. September 2021 | BeritaSimalungun

BERITA TERBARU

MENU BERITA

Segera Hadir Dengan Wajah Baru BERITASIMALUNGUN.ID

Segera Hadir Dengan Wajah Baru BERITASIMALUNGUN.ID
KLIK Benner Melihat Versi BETA

MATRA-Media Lintas Sumatera

MATRA-Media Lintas Sumatera
KLIK Benner Untuk Penampakannya
INDEKS BERITA

"Kepemimpinan, Habonaron Do Bona"

Written By Beritasimalungun on Thursday, 30 September 2021 | 17:29


 Drs Sofyan Purba (Forkis Mayup)

Oleh: Drs Sofyan Purba

Beritasimalungun-Ketika seluruh rakyat, berharap suasana "Bahwa kehidupan ber keadilan yang merata, makmur dan sejahtera" maka pandangan Habonaron Do Bona adalah ideal dan realistis. Itu menjadi acuan sebagai pemimpin dan itu pula pandangan yang berterima sebagai rakyat yang dipimpin.

Habonaron Do Bona itu Universal. Itu adalah esensi paling mendasar dalam ajaran seluruh ummat yang ber agama dan ummat yang masih percaya, akan adanya: Allah. Tuhan. Naibata/Debata/Dibata, Oppungmulanioppung.

Bahwa "Benar itu adalah Kebenaran Yang Mutlak" dan bahwa "Ada Penguasa Alam Terbaik Terkuat di Jagat Raya. Mengeksekusi tak terdeteksi. Bukan dogma atau cerita lama, sampai saat ini, terjadi di sekitar kita " ini yang mengatur seluruh aktifitas, hidup dan berkehidupan seluruh isi alam.

Penguasa Alam, melalui Kitab kitabnya mengajarkan: Cinta Kasih dan Sayang, tampa memilah memilih kepada sesama dan mahluk lainnya. Ada konsekwensi dari setiap pembantahan setiap ajaran, sekalipun kita mahir, berkuasa merubah "Kebenaran menjadi Pembenaran".

Kepemimpinan Habonaron Do Bona, amat sangat tidak disukai banyak pihak. Satu hal yang paling pantang adalah, tidak dibenarkan KKN (Kolusi, Korupsi dan Nepotisme). Dan ini tidak mendapat tempat, bagi rakyat yang semakin menjahui nilai nilai "Habonaron Do Bona". 

Kini, kita sepertinya kehilangan pedoman hidup berkehidupan. Kini kita seakan akan mencari formula model "Hidup dalam kebebasan, yang semua akan bermuara pada kebimbangan lahir dan bathin". Ya, benar, kita ingin hidup yang ber keadilan dan sejahtera merata. 

Hidup dalam suasana tenang apa adanya secara wajar, yang penuh cinta kasih dan sayang. Semua berlangsung dalam damai dan penuh perdamaian. Mungkin kah ? (Penulis Adalah Pemerhati Pembangunan Simalungun)

Surat Terbuka Untuk Bupati RHS, Jangan Membual Untuk Kesejahteraan Rakyat


Oleh: Johannes Sakty Sembiring

Beritasimalungun-Selamat Pagi Pak Bupati RHS. Semalam saya membaca penandatanganan MoU Badan Usaha Milik Rakyat (BUMR) Pangan Terhubung Sukabumi dengan PD Agro Madear Simalungun dan Koperasi Pangan Haroan Bolon (KPHB) dimana rencananya BUMR Pangan Simalungun  akan mengelola kawasan pertanian padi seluas 5.492 Ha, jagung 10.000 Ha, dan ubi kayu 2.023 Ha di lima kecamatan.

Sekarang kita membahas padi sawah dulu yak RHS karena mayoritas petani di Simalungun adalah petani padi sawah.

Pertanyaan pertama saya Pak RHS di kecamatan mana saja rencananya lokasi padi sawah yang akan dikelola BUMR Pangan Simalungun?

Sekedar Info saja Pak RHS mungkin Pak RHS belum tau bagaimana Status Penguasa Lahan Padi Sawah di Kabupaten Simalungun. Setahu saya Pak RHS ada beberapa status kepemilikan lahan padi sawah di Simalungun yaitu milik sendiri, sewa, Maro dan Gadai.

Hanya sedikit pemilik lahan sawah dia juga yang mengerjakan lahan sawahnya dan mayoritas petani padi sawah di Simalungun adalah berstatus  buruh tani dan petani  penyewa.

Kira-kira Pak RHS siapakah nantinya yang menjadi anggota KPHB apakah pemilik lahan, petani yang menyewa atau buruh tani dan bagaimana pula dengan lahan yang sudah digadai mohon penjelasannya Pak RHS.

Sekedar Info juga Pak RHS saat ini terutama semasa Jokowi  sebenarnya pendapatan petani padi sawah di Simalungun cukup stabil hampir tidak pernah lagi harga gabah panen merosot drastis, harga panen diatas Rp.4000/ Kg. Produksi padi sawah di Simalungun berkisar 6-7 ton/ha.

Mari kita buat perhitungan sederhana katakanlah produksi 6 ton/ha harga jual gabah Rp 4.200 maka pendapatan petani = Rp 25.200.00. Katakanlah biaya produksi 40 % dari pendapatan = Rp 10.080.000. sehingga keuntungan bersih petani Rp. 15.120.000.

Keuntungan ini bisa lebih ditingkatkan lagi ketika biaya produksi pupuk, pestisida,bibit bisa lebih murah dan disinilah Pemkab Simalungun sebenarnya mesti meningkatkan perannya.

Pertanyaan kedua saya Pak RHS, ketika lahan sawah nantinya dikelola BUMR bisakah keuntungan yang didapat petani jauh lebih tinggi dari yang sekarang. Kalaupun memang bisa tolong lah dibuatkan simulasinya dan siapa yang paling diuntungkan apakah pemilik lahan sawah atau buruh tani?

Selanjutnya Pak RHS. Apakah hanya ini cara yang paling jitu untuk meningkatkan pendapatan petani sawah. Apa tidak sebaiknya program yang sudah ada semakin ditingkatkan apalagi Investasinya cukup besar kira kira uangnya dari mana Pak RHS mohon lah penjelasannya dari Bapak atau Staf Ahli Bapak. 

Pak Bupati RHS, sebenarnya cukup simple untuk mensejahtarakan petani khusus padi/sawah cara nya adalah Bapak cukup menggunakan kewenangan Bapak untuk menjamin PUPUK Bersubsidi sampai ke petani dengan harga semurah-murah nya sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Kemudian bagaimana para petani mendapatkan pestisida yang murah dan berkualitas dan bagaimana para petani bisa memiliki Alsintan  yang murah dan berkualitas.

Nah persoalan nya sekarang ini yang terjadi harga PUPUK Subsidi di kalangan petani tidak pernah sesuai dengan harga HET yang telah di tentukan Pak. Itulah yang menjadi persoalan selama ini Pak. Maka cara nya adalah tegakkan regulasi yang sudah di tentukan. Bersambung…(Dikutip Dari Akun FB Johannes Sakty Sembiring)

In Memoriam Sabam Sirait, Tokoh Politik yang Tak Mau Terbawa Arus

Mendiang Politikus Senior PDIP Sabam Sirait. (Foto/Istimewa Instagram)

Jakarta, BS
-Politisi senior dan anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Sabam Sirait meninggal dunia di RS Siloam Karawaci, Tangerang, Banten, pada Rabu (29/9/2021) Pukul 22.37 WIB. Ucapan Dukacita mengalir lewat sosial media dan pemberitaan kepada Ayah dari Maruarar Sirait, S.IP, Politisi PDIP ini. Ompung Sabam Sirait (Ompung Marsahala Doli) tutup usia 85 tahun.

“Telah berpulang ke rumah Bapa di Surga, Bapak Sabam Sirait (Ompung Marsahala Doli) di Usia 85 tahun Rabu 29 September 2021 pukul 22.37 WIB di RS Siloam Karawaci,” kata Putra Nababan, menantu Sabam melalui pesannya di media sosial yang dibaca Beritasimalungun, Kamis (30/9/2021).

“Selamat jalan senior GMKI Bang Sabam Sirait. Rest In Peace. Darimu kami banyak belajar tentang "interruption" pada saat semuanya memilih  (di)bungkam. Engkau adalah seorang yang teliti  dan tak mau terbawa arus. Kiranya semua keluarga yang ditinggalkan lekas pula terhibur oleh Tuhan Yesus,” tulis Pdt Mardison Simanjorang.

Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Persatuan Intelegensia Kristen Indonesia (PIKI) Provinsi Jambi juga menyampaikan Turut Berdukacita atas meninggalnya Senior Bapak Sabam Sirait. 

“Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan penghiburan. R I P,” tulis Robinson Hutapea  (Ketua DPD PIKI Provinsi Jambi) dengan menyertakan Hendra Ambarita (Sekretaris), Prof.Dr.Dompak Napitupulu (Dewan Pakar) dan Ir.Dopang Tambunan (Dewan Penasehat).

Sabam Sirait meninggalkan satu istri, dr Sondang Sidabutar MM, empat anak dan menantu, serta delapan cucu. Sabam Sirait sendiri merupakan pria kelahiran Pulau Simardan, Tanjungbalai, Sumatra Utara pada tanggal 13 Oktober 1936 silam. Dia dikenal sebagai politikus senior yang memiliki sederet karir di bidang politik. Sabam Sirait juga pernah mendapat penghargaan Bintang Mahaputra Utama.

Dia dilantik menjadi anggota DPD RI pada 15 Januari 2018 menggantikan anggota DPD asal DKI Jakarta AM Fatwa yang meninggal dunia pertengahan Desember 2017 lalu.

Sabam Sirait mengawali karier dari Partai Kristen Indonesia (Parkindo) yang kemudian menjadi Sekretaris Jenderal Parkindo periode 1967-1973.

Sabam Sirait memulai karier politiknya ketika masih kuliah di Fakultas Hukum UI (1958). Dia tertarik masuk dunia politik karena terjadi kekosongan setelah partai-partai dibubarkan Bung Karno. Sabam Sirait merupakan ayah dari anggota DPR RI Fraksi PDIP Maruarar Sirait.

Saat kebijakan fusi partai politik menjadi tiga di era Orde Baru, Sabam Sirait turut membidani pembentukan Partai Demokrasi Indonesia (PDI) dan menandatangani deklarasi pembentukan PDI pada 10 Januari 1973.

Dia sempat menjadi Sekjen PDI selama tiga periode yakni periode 1973-1976, periode 1976-1981, dan periode 1981-1986.

Sabam Sirait juga turut menjadi pendiri Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) pada September 1998 dan menjadi Anggota Dewan Pertimbangan Pusat PDIP pada 1998-2008. Sabam Sirait penerima Bintang Mahaputera telah malang melintang di Parlemen. 


Berikut Riwayat Karier Politik Sabam Sirait.

-Anggota DPR Gotong Royong (GR) / MPRS (1967–1971)
-Wakil Ketua Badan Pekerja DPR GR / MPRS (1971–1973)
-Anggota DPR RI Fraksi PDI (1973–1977)
-Anggota DPR RI Fraksi PDI (1977–1982)
-Angota Dewan Pertimbangan Agung (DPA) (1983–1988)
-Angota Dewan Pertimbangan Agung (DPA) (1988–1992)
-Anggota DPR RI Fraksi PDI (Wakil Ketua Komisi I DPR RI) (1992–1997)
-Anggota DPR RI Fraksi PDIP (1999–2004).  

Jabatan Partai Politik:
-Wakil Sekretaris Jendral Partai Kristen Indonesia (Parkindo) (1961–1967)
-Sekretaris Jendral Partai Kristen Indonesia (Parkindo) (1967–1973)
-Deklarator Partai Demokrasi Indonesia (PDI) saat Fusi 10 Partai Politik (10 Januari 1973)
-Sekjen Koordinator DPP Partai Demokrasi Indonesia (PDI) (1973–1976)
-Sekretaris Jendral DPP Partai Demokrasi Indonesia (PDI) (1976–1986)
-Anggota Dewan Pertimbangan Pusat PDIP (2005–sekarang).  

Keluarga Sabam Sirait

Istri: dr Sondang Sidabutar MM
Anak dan Menantu:
1. Maruarar Sirait, S.IP / Shinta Triastuti br Sidabutar, SE.
2.dr. Batara Imanuel Sirait, Sp.OG KFER / Tasya Purba, S. Si
3.Johan Sirait SH/Cynthia Margaretha br Sidabutar
4. Mira Sirait, S.Psi.  MSc/ Putra Nababan, BA

Cucu-cucu:
1.Marsahala Yoshua  Sirait, SH
2.Amaris Sirait
3.Ayra Sirait
4.Alaska Sirait
5.Alva  Sirait
6.Aubriel Nababan
7.Gabriel Nababan
8.Namora Nababan.
(Berbagaisumber/Asenk Lee Saragih)





Bupati Simalungun RHS Tanggapi Kritikan "Pedas" GEMAPSI

Written By Beritasimalungun on Tuesday, 28 September 2021 | 18:39

Bupati Simalungun Radiapoh Hasiholan Sinaga SH MH melantik Drs Esron Sinaga MSi sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Simalungun bertempat di Balei Harungguan Djabanten Damanik Kantor Bupati Simalungun, Pamatang Raya, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, Rabu (15/9/2021).(Foto: Diskominfo Simalungun)

Pamatangraya, BS-Kritikan “pedas” yang disampaikan Ketua Gerakan Mahasiswa dan Pemuda Simalungun (Gemapsi) Anthony Damanik dan Sekretarisnya Jahenson Saragih kepada Bupati Simalungun Radiapoh Hasiholan Sinaga (RHS) dan Wakil Bupati Simalungun Zonni Waldi, membuat Bupati Simalungun “risih” tak nyaman.

Secara khusus Bupati Simalungun RHS menerbitkan sebuah relis berita menanggapi kritikan dari Gemapsi tersebut, Selasa (28/9/2021). 

Bupati Simalungun, Radiapoh Hasiholan Sinaga menyampaikan bahwa dirinya sangat mengapresiasi seluruh elemen mau pun lembaga kemitraan yang menyampaikan kritik dan saran apa pun terkait kesepehaman dalam membangun Simalungun lebih maju, lebih baik dan rakyatnya sejahtera. 

“Bahkan, saya sangat terbuka untuk melakukan dialog langsung, kapan dan dimana pun. Rumah pribadi saya pun dapat dijadikan tempat dialog,” kata RHS menyikapi pernyataan sikap Gemapsi yang ditujukan kepada Ketua, Wakil Ketua dan seluruh Anggota DPRD Kabupaten Simalungun tertanggal 28 September 2021 yang ditandatangani ketua Anthony Damanik dan Sekretaris Jahenson Saragih.

Pada poin pertama disebutkan, bahwa Bupati Simalungun diduga telah melakukan pelanggaran ketentuan hukum dengan adanya penjualan foto, spanduk dan atribut kepada sekolah-sekolah yang akan dibayar dengan dana BOS sekolah.

“Tuduhan yang masih dalam bentuk dugaan dimaksud, menunjukkan bahwa pernyataan sikap tersebut sangat mencederai kredibilitas Bupati Simalungun, yang sejak awal sudah menyatakan bahwa tidak ada perintah atau instruksi apa pun sehingga adanya penjualan foto, spanduk dan atribut ke sekolah-sekolah. Bupati Simalungun tidak ada terlibat langsung mau pun tidak langsung, seperti yang dinyatakan di selebaran yang diekspos Gemapsi,” kata Radiapoh Sinaga.

Di poin kedua, Gemapsi menyebutkan, bahwa setelah 6 bulan menjabat Bupati Simalungun, belum ada yang konkrit dari janji-janji kampanye Bupati Simalungun dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat Simalungun, tetapi lebih fokus kepada mensejahterakan orang-orang dekat Bupati Simalungun, lewat maraknya berjualan di lingkungan Pemkab Simalungun.

RHS menjawab pernyataan di poin kedua ini, bahwa Gerakan Marharoan Bolon Membangun Simalungun, adalah langkah strategis yang dilakukan untuk mencapai tujuan rakyat Simalungun sejahtera dengan menggerakkan rasa kebersamaan (gotong royong) dalam memperbaiki infrastruktur jalan yang sudah rusak parah menjadi layak dilintasi.

“Gerakan marharoan bolon, disadari atau tidak sadari, oleh kita semua, sangat besar kekuatannya dalam mendorong semangat membangun Simalungun. Dengan layak dilintasi jalan rusak parah yang selama ini tidak mendapatkan sentuhan. Kini berdampak dalam percepatan pendistribusian berbagai hasil bumi Simalungun ke daerah tujuannya,” kata Radiapoh Sinaga sembari mengingatkan bahwa mewujudkan rakyat sejahtera  tidaklah segampang membalikkan telapak tangan.

“Tetapi, saya bersama Wakil Bupati tetap kuat berkomitmen dalam mewujudkan Kabupaten Simalungun lebih maju, lebih baik dan rakyatnya sejahtera. Kami sudah mewakafkan diri untuk membangun Simalungun, tidak ada yang perlu meragukan komitmen tersebut,” katanya.

Pluralisme

Di poin ketiga, Gemapsi menyebutkan, bahwa Bupati Simalungun tidak menghormati azas pluralisme dan kemajemukan di Kabupaten Simalungun dengan mengangkat tim sukses menjadi tenaga ahli Bupati Simalungun yang dari satu agama yang sama dengan Bupati Simalungun.

“Saya sangat menghormati azas pluralisme dan kemajemukan. Karena itulah salah satu bagian dari kekuatan yang sangat patut kita bangun dalam mewujudkan komitmen menjadikan rakyat Simalungun sejahtera. Bagaimana bisa roda pemerintahan berjalan dengan baik, jika azas pluralisme dan kemajemukan diabaikan. Sementara leluhur kita di Tanoh Habonaran do Bona ini, sangat kental dengan kepluralismean dan kemajemukan,” kata RHS.

RHS pun mengajak semua elemen di Kabupaten Simalungun untuk dapat melihat langsung situasi kepluralismean dan kemajemukan di lingkungan Pemkab Simalungun.

Kemudian di poin keempat, Gemapsi menyampaikan pernyataan sikap, bahwa Bupati Simalungun telah mencedarai rasa keadilan di tengah masyarakat Simalungun, dalam penerimaan Rekor MURI dari kegiatan Marharoan Bolon perbaikan infrastruktur, sebab yang bekerja rakyat, yang membiayai rakyat, yang bergotong royong rakyat, tetapi yang mendapat penghargaan Rekor MURI Bupati Simalungun.

Terhadap pernyataan sikap ini, Bupati Simalungun RHS menyebut dengan sikap sederhana, bahwa MURI yang menilai, MURI yang memberi penghargaan.

“Saya hanya mau mengatakan begini, marilah kita membangun pola pikir yang lebih jernih dalam menyikapi sesuatu. Tentu, dalam kematangan berpikir, kita sudah sama-sama memahami, bahwa Bupati itu adalah bagian yang sangat tidak dapat dipisahkan dari masyarakat. Jika Bupati menerima penghargaan, itu bagian yang sangat melekat pada masyarakatnya,” kata RHS.

Seharusnya, kata RHS, yang sangat perlu kita bangun lebih kokoh, adalah bagaimana semakin membumikan Gerakan Marharoan Bolon dalam mewujudkan perubahan di berbagai sektor pembangunan Kabupaten Simalungun.

“Semangat marharoan bolon itu, merupakan warisan leluhur yang sedang menggelora kembali, mari untuk tidak memadamkannya dengan cara berpikir yang jauh mundur ke belakang,” kata RHS.
Selanjut di poin kelima, Gemapsi menyebutkan, Bupati Simalungun membentuk panitia marharoan bolon dalam perbaikan infrastuktur dan menghimpun dana dari masyarakat, yang pertanggungjawabannya belum dipublikasikan kepada masyarakat.

Marharoan bolon, kata RHS, sebuah gagasan dalam bentuk gerakan yang tujuannya bagaimana membangkitkan semangat kegotong-royongan dalam menyelesaikan masalah infrastruktur jalan rusak parah di Kabupaten Simalungun.

“Rakyat bergerak dengan kedaulatannya untuk membangun kampung halamannya. Itu yang diinisiasi sebagai sebuah gerakan besar. Rakyat dengan cara masing-masing mengimplementasikannya. Ada yang dalam bentuk sumbangsih tenaga, peralatan pendukung, bahan material dan lain sebagainya. Bupati Simalungun berperan dalam memotivasi, agar semangat yang sudah tumbuh itu, dapat terpelihara dan semakin bertumbuh pada sektor-sektor lainnya,” kata RHS.

Tidak Tepat

Kemudian, pada poin enam, Gemapsi menyatakan, bahwa Bupati Simalungun RHS diduga melindungi dugaan korupsi Dirut PDAM Tirta Lihou dan tidak memperdulikan nasib karyawan PDAM Tirta Lihou dengan menolak permohonan karyawan agar PDAM Tirta Lihou dilakukan audit independen.

“Sekali lagi, dengan adanya kata dugaan, hal itu menandakan ketidakpastian informasi bahwa Bupati Simalungun melindungi pelaku dugaan korupsi. Namun, yang pasti dan sama-sama kita ketahui bahwa kasus Dirut PDAM Tirta Lihou dalam proses penanganan aparat penegak hukum (APH),” kata RHS.

Karena sudah ditangani APH, kata Bupati, mari sama-sama menunggu bagaimana hasilnya.

Seterusnya, di poin ketujuh, Gemapsi menyebutkan, bahwa Bupati Simalungun telah menyakiti perasaan masyarakat yang memiliki jati diri Simalungun yang kuat, dengan mengangkat Sekda Simalungun yang bukan orang Simalungun, setelah Wakil Bupati bukan Simalungun, dan Ketua DPRD Simalungun bukan orang Simalungun.

Dalam konteks terpilihnya Sekda Simalungun bermarga Sinaga, Bupati Simalungun RHS menjawab, bahwa proses seleksi hingga penetapan siapa calon Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkab Simalungun, adalah hasil kerja panitia seleksi, yang dilakukan secara terbuka untuk umum.

“Panitia seleksi sudah memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada siapa pun, untuk mencalonkan dirinya sebagai peserta seleksi calon Sekda Simalungun. Terbuka untuk umum, tidak hanya sebatas ruang lingkup Pemkab Simalungun. Dari mana saja diberikan kesempatan. Jadi, penetapan Sekda Simalungun itu, hasil kerja tim seleksi yang diawasi secara ketat dari berbagai pihak,” kata RHS.(BS-01)

SMAN 1 Pematang Bandar Lakukan Vaksinasi

Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Pematang Bandar, Kecamatan Pematang Bandar, Kabupaten Simalungun melaksanakan vaksinasi terhadap para anak didik, Selasa (28/9/2021). (Foto: AW Butarbutar)

Pematang Bandar, BS-Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Pematang Bandar, Kecamatan Pematang Bandar, Kabupaten Simalungun melaksanakan vaksinasi terhadap para anak didik, Selasa (28/9/2021). Vaksinasi ini guna menambah imun kekebalan tubuh agar tidak mudah terpapar wabah Covid-19.

Kepala Sekolah SMAN 1 Pematang Bandar,  Serip Warner Butarbutar SPd, MSi saat ditemui Wartawan Beritasimalungun di Ruang Kerjanya, Selasa (28/9/2021) mengatakan, pihaknya mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Simalungun yang peduli kasih terhadap masyarakat dan pendidikan.

Disebutkan, pelaksanaan vaksinasi dilingkungan SMA Negeri 1 Pematang Bandar supaya proses simulasi pembelajaran tatap muka ( PTM) terbatas ini bisa berkelanjutan seterusnya. "Anak didik kami dilaksanakan vaksinasi tersebut sangat senang," katanya.

Kepemimpinan Kepala Sekolah SMAN 1 Pematang Bandar Serip Warner Butarbutar SPd, MSi dalam memajukan SMAN 1 Pematang Bandar diakui oleh wali murid. Kini wajah baru atau perubahan SMAN 1 Pematang Bandar lebih maju. (AW Butar Butar)






Ratama Saragih: Kakanwil Kemenkumham Sumut Tak Koperatif

Ratama Saragih.

Medan, BS-
Ketua Daerah (Kedan) Ombudsman RI perwakilan Sumatera Utara, Ratama Saragih mengatakan Kakanwil Kementerian Hukum dan Ham Sumatera Utara dinilai tak kooperatif soal kasus penganiayaan warga binaan di Lapas Kelas I Tanjung Gusta. Ombudsman RI perwakilan Sumatera Utara telah mengundang dengan surat resmi, Senin (27/09/2021), namun tidak hadir dengan alasan yang tak jelas. Hal itu perilaku pejabat yang tak patut ditiru dan diteladani.

Hal itu diungkapkan Ratama Saragih kepada wartawan, Selasa (28/09/2021), terkait kasus dugaan penganiayaan terhadap warga binaan di Lapas Kelas I Tanjung Gusta.

"Kakanwil Kemenhumkam Sumatera Utara sebenarnya bertanggungjawab. Karena wewenangnya ini," ujar Ratama Saragih.

"Nah inikan ceritanya sudah menyalahi aturan. Sebagaimana dijelaskan dalam Pasal 1 angka 3 Undang-undang nomor 37 tahun 2008 Tentang Ombudsman RI. Dalam pasal itu menyatakan pejabat melakukan kelalaian atau pengabaian kewajiban hukum dan peyelenggaraan pelayanan publik (Detournement de pouvoir) Kewenangan Kepala Kanwil Kemenkumham tersebut sesungguhnya disebut Delegasi yang diterimanya dari atasan langsungnya yakni Menteri Hukum dan Ham," katanya. 

"Sebagaimana Undang-undang nomor 30 Tahun 2014 tentang Administrasi Pemerintahaan oleh karenanya segala kejadian dan peristiwa yang terjadi di Lapas kelas I Tanjung Gusta adalah melekat pada sistem kedelegasian wewenang yang diterimanya. Pasal 31 Undang-undang nomor 37 tahun 2008 tentang Ombudsman RI dengan tegas mengatakan, dalam hal Terlapor dan saksi telah dipanggil 3 (tiga) kali berturut-turut tidak memenuhi panggilan dengan alasan yang sah, Ombudsman dapat meminta bantuan Kepolisian untuk menghadirkan yang bersangkutan secara paksa. Koperatif dan responsif itu sejatinya bagi pejabat yang tidak mau disebut pejabat Maladministrasi," kata Ratama Saragih yang juga sebagai Responder BPK RI ini.(AG/AS/Rel)

SMAN 2 Kota Pematangsiantar Laksanakan Pembelajaran Tatap Muka

Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 2 Kota Pematangsiantar melaksanakan pembelajaran tatap muka dengan mengedepankan prokes yang ketat, Selasa (28/9/2021). Proses PTM ini diharapkan berjalan dengan baik. (Foto AW Butarbutar)

Pematangsiantar, BS-Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 2 Kota Pematangsiantar melaksanakan pembelajaran tatap muka dengan mengedepankan prokes yang ketat. Proses PTM ini diharapkan berjalan dengan baik.
 
Kepala Sekolah SMAN 2 Kota Pematangsiantar, Hasbiansa Sinaga SPd saat dijumpai Beritasimalungun di Ruang Kerjanya, Selasa (28/9/2021) mengatakan, selama pembelajaran simulasi PTM, terbatas ini lancar dan kondusif tidak ada yang terpapar virus tersebut pada pengajar serta anak didik.

Karena PTM terbatas sangat ketat. Pihak kepolisian dan dinas kesehatan selalu memantau setiap hari nya. Pihak sekolah mengapresiasi orang tua siswa siswi yang berikan surat persetujuannya kepihak sekolah.

Juga Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara serta Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara cabang Pematangsiantar, James Siahaan SPd yang monitoring pelaksanaan pembelajaran tatap muka terbatas.

Hasbiansa Sinaga SPd menuturkan pihaknya siap memajukan pendidikan sains Se Provinsi Sumatera Utara. Pengetahuan itulah modalnya para anak didik untuk melanjutkan pendidikan.

Salah satu orang tua anak didik mengatakan pihaknya mendaftarkan anaknya ke sekolah SMAN 2 Pematangsiantar. "Selama Kepala Sekolah SMAN 2 itu pak Hasbiansa Sinaga SPd tambah maju pendidikannya," ujar wali murid. (AW Butar Butar)



Bersaksi Tentang Pekabaran Injil di Ujung Lintas Timur Provinsi Jambi

Ibadah Pesta Olob-olob GKPS Resort Jambi di GKPS P Simpang Rambutan Tanjabar 

Ibadah Pesta Olob-olob 118 Tahun Injil di Simalungun Tingkat Resort GKPS Jambi, di GKPS Persiapan Simpang Rambutan yang terletak di Desa Suban, Batang Asam, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Jalan Lintas Timur Sumatera (Jalintim Sumatera) Provinsi Jambi. Minggu (26/9/2021). (Foto: Asenk Lee Saragih)

Tanjabar, BS-Sukacita Pesta Olob-olob 118 Tahun Injil di Simalungun Tingkat Resort GKPS Jambi juga dirasakan Jemaat Gereja Kristen Protestan Simalungun (GKPS) di Desa Suban, Batang Asam, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Jalan Lintas Timur Sumatera (Jalintim Sumatera) Provinsi Jambi. Meski ibadah sangatlah sederhana, namun tidak mengurangi makna dan filosofi tentang pekabaran Injil di Simalungun hingga sampai ke tanah Melayu Jambi.

Meski harus menempuh perjalanan sekitar 2 hingga 3 jam dengan kondisi jalan tanah menuju tempat ibadah, Jemaat tetap antusias untuk menghadiri Ibadah Pesta Olob-olob 118 Tahun Injil di Simalungun Tingkat Resort GKPS Jambi, Minggu (26/9/2021).

Jemaat itu ada di GKPS Persiapan Simpang Rambutan yang terletak di Desa Suban, Batang Asam, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Jalan Lintas Timur Sumatera (Jalintim Sumatera) Provinsi Jambi.

Tim Pelayanan pada Ibadah Pesta Olobolob GKPS Resort Jambi di GKPS Persiapan Simpang Rambutan, Tanjabar adalah Kotbah Pdt Riando Tondang STh (Pendeta GKPS Resort Jambi), Votum St Rahmad Efendi Purba SE (Sekretaris Panitia Pesta Olobolob GKPS Resort Jambi 2021), Doding Sy Rosenman Saragih M, Surat Tongosan St TI Dabukke SE (Sekretaris GKPS Resort Jambi), Musik Raja Purba. 

Dalam rombongan pelayanan ikut serta Ayah dari Raja Purba (Pak Salomo) dan St Salmen Purba. Rombongan menggunakan dua mobil dan bertolak dari GKPS Jambi Pukul 07.15 WIB menuju GKPS Simpang Rambutan dan tiba dilokasi Pukul 10.00 WIB.

Saat tiba di GKPS Persiapan Simpang Rambutan, jemaat sudah hadir dan selanjutnya ibadah dimulai Pukul 11.00 WIB. Ibadah berjalan dengan himmat dengan memakai Tata Ibadah Pesta Olobolob GKPS Resort Jambi Tahun 2021.

Paad Ibadah juga ada Pujian Vokal Group dari Seksi Inang GKPS Persiapan Simpang Rambutan yang musiknya diiringi Raja Purba (Namaposo/Anggota Tim Musik GKPS Jambi). 

Pdt Riando Tondang STh dalam kotbahnya yang diambil dari Nats Pilemon 1 : 8-17 menekankan bahwa pekabaran Injil tidaklah bisa dihalangi,  “Hatani Tuhan Naibata Lang Tarambati”.

Demikian juga Injil yang ditaburkan para misionaris dari Jerman di Tanah Simalungun, Sumatera Utara, sejak Rabu, 2 September 1903 telah membawa banyak perubahan dalam kehidupan masyarakat Simalungun yang juga sampai ke Tanah Melayu Jambi. 

Setelah 118 tahun Injil menyebar di Tanah Simalungun tahun ini, juga dapat dirasakan hingga ke ujung Barat Provinsi Jambi, seperti Jemaat GKPS Persiapan Simpang Rambutan. 

Kata Pdt Riando Tondang STh, sebelum Pekabaran Injil masuk ke Simalungun dan warga masyarakat Simalungun masih terbelenggu kebodohan, kekolotan dan keterbelakangan, sifat-sifat memendam kesalahan orang lain, membalaskan kejahatan dengan kejahatan masih banyak melekat dalam diri orang Simalungun. 

Tetapi setelah ajaran – ajaran Kristus (Injil) yang berlandaskan kasih menyebar ke seluruh lapisan masyarakat dan pelosok desa di Simalungun sejak 118 tahun silam, warga masyarakat Simalungun semakin terbiasa memiliki pola hubungan sosial penuh rasa persaudaran. Umat Kristen Simalungun pun semakin terbiasa memaafkan dan menerima orang lain dengan segala keberadaanya.

Disebutkan, ajaran kebaikan inilah yang hendaknya terus ditanamkan di kalangan warga GKPS sebagai wujud berbuahnya Pekabaran Injil. Jemaat GKPS diharapkan semakin memiliki rasa solidaritas dan kepedulian sosial.

Dalam rangkaian ibadah juga ada kata-kata sambutan dari St TI Dabukke, St Rahmad Purba, Pdt R Tondang dan Doa Syafaat dari Ketua PHMJ GKPS Persiapan Simpang Rambutan St Hakta Duduk Purba.

Usai ibadah, dilanjutkan dengan Lelang “Siluah” Jemaat pada Pesta Olobolob GKPS Resort Jambi di GKPS Persiapan Simpang Rambutan yang terkumpul hasil lelang Rp 890.000, Boras Tenger Rp 338.000, Gugu Riap Rp 650.000. Sebagai sukacita raya syukur diadakan jamuan santap siang dengan rasa penuh kekeluargaan. 

Membangun

Kini Jemaat GKPS Persiapan Simpang Rambutan telah membeli lahan berukuran 20 Meter X 40 Meter yang berada tak jauh dari dari rumah tempat ibadah saat ini. Lahan tersebut sudah dibeli dan rencananya akan melaksanakan pesta pembangunan.

Bahkan sudah beberapa bulan belakangan Jemaat GKPS Persiapan Simpang Rambutan telah melakukan “Persembahan Kas Pembangunan” sebelum ibadah dimulai. Hingga Minggu 26 September 2021 kas tersebu sudah memiliki Saldo Rp 5 Juta. 

GKPS Persiapan Simpang Rambutan, GKPS Resort Jambi diresmikan menjadi GKPS Persiapan Minggu 23 Februari 2020. Sebelumnya diresmikan jadi Pos PI GKPS Simpang Rambutan pada Minggu 9 Juni 2019.

Pimpinan Harian Majelis Jemaat (PHMJ) GKPS Persiapan Simpang Rambutan Periode 2020-2025 yakni Ketua (Pengantar Jemaat) St Hakta Duduk Purba, Wakil Pengantar Jemaat St Jekson Purba, Sekretaris Jemaat St Letnan Damanik dan Bendahara Sy Nudelin Purba.


Jejak GKPS Simpang Rambutan

Kerinduan penjejakan Pos PI Simpang Rambutan dilakukan oleh Pengurus GKPS Resort Jambi. Pos PI Simpang Rambutan ini sudah pernah dijejaki oleh Pdt JP Tamsar STh saat menjabat Pendeta GKPS Resort Jambi 7 tahun silam.
Peresmian Pos PI Simpang Rambutan GKPS Resort Jambi-Minggu 9 Juni 2019-Foto Asenk Lee Saragih 

Peresmian Pos PI Simpang Rambutan GKPS Resort Jambi-Minggu 9 Juni 2019-Foto Asenk Lee Saragih 



Pos PI Simpang Rambutan kembali masuk dalam Program Kerja Pengurus GKPS Resort Jambi 2019 dengan anggaran biaya pada pos transportasi dan akomodasi pengembangan Pos PI ke Simpang Rambutan Rp 600.000/ perjalanan selama 12 bulan dengan total anggaran biaya Rp 7.200.000.

Guna menindaklanjuti program itu, Pengurus GKPS Resort Jambi yakni Ketua Pdt Riando Tondang STh, St Drs GM Saragih MSi (Wakil Ketua), St Meslan Saragih SH (Sekretaris), St Jabangun Sitopu (Anggota) melakukan kunjungan ke lokasi Pos PI Simpang Rambutan (Huta Panoban)-(Desa Suban, Batang Asam, Kabupaten Tanjabar) Rabu 3 April 2019 lalu.

Pada kesempatan itu diadakan Partonggoan Perdana di Rumah Keluarga Purba Pakpak/br Garingging. Ambilan oleh Pdt Riando Tondang STh, Agenda St Drs GM Saragih MSi, Doa Syafaat St Meslan Saragih SH, Parmahan Namadear St Jabangun Sitopu.

Kemudian St Meslan Saragih SH menerangkan hasil kunjungan itu pada Sermon Majelis GKPS Jambi, Jumat (5/4/2019) terkait dengan kerinduan sekitar 60 KK warga Simalungun asal Kabupaten Simalungun sekitarnya yang rindu untuk membentuk Pos PI GKPS Jambi dan nantinya mencadi cikal bakal berdirinya GKPS Persiapan Simpang Rambutan, Tanjabar.

Guna mendukung pelayanan ini, pada Minggu 14 April 2019, Pengurus GKPS Resort Jambi memulai Ibadah Kebaktian Minggu Perdana di Simpang Rambutan. Juga pada Sermon diusulkan untuk “Mandurung” di GKPS Jambi untuk penambahan biaya Trasportasi-Akomodasi Pelayanan ke Simpang Rambutan. 

Majelis GKPS Jambi melalui Pimpinan Majelis (Porhanger) St Radesman Saragih SSos mendukung pelayanan Pos PI Simpang Rambutan dan tetap berkoordinasi dengan Majelis GKPS Jambi. Dalam pelayanan juga bisa melibatkan Majelis GKPS Tanah Kanaan Jambi.

Ibadah Perdana pada Minggu 14 April 2019 oleh Pengurus GKPS Resort Jambi yang melayani pada ibadah itu adalah St Drs GM Saragih MSi (Wakil Ketua), St Meslan Saragih SH (Sekretaris), St Jabangun Sitopu (Anggota). 

Ibadah dilaksanakan di rumah salah satu anggota berlokasi di Simpang Rambutan (Huta Panoban)-(Desa Suban, Batang Asam, Kabupaten Tanjabar). Sebanyak 34 orang hadir pada ibadah Perdana pada Pos PI Simpang Rambutan ini.
Ketua Pesta Olob-olob GKPS Resort Jambi, St Drs GM Saragih, MSi (kiri) dan Wakil Ketua GKPS Resort Jambi, St R Saragih, SSos seusai pentas hiburan live streaming Olob-olob GKPS Resort Jambi di GKPS Jambi, Sabtu (25/9/2021).


Sederhana

Sementara itu Pesta Olob-olob 118 Tahun Injil di Simalungun Tingkat GKPS Resort Jambi, Minggu (26/9/2021)  dirayakan secara sederhana. Mencegah terjadinya kerumunan, ibadah Pesta Olob-olob GKPS Resort Jambi dilaksanakan di tiga gereja yang ada di GKPS Resort Jambi, yakni GKPS Jambi, Kotabaru Jambi, GKPS Tanah Kanaan Kota Jambi, Baganpete, Kecamatan Alam Barajo dan GKPS Persiapan Simpang Rambutan, Kecamatan Merlung, Kabupaten Tanjungjabung Barat, Provinsi Jambi, sekitar 180 kilometer dari Kota Jambi. Sedangkan ibadah Pesta Olob-olob di GKPS Jambi, Kotabaru, Kota Jambi juga dilaksanakan sebanyak tiga kali, yakni pagi, siang dan sore untuk membatasi jumlah jemaat yang hadir.

Ketua Pesta Olob-olob GKPS Jambi, St Drs GM Saragih, MSi mengatakan, Pesta Olob-olob GKPS Resort Jambi juga menggelar berbagai rangkaian kegiatan olah raga, seni dan kerohanian. Namun semua kegiatan tersebut dilaksanakan dengan menerapkan protocol kesehatan secara ketat.

Tiga minggu sebelum puncak perayaan Olob-olob, digelar perlombaan catur untuk kaum bapak – bapak dan tenis meja untuk jemaat. Selain itu digelar juga pertandingan vocal grup gabungan secara daring (dalam jaringan) atau online. Peserta vocal grup mengirimkan rekaman video untuk dinilai dewan juri.

Kemudian pertandingan membaca puisi untuk anak-anak sekolah minggu juga digelar secara daring. Sedangkan pertandingan lomba berpacu kidung rohani (Haleluya) dan cerdas cermat Injil di Simalungun dilakukan secara tatap muka dengan penonton yang sangat terbatas hanya beberapa orang.

Menurut St Drs GM Saragih, MSi, untuk menghibur warga jemaat GKPS Resort Jambi yang berada di rumah, pihak panitia juga menggelar pentas hiburan secara virtual (live streaming) dari Gedung Sekolah Minggu GKPS Jambi, Sabtu (25/9/2021) malam.

Pentas hiburan tersebut tidak mengundang artis seperti sebelum pandemi Covid-19, tetapi hanya menampilkan penyanyi-penyanyi dan pemusik GKPS Resort Jambi. Pentas musik tersebut sengaja mengusung tema pelestarian lingkungan hidup dan pembangunan Simalungun. Lagu-lagu yang dipentaskan pada live streaming semuanya bertema kelesatarian lingkungan, baik lagu dari Haleluya GKPS maupun lagu pop Simalungun.

“Pada live streaming tersebut, pendeta GKPS Jambi dan saya sendiri sebagai ketua panitia menyampaikan renungan dan edukasi  mengenai pelestarian lingkungan hidup. Seluruh rengkaian kegiatan perayaan Olob-olob GKPS Jambi tersebut dapat disimak kembali melalui media social (facebook dan youtube),”katanya. (Asenk Lee Saragih)

Gallery Foto Pesta Olob-olob GKPS Resort Jambi Tahun 2021

Ibadah Pesta Olob-olob 118 Tahun Injil di Simalungun Tingkat Resort GKPS Jambi, di GKPS Persiapan Simpang Rambutan yang terletak di Desa Suban, Batang Asam, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Jalan Lintas Timur Sumatera (Jalintim Sumatera) Provinsi Jambi. Minggu (26/9/2021). (Foto: Asenk Lee Saragih)

Ibadah Pesta Olob-olob 118 Tahun Injil di Simalungun Tingkat Resort GKPS Jambi, di GKPS Persiapan Simpang Rambutan yang terletak di Desa Suban, Batang Asam, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Jalan Lintas Timur Sumatera (Jalintim Sumatera) Provinsi Jambi. Minggu (26/9/2021). (Foto: Asenk Lee Saragih)

Ibadah Pesta Olob-olob 118 Tahun Injil di Simalungun Tingkat Resort GKPS Jambi, di GKPS Persiapan Simpang Rambutan yang terletak di Desa Suban, Batang Asam, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Jalan Lintas Timur Sumatera (Jalintim Sumatera) Provinsi Jambi. Minggu (26/9/2021). (Foto: Asenk Lee Saragih)

Pimpinan Harian Majelis Jemaat (PHMJ) GKPS Persiapan Simpang Rambutan Periode 2020-2025, St Hakta Duduk Purba.

Pimpinan Harian Majelis Jemaat (PHMJ) GKPS Persiapan Simpang Rambutan Periode 2020-2025, St Hakta Duduk Purba.

Pdt Riando Tondang STh.

St TI Dabukke SE.


Pimpinan Harian Majelis Jemaat (PHMJ) GKPS Persiapan Simpang Rambutan Periode 2020-2025, St Hakta Duduk Purba.

Para pemenang perlombaan Pesta Olob-olob GKPS Resort Jambi seusai menerima hadiah di GKPS Jambi, Minggu (26/9/2021). (Foto : Matra/Radesman Saragih)

Vokal Grup Syaloom GKPS Jambi bersama fulltimer (Pendeta/Penginjil) dan panitia seusai malam hiburan “live streaming” Pesta Olob-olob (Suka Cita) mempingati 118 Tahun Injil di Simalungun GKPS Resort Jambi di GKPS Jambi, Sabtu (25/9/2021). 




GKPS Tanah Kanaan Jambi.



Vokal Grup Syaloom GKPS Jambi bersama fulltimer (Pendeta/Penginjil) dan panitia seusai malam hiburan “live streaming” Pesta Olob-olob (Suka Cita) mempingati 118 Tahun Injil di Simalungun GKPS Resort Jambi di GKPS Jambi, Sabtu (25/9/2021). 




Dugaan Penyalahgunaan Wewenang Walikota Pematangsiantar

Written By Beritasimalungun on Monday, 27 September 2021 | 12:13

Foto Ilustrasi: Kota Pematangsiantar saat PPKM. (Foto Rayantara)

Pematangsiantar, BS
-Tim Penyidik Subdit lll/ Harda Tahbang Distreskrimum Polda Sumatera Utara hingga kini masih memproses penyidikan laporan mantan Sekda Kota Pematangsiantar, Budi Utari Siregar terkait dugaan penyalahgunaan wewenang terhadap walikota Pematangsiantar Hefriansyah.

Kasubdit ll/ Harda Tahbang Distreskrimum Poldasu AKBP Maringan Simanjuntak saat dikonfirmasi wartawan mengatakan, pihaknya masih melakukan  proses. Surat Gubernur Sumatera Utara akan dijadikan bukti tambahan laporan ke Poldasu.

Ditempat terpisah, Kuasa Hukum Budi Utari, Dame Pandiangan SH menyampaikan aspirasinya kepada Gubernur Sumatera Utara karena telah menyurati Walikota Pematangsiantar Hefriansyah yang sudah berkekuatan hukum tetap.

Disebutkan, surat Gubsu kepada Walikota Siantar Hendriansyah tersebut bernomor 131/8671 tanggal 7/9/2021. Sifat surat penting perihal tindak lanjut putusan MA dan tembusan ke MA RI, Ketua ASN di Jakarta dan Ketua DPRD Pematangsiantar.

Dalam surat Gubsu itu ditegaskan agar Walikota Pematangsiantar Hefriansyah menaati UU no 23 tahun 2014 tentang pemerintah daerah. Khususnya pasal 67 huruf b yang mewajibkan kepala daerah dan wakil kepala daerah untuk menaati ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia.

“Kita akan menjadikan surat Gubernur Sumatera Utara itu sebagai bukti tambahan laporan pengaduan Budi Utari di Poldasu Sumut,” kata Dame Pandiangan SH. (AW Butar-Butar)

Sekolah Dasar di Siartar Lakukan Simulasi PTM

Written By Beritasimalungun on Sunday, 26 September 2021 | 11:59

Sekolah Danas Negeri (SDN) 125546 di Jalan Binjei Kota Pematangsiantar melakukan simulasi pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas, Sabtu (25/9/2021). (Foto AW Butar-butar)

Pematangsiantar, BS-Sekolah Danas Negeri (SDN) 125546 di Jalan Binjei Kota Pematangsiantar melakukan simulasi pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas, Sabtu (25/9/2021).

Kepala Sekolah SDN125546 Johari Siahaan SPd kepada Beritasimalungun menuturkan saat ini masih dalam proses simulasi pembelajaran tatap muka terbatas. PTM keadaan yang kondusif atas permintaan orang tua siswa dan berikan surat persetujuan kepada pihak sekolah. 

“Orang tua siswa membuat kebijakan berikan surat persetujuannya terlaksana pembelajaran tatap muka terbatas ini. Karena selama pembelajaran daring di masa pandemi Covid-19 itu kurang maksimal menurut orang tua,” katanya.

Johari Siahaan mengatakan terima kasih atas pemberian surat persetujuan dari orang tua siswa itu kepada pihak sekolah. Disebutkan, selama PTM ini dilaksanakan para pengajar dan siswanya tidak ada terpapar virus Covid-19.

“Marilah kita panjatkan syukur kepada Tuhan Maha Kuasa diberikan kepada bapak ibu, pengajar dan siswa kami sehat selalu dan panjang umur. Supaya simulasi pembelajaran tatap muka terbatas bisa berkelanjutan seterusnya,” katanya. (AW Butar Butar)





Pembangunan Rehabilitasi Ruangan Kelas di SMPN 6 Kota Pematangsiantar Dipertayakan

Written By Beritasimalungun on Saturday, 25 September 2021 | 12:56

Pembangunan Rehabilitasi Ruangan Kelas di SMPN 6 Kota Pematangsiantar Dipertayakan. (Foto: AW Butarbutar)

Siantar, BS-Pembangunan rehabilitasi ruangan kelas di SMPN 6 Kota Pematangsiantar yang menelan biaya Rp 800 Juta kualitasnya dipertayakan. Pasalnya dinding depan dan belakang tidak dibongkar pihak tukang bangunan.

Pengamatan Beritasimalungun, Sabtu (25/9/2021) menunjukkan, bestek bangunan diduga kurang berkualitas. Bangunan lama tidak dibongkar dinding bangunan.

Pembangunan tersebut dari DAK2021 yang diluncurkan Pemerintah Pusat dan BPK RI dan pihak Tipikor haruslah segera turun kelapangan pembangunan SMPN 6 Kota Pematangsiantar tersebut.

Menurut warga setempat, agar pihak penanggungjawab pembangunan rehap ruang sekolah itu harus diawasi. Sehingga pembangunan rehabilitasi ruangan kelas di SMPN 6 Pematangsiantar itu terlaksana dengan baik.

Hingga berita ini diturunan, Jurnalis Beritasimalungun belum berhasil mengkonfirmasi pihak sekolah dan pedanggungjawab proyek tersebut.  (AW Butarbutar)
Pembangunan Rehabilitasi Ruangan Kelas di SMPN 6 Kota Pematangsiantar Dipertayakan. (Foto: AW Butarbutar)



Halaman FB Media Lintas Sumatera

Mengucapkan

Mengucapkan
KLIK Benner Untuk Beritanya

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan
DIRGAHAYU TNI ' Semoga TNI Selalu di Hati Rakyat, Menjadi Kebanggaan Ibu Pertiwi, Sinergi, dan Maju Bersama Negeri, AMIN

Kaldera Toba Akhirnya Diakui UNESCO Global Geopark

Kabar Hun Simalungun

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik
Tinuktuk adalah Sambal Rempah Khas Simalungun yang berkhasiat bagi tubuh dan enak untuk sambal Ikan Bakar atau sambal menu lainnya. Permintaan melayani seluruh Indonesia dengan pengiriman JNT dan JNE. Berminat hubungi HP/WA Devi Yusnita Damanik 0815 3445 0467 atau di Akun Facebook: Devi Damanik.

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)
Hinalang- Pdt Jhon Rickky R Purba MTh melakukan peletakan batu pertama pembangunan Pusara “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba) di Desa (Nagori) Hinalang, Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara, Selasa (22/10/2019). Acara Peletakan Batu Pertama dilakukan sederhana dengan Doa oleh Pdt Jhon Rickky R Purba MTh. Selengkapnya KLIK Gambar

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba
Sakit Bertahun Tanpa Pelayanan Medis

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”
“Lang jelas lagu-lagu Simalungun sonari on. Tema-tema pakon hata-hata ni lagu ni asal adong. Irama ni pe asal adong, ihut-ihutan musik sonari. Lagu-lagu Simalungun na marisi podah lang taridah.” (Semakin kurang jelas juga lagu-lagu Simalungun belakangan ini. Tema dan syairnya asal jadi. Iramanya pun ikut-ikut irama musik zaman “now” yang kurang jelas. Lagu-lagu Simalungun bertema nasehat pun semakin kurang”.

Berita Lainnya

.

.
.

Ikan Bawal Seberat 9 KG Dapat (Tabu-tabu) di Danau Toba Hutaimbaru Simalungun

Ikan Bawal Seberat 9 KG Dapat (Tabu-tabu) di Danau Toba Hutaimbaru Simalungun
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Catatan Paska Konser Jhon Eliaman Saragih

Catatan Paska Konser Jhon Eliaman Saragih
TMII Jakarta Sabtu 4 November 2017.KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

 


 


Sapu Bersih Rencana Gubsu Soal Wisata Halal Syariah di Kawasan Danau Toba

Sapu Bersih Rencana Gubsu Soal Wisata Halal Syariah di Kawasan Danau Toba
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Ibadah Syukuran HUT 80 St RK Purba Pakpak

Ibadah Syukuran HUT 80 St RK Purba Pakpak
KLIK Gambar Untuk Selengkapnya