sepatu kets warna putih.

Suara tembakan terdengar di Mabes Polri, Rabu (31/3/2021). Orang tak dikenal ditembak dan jatuh di halaman depan Gedung Utama Mabes Polri. Peristiwa baku tembak terjadi sekitar pukul 16.30 WIB.

Dalam video yang beredar, pelaku melepas tembakan sebelum ditembak dan jatuh.

“Betul baru saja kejadian. Persis jatuh di halaman Baresrkrim yang arah Gedung Utama Polri,” kata seorang penyidik di Gedung Bareskrim saat dihubungi Beritasatu.com.

Ia mendengar suara tembak-menembak itu dari ruangannya di Bareskrim. Ia melihat seorang lelaki sudah terkapar.

ZA, Pelaku Penembakan di Mabes Polri Lahir di Jakarta pada 1995

Polisi bergerak cepat mengidentifikasi pelaku yang nekat menyusup dan menyerang Mabes Polri seorang diri. Rabu (31/3/3021) sore.

“Pelaku i perempuan berinisial ZA kelahiran Jakarta tahun 1995,” kata seseorang yang mengetahui kasus ini pada Beritasatu.com.

ZA yang diidentifikasi lewat sidik jari itu diketahui beralamat di Jakarta. Belum jelas afiliasi pelaku dengan jaringan teroris.

Seperti diberitakan. pelaku yang ditembak mati di halaman depan Gedung Utama Mabes Polri (gedung sisi Barat) atau hanya 100 meter dari ruang Kapolri dipastikan perempuan. Pelaku yang jatuh tertelungkup itu kemudian diperiksa mendetail Inafis Polri dan Jibom.(***)


Sumber: BeritaSatu.com

Jalan Tol Pematangsiantar-Parapat Dioperasikan Desember 2021

Rapat Percepatan Pembangunan Jalan Tol Pematangsiantar-Parapat bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu). Rapat digelar di Hotel Horison Pematangsiantar, Rabu (31/3/2021) siang.(Istimewa)

Pematangsiantar, BS
- Percepatan pembangunan Jalan Tol Kota Pematangsiantar-Parapat, Kabupaten Simalungun diupayakan harus tuntas dan bisa beroperasi Desember 2021 ini. Hal ini terungkap dalam rapat lintas sektoral di Hotel Horison, Kota Pematangsiantar, Rabu (31/3/2021).

Ada pun yang hadir antara lain pihak Pemerintah Kota Pematangsiantar, Pemkab Simalungun, Polda Sumut, Kodim 0207 Simalungun, Polres Pematangsiantar, Polres Simalungun, BPN Sumut, PTPN III, PTPN IV, Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu).

Kemudian, Kejaksaan Negeri (Kejari) Pematangsiantar, Kejari Simalungun, PPK Jalan Tol, Owner PT AMB selaku Pelaksana Proyek Jalan Tol Trans Sumatera, DPRD Kota Pematangsiantar, dan DPRD Kabupaten Simalungun.

Rapat dipimpin Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) diwakili Staf Ahli Agus Triono. Dalam rapat tersebut, Agus Triono yang juga Ketua Tim Percepatan Pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera mengatakan, sesuai Instruksi Presiden, Jalan Tol Siantar-Parapat harus selesai pada akhir tahun 2021 dan sudah dapat beroperasi. Sehingga laju perekonomian daerah wisata Danau Toba dapat terealisasi dengan segera.

“Kendala di lapangan, khusus untuk Tol Pematangsiantar-Parapat adalah pelepasan tanah HGU aktif dan eks HGU PTPN III serta PTPN IV di lokasi Pematangsiantar dan Simalungun yang masih dikuasai masyarakat," terang Agus.

Agus merinci, di wilayah Kota Pematangsiantar, terdapat 387 Kepala Keluarga (KK) yang masih menempati lahan eks Hak Guna Usaha (HGU) perusahaan perkebunan. Di antaranya di Kecamatan Siantar Sitalasari dan Siantar Martoba.

Sedangkan di wilayah Kabupaten Simalungun terdapat 10 KK menempati lokasi eks HGU, yakni di Kecamatan Panombeian Panei. Juga ada di lahan eks HGU Kebun Bangun.

"Berkenaaan dengan hal tersebut saat ini, kita mengundang pemerintah setempat dan instansi terkait untuk melakukan langkah-langkah penyelesaian ganti rugi agar program nasional ini dapat terealisasi dengan cepat," terangnya.

Sementara itu, PPK Jalan Tol Pematangsiantar-Parapat, Lerry mengatakan, progress untuk Kabupaten Simalungun sekitar 90,21 persen dan untuk Kota Pematangsiantar sekitar 10,2 persen. Di dua daerah tersebut terdapat masyarakat penggarap di lokasi eks HGU PTPN III dan PTPN IV.

Sedangkan owner PT AMB mengatakan, proyek Jalan Tol Pematangsiantar- Parapat merupakan satu kesatuan dengan proyek Trans Sumatera 2024, yakni Kuala Tanjung-Tebingtinggi-Parapat.

Hasil rapat tersebut, akan dilakukan sosialisasi dan pendekatan kepada masyarakat penggarap terkait penyelesaian ganti rugi.

Hadir dalam rapat tersebut antara lain, Asisten I Pemkab Simalungun, Asdatun Kajatisu, Kajari Pematangsiantar, mewakili Kapolres Pematangsiantar, mewakili Kapolres Simalungun, Ketua DPRD Pematangsiantar Timbul Marganda Lingga.

Ketua DPRD Kabupaten Simalungun Timbul Jaya Sibarani, mewakili Dandim 0207 Simalungun, mewakili Direktur Obvit Poldasu, Camat Siantar Sitalasari, Camat Siantar Martoba, Camat Panombeian Panei, Lurah Bahsorma, Lurah Setia Negara, Lurah Gurilla, Lurah Tanjung Pinggir, Pangulu Nagori Panombeian, dan lainnya.(Didik S)

Program 100 Hari Bupati Simalungun Terpilih Radiapoh Sinaga

Written By Beritasimalungun on Tuesday, 30 March 2021 | 13:12

Bupati dan Wakil Bupati Simalungun terpilih periode 2021 - 2024, Radiapoh Hasiholan Sinaga, SH (kiri) dan H Zonny Waldy (kanan). (Foto : Matra/AdeSM)

Jambi, BS – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun, Sumatera Utara (Sumut) akan melakukan gerak cepat perbaikan kerusakan jalan di seluruh wilayah Kabupaten Simalungun setelah Bupati dan Wakil Bupati Simalungun 2021 – 2024 terpilih, Radiapoh Hasiholan Sinaga, SH dan H Zonny Waldy ZW dilantik medio akhir April mendatang. Perbaikan kerusakan jalan tersebut  mendapat prioritas Bupati dan Wakil Bupati Simalungun terpilih tersebut untuk memenuhi harapan masyarakat Simalungun yang selama ini sering negeluhkan kerusakan jalan. 

Bupati Simalungun terpilih, Radiapoh Hasiholan Sinaga melalui Staf Khusus Bupati Simalungun, Rikanson Jutamardi Purba yang dihubungi medialintassumatera.com (Matra) di Kota Pematangraya,  Sumut, Senin (29/3/2021) menjelaskan, pihaknya sudah mencanangkan perbaikan kerusakan jalan sebagai prioritas pembangunan pada 100 hari kerja pertama mereka setelah dilantik. 

Dikatakan, berbagai langkah sudah  disiapkan untuk memperbaiki kerusakan jalan di berbagai wilayah Kabupaten Simalungun yang selama ini sering dikeluhkan masyarakat. Perbaikan jalan tersebut didasarkan pada skala prioritas, khusus pada keruskaan jalan yang menjadi akses utama transportasi angkutan produksi pertanian dan angkutan orang dari sentra-sentra pertanian ke pusat pemasaran (kota). 

“Perbaikan kerusakan jalan di Simalungun menjadi prioritas pertama program 100 hari kami. Perbaikan kerusakan jalan ini menjadi prioritas karena sifatnya langsung menyentuh pelayanan kepada masyarakat atau berdampak bagi hidup sehari-hari masyarakat. Prioritas pembenahan jalan ke daerah terpencil juga diutamakan agar program kesehatan di daerah tertinggal tidak terkendala,”katanya.

Mencari Dana

Menurut Radiapoh Sinaga, untuk memepercepat  perbaikan kerusakan jalan di Simalungun, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun akan berupaya keras mencari dana-dana yang bisa digunakan untuk membangun infrastruktur. Sumber dana yang bisa diupayakan menopang pendanaan perbaikan kerusakan jalan tersebut, yakni  bantuan Pemerintah Pusat, Provinsi Sumatera Utara, optimalisasi Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Nagori (AND) serta pemanfatan dana pertanggung-jawaban sosial (Community Social Responsibility/CSR) perusahan (korporasi) di Kabupaten Simalungun dan sekitarnya.

Radiapoh Sinaga mengatakan, penanganan kerusakan jalan di Simalungun dilakukan melalui peningkatan pengawasan lapangan atas proyek-proyek pembangunan, perbaikan/pemeliharaan segera infrastruktur (khususnya jalan) agar dapat digunakan dan tidak mengganggu lalu-lintas barang dan/atau orang.

Dijelaskan, perbaikan/pemeliharaan jalan di daerah itu juga dapat dilakukan dengan menempatkan alat berat di ruas jalan yang rusak parah serta menyediakan material dan tenaga kerja yang dibutuhkan. Pola pernanganan jalan seperti ini dilakukan dengan cara swakelola atau  Padat Karya Tunai Desa (PKTD).

Kerusakan ruas jalan Simpang Raya - Tigaras, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara yang perlu segera diperbaiki. (Foto : Matra/Ist)

Rusak Berat 

Menurut Radiapoh Sinaga, kerusakan jalan di Simalungun saat ini cukup banyak, yakni mencapai 1.107,28 Kilometer (Km) atau sekitar 61,39 % dari sekitar 1.803 Km panjang jalan kabupaten di Simalungun. Kondisi jalan yang rusak berat sekitar 938,79Km (52,05 %) dan rusak ringan sekitar 168,69 Km (9,34 %). Kondisi jalan yang baik di Kabupaten Simalungun hanya sekitar 535,45 Km (29,68 %) dan kondisi sedang sekitar 161,05 Km (8,93 %). 

Dikatakan,  penyebab utama banyaknya  jalan rusak di Simalungun hingga saat ini, yakni adanya inefisiensi (biaya tinggi) dalam pembangunan jalan, rendahnya pengawasan proyek dan pelanggaran tonase (daya tahan jalan) maksimum pada ruas jalan tertentu yg tidak diikuti penegakan peraturan. 

“Selain itu kepedulian masyarakat untuk ikut serta memelihara jalan masih rendah. Hal ini nampak dari kebiasaan warga masyarakat membuang sampah ke parit sehingga air parit meluap ke badan jalan. Kemudian belanja langsung untuk membangun dan memelihara jalan di Simalungun juga minim,”ujarnya.

Dikatakan, solusi lain yang akan dilakukan Pemkab Simalungun menangani kerusakan jalan sekaligus meningkatkan kualitas jalan, yaitu menghilangkan biaya tinggi pengadaan material dan upah proyek pembangunan jalan. Hal ini bisa dilakukan dengan meningkatkan penggunaan material lokal. 

Kemudian, lanjut Radiapoh, pengawasan jalan jga akan ditingkatkan agar tidak dilintasi truk-truk bermuatan terlalu berat. Untuk itu pelaksanaan peraturan daerah (Perda) tentang pembatasan tonase kendaraan yang melalui ruas jalan tertentu akan ditegakkan.

“Kami juga akan berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat untuk ikut serta memelihara jalan dengan tidak membuang sampah ke parit atau selokan. Selain itu kami akan mencari dana melalui peminjaman ulang ke PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI). Peminjaman ini akan berpeluang jika Pemkab Simalungun selama dipimpin Bupati JR Saragih melunasi pinjaman infrastruktur ke PT SMI bulan April 2021,”katanya. (***)


Sumber: (Matra/AdeSM)


Langkah Safari Politik Yan Santoso Purba Menuju Kursi Wakil Wali Kota Pematangsiantar Semakin Nyata

Langkah Safari Politik Yan Santoso Purba Menuju Kursi Wakil Wali Kota Pematangsiantar Semakin Nyata.(Istimewa)

Pematangsiantar, BS-
Gerakan safari politik Yan Santoso Purba untuk menuju kursi wakil wali kota Pematangsiantar semakin nyata. Kini Yan Santoso Purba bakal menelikung Sondi Silalahi ST, putra sulung Almarhum Ir Asner Silalahi MT untuk meraih dukungan dari PDI Perjuangan, Partai Golkar, Partai Gerindra, PAN, Demokrat, Hanura, NasDem dan PKPIsebagai parpol pengusung Paslon Ir Asner Silalahi MT- dr Susanti Dewayani SpA pada Pilkada Pematangsiantar 9 Desember 2020.

Paska meninggalnya Ir Asener Silalahi MT pada Rabu 13 Januari 2021, Yan Santoso Purba gencar melakukan safari politik guna menuju kursi wakil walikota Pematangsiantar. Kini setidaknya Yan Santoso Purba sudah mendaftar ke PDIP, Golkar, Gerindra dan NasDem.

Sebelumnya Sondi Silalahi ST, juga mendatangi Kantor DPC PDIP Kota Pematangsiantar di Jalan Ricardo Siahaan, Kecamatan Siantar Selatan, Jumat pagi (19/3/2021) guna mendaftarkan diri sebagai Calon Wakil Walikota Pematangsiantar, menggantikan dr Susanti Dewayani SpA yang kini jadi Wali Kota Pematangsiantar terpilih menggantikan Almahum Ir Asner Silalahi MT.


Kini Yan Santoso Purba dan Sondi Silalahi harus melobi delapan partai politik yakni PDI Perjuangan, Partai Golkar, Partai Gerindra, PAN, Demokrat, Hanura, NasDem dan PKPI agar mereka dicalonkan sebagai wakil wali kota Pematangsiantar ke DPRD Kota Pematangsiantar untuk dipilih. 

Robin Ginting, Pengamat Sosial Masyarakat kepada wartawan, Senin (30/3/2021) mengatakan, Yan Santoso Purba mantan ASN Departemen Keuangan memiliki pengalaman yang cukup sehingga kompeten jadi Wakil Walikota Siantar mendampingi dr Susanti Dewayani.

Dikatakan, Yan Santoso Purba memiliki pengalaman sebagai pemimpin karena sesuai bio datanya Yan Santoso Purba selama karirnya berkali-kali menjabat kepala. 

Dalam profile Yan Santoso Purba, dia pernah menjabat sebagai Kepala Seksi Penerimaan dan Keberatan KPP Medan Kota, Kepala Seksi PPh OP KPP Jakarta Kebayoran Satu, Kepala Seksi Pengolahan Data dan Informasi KPP Jakarta Kebayoran Lama, Kepala Seksi Pemeriksaan KPP Pratama MedanTimur Kepala Kantor Pelayanan Pajak Pratama Medan Kota, Kepala Kantor Pelayanan Pajak Pratama Medan Barat, Kepala Bidang Penyuluhan Pelayanan dan Hubungan Masyarakat dan terakhir Kepala Kantor Pelayanan Pajak Pratama Binjai.

“Pengalaman berkali-kali menjadi kepala bisa menjadi bukti bahwa Yan Santoso Purba memiliki kualitas kepemimpinan yang baik. Itulah modal utamanya menjadi Wakil Walikota Pematangsiantar,”  ujar Robin Ginting.

Robin Ginting juga berharap kepada 8 Parpol pengusung Paslon Asner-Susanti agar mengajukan calon Wakil Walikota Pematangsiantar yang memiliki kompetensi yang baik untuk mendampingi dr Susanti Dewayani menjadi Wakil Walikota Pemetangsiantar kedepan.

Sebelumnya Ketua Dewan Pimpinan Pusat Usaha Penyelamatan Asset Simalungun (DPP-UPAS) Januarison Saragih SH MH mengatakan, Yan Santoso Purba sangat layak mendampingi dr Susanti Dewayani untuk menjadi Wakil Walikota Pematangsiantar.

Menurutnya, dari segi kompetensi Yan Santoso Purba sangat layak menjadi Wakil Walikota Siantar mengingat pengalamannya selama ini menjadi ASN di Departemen Keuangan RI.

Kata Januarison Saragih, Kota Pematangsiantar membutuhkan pemimpin yang paham dan menguasai bidang pemerintahan, utamanya dalam hal pengelolaan keuangan agar pembangunan kota “Sapangambei Manoktok Hitei” bisa semakin baik.

“Selama ini Yan Santoso Purba berkiprah di Departemen Keuangan RI tentulah labih paham dan mengusai betul bagaimana pengelolan keuangan Negara. Saya berharap agar 8 parpol pengusung Asner -Susanti (PASTI) yang memiliki hak mengajukan Calon Wakil Walikota Siantar menjadikan kompetesi sebagai acuan utama,” kata Januarison Saragih.

Ditambahkan, pertimbangan kompetensi para Bakal Calon (Balon) Wakil Walikota Siantar hendaknya benar-benar diteliti sebelum menentukan Calon Wakil Walikota Pematangsiantar.

Sementara itu Togi Siregar Ketua Bappilu PDI Perjuangan Pematangsiantar kepada wartawan mengatakan hingga Kamis pecan lalu, sudah lima Balon Wakil Walikota Pematangsiantar  yang mendaftar ke DPC-PDI Perjuangan yakni Yan Santoso Purba, Sondi Silalahi, Mangatas Silalahi, Binsar Situmorang dan Astrounot Nainggolan.

DPC-PDI Perjuangan Siantar akan melakukan penjaringan atau penseleksian secara internal sebelum menentukan dua nama Calon Wakil Walikota Pematangsiantar yang akan diajukan ke DPP PDI Perjuangan.

Yan Santoso Purba Mendaftar

Seperti diketahui, Yan Santoso Purba didampingi Istri Artha Berliana Samosir dan putrinya Putri Purba dan rombongan mendatangi Kantor DPC-Partai Demokrat Siantar guna mengantarkan berkas permohonan menjadi Wakil Walikota Siantar, Sabtu (27/3/2021).

Yan Santoso Purba dan rombongan diterima Sekjend Ilhamsyah Sinaga didampingi Landon Malau, Metro Hutagaol, Gundian, Rudolf Hutabarat, Ely.

Pada kesempatan tersebut Ilhamsyah Sinaga mengucapkan selamat datang merasa bangga dengan kedatangan Yan Santoso Purba.

Selanjutnya Ketua BPOKK Rudolf Hutabarat minta maaf Ketua Demokrat Siantar Togar Sitorus tidak bisa hadir, Partai Demokrat terbuka siapapun yang datang untuk mendaftarkan berkas akan diterima dengan terbuka.

Yan Santoso Purba mengatakan bahwa kehadirannya kesini adalah untuk memohon kepada Partai Demokrat untuk dijadikan Calon Wakil Walikota.

“Selama ini saya memang tidak tinggal di Siantar. Tapi sejak dulu selalu saya datang ke Siantar dan menyaksikan Siantar yang sudah indah. Akan tetapi bagaimana agar bisa lebih indah lagi butuh perjuangan bersama,” kata Yan Santoso Purba.

Yan Santoso Purba berharapan Partai Demokrat memberikan dukungan untuk jadi wakil walikota Siantar agar bisa bekerjasama untuk membangun Siantar karena kunci suksesnya sebuah pekerjaan adalah kerja sama.

Yan Santoso Purba didampingi Istri Artha Berliana br Samosir, putrinya Putri Purba dan rombongan juga mendatangi Kantor Partai Gerindra Siantar guna mengantarkan lamaran untuk menjadi Bakal Calon Wakil Walikota Siantar Sabtu (27/3/2021).

Kedatangan Yan Santoso Purba dan rombongan disambut Ketua Netty Sianturi SM, Sekretaris H Misran, Ketua OKK Henri Dunan Sinaga, H. Irwan Siantar, Bintar Saragih anggota DPRD Siantar, Hotmaulina Malau.

Yan Santoso Purba mengatakan bahwa tujuan kedatangannya adalah untuk melamar menjadi Wakil Walikota Siantar. Yan Santoso Purba berharap dirinya berharap dapat didukung DPC-Gerinda Siantar karena dukungan Gerindra sangat potensial tanpa Gerindra tidak akan bisa terwujud.

Netty Sianturi sangat mengapresiasi kedatangan Yan Santoso Purba dan rombongan. “Saya sangat senang dengan kedatangan Yan Santoso Purba, yang saya tahu sudah empat kaki kali menjadi Kepala Cabang Kantor Pajak. Saya yakin Yan Santoso Purba ingin membangun kota Siantar,” ujar Netty Sianturi.

Sementara Ketua OKK Partai Gerindra Siantar Henry  Dunand  Sinaga mengatakan pihaknya menerima semua yang datang melamar ke Partai Gerindra kiranya komunikasi politik semakin ditingkatkan.

Kemudian Yan Santoso Purba juga mengantarkan permohonan untuk menjadi balon  Wakil Walikota Siantar ke Partai Nasdem Pematangsiantar, Sabtu (27/3/2021).

Kedatangan Yan Santoso Purba yang didampingi Istri Artha Berliana Samosir disambut ketua Nasdem Siantar Frans Herbert Siahaan Sekretaris Fernando Sitorus serta anggota DPRD Siantar dari Partai Nasdem Frenky Boy Saragih, Tongam Pangaribuan, Jani Apohman Saragih.

Frans Herbert Siahaan mengatakan Partai Nasdem dengan tangan terbuka menerima kedatangan Yan Santoso Purba. “Selamat datang dengan terbuka Partai Nasdem menerima kedatangan Yan Santoso Purba dan rombongan,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut Yan Santoso Purba mengutarakan keinginannya untuk berbuat bagaimana agar Kota Siantar bisa lebih baik lagi. “Bukan berarti saya mengatakan bahwa selama ini Siantar tidak baik tapi bagaimana agar lebih baik lagi kedepannya,” ujar Yan Santoso Purba.

Cerita Yan Santoso Purba, bahwa selama ini dirinya selalu datang ke Siantar dan pingin bertugas di Siantar tetapi oleh Pimpinan hanya pernah bertugas di Medan sebagai Kepala Kantor Pajak Pratama.

Pada Kesempatan tersebut Yan Santoso Purba mohon dukungan dari teman-teman Partai Nasdem untuk didukung menjadi Calon Wakil Walikota Siantar. Selanjutnya Yan Santoso Purba juga memohon bantuan dan dukungan Nasdem untuk didukung menjadi Wakil Walikota Siantar.

Sementara itu Fernando Sitorus mengatakan Partai Nasdem adalah salah satu Partai Pengusung Paslon Asner Silalahi Susanti Dewayani.

Ditegaskan Fernando Sitorus Partai Nasdem tidak membuka pendaftaran tapi, Partai Nasdem membuka pintu bagi siapapun yang secara pribadi ingin mencalonkan wakil walikota, Nasdem terbuka.

“Partai Nasdem menyambut siapapun yang mengantarkan Permohonan Pelamaran Pribadi agar namannya dapat diajukan sebagai Calon Wakil Walikota Siantar sebagai pelaksanaan undang-undang Pilkada,” ujar Fernando Sitorus.

Ketua Bappilu Partai Nasdem Frenky Boy Saragih mengungkapkan apresiasinya atas kehadiran Yan Santoso Purba dan rombongan karena Yan Santoso Purba adalah yang orang kedua yang datang bermohon ke Partai Nasdem Siantar. (Asenk Lee Saragih) 

Selamat Jalan Inang Helmi Wati Br Girsang, Warga Hutaimbaru Berduka


Bekasi, BS
-Warga Hutaimbaru dan Perantau asal Hutaimbaru, Kecamatan Pamatang Silimahuta, Kabupaten Simalungun berdukacita atas meninggalnya Inang Helmi Wati Br Girsang, istri dari Dohar Simbolon di RS Primaya Bekasi, Jawa Barat, Minggu (28/3/2021). Almarhum sempat dirawat di rumah sakit akibat sakit yang dideritanya. Wakil Ketua Komisi II DPR RI St DR Junimart Girsang SH MH hadir ke rumah duka untuk menyampaikan rasa dukacita yang mendalam.

Ucapan turut berdukacita dari warga perantau asal Hutaimbaru juga disampaikan lewat Group WA Hutaimbaru dan juga lewat sosial media. Inang Helmi Wati semasa hidupnya merupakan sosok seorang Inang yang baik dan peduli kampung halaman.

“Marsik tumang ma gatni i ahapkon ho ate botouku na bujur manarokkon sahit mon ate. Selamat jalan ma botouku nabujur Nga malum be tongon sahitmi botouku, sonang ma ham botou i surgo hasonangan in. Andoharma laekku, pakon panagolanku na 3 on harus bisa tabah,kuat,tegar. Dang mar inang be hape panagolanku na 3 on. Lungunnai botouku Helmi Wati Girsang  panadingkon mon di au,” tulis M Purnawandy Girsang.

Wakil Ketua Komisi II DPR RI St DR Junimart Girsang SH MH yang juga keluarga almarhum menyampaikan ucapan dukacita dan penghiburan kepada kelaurga besar. Sebagai penguatan Iman, St DR Junimart Girsang SH MH juga menaikkan Lagu Pujian “Elsadhai” di rumah duka.
Wakil Ketua Komisi II DPR RI St DR Junimart Girsang SH MH yang juga keluarga almarhum menyampaikan ucapan dukacita dan penghiburan kepada kelaurga besar. Sebagai penguatan Iman, St DR Junimart Girsang SH MH juga menaikkan Lagu Pujian “Elsadhai” di rumah duka.(Foto Judin Girsang)



Seperti diberitakan sebelumnya, ikatan emosional St Junimart Girsang dengan warga Hutaimbaru sangat erat, karena orang tua dari St Junimart Girsang berasal dari Hutaimbaru sebelum menetap di Sidikalang, Kabupaten Dairi. Bahkan St DR Junimart  Girsang  SH MH juga memiliki asset tanah di Hutaimbaru pemberian dari keluarga di Hutaimbaru.

Menurut  St Drs Sahala Tua Saragih (perantau asal Hutaimbaru menetap di Bandung), keturunan Ompung  Girsang Tuan Hutaimbaru yakni Djulius Girsang, Djuliater Girsang, Tikarmuda Girsang, Sannaria Br Girsang, Gusnaria Br Girsang, dan Jinarman Girsang.

Kemudian Nurhamzah Girsang, anak dari Tikarmuda Girsang kembali menegaskan bahwa “Pinomparni Tuan Hutaimbaru yakni 1. Bapatua Djulius Girsang, 2. Namboru Mama Lae Rajiman Manihuruk, 3. Bapa Tikarmuda Girsang, 4. Bapa ada Juliater Girsang, 5. Namboru Gandaurung, 6. Bapa St Samudin Girsang (Pa Henri Girsang), 7. Namboru Hannaria Br Girsang, 8. Namboru Pittaria Br Girsang, 9. Namboru Gusnaria Girsang, 10. Bapa Uda Jinarman Girsang.

Selanjutnya St Drs Sahala Tua Saragih, anak dari St Efraim Moradim Manihuruk (Alm)/ R Porman Br Haloho (Alm) mengatakan, anak dari RK Julius Girsang/ Rosdiana T br Munthe (Sintuani Ompung Tua Huta) yakni Julika Br Girsang, St DR.dr.Waldensius Girsang SpM(K), St Juniver Girsang, St DR Junimart Girsang SH MH/ Risda Br Sidabutar.

Kemudian anak dari Tikarmuda Girsang yakni Helmi Wati Br Girsang, Alamson Girsang, Nurhamzah Girsang, Maruhum Girsang. “Selamat Jalan Inang Helmi Wati Br Girsang”. (Asenk Lee Saragih)

Tak Ada Tempat Bagi Pelaku Teror di Bumi Pertiwi

Written By Beritasimalungun on Monday, 29 March 2021 | 17:03

Ketua Pemuda GKPS Haranggaol,sekaligus anggota JGC Milenial dan GMNI Pematangsiantar, Soemardi Sinaga.(Istimewa) 

Haranggaol, BS-
"Saya mengutuk aksi yang terjadi wilayah Kota Makasar, dimana, terjadi ledakan Bom yang tersiar kabar dilakukan oleh kelompok teroris. Dari yang tersiar berita saya himpun, pelaku pengeboman, yakni seorang laki-laki dan perempuan. Kondisi tubuh keduanya sudah berpotongan, sehingga Kepolisian harus mengidentifikasinya lebih lanjut,". 

"Saya juga mendukung tindakan Aparat Penegak Hukum(APH) untuk mengusut sampai ke dasarnya. Karena tidak ada tempat bagi mereka yang melakukan teror di Negara Kesatuan Republik Indonesia, Bumi Pertiwi kita ini".

Hal itu dilontarkan Ketua Pemuda GKPS Haranggaol,sekaligus anggota JGC Milenial dan GMNI Pematangsiantar, Soemardi Sinaga kepada wartawan, Senin (29/3/2021) saat mengetahui peristiwa bom bunuh diri di Kota Makasar tepatnya didepan Gereja Katedral saat umat gereja memasuki ibadah gelombang ke III.

Dia Berharap, semua kalangan tidak membuat isu menjadi ganas yang dapat menimbulkan Perpecahan di Indonesia.

"Ayo, kita gaungkan NKRI Harga mati, dan kepada saudara/i saya, jangan mudah terprovakasi dengan kejadian ini, apalagi terlibat memprovakasi! Patutnya Kita bersyukur, oleh karena perbedaan kita disatukan didalam kebhinekaan. Serta jangan takut, soal penyelidkan kita percayakan kepada Pihak terkait dalam hal ini Kepolisian Negara Republik Indonesia, yang penting kita dukung," kata Soemardi.

Diketahui, peristiwa bom bunuh diri terjadi di Makasar, Sulsel Minggu (28/3/2021). Peristiwa itu menyebabkan setidaknya 20 orang mengalami luka. Diketahui pelaku berasal dari kelompok JAD terkait bom gereja Filipina.

"L merupakan kelompok JAD yang memiliki keterkaitan dengan peristiwa pengeboman gereja Katedral Jolo Filipina Selatan pada Januari tahun 2018," kata Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat memberikan keterangan pers. (Rel)

Ketua DPP Horas Bangso Batak Minta Pelaku Teror Dituntaskan


Medan, BS-
Aksi teror bom yang diduga bunuh diri yang terjadi di sisi Gereja Katedral Makassar , Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) Minggu (28/3/2021) mengundang keprihatinan dari banyak pihak, termasuk organisasi Perkumpulan Horas Bangso Batak (HBB) .

Ketua Umum DPP HBB HBB Lamsiang Sitompul SH MH kepada wartawan mengatakan peristiwa ini memicu kesedihan yang mendalam karena kejadian yang sama selalu berulang terjadi di Indonesia.

"Saya sedih kejadian seperti ini selalu berulang di gereja. Saya sangat prihatin dan di satu sisi saya melihat bahwa upaya penumpasan terorisme tidak maksimal, sehingga kejadian ini selalu berulang dan berulang," ujarnya.

Menurut Lamsiang Sitompul yang juga praktisi hukum ini menilai, aksi terorisme terjadi karena beberapa orang yang selama ini terduga atau terafiliasi dengan aksi teroris tidak dilakukan penindakan.

Tanggung jawab dalam mengantisipasi aksi terorisme ini menurutnya tidak hanya menjadi tanggung jawab Polri dan TNI. Namun, berkembangnya kemajuan teknologi membuat pihak Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) juga dituntut untuk berperan aktif.

"Saya dari dulu sudah meminta Kemenkominfo RI meregistrasi semua akun medsos, sehingga tidak semua bisa dengan mudah mengakses berita aksi yang mengarah pada kegiatan faham faham terorisme,”kata Lamsiang Sitompul.

Bahkan kata Lamsiang Sitompul,  Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) juga memiliki peran yang sangat besar dalam hal ini. Sebab, aksi-aksi terorisme seperti ini menurutnya selalu berkaitan dengan aliran pendanaan untuk melakukan aksi.

“Kemarin di Sumatera Utara ditemukan sumber pendanaannya termasuk dengan kotak-kotak amal, lembaga lembaga yang bergerak dibidang keuangan harus mengawasinya secara ketat,” tambahnya .

"Disisi lain sikap-sikap permisif kita terhadap gerakan-gerakan intoleran dan radikalis juga menyuburkan faham terorisme. Untuk itu sekali lagi sikap permisik dan sikap lembut terhadap semuanya harus bersikap tegas dan keras sesuai dengan hukum," katanya. 

Lamsing Sitompul memohon maaf jika ada yang tersinggung terhadap perkataannya yang juga direkam dalam video yang dibagikan kepada jurnalis.

"Tapi saya minta gerakan pemberantasan terorisme harus tegas dan keras. Bukan hanya pelaku namun semua yang membantu fasilitas dan arahan penyebaran paham teroris harus segera ditumpas sampai keakar akarnya. Bukan saja hanya terhadap pelaku yang meledakkan dirinya, tetapi juga terhadap orang orang yang membantu memfasilitasi, memberikan arahan arahan, maupun yang menyebarkan paham terorisme harus segera ditumpas. Horas Indonesia, Jayalah Negeriku dan Bangsaku,” pungkas Lamsiang Sitompul.(Asenk Lee Saragih)

Selamat Jalan Wendy Saragih, Pelantun Lagu Pop Simalungun “Sihol Horja Kantor”

Written By Beritasimalungun on Friday, 26 March 2021 | 15:55


Medan, BS
-Wendy Saragih mantan penyanyi cilik Pop Simalungun yang pernah remakan Album Pop Simalungun bersama Jhon Karyando Purba, meninggal dunia, Kamis (25/3/2021) sekira Pukul 10.00 WIB. Artis Simalungun pelantun “Sihol Horja Kantor” Ciptaan Damma Silalahi ini meninggalkan kenangan lagu yang kini banyak dicover di YouTube.

“Tenanglah bersama Bapa di Surga  Wendy Saragih Penyanyi Lagu Sihol Horja Kantor. Niombahni orang tua nami Darman Saragih Mantan Ketum HIMAPSI, Alamat Rumah duka Jalan Pabrik Tenun No 105 Medan. Andohar keluarga ibere ketabahan mandompakkon na masa on. Terima kasih atas karya karyamu mewarnai Belantika Musik Simalungun. PenyanyiEksCilik. SenimanSimalungunBerduka,” tulis Triadil Saragih.

“Keluarga besar Senandung Simalungun nadong i Medan ase merapat ma hu Jalan Pabrik Tenun ase mar acara Hita, Bani horja dukaon,artis Simalungun Wendy Saragih,” tulis Agus Erdiaman Purba, seniman Simalungun pencipta Lagu Sipukkah Huta dan Patunggung Simalungun ini di Group WA Senandung Simalungun. 

Pada Jumat siang, Komunitas Seniman Simalungun melayat ke rumah duka, seperti Jhon Eliaman Saragih, Yancy Sinaga, Lamser Girsang, Dewita Purba, Elni Damanik, Alvaro Purba, Karsima Sipayung dan Komponis Sipukkah Huta (Agus Erdiaman Purba) dan lainnya.

“Sehabis memberikan penghormatan terakhir kepada Alm Wendy Saragih, kami  anggota WA Group Senandung Simalungun, sejenak photo bersama di rumah duka. Mengenang almarhum semasa hidupnya. Kami mendendangkan lagu Sihol Horja Kantor, Ciptaan Damma Silalahi. Lagu ini dapat ditemukan pada Album Alm Wendy Saragih. Semua kami bernyanyi diiringi gitar yang dipetik Bung Lamser Girsang. Suasana sangat mengharukan sekali. Artis pendukung, Lamser Girsang, Jhon Eliaman Saragih, Dewita Purba, Yanci Sinaga, Kak Elni Damanik, Alvaro Purba, Karsima Sipayung dan Komponis Sipukkah Huta. Semoga ada videonya sebagai kenangan. Selamat Jalan Adinda Wendy Saragih,” kata Agus Erdiaman Purba. Selamat Jalan Wendy Saragih. Kami akan mengenangmu.. (Asenk Lee Saragih)


Pdt Drs Mardison Simanjorang, STh, MHum, Benteng Pekabaran Injil dari Kawasan Perkebunan Jambi

Pendeta Gereja Kristen Protestan Simalungun (GKPS) Resort Muarabungo, Provinsi Jambi, Pdt Drs Mardison Simanjorang, STh, MHum. (Foto : Matra/Radesman Saragih)

Jambi, BS– Penempatan seorang pegawai atau karyawan ke daerah terpencil sering dianggap orang sebagai “pembuangan” atau upaya menjauhkan pegawai tersebut ke pedalaman akibat kinerja yang dinilai kurang baik. Penilaian seperti itu muncul karena penempatan pegawai di perkotaan sering dianggap lebih bergengsi atau berharga dibandingkan di desa-desa.

Penilaian seperti itu tidak hanya terjadi di kalangan aparatur sipil negara (ASN) ataupun pegawai lembaga pemerintahan lainnya. Di kalangan rohaniawan (pendeta/penginjil) juga masih sering muncul anggapan bahwa penempatan tugas ke daerah terpencil sebagai “pembuangan” dan “hukuman”, termasuk di GKPS (Gereja Kristen Protestan Simalungun). Pendeta dan penginjil GKPS yang ditempatkan di daerah terpencil masih sering dianggap sebagai rohaniawan yang “terbuang” karena kurang disukai pimpinan. 

Namun bagi Pendeta (Pdt) Drs Mardison Simanjorang, STh, MHum yang saat ini melayani di GKPS Resort Muarabungo, sekitar 250 Km dari Kota Jambi, Provinsi Jambi, bertugas di daerah terpencil bukan sebagai pembuangan. Daerah – daerah terpencil seperti wilayah sentra-sentra perkebunan kelapa sawit di Kabupaten Bungo, Tebo dan Merangin, Provinsi Jambi bahkan dianggap Pdt Mardison Simanjorang sebagai tantangan pelayanan. 

Dalam percakapan dengan medialintassumatera.com (Matra) di GKPS Jambi, Minggu (21/3/2021), Pdt Mardison Simanjorang menilai, daerah-daerah terpencil di Provinsi Jambi tersebut memiliki poptensi pelayanan Pekabaran Injil (PI). Dikatakan demikian karena jumlah umat Kristen, termasuk warga GKPS di daerah – daerah perkebunan di Jambi tersebut cukup banyak dan berserak (tersebar dalam wilayah yang luas). 

Menurut Pdt Mardison Simanjorang yang lahir di Berastagi, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, 5 Maret 1969, umat Kristen dan warga GKPS yang berserak di sentra-sentra perkebunan kelapa sawit di wilayah Kabupaten Bungo, Tebo dan Merangin tersebut membutuhkan pelayanan kerohanian yang baik.  

Warga Batak Kristen, termasuk GKPS di wilayah perkebunan kelapa sawit di Kabupaten Bungo, Tebo dan Merangin sebagian besar pendatang dari wilayah Sumaera Utara (Sumut) dan membutuhkan kehadiran Gereja sesuai dengan asal mereka masing-masing.
Pendeta GKPS Resort Muarabungo, Provinsi Jambi, Pdt Drs Mardison Simanjorang, STh, MHum (duduk kiri) bersama beberapa pendeta Gereja di Bungo ketika mengunjungi Pondok Pesantren Aswaja, Bungo, Jambi, Senin (24/2/2021). (Foto : Matra/Ist)

Prospek Pekabaran Injil

Bagi alumni Pascsarjana jurusan Humaniora, Universitas Sanata Dharma, Yogyakarta ini, PI di Kabupaten Bungo, Tebo dan Merangin memiliki prospek yang baik karena belum seluruh warga Batak Kristen di ketiga kabupaten tersebut terjangkau pelayanan Gereja. Hal tersebut disebabkan jumlah pelayan gereja – gereja di Bungo, Tebo dan Merangin yang terbatas dan jarak permukiman mereka yang jauh dan sulit akses jalan/transportasi. 

“Padahal warga Batak Kristen, termasuk warga GKPS  di sentra-sentra perkebunan kelapa swit tersebut memiliki semangat bersekutu yang cukup tinggi. Ini menjadi tantangan pelayanan yang perlu mendapatkan Gereja di Bungo, Tebo dan Merangin,”katanya. 

Melihat tantangan pelayanan di sentra-sentra perkebunan di Jambi itu, Pdt Mardison Simanjorang pun melakukan berbagai terobosan. Sejak memulai tugas pelayanan di GKPS Resort Muarabungo 2015, Pdt Mardison Simanjorang benar-benar bekerja keras meningkatkan pelayanan ke jemaat GKPS yang jauh dari Kota Muarabungo. 

Jemaat tersebut, yakni jemaat GKPS Persiapan Bangun Garingging, Pos PI Nain, Pos PI Asam Merah yang dekat dengan perbatasan Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi, Kabupaten Dharmasraya, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar). Ketiga jemaat tersebut memiliki jarak sekitar lima jam perjalanan dari Kota Muarabungo. Jalan menuju kedua jemaat tersebut juga sebagian besar masih jalan tanah perkebunan serta masih harus menyeberangi sungai. 

Setelah melayani kedua jemaat yang masuk wilayah GKPS Resort Muarabungo tersebut, GKPS Persiapan Bangun Garingging pun akhirnya diresmikan menjadi GKPS Bangun Garingging. Pos PI Nain dan Asam Merah pun terus dikembangkan agar bisa menjadi GKPS Persiapan. 

Selain itu melayani jemaat GKPS yang baru dan Pos PI tersebut, Pdt Mardison Simanjorang yang lulus Sarjana Theologia Sekolah Tinggi Theologia (STT) Abdi Sabda, Medan, Sumut tahun 1999 juga masih melayani beberapa jemaat anggota (kuria pagaran) GKPS Resort Muarabungo yang sudah lama eksis, yakni GKPS Sukamakmur dan GKPS Sumber Sari, Kabupaten Tebo, GKPS Bangko, Kabupaten Merangin dan GKPS Simpang TKA Km 44 Bungo, Kabupaten Bungo. Jarak GKPS Muarabungo sebagai jemaatinduk dengan jemaat anggota tersebut pun rata-rata cukup jauh dengan waktu tempuh antara setengah hingga satu jam. 

Pendeta (Pdt) GKPS Resort Muarabungo, Jambi, Pdt Drs Mardison Simanjorang, STh, MHum (dua dari kiri) bersama Penginjil GKPS Resort Jambi, Denni Rosnida Br Damanik, STh (kiri), Pendeta GKPS Resort Jambi, Pdt Franky Doris Malau, STh (kanan) dan Wakil Ketua GKPS Resort Jambi, St Radesman Saragih, SSos (dua dari kanan) di GKPS Jambi, Minggu (21/3/2021). (Foto : Matra/Radesman Saragih)
 
Terasa Melelahkan

Pdt Mardison Simanjorang yang juga pernah menimba ilmu agama Pendidikan Agama Kristen (PAG) STT Abdi Sabda Medan, Sumut, 1992 lebih lanjut mengakui, melayani jemaat-jemaat di wilayah pelayanan GKPS Resort Bungo terkadang terasa melelahkan karena jarak jemaat yang jauh dari Kota Muarabungo. GKPS Sungkai, Pos PI Nain dan Pos PI Asam Merah misalnya memiliki jarak sekitar lima jam perjalanan dari Kota Muarabungo. 

Akses jalan menuju kedua jemaat tersebut pun cukup sulit karena sebagian besar masih jalan tanah dan harus menyeberangi sungai. Karena kendaraan roda empat (mobil) tidak bisa masuk ke lokasi jemaat pengembangan tersebut, Mardison Simanjorang terpaksa naik kendaraan roda dua (sepeda motor) untuk melayani jemaat-jemaat di daerah terpencil tersebut. 

“Namun pelayanan ke jemaat tersebut harus ditingkatkan karena mereka sangat membutuhkan palayanan dari rohaniawan. Warga GKPS banyak tersebar di sentra-sentra perkebunan kelapa sawit di Bungo, Tebo dan Merangin. Mereka harus dilayani dengan baik agar tetap komitmen bersekutu, bersaksi dan melayani di bawah naungan GKPS,”kata putra pertama dari sembilan bersaudara ini. 

Menurut Pdt Mardison Simanjorang, jemaat-jemaat GKPS Resort Bungo yang sudah cukup dewasa (lama berdiri) seperti GKPS Muarabungo sebagai jemaat induk (kuria pamatang), GKPS Sumbersari, GKPS Sukamakmur, GKPS Simpang TKA dan GKPS Bangko, Merangin juga masih membutuhkan pelayanan dan pembinaan yang baik. 

Pembinaan jemaat yang perlu dilakukan di GKPS Muarabungo dan Bangko yang berada di wilayah perkotaan khususnya di bidang peningkatan sumber daya manusia (SDM) para pelayan. Peningkatan SDM para pelayan di GKPS wilayah ibukota kabupaten tersebut penting, khususnya bidang kerohanian karena mereka merupakan perpanjangan tangan tenaga fulltimer (pendeta) dalam pembinaan kerohanian warga jemaat. 

Kemudian pembinaan pelayan jemaat di GKPS Sukamakmur, GKPS Sumbersari dan GKPS Simpang TKA juga penting karena jemaat tersebut berada di kawasan perkebunan kelapa sawit. Jarak tempat tinggal para warga jemaat umumnya jauh-jauh. Karena itu para pelayan di ketiga jemaat tersebut perlu mendapatkan peningkatan kualitas SDM di bidang pelayanan kerohanian. 

“Tugas pelayanan di sentra-sentra perkebunan di GKPS Resort Muarabungo ini cukup berat. Lokasi gereja – gereja anggota dari jemaat induk GKPS Muarabungo di Kota Muarabungo cukup jauh. Kemudian tempat tinggal warga jemaat juga saling berjauhan di kawasan perkebunan. Karena itu para pelayan, baik fulltimer (pendeta/penginjil) maupun majelis jemaat harus bekerja keras melakukan pelayanan,”ujarnya. 

Dikatakan, peran fulltimer di GKPS Resort Muarabungo sangat sentral atau penting karena penyebaran gereja dan warga jemaat di daerah yang luas dan terpencil, sementara tenaga pelayan terbatas dari segi jumlah dan kualitas.

Bentuk PGID

Tantangan pelayanan yang dihadapi Pdt Mardison Somanjorang, STh, MHum di Bungo ternyata tidak hanya di lingkungan GKPS. Tantangan pelayanan juga dihadapi di lingkungan gereja-gereja di Bungo. Tantangan tersebut, yakni belum adanya wadah persekutuan gereja yang menaungi gereja-gereja dari berbagai denominasi di Bungo, Tebo dan Merangin. 

Karena itu di tengah kesibukannya melayani delapan jemaat di GKPS Resort Muarabungo, Pdt Mardison Simanjorang yang sudah pernah melayani di GKPS Pontianak, KalimantanBarat, GKPS Resort Dumai, Riau, GKPS Resort Tongging, Kareo, juga memprakarsai pembentukan Persekutuan Gereja-gereja Indonesia Daerah (PGID) Kabupaten Bungo. 

Jumlah anggota GPID Bungo mencapai 11 gereja dengan jumlah warga jemaat belasan ribu orang. Sebagian warga jemaat gereja-gereja PGID Bungo tersebut berada di sentra-sentra perkebunan kelapa sawit. PGID Bungo tersebut dibentuk karena tantangan PI di Bungo cukup berat. Tantangan tersebut tidak hanya di bidang kerohanian, tetapi juga di bidang sosial (masalah kerukunan uimat beragama), budaya, ekonomi dan pendidikan. 

Menyikapi kondisi tersebut, kata Pdt Mardison Simanjorang, Gereja – gereja di Bungo harus bisa menjadi isnspirator bagi pembangunan daerah dan masyarakat Bungo. 

“Gereja jangan egois, memikirkan diri sendiri, melainkan harus berkuntribusi memajukan aspek sosial, budaya, ekonomi dan pendidikan masyarakat di Bungo,”katanya. 

Jangan “Mottu”

Pdt Mardison Simanjorang yang menikah dengan wanita idamannya Br Damanik dari Kota Bandung, Jawa Barat ini mengatakan, melihat beratnya tantangan pelayanan di GKPS Resort Muarabungo, terutama di tengah pandemi Covid-19 ini, semangat pelayanan bisa kendor. Hal tersebut disebabkan adanya pembatasan pertemuan secara berkerumun, pembatasan kunjungan dan dampak Covid-19 terhadap ekonomi jemaat. 

Jika tantangan pelayanan tersebut tidak dihadapi dengan semangat juang pelayanan yang tinggi, para pelayan bisa mandolei (putus asa), sehingga pelayanan pun mandek atau menurun. Namun melihat banyaknya warga jemaat GKPS yang mendambakan pelayanan di wilayah GKPS Resort Bungo, semangat pelayan mengabarkan Injil di daerah pertumbuhan baru  Provinsi Jambi tersebut tetap hidup. 

“Gereja tidak mengenal istilah ‘mottu’ (menemui jalan buntu seperti dalam istilah permainan catur) kendati banyak tantangan pelayanan. Gereja selalu menemukan jalan keluar menghadapi berbagai pergumulan dan kebuntuan jika para pelayan tetap melayani dengan semangat dan berlandaskan Firman Allah,”kata Pdt Mardison Simanjorang, STh, MHum ketika memimpin Sidang Synode GKPS Resort Jambi mewakili Pimpinan Pusat GKPS di GKPS Jambi, Sabtu (20/3/2021).

Menurut ayah dua putri dan satu putra ini, menghadapi pandemi Covid-19 yang berdampak besar terhadap kehidupan Gereja, termasuk unsur finansial Gereja, para pelayan GKPS tidak boleh bersikap pesimistis dan bersikap mottu atau buntu. Berbagai kreasi pelayanan perlu dikembangkan agar GKPS tetap bisa eksis di tengah berbagai tantangan zaman. 

“Melayani di tengah-tengah Gereja merupakan pekerjaan spiritual. Karena itu pelayanan di tengah gereja harus tetap bergulir kendati banyak hambatan, khususnya di tengah pandemi ini,”paparnya.

Pelayanan yang Berbuah

Ketika memaparkan tentang tema GKPS “Menjadi Persekutuan dan Pelayanan yang Berbuah” di hadapan 42 orang anggota Majelis Jemaat GKPS Resort Jambi, Mardison Simanjorang mengatakan, Gereja tidak boleh mempertahankan status quo (keadaan). Tetapi Gereja harus terus bergerak mencari dan melaksanakan berbagai strategi pelayanan yang bisa membuahkan hasil untuk meninmgkatkan kesejahteraan dan keimanan warga jemaat. 

Untuk memajukan persekutuan dan pelayanan Gereja, para pelayan Gereja harus benar-enar memiliki penmgetahuan yang mumpuni tentang pelayanan-pelayanan yang bisa membuahkan hasil. Sumber utama pengetahuan mengatasi masalah dalam kehidupan ini, yaitu Firman Allah (Logos).

“Kalau kita punya pengetahuan, kita akan lebih mampu mengatasi masalah. Gereja harus berpengetahuan agar bisa mengatasi masalah. Gereja tidak boleh tanpa gagasan dan perbuatan/tindakan agar tetap bisa eksis. Jadi seluruh warga jemaat dan pelayan GKPS harus meningkatkan pengetahuan agar bisa memberikan pelayanan yang berbuah dan hidup dalam Fiman Allah,”ujarnya.

Pdt Mardison Simanjorang mengatakan, satu hal penting yang perlu diperhatikan GKPS untuk memberikan pelayanan yang berbuah, yakni memberikan solusi kepada warga jemaat mengatasi kesulitan ekonomi. Gereja perlu membantu warga jemaat mengatasi kesulitan ekonomi sebagai buah nyata dari pelayanan.

Untuk membantu perekonomian jemaat tersebut, kata salah satu pendiri Credit Union Modifikasi (CUM) Talenta Seribudolok, Simalungun, Sumut 2007 ini, jemaat GKPS, termasuk di Jambi perlu mendirikan lembaga ekonomi seperti usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) dan koperasi. Melalui lembaga ekonomi rakyat yang kini dikembangkan pemrintah tersebut, warga jemaat GKPS yang kesulitan ekonomi akibat pandemic bisa terbantu. 

“Bantuan ekonomi untik warga Gereja ini penting sebagai wujud nyata kepedulian Gereja terhadap warga jemaatnya. Pangidangion na lang dong horja atap buahni, ai na asal horja-horja hansa ai. (Pelayanan tanpa ada karya atau manfaatnya untuk kesejahteraan jemaat, itu namanya pelayanan asal-asalan,”katanya. (***)



Hasil SNMPTN Telah Diumumkan, Kepsek SMA Negeri 3 Pematangsiantar Ucapkan Selamat

Written By Beritasimalungun on Thursday, 25 March 2021 | 15:41

Kepala Sekolah SMA Negeri 3 Pematangsiantar, Zupan SPd.

Pematangsiantar (BS)-
Pengumuman hasil seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri (SNMPTN ) 2021 telah diumumkan pada Senin 22 Maret 2021. Kepala Sekolah (Kepsek) SMA Negeri 3 Pematangsiantar ucapkan selamat kepada siswa yang lulus.

Kepala Sekolah SMA Negeri 3 Pematangsiantar, Zupan SPd mengatakan bahwa pihaknya mengucapkan selamat dan bersyukur atas kelulusan 27 orang siswanya dan mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang berkerjasama untuk mendidik dan mengajari siswa agar berprestasi selain mengharumkan nama sekolah juga demi masa depan siswa tersebut juga.

Bagi siswa yang belum lulus, Zupan berharap agar lebih giat lagi dalam belajar karena masih ada seleksi lain yang bisa diikuti seperti seleksi bersama masuk perguruan tinggi negeri (SBMPTN ) dan seleksi Mandiri.

"Tidak lulus SNMPTN bukan berarti tertutup pintu masuk perguruan tinggi negeri,masih ada jalur lain dan kita harapkan kepada siswa yang ingin melanjutkan ke jenjang lebih tinggi agar memanfaatkan jalur tersebut ,kita pihak sekolah juga tidak akan pernah letih untuk membimbing siswa untuk memilih jurusan yang sesuai dengan kemampuan akademiknya ".ungkap Zupan.

“Saya berkomitmen menjadikan SMA Negeri 3 menjadi sekolah yang menghasilkan siswa-siswa yang berprestasi dalam segala bidang baik dalam pelajaran,seni ataupun olahraga. Dan saya memberikan apresiasi kepada guru-guru,pihak komite,keluarga dan masyarakat yang peduli dengan SMA Negeri 3,” kata Zupan. (Didik J)



DR Junimart Girsang SH MH Bicara Soal Honorer dan Calo CPNS di Rapat Komisi dengan Menteri

DR Junimart Girsang SH MH.(Kolase YouTube)

Jakarta, BS-
DR Junimart Girsang SH MH selaku Wakil Ketua Komisi II DPR-RI melakukan Rapat Kerja dengan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi RI serta Rapat Dengar Pendapat dengan Kepala Badan Kepegawaian Negara dan Ketua Komisi Aparatur Sipil Negara, Rabu (24/3/2021). Dalam rapat ini Komisi II DPR RI membahas tentang guru honorer, rekrutmen CPNS 2021 dan isu-isu aktul lainnya. (Asenk Lee Saragih)

Daftar Siswa Lulus SNMPTN 2021 SMA Negeri 2 dan SMA 1 Pematangsiantar

Written By Beritasimalungun on Tuesday, 23 March 2021 | 13:54

Kepala Sekolah SMA Negeri 2 Pematangsiantar  Mardiansyah Sinaga.(Beritasimalungun/Didik J)

Pematangsiantar (BS)
-Pengumuman Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri ( SNMPTN ) pada Senin 22 Maret 2021 serentak diumumkan melalui laman portal https://portal.ltmpt.ac.id/pada pukul 15.00 WIB.

Kepala Sekolah SMA Negeri 2 Pematangsiantar  Mardiansyah Sinaga mengatakan bahwa jumlah tersebut kemungkinan  bertambah karena ada siswa yang mungkin belum memberitahu ke pihak sekolah.

Disebutkan, bahwa kuota siswa SMA Negeri 2 Pematangsiantar  yang bisa mengikuti SNMPTN sebanyak 151 siswa ,40%dari total siswa kelas XII yaitu sebanyak 350 siswa. Sementara pada tahun 2020 jumlah siswa yang lulus SNMPTN sebanyak 64 orang.

Untuk siswa yang lulus diharapapkan agar dimanfaatkan sebaik mungkin karena terkait masa depan dan diharapkan belajar lebih giat agar tidak mempermalukan nama baik sekolah,dan bagi siswa yang mengikuti SNMPTN tetapi belum lulus diharapkan jangan kecewa karena masih banyak jalur lain masuk perguruan tinggi negeri dan tetap belajar dengan tekun.

Sementara siswa SMA Negeri 1 Pematangsiantar yang lulus ada sebanyak 45 orang. Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Pematangsiantar, Bona Sihombing ,MPd merasa bangga karena ditengah pandemi covid-19  siswanya tetap belajar dengan tekun dirumah.

"Walau jarang tatap muka dengan guru dalam hal belajar siswa tetap.belajar dengan giat dan guru guru juga tidak pernah letih untuk membimbing mereka dan saya harap agar siswa yang lulus agar belajar dengan subgguh-sungguh demi masa depan mereka," katanya. (Didi J)

Berikut nama-nama siswa SMA Negeri 1 Pematangsiantar yang lulus SNMPTN.


Daftar Siswa SMA Negeri 2 Pematangsiantar Lulus SNMPTN



Yan Santoso Purba Melirik Kursi Wakil Wali Kota Pematangsiantar

Written By Beritasimalungun on Monday, 22 March 2021 | 10:31

Yan Santoso Purba Melirik Kursi Wakil Wali Kota Pematangsiantar.(Istimewa)

Pematangsiantar, BS
-Diam-diam ternyata Yan Santoso Purba telah mendaftarkan diri ke DPC PDI Perjuangan Kota Pematangsiantar untuk menjadi Wakil Wali Kota Pematangsiantar. Kini wakil walikota pematangsiantar kosong karena wakil naik jadi walikota menyusul meninggalnya Wali Kota Pematangsiantar terpilih Ir Asner Silalahi pada Rabu 13 Januari 2021 lalu.

Ir Asner Silalahi MT merupakan Walikota Pematangsiantar terpilih pada Pilkada serentak 9 Desember 2020 lalu yang berpasangan dengan dr Susanti Dewayani SpA. Sehingga secara peraturan, dr Susanti Dewayani SpA secara otomatis naik menjadi Walikota sehingga calon wakil walikota dipilih oleh partai pengusung PDI Perjuangan, Partai Golkar, Partai Gerindra, PAN, Demokrat, Hanura, NasDem dan PKPI. 


Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPC PDI Perjuangan Siantar, Togi Siregar kepada wartawan mengatakan, Yan Santoso Purba sudah menyerahkan berkasnya ke kantor DPC PDIP Kota Pematangsiantar awal pekan kemarin.

Berkas diantarkan Istri Yan Santoso Purba Artha Berliana Samosir dan diterima staf sekretariat DPC PDIP Kota Pematangsiantar. 

Kata Togi Siregar, pendaftaran akan berlangsung hingga akhir Maret 2021 untuk selanjutnya diproses sesuai mekanisme di Partai PDI Perjuangan. Prinsipnya Partai akan melakukan perekrutan Calon Wakil Wali Kota Pematangsiantar sesuai mekanisme Partai dan ketentuan undang-undang. 

St Yan Santoso Purba SH MM merupakan salah Putra terbaik Simalungun. Dia merintis karier di birokrasi sebagai PNS di suatu Departemen dan telah melanglang buana dalam pelayanan publik di seantero Negeri.

Aktif dalam pelayanan sosial, keagamaan dan kemasyarakatan. Peduli akan jatidiri Simalungun dengan niat membangun Simalungun. Tokoh yang rendah hati, Ahap Simalungun dengan leadership yang kuat, lemah lembut tapi penuh ketegasan dan visioner. (Asenk Lee Saragih)

RIP: Muchtar Pakpahan



Oleh : Pdt Gomar Gultom MTh. 

Duka mendalam atas berpulangnya Bang Muchtar Pakpahan, seorang tokoh perburuhan yang sangat vokal. 

Pertama sekali kenal Bang Muchtar, ketika saya masih menjalani masa vikariat sebagai calon pendeta, 1984. Beliau dosen di FH Universitas HKBP Nommensen, Medan, ketika itu, dan menjadi Kepala Unit Bantuan Hukum  di Universitas tersebut. Selama itu, dan tahun-tahun sesudahnya kami, bersama rekan-rekan lain, membentuk dan membesarkan KSPPM, sebuah LSM yang bergerak dalam pendampingan pemberdayaan masyarakat desa.  

Di KSPPM perjalanan kebersamaan kami sangat intens. Jarak usia yang terpaut jauh di antara kami, beliau lebih senior 6 tahun dari saya, tak pernah jadi penghalang dalam keakraban kami. Bukan hanya itu, di sini kami saling mengakrabkan diri bersama keluarga masing-masing, sehingga isteri dan anak-anak kami pun saling mengenal dan akrab satu sama lain. 

Satu hal yang sangat menonjol darinya adalah kegelisahannya atas berbagai bentuk ketidak-adilan. Dan untuk itu beliau tak pernah bisa diam. Beliau juga sangat reseh atas segala kemapanan. Olehnya tak pernah bisa bertahan lama dalam institusi dimana beliau terhisab, entah beliau mundur atau dimundurkan. Di UHN dan UKI beliau mengalaminya. Bahkan di KSPPM, yang dia ikut membidaninya pun, bahkan sangat aktif menbesarkannya, dia akhirnya keluar. 

Itulah Muchtar, sosok yang selalu bergerak bebas dan tak pernah bisa dikekang oleh yang namanya birokrasi, kebiasaan dan kemapanan. Apalagi bila itu bersangkut paut dengan ketidak-adilan. 

Satu hal yang juga sangat kental dalam dirinya, yang saya kira berkaitan dengan langkah-langkah mundur dan dimundurkan sebagaimana saya sebutkan di atas adalah kurang taktisnya beliau berjuang, setidaknya itu yang saya amati dalam beberapa kasus yang kami sama-sama terlibat. Saya berulangkali mengingatkannya akan hal ini. “Bukan begitu caranya, Bang!”, seingat saya adalah kalimat yang paling sering saya katakan padanya.

Dia pun pernah dibui beberapa kali oleh rejim Suharto. Seingat saya, beliau dipenjara sedikitnya tiga kali. Bahkan pernah diancam hukuman mati karena dianggap subversif.

Lepas dari itu, dia adalah orang yang sangat tulus, terlalu polos malah. Dan dia selalu menyediakan diri, di tengah keterbatasannya, untuk membantu sesama yang butuh pertolongan. Saya ingat persis, di suatu malam di sekitar 1992, dia datang ke rumah saya di Tarutung, hanya untuk menyampaikan sesuatu yang sangat krusial menyangkut HKBP. Dia datang jauh-jauh meninggalkan keluarga di Jakarta, padahal saya tahu persis beliau sedang mengalami kesulitan banyak ketika itu. 

Bang Muchtar, kehidupannya sangat berwarna. Kemudian hari terjun di dunia perburuhan dan kemudian politik. Di kedua dunia ini kami tak banyak bersentuhan. Namun oleh karena perhatiannya yang tak pernah surut atas kehidupan bergereja, dalam berbagsi kesempatan kami masih  bertemu, pun dalam upaya pemajuan kebatakan.

Sejak 2018 lalu beliau harus berjuang nenghadapi duri dalam dagingnya: cancer nasofaring. Harus menjalani beberapa kali operasi dan perawatan di RS. Tapi itu tak membuatnya surut dalam berjuang. Terakhir saya jumpa beliau di rumah Dr Binsar Pakpahan, anak sulungnya, yang kini menjadi sobat dan kolega saya, di awal 2020, persis menjelang pandemi. Di tengah keletihan tubuhnya, kami banyak berbincang tentang masalah di UKI saat itu. 

Kini sosok yang tak kenal nenyerah itu sudah menyelesaikan perjuangannya. Namun dia meninggalkan jejak- jejak yang sangat banyak dan dalam. Dan itu akan tetap hidup dalam memori saya.

Bela rasa dan doa saya untuk Kak Rosintan Marpaung, dan buat Pdt Dr Binsar Jonathan Pakpahan. 

Satu hal yang menggembirakan saya, baru bulan lalu saya meminta kesediaann Binsar untuk bergabung dengan KSPPM, dan dia dengan sukacita menerimanya.(Penulis Adalah Ketua PGI)

Tokoh Buruh Indonesia Muchtar Pakpahan Tutup Usia 67 Tahun


Simalungun, BS
-Nunga marujung ngolu Amang Prof. Dr. Muchtar Pakpahan, SH, MA. (Op. Reinhold doli), umur 67 taon, natoras ni amang Pdt. Dr. Binsar Jonathan Pakpahan. Taboan ma Amang/Inang, sude ma hita saluhutna ditangiangta asa margogo, jala tarapul keluarga, jala Debata ma mamasumasu saluhut angka keluarga natininggalhon.

(Telah meninggal dunia Bapak Prof. Dr. Muchtar Pakpahan, SH, MA. (Op. Reinhold doli), umur 67 tahun Ayah dari Bapak Pdt. Dr. Binsar Jonathan Pakpahan. Mari Bapa, Ibu dan kita semuanya bawakan dalam doa agar keluarga yang ditinggal diberikan penghiburan dan diberkati Tuhan Maha Pengasih).
Demikianlah tulisan Michael Simbolon lewat laman sosial media memberitahukan Berita Duka, Senin (22/3/2021) pagi. 

Muchtar Pakpahan, tokoh buruh Pendiri sekaligus Ketua Umum DPP Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI), Muchtar Pakpahan, meninggal dunia pada Minggu (21/3/2021) malam.

Kabar tersebut didapatkan dari pesan singkat yang didalamnya turut mengucapkan duka cita atas meninggalnya Muchtar Pakpahan.

"Telah meninggal dunia amangboru kita Prof Dr.Mukhtar Pakpahan malam ini. Jenazah masih di RS Siloam," bunyi pesan singkat tersebut, Senin (22/3/2021). 

Ucapan duka pun mengalir di Twitter, salah satunya ditulis Direktur Eksekutif Migrant Care, Wahyu Susilo.

“Selamat jalan bang Muchtar Pakpahan. Keberanianmu mendirikan Serikat Buruh Sejahtera Indonesia saat rezim Orde Baru hanya mengakui SPSI adalah teladan perlawanan,” tulisnya di akun @wahyususilo. 

Muchtar Pakpahan lahir di Bah Jambi II, Simalungun, Sumatera Utara, 21 Desember 1953 (67 tahun). Almarhum adalah tokoh buruh Indonesia yang mendirikan serikat buruh independen pertama di Indonesia.

Semasa hidupnya, Muchtar memimpin Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) dari 1992 hingga 2003. Selanjutnya menjabat Ketum DPP Partai Buruh (2003-2010). Lantas sejak 2012 kembali memimpin SBSI, hingga sekarang. 

Pria yang telah memperoleh berbagai penghargaan hak asasi manusia internasional itu juga semasa hidupnya aktif sebagai pengacara di firma hukumnya, Muchtar Pakpahan Associates. Dia juga mengajar di Fakultas Hukum Universitas Kristen Indonesia (UKI).

Berikut perjalanan karier Muchtar Pakpahan: 

1.Pengacara di Medan (1978-1986)
2.Dosen Fakultas Hukum di Universitas HKBP Nommensen Medan (1981-1986)
3.Aktivis KSPPM (Kelompok Studi Penyadaran dan Pendampingan Masyarakat) (1982-1986)
4.Dosen Universitas Kristen Indonesia Jakarta (1986-sekarang)
5.Advokat di Jakarta (1987-sekarang)
6.Sekretaris Eksekutif LPBH FAS (Lembaga Penyadaran dan Bantuan Hukum - Forum Adil Sejahtera) Jakarta (1988-1996)
7.Dosen Universitas Tujuh belas Agustus Jakarta (1989-1994)
8.Dosen Pembimbing Disertasi di Fakultas Hukum Universitas Indonesia (1994-sekarang)
9.Ketua Umum DPP SBSI (1992-2003)
10.Ketua Umum DPP Partai Buruh Sosial Demokrat/Partai Buruh 2003-2010
11.Ketua Umum DPP SBSI (2012-sekarang). 

(Asenk Lee)

Radiapoh Hasiholan Sinaga: Perawat Harus Diberikan Kenyamanan Bekerja

Written By Beritasimalungun on Sunday, 21 March 2021 | 08:03


Tanah Jawa, BS-
Bupati Kabupaten Simalungun terpilih Periode 2021-2024, Radiapoh Hasiholan Sinaga (RHS), didampingi istri Ratnawaty Boru Sidabutar, menghadiri acara Peringatan Hari Perawat Nasional Ke-47 yang digelar Pengurus Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Cabang Kabupaten Simalungun di Kampung Melayu, Kelurahan Tanah Jawa, Kecamatan Tanah Jawa, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara, Sabtu (20/3/2021).

“Perawat ke depan harus diberikan rasa nyaman dalam bekerja sehingga Para Perawat dapat memberikan Pelayanan Kesehatan yang terbaik kepada Masyarakat,” kata Radiapoh Sinaga.

Dalam meningkatkan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya di Kabupaten Simalungun, mau pun tamu yang berkunjung ke Simalungun, para perawat jangan dibebani hal-hal yang dapat mengganggu kinerjanya.

“Saya meyakini, para perawat di Kabupaten Simalungun, memiliki kemampuan yang baik dalam menjalankan pelayanan kesehatan di tengah masyarakat, khususnya dalam pelayanan, penanganan dana antisipasi sebaran pandemic Covid-19,” katanya RHS sembari menyebutkan hal itu sesuai dengan Tema Peringatan HUT Ke-47 Keperawatan, yakni “Perawat Tangguh, Indonesia Bebas Covid-19, Masyarakat Sehat”.

Radiapoh Sinaga menyampaikan, dalam hal penanganan Covid-19, peran unsur para medis termasuk perawat sangat penting, baik dalam penanganan hingga antisipasi terpaparnya masyarakat dari Covid-19.

“Perawat memegang peranan penting dalam penanganan pandemi Covid-19. Perawat memiliki tugas untuk menjalankan upaya preventif, promotif, kuratif, hingga rehabilitatif,” jelasnya.

Sebagaimana diketahui, kondisi dunia saat ini, termasuk Kabupaten Simalungun, sedang dilanda Pandemi Covid 19, yang membuat seluruh tatanan kehidupan masyarakat menjadi tidak normal di berbagai sektor.

Selanjutnya, Radiapoh Sinaga mengungkapkan, bahwa jauh-jauh sebelumnya, ia bersama pasangannya, H Zonny Waldi, sudah menyusun sejumlah program unggulan, diantaranya program Si-SEHAT (Simalungun Sehat).

“Program Si-SEHAT nantinya akan diterapkan dalam pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Terkait hal itu, peranan para medis (Perawat) sangat besar dalam pelayanan masyarakat di bidang kesehatan,” ujarnya.

Kata Radiapoh Sinaga, kiranya para medis, nantinya dapat bersinergi, dan berkontribusi, dengan baik dalam menyukseskan Program Si-SEHAT, yang digagasi pemerintahan RHS-ZW, yang akan memberikan kenyamanan kerja, perawat tanpa dibebani urusan yang menyusahkan, apalagi mengganggu profesionalisme para medis dalam menjalankan tugas pelayanan kesehatan.

Pada kesempatan itu, Radiapoh Sinaga menyampaikan ucapan terimakasih kepada seluruh tenaga perawat mau pun masyarakat Simalungun yang telah memilih dirinya bersama H Zonny Waldi, memenangkan, dan sudah ditetapkan sebagai Bupati dan Wakil Bupati terpilih di Pilkada Kabupaten Simalungun yang digelar pada 09 Desember 2020. 

“Kami sampaikan ucapan terimakasih, dan kedepan, mari dengan semangat bekerjasama dalam meraih cita-cita luhur dalam pengbadian di bidang masing-masing, untuk Kabupaten Simalungun lebih maju, lebih baik, dan rakyatnya sejahtera,” kata Radiapoh Sinaga.

Pada Acara HUT Ke-47, Perawat Nasional tersebut, PPNI Kabupaten Simalungun, menggelar Acara Khitanan Massal, Pembagian Masker, dan Penyuluhan Kesehatan.(**)

Halaman FB Media Lintas Sumatera

Mengucapkan

Mengucapkan
KLIK Benner Untuk Beritanya

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan
DIRGAHAYU TNI ' Semoga TNI Selalu di Hati Rakyat, Menjadi Kebanggaan Ibu Pertiwi, Sinergi, dan Maju Bersama Negeri, AMIN

Kaldera Toba Akhirnya Diakui UNESCO Global Geopark

Pdt Dr Deddy Fajar Purba dan Pdt Dr Paul Ulrich Munthe (Ephorus dan Sekjen GKPS)

Pdt Dr Deddy Fajar Purba dan Pdt Dr Paul Ulrich Munthe (Ephorus dan Sekjen GKPS)
Selamat Natal dan Tahun Baru

Kabar Hun Simalungun

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Rental Mobil di Pematangsiantar

Rental Mobil di Pematangsiantar
Ada Executive Tiomaz Trans. KLIK Gambar Info Lengkapnya

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik
Tinuktuk adalah Sambal Rempah Khas Simalungun yang berkhasiat bagi tubuh dan enak untuk sambal Ikan Bakar atau sambal menu lainnya. Permintaan melayani seluruh Indonesia dengan pengiriman JNT dan JNE. Berminat hubungi HP/WA Devi Yusnita Damanik 0815 3445 0467 atau di Akun Facebook: Devi Damanik.

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)
Hinalang- Pdt Jhon Rickky R Purba MTh melakukan peletakan batu pertama pembangunan Pusara “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba) di Desa (Nagori) Hinalang, Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara, Selasa (22/10/2019). Acara Peletakan Batu Pertama dilakukan sederhana dengan Doa oleh Pdt Jhon Rickky R Purba MTh. Selengkapnya KLIK Gambar

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba
Sakit Bertahun Tanpa Pelayanan Medis

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”
“Lang jelas lagu-lagu Simalungun sonari on. Tema-tema pakon hata-hata ni lagu ni asal adong. Irama ni pe asal adong, ihut-ihutan musik sonari. Lagu-lagu Simalungun na marisi podah lang taridah.” (Semakin kurang jelas juga lagu-lagu Simalungun belakangan ini. Tema dan syairnya asal jadi. Iramanya pun ikut-ikut irama musik zaman “now” yang kurang jelas. Lagu-lagu Simalungun bertema nasehat pun semakin kurang”.

Berita Lainnya

.

.
.

Ikan Bawal Seberat 9 KG Dapat (Tabu-tabu) di Danau Toba Hutaimbaru Simalungun

Ikan Bawal Seberat 9 KG Dapat (Tabu-tabu) di Danau Toba Hutaimbaru Simalungun
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Catatan Paska Konser Jhon Eliaman Saragih

Catatan Paska Konser Jhon Eliaman Saragih
TMII Jakarta Sabtu 4 November 2017.KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

 


 


Sapu Bersih Rencana Gubsu Soal Wisata Halal Syariah di Kawasan Danau Toba

Sapu Bersih Rencana Gubsu Soal Wisata Halal Syariah di Kawasan Danau Toba
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Ibadah Syukuran HUT 80 St RK Purba Pakpak

Ibadah Syukuran HUT 80 St RK Purba Pakpak
KLIK Gambar Untuk Selengkapnya