}); November 2015 | BeritaSimalungun

BERITA TERBARU

MENU BERITA

MATRA-Media Lintas Sumatera (BETA)

MATRA-Media Lintas Sumatera (BETA)
KLIK Benner Untuk Penampakannya
INDEKS BERITA

PELATIHAN REVOLUSI MENTAL PERSONIL POLRES SIMALUNGUN

Written By Beritasimalungun on Monday, 30 November 2015 | 23:03

PELATIHAN REVOLUSI MENTAL PERSONIL POLRES SIMALUNGUN.IST
PELATIHAN REVOLUSI MENTAL PERSONIL POLRES SIMALUNGUN.IST
BERITASIMALUNGUN.COM, Raya-Polres Simalungun kembali melaksanakan pelatihan Revolusi Mental kepada Personil jajaran Polres Simalungun di Aula ANDAR SIAHAAN Mapolres Simalungun pada hari Senin (30/11-2015).

Kegiatan pelatihan Revolusi Mental ini dibuka oleh Kapolres Simalungun AKBP YOFIE GIRIANTO PUTRO, SIK didampingi Wakapolres Simalungun KOMPOL PAULUS H. SINAGA, S.IK. 

Kapolres Simalungun menyampaikan beberapa arahan diantaranya agar setiap personil dapat merubah dirinya masing-masing ke arah yang lebih baik lagi dengan adanya pelatihan ini karena tujuan diadakannya pelatihan Revolusi Mental ini adalah untuk membangun karakter POLRI yang berkepribadian Bangsa.

Sebagai Trainer dalam kegiatan pelatihan ini adalah Wakapolres Simalungun KOMPOL PAULUS H. SINAGA, S.IK, Kabag Sumda Polres Simalungun KOMPOL J. GIRSANG, SIP dan Kasat Sabhara Polres Simalungun AKP M. BARUS. Peserta yang mengikuti pelatihan ini adalah seluruh Pejabat dan personil jajaran Polres Simalungun. (humas/bagops)
PELATIHAN REVOLUSI MENTAL PERSONIL POLRES SIMALUNGUN.IST

CLUB MOTOR TRAIL, TRABAS BARENG KAPOLRES SIMALUNGUN

CLUB MOTOR TRAIL, TRABAS BARENG KAPOLRES SIMALUNGUN.IST
BERITASIMALUNGUN.COM, Raya- Para pecinta olah raga motor trail dari berbagai club ikut ambil bagian dalam kegiatan Trabas bareng Kapolres Simalungun AKBP YOFIE GIRIANTO PUTRO, SIK Minggu (29/11-2015) . 

Peserta berjumlah ± 100 orang yang terdiri dari berbagai Club Motor Trail, diantaranya The Track Medan, MX Johor, Xtream Tanah Karo, Xtream Simalungun, Club Sidamanik dan SH2 (Siantar Hura-hura)/ Panitia.

Diadakannya event ini adalah bertujuan untuk dapat mengetahui langsung situasi Kamtibmas di wilayah Kabupaten Simalungun. 

Selain mempererat tali silaturahmi antara POLRI dengan masyarakat juga bertujuan agar generasi muda mencintai olah raga atau kegiatan positif lainnya Serta event ini juga dijadikan sebagai ajang promosi pariwisata yang ada di Wilayah Kabupaten Simalungun kepada peserta yang berasal dari luar daerah.

Kegiatan ini menempuh rute dimulai dari start di rumah kediaman Kapolres Simalungun selanjutnya melintasi kawasan yang cukup terjal dan menantang (Extrim) yang ada di wilayah Kabupaten Simalungun disertai dengan cuaca yang extrim pula dimana setiap peserta harus menempuh rute ditemani guyuran air hujan yang cukup lebat dan berakhir titik finish di Ardhana Beach Nagori Tiga Ras Kecamatan Dolok Pardamean Kabupaten Simalungun. Di titik finish ini para peserta beristirahat sambil menikmati hiburan yang ada dan pemandangan alam yang indah. 

Dalam kesempatan ini, Kapolres Simalungun AKBP YOFIE GIRIANTO PUTRO, S.IK mendapatkan Plakat/ Cinderamata yang diberikan Club The Track Medan dan Club MX Johor. “KEEP CALM DAN SALAM OLAH RAGA”. (Humas/bagops)
https://scontent-sin1-1.xx.fbcdn.net/hphotos-xaf1/v/t1.0-9/12246948_1494630317533899_8945276208221812091_n.jpg?oh=c106a9018b69bd31ec5e2359e94c0700&oe=56F1BCC0


CLUB MOTOR TRAIL, TRABAS BARENG KAPOLRES SIMALUNGUN. IST

Tiga Jurnalis di Medan Ditembak

wartawan-tembak-medansatu
KORBAN LAGI DIRAWAT.IST
BERITASIMALUNGUN.COM, Medan-Tiga wartawan media online Medan terkapar diberondong tembakan di Kampung Kubur, Kelurahan Madras Hulu, Kecamatan Medan Petisah, Minggu (29/11/2015). Ketiga korban adalah Nicolas Saragih (24), Arifin (34) dan Fahrizal (25).

Saat ini kondisinya kritis pasca operasi pengeluaran peluru yang bersarang di tubuh mereka. Ketiganya masih terbaring di Ruang Unit Gawat Darurat (UGD) RS Bhayangkara Polda Sumut, Jalan KG Wahid Hasyim, Kecamatan Medan Baru.

Kasus penembakan ini berawal saat ketiga korban dan lima rekan wartawan lainnya berada di Mapolsek Medan Baru. Saat itu ada seorang pria yang melapor telah menjadi korban begal di Kampung Kubur. Usai membuat laporan, sejumlah petugas Polsek Medan Baru dan pria yang mengaku menjadi korban begal itu pun datang ke lokasi.

Ketiga korban dan lima wartawan lainnya pun ikut petugas ke tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan peliputan. Namun saat petugas dan sejumlah rekan lainnya bergerak, ketiganya tertinggal di belakang. Nicholas kemudian melihat ada seorang pria mendorong sepeda motor yang nomor platnya sama dengan sepeda motor yang dilaporkan telah dibegal.

Saat Nicholas, Arifin dan Fahrizal mendekati pria yang mendorong sepeda motor tersebut, mereka malah diteriaki maling. Dalam sekejap ratusan warga mengepung mereka. Tak ingin jadi bulan-bulanan, ketiganya pun mengaku wartawan yang sedang melakukan peliputan.

Pengakuan itu membuat warga semakin emosi. Tiba-tiba ada seorang warga yang mengenakan baju putih mengeluarkan pistol jenis FN dari pinggangnya dan langsung memberondong ketiga wartawan itu. Ketiganya berusaha mengelak, namun karena jarak mereka hanya tiga meter dari pria berpistol itu, sejumlah peluru pun bersarang di tubuh ketiganya.

Akibat tembakan itu, Nicolas terluka di bagian kening, Arifin terluka di bagian dagu, sedangkan Fahrizal tertembak di leher kiri. Peluru jenis gotri (mimis) kuningan pun bersarang di kening Nicolas dan dagu Arifin. Setelah berhasil menghindar, ketiga wartawan itu berhasil kabur dan menuju ke Mapolsek Medan Baru dengan berlumuran darah.

Oleh petugas, Nicholas Cs langsung dilarikan ke RS Bhayangkara Polda Sumut untuk dirawat. “Sudah membaik, ini tinggal mengeluarkan pelurunya. Kami ketinggalan polisi yang masuk ke lokasi, seorang warga meneriaki kami maling dan langsung ditembaki,” sebut Nicolas.


Diketahui, Kampung Kubur merupakan surga narkoba dan judi di Kota Medan. Meski saban Minggu digerebek polisi, bisnis narkoba dan judi di kampung ini tak pernah mati. Kondisi perkampungan yang padat, kumuh dan penuh gang membuat penggerebekan oleh petugas susah dilakukan. (MSC)

HUJAN BERKAT (?)

Panen Padi : Warga Sipoldas saat melakukan panen padi sawah di Desa Bangun Jawa, Nagori Sipoldas, Kecamatan Panei, Kabupaten Simalungun. Foto Asenk Lee Saragih
Seorang petani sayur mayur saat ini sedang menikmati harga komoditi pertanian yang cukup menggembirakan. Kol, cabe, tomat, yang ditanamnya menghasilkan uang dalam jumlah yang relatif cukup besar untuk ukuran desanya. Dia mampu membeli barang impiannya selama ini.

Dua minggu lalu dia membeli sebuah mobil Avanza baru warna hitam. Maksudnya, selain digunakan untuk piknik, mengunjungi familinya di kota, juga supaya tidak mudah terlihat kotor kalau tersiram lumpur.

Satu lagi, tentunya agar jemaat di gerejanya tau, dia berhasil. Mobil Avanza adalah satu simbol status, dan di gerejanya baru satu orang yang memiliki mobil sejenis.

Ketika dia belum memiliki mobil, musim hujan menjadi kebahagiaan baginya karena sedang mempersiapkan tanaman baru. Kalau hujan turun, dia tidak usah menyiramnya. Untuk lahan yang luas, pekerjaan menyiram membutuhkan tenaga dan biaya yang cukup besar. Jadi, hujan benar-benar menjadi berkat.

Suatu hari Minggu sang petani hendak pergi ke gereja. Dia sudah lengkap pakai jas, dan istrinyapun sudah memakai semua perhiasan yang dimilikinya.

Ketika mereka baru saja meninggalkan rumah menuju gereja yang berjarak 3 kilometer itu, hujan turun dengan lebatnya. Di pertengahan jalan, menjelang sebuah jembatan yang sedang diperbaiki, dia tidak melihat lubang besar hasil galian di ujung jembatan yang tertutup oleh air.

Kabut akibat hujan menghalangi pandangannya.
"Bruuuuuk!"...Mobilnya masuk ke dalam lubang besar yang penuh air.
Mobil tidak bisa keluar, terperosok ke lubang. Dia bersama istrinya terkurung di mobilnya.

Istrinya mencak, mencak. Kesal karena tidak bisa keluar dari mobil. Gelang emas di tangannya, anting berlian mahal menghiasi kupingnya, kalung emas yang menggantung di lehernya, tidak bisa dipamerkan di gereja.

"Bapak ini matanya ditaruh dimana sih, Masak lobang yang begitu besar tidak dilihat," katanya.

Karena hujan turun begitu lebat dan tidak ada orang di sekelilinya bisa menolong, mereka tidak bisa keluar dan hanya bisa bertahan menunggu hujan reda.

Sayangnya hujan lebat cukup lama, dan sudah terlambat hampir satu jam dari jadwal gereja.

Dia kesal dan berbisik kepada Tuhan yang dipercayainya.
"Tuhan, kenapa Kau tidak memberikan kami musim kemarau hari ini. Jemaat tidak bisa melihat mobil baruku, jemaat tidak bisa melihat perhiasan istriku!. Tuhan tolonglah kami".

Dia memegang setir dan menundukkan kepalanya. Melirik istrinya yang cemberut, ngoceh terus menerus. Kesal luar biasa!

Hujan reda!. Mobil dikeluarkan rame-rame oleh pemuda setempat. Dia memberikan uang lelah.

Lantas, keduanya memutuskan pulang ke rumah. Karena bumper mobil sudah rusak, pakaian basah dan berlumpur. Sepatu mahal yang sudah disemir mengkilat, tertutup lumpur, saat dia turun dari mobil.

Melihat orang tuanya pulang cepat, anak-anaknya heran.
"Kok bamper mobilnya rusak pak. Kenapa cepat pulang?" kata anaknya.

"Akhh....sana...sana,"kata sang petani berjalan tergopoh-gopoh dan lengsung masuk ke kamarnya.

Hujan, kadang jadi berkat, kadang jadi mala petaka. Salahkan Tuhan mendatangkan hujan?. Kalau begitu, siapa yang salah ayo!. Mmmmmmmmm! (Oleh: Jannerson Girsang)

Rencana Kerja dan RAPB 2016 GKPS Haleluya Resort Medan Selatan Ditetapkan

Pimpinan Majelis Jemaat GKPS Haleluya yakni St. E. Purba menyerahkan Rencana Anggaran Pendapatan Belanja (RAPB) Tahun 2016 GKPS Haleluya, secara simbolis kepada Pengurus Resort Medan Selatan. Foto Sy. John MT Saragih
BERITASIMALUNGUN.COM, Medan-Rencana kerja dan Rencana Anggaran Pendapatan Belanja (RAPB) Tahun 2016 GKPS Haleluya, Resort Medan Selatan ditetapkan. Pengesahan rencana kerja Tahun Penatalayanan itu dilakukan Minggu 29 November 2015.   

Acara dimulai usai ibadah Minggu Pukul 12.30 s/d 15.30 WIB. Rapat dihadiri seluruh Pimpinan Majelis dan Seluruh Anggota Majelis GKPS Haleluya dan juga Pengurus Resort Medan Selatan yakni St. Japen R. Damanik dan St. Rodianson Sipayung.

Kemudian Pimpinan Majelis Jemaat GKPS Haleluya yakni St. E. Purba (Pengantar Jemaat), St. Jontri Damanik  (Wakil Pengantar Jemaat), Sy. Junior Damanik (Sekretaris Jemaat), Sy. Suryani Saragih (Bendahara Jemaat).

Sidang jemaat itu juga dihadiri sekitar 100 orang anggota jemaat GKPS Haleluya (Bapa/Inang/Pemuda/Sekolah Minggu). Acara terlaksana dengan baik dan khidmat serta terlihat interaktif baik dari seksi seksi maupun anggota jemaat GKPS Haleluya. 

Pembahasan Mengenai Program Seksi seksi tahun 2016, Pesta Pembangunan GKPS Haleluya di 2016 ( kondisi pisik Gereja ibagas nagantung dope pembangunanni), BDS pakon hubungan ke eksternal (Kunjungan antar Gereja GKPS, Gereja tetangga pakon sosial lainnya songon Panti Asuhan dll).

Beberapa inang seperti Inang ny. St. E. Purba (Pengantar Jemaat), Inang ny. St.W . Girsang (Ketua Wanita GKPS Haleluya), Inang Ny. Sy. John MT Saragih dan  Inang Ny. Sy. Arisman serta beberapa inang lainnya juga ikut berinteraktif dan memberi beberapa masukan-masukan  dan tanya jawab yang berhubungan dengan pengembangan Program Wanita GKPS Haleluya.

Masukan mengenai pemanfaatan dan penggunaan Media sosial dan elektronik saat ini, seperti FB dll yang tujuannya hanya mempererat hubungan antar anggota jemaat yang posistif dan membangun.

Terutama untuk menjalin silaturahmi dan pengembangan hubungan sosial yang positif untuk pengembangan iman sesama Anggota Jemaat GKPS HALELUYA khususnya, maupun antar umat/sesama Anggota Jemaat gerejawi GKPS maupun Gereja keseluruhan pada umumnya. 

Bp Bestman Sinaga juga memberikan beberapa masukan masukan khususnya pengembangan dalam hal BDS yang tujuannya untuk meningkatkan rasa sosial antar sesama anggota jemaat serta pelaksanaan BDS yang lebih terarah, akurat serta efektif ke depannya. 

Setelah disepakati bersama dan ditetapkan untuk program 2016, dilakukan penyerahan secara simbolis kepada Pengurus Resort Medan Selatan.

“Sai andoharma 2016  terlaksana ganup program ai ibagas nadear. Lambin sada haganup anggota huria  GKPS Haleluya. Lambin martoruhni uhur, iramoti Tuhan Naibata. Tarmuliama tong tong Goranni Tuhan  Naibata, sonari ronsi magira. Syalom, horasma hubanta haganupan”. (Sy. John MT Saragih)

Pimpinan Majelis Jemaat GKPS Haleluya yakni St. E. Purba menyerahkan Rencana Anggaran Pendapatan Belanja (RAPB) Tahun 2016 GKPS Haleluya, secara simbolis kepada Pengurus Resort Medan Selatan. Foto Sy. John MT Saragih

Sidang Jemaat GKPS Haleluya Medan Pembahasan Rencana Anggaran Pendapatan Belanja (RAPB) Tahun 2016 GKPS Haleluya, Resort Medan Selatan, Minggu 29 November 2015. Foto Sy. John MT Saragih




Sidang Jemaat GKPS Haleluya Medan Pembahasan Rencana Anggaran Pendapatan Belanja (RAPB) Tahun 2016 GKPS Haleluya, Resort Medan Selatan, Minggu 29 November 2015. Foto Sy. John MT Saragih




Safrudin Saragih Jadi Tersangka Narkoba

Si Bos saat diperiksa
Safrudin Saragih Saat Diperiksa Polisi.IST
BERITASIMALUNGUN.COM-Siantar-Setelah menjalani serangkaian penyelidikan dan gelar perkara, akhirnya Safrudin Saragih alias Si Bos bersama temannya Ando Simatupang resmi ditetapkan tersangka atas kasus kepemilikan sabu-sabu, Senin (23/11/2015) malam pukul 22.00 WIB.

Kaurbin Ops Narkoba Polres Pematangsiantar, Ipda Suit Purba menyampaikan hal itu kepada wartawan, Selasa (24/11/2015).

“Terkait perkembangan kasus Si Bos dan Ando Simatupang, sudah kita tahan Bang, terhitung mulai semalam (Senin, red),” kata Suit.

Untuk barang bukti, petugas mengamankan dari rumah Si Bos berupa 2 buah bong terbuat dari kemasan air mineral merek OH5, 3 buah pipa kaca berisi diduga sisa narkotika jenis sabu-sabu bekas dibakar, 3 buah mancis, 1 buah sendok terbuat dari potongan pipit, 2 buah plastik klip diduga bekas pembungkus sabu-sabu, 1 buah plastik klip berisi diduga sisa narkotika jenis sabu-sabu dan 1 buah kompeng karet.

Suit menyebut, kepada kedua tersangka akan dikenakan pasal 114 ayat 1 subsidair  112 ayat 1 atau pasal 127 ayat 1 huruf a UU Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, petugas Polres Pematangsiantar menggerebek rumah Safrudin Saragih alias Si Bos di Jalan Patuan Anggi Gang Rama pada Kamis (19/11/2015) pukul 19.00 WIB.

Safrudin diketahui adik Minten Saragih, Ketua Pemuda Pancasila 1959. Dia ditangkap tim khusus yang dibentuk Kapolres Pematangsiantar, bersama anggota reserse Satuan Narkoba Polres Pematangsiantar.

Sebelumnya, petugas menangkap Ando Simatupang di Jalan Patuan Anggi Gang Cumi-Cumi. Penangkapan ini kemudian dikembangkan, dimana Safrudin berikutnya diciduk dari rumahnya. (SNWS)

Cawabup Amran Sinaga Divonis 4 Tahun Penjara

BERITASIMALUNGUN.COM-Gonjang-ganjing putusan Mahkamah Agung tentang nasib Cawabup Simalungun Ir. Amran Sinaga yang berpasangan dengan Cabup JR Saragih, berakhir sudah.

Mahkamah Agung (MA) melalui putusannya nomor 2310/Pan.Pidsus/194/K/Pid.sus/2012  menghukum  terdakwa Amran Sinaga selama 4 tahun penjara.

Putusan itu pun dibenarkan Pengadilan Negeri Simalungun. “Putusan kasasi terdakwa Amran Sinaga, mantan Kadis Kehutanan Simalungun sudah kita diterima,” terang Ketua PN Simalungun, Toga Napitupulu SHMH didampingi Humas, David P.Sitorus SHMH kepada wartawan, Senin (30/11/2015) siang.

Dalam putusan itu kata Toga Napitupulu, MA menghukum  terdakwa Amran Sinaga selama 4 tahun penjara. “Benar, kami sudah  terima salinan putusan dari Mahkamah Agung terkait  kasasi perkara  Amran Sinaga tadi pagi, namun selengkapnya masih di ruangan Panitera untuk diregistrasi,”ujarnya.

Menurut Humas PN Simalungun, David P. Sitorus, putusan itu selambat-lambatnya 7 hari akan diserahkan kepada Kejaksaan dan juga terpidana. “Paling lambat 7 hari akan dikirim ke Jaksa dan terpidana, tapi bisa saja besok atau lusa,”ungkapnya.

Ditanya kapan dieksekusi,  David mengatakan, hal tersebut adalah wewenang kejaksaan. “Soal kapan dieksekusi, itu wewenang Kejaksaan Simalungun,” tegasnya. (Rahayu/Manson Purba)

Memaknai Kalimat MATE "KATAK"

Written By Beritasimalungun on Sunday, 29 November 2015 | 20:59

ILUSTRASI.GOOGLE
BERITASIMALUNGUN.COM-Ketika seseorang sudah merasakan "nikmatnya" kejahatan, maka seringkali tidak bisa atau tidak mau keluar dari lingkungannya. Lama kelamaan mereka bukannya menikmati kebahagiaan, tetapi justru mengalami sengsara.

Dalam khotbah Minggunya di GKPS Simalingkar hari ini, Pdt Masniari Damanik STh mengisahkannya dalam sebuah perumpamaan katak dalam panci.

Dua ekor katak tiba-tiba berada dalam sebuah panci besar yang penuh air. Nyaman sekali di dalamnya dan terhindar dari kebisingan. Tidak seperti di lingkungan mereka yang biasa.
"Wah enak sekali di tempat ini," kata katak yang satu.

Katak yang satu lagi sedikit merasa asing, dan tidak betah, terutama setelah wanita pemilik penci itu menaikkan panci ke atas tungku, dan suhu air kemudian berubah.

Katak yang tadi sudah merasa nyaman di dalam panci itu berkata:
"Wah enak sekali di sini. Airnya hangat, tidak seperti di kolam airnya dingin, saya bisa berenang, dengan enak, tanpa ada yang mengganggu " katanya.

Katak yang satu lagi justru merasa aneh, dan tidak seperti lingkungan yang biasa dinikmatinya.

Dia ttidak menghiraukan kata-kata yang menyenangkan dari katak temannya itu.

Bahkan dia mencari jalan keluar, agar menikmati kehidupan alami (benar) yang biasa dialaminya.

Suatu saat, ketika air belum begitu panas, ibu pemilik panci itu, membuka tutup panci. Dia mengajak temannya temannya. keluar dari panci itu.

"Ayo kita keluar", katanya langsung melompat keluar.
Sementara katak yang satu lagi sudah merasa keenakan di air yang sudah hangat-hangat kuku tadi. Merasa nyaman bernang di air hangat.

"Akh bodoh kau. Di dalam enak. Sudah pergi aja sendiri," katanya
Air di dalam panci, makin lama makin panas. Api dari bawah menyalurkan panas ke tunggku dan hingga air semakin panas.

Katak yang ada di dalampun makin lama merasa panas yang luar biasa. Tidak ada jalan keluar lagi, karena semua tertutup. Dia berusaha sekuat tenaga, tapi apalah dayanya.

Akhirnya badannya meledak, karena panas luar biasa dari air dalam panci yang sudah hampir mendidik. Katak yang merasa "nikmat" tadi hancur berkeping-keping.

Demikianlah pilihan hidup kita dalam kenyataan.
"Orang yang menunjukkan jalan yang benar, seperti Nabi Jeremia seringkali dianggap bodoh," kata Pdt Masniari dalam khotbahnya hari ini.

Nasehat nabi Jeremia yang benar justru mendapat cemoohan dari Raja Sedekia dan rakyat Israel sendiri.

Kalau sudah mulai hidup dalam kejahatan (korupsi), sama seperti katak itu akan keenakan, lupa atau kadang sulit keluar dari lingkungan itu.

Ketika orang lain mensehatkan kita jangan korupsi, kita dianggap bodoh. Padahal, orang-orang korupsi, yang awalnya menikmati hasi korupsi, cepat atau lambat, sama seperti katak tadi, akan meledak juga. "masuk penjara".

Jalan yang nikmat itu tak kita sadari berujung pada sengsara. Seorang yang korupsi, awalnya memang enak. Tapi, akhirnya, sepeti katak "MATEKATAK" katanya. Selamat Hari Minggu! (St Jannerson Girsang)

Kampanye Akbar Nurposma di Lapangan Serbelawan Dihadiri Sekitar 5000 Orang

Luar biasa Paslon Nurposma memberikan Pencerahan yg bernas sama Masyarakat Simalungun di Serbelawan.
Trio Damanik Pada Acara Kampanye Akbar Nurposma di Serbelawan di hadiri 5000 relawan.
Bersama Rani Simbolon dan Dorman Manik pada acara kampanye Nurposma, di Serbelawan.
Luar Biasa Pendukung Nurposma, Masyarakat sudah merindukan pemimimpin yang pro rakyat. Foto Joan Berlin Damanik.


Luar Biasa Pendukung Nurposma, Masyarakat sudah merindukan pemimimpin yang pro rakyat. Foto Joan Berlin Damanik.
Luar Biasa Pendukung Nurposma, Masyarakat sudah merindukan pemimimpin yang pro rakyat. Foto Joan Berlin Damanik.
Luar Biasa Pendukung Nurposma, Masyarakat sudah merindukan pemimimpin yang pro rakyat. Foto Joan Berlin Damanik.
Kampanye Akbar Paslon Nurposma di Lapangan Serbelawan Dihadiri Sekitar 5000 Orang, Minggu 29 November 2015.

BERITASIMALUNGUN.COM-Kampanye akbar Pasangan Calon (Paslon) Bupati Simalungun Nomor Urut 3 NurPosma di Lapangan Serbelawan, Kabupaten Simalungun dihadiri sekitar 5000 simpatisan, Minggu (29/11/2015).






 









MEMBANGUN SIANTAR MULAI DARI DIRI SENDIRI


Rikanson Jutamardi Purba & Istri

BERITASIMALUNGUN.COM-PASLON walikota/wakil walikota Siantar nomor 5 (Surfenov Sirait - Parlindungan Sinaga) bisa saja jadi champion, walaupun bukan winner. Ini bukan/belum "The End of the World" (lagunya si Sofie). 

.
Anda berdua -sejatinya- layak dapat bintang. Permainan Anda sebenarnya cantik menghanyutkan, semenghanyutkannya Bius Cantik.
.
Media cetak lokal Anda banjiri dengan gagasan-gagasan, binaan-binaan (khususnya kepada generasi muda), dan ajakan untuk saling menghargai pluralitas.
.
Sayang memang, langkah Anda terhenti hari ini, setelah pengumuman KPUD Kota Pematangsiantar.
.
Ini bukan akhir segalanya. Anda masih bisa turut serta membangun kota kebanggaan kita ini, mulai dari diri/kalangan sendiri.
.
Anda -bersama pendukung setia- dapat mulai terlibat dalam pembangunan kota kita. Bisa dengan mengajak pendukung untuk disiplin, mau antri, tak menabrak lampu merah, jangan berkendaraan melawan arus (counter/contra flow), buang sampah di tempat semestinya, kaum mudanya makin giat belajar, keluarga yang kebetulan PNS makin berjiwa melayani, toleran, wirausahawan disemangati, dan banyak lagi.
.
Intinya: pascapesta demokrasi nanti, jangan langsung "menghilang". Baik juga tetap mencoba mengejawantahkan visi-misi tanpa harus jadi walikota/wakil walikota.
.
Copywriting Anda "Main terus, gak aci ceng" (saya menduga, copywriter-nya bisa saja Bongsu Pakpahan) sangat mengena bagi masyarakat kita di Siantar. Petarung sejati...!
.
Kalau Anda "gak ceng", 5 tahun ke depan akan tampak tapak langkah (rekam jejak, track record) yang mungkin selama ini belum pernah atau belum sempat Anda tunjukkan.
.
Orang baik seperti Anda tak akan diabaikan masyarakat Siantar. Apalagi jiwa petarung yang "gue banget".
.
Mari main terus, gak aci ceng...!(Rikanson Jutamardi Purba).

Pelayanan Anak Berkebutuhan Khusus Rehabilitasi Bersumber Daya Masyarakat (RBM) GKPS

Pelayanan Anak Berkebutuhan Khusus Rehabilitasi Bersumber Daya Masyarakat (RBM) GKPS .ist
BERITASIMALUNGUN.COM-Jika ada diantara kita yang memiliki Keluhan yang sama (Tuna Netra), RBM GKPS bersedia menjembatani supaya mendapat pendidikan.


“Bertolong-tolonganlah menanggung bebanmu. Demikianlah kamu memenuhi hukum Kristus” (Galatia 6 : 2).

Japaten Purba, seorang anak dengan Tuna Netra dari Nagori Bah Hapal Raya yang beberapa tahun ini terpaksa harus berhenti bersekolah akhirnya dapat memulai impiannya lagi. 

Ketika launching RBM Monggor di Pematang Raya 1903, permintaannya sederhana, ia ingin menjadi penyanyi, tetapi syukur kepada Tuhan, pada akhirnya ia menerima kesempatan untuk belajar lebih dari itu. 

Saat ini ia sudah memulai pendidikannya di Yayasan Pendidikan Tuna Rungu (Yapentra GKPI) Tanjung Morawa sejak tanggal 27 Juni 2015. Sebuah jalan sudah dibukakan untuknya memulai impian-impiannya yang baru. Salam RBM GKPS! We Care! (*)

"KAMPANYE" TERBESAR DI DOLOK PARDAMEAN - DI KAMPUNGKU NUR POSMA DISAMBUT MASSA

FOTO: KURPAN SINAGA
BERITASIMALUNGUN.COM-Tak ku duga kalau Dolok Pardamean sangat menyambut Nur Posma dgn animo besar seperti acara Marsombuh Sihol Jumat (27/11/2015) di Panglong Pariksabungan Dolok Pardamean kemarin. 

Kalau satu truk colt diesel nasi kotak 1000 buah maka betul yg dikatakan Lawei Jaya Damanik 1500 orang. Sebab truk masih kembali mengambil nasi krn masih banyak yg tdk kebagian. 

Lihat gambar manghioui (kasi ulos), di kejauhan seberang jalan sana saja berjubel orang. Di dekat yg manghioui ada dua petak seperti yg sdg makan. Lalu lihatlah tebalnya massa saat manortor per nagori (desa).

Kalau calon lain tdk main duit Nur Posma akan menang telak. Kalau main duit akan kita kejar. Sy dengar sdh ada yg mendaftar diam-diam utk money politic. (Kurpan Sinaga)

"KAMPANYE" TERBESAR DI DOLOK PARDAMEAN - DI KAMPUNGKU NUR POSMA DISAMBUT MASSA.

"KAMPANYE" TERBESAR DI DOLOK PARDAMEAN - DI KAMPUNGKU NUR POSMA DISAMBUT MASSA

"KAMPANYE" TERBESAR DI DOLOK PARDAMEAN - DI KAMPUNGKU NUR POSMA DISAMBUT MASSA

Isu "Begu Ganjang", Kerap Menyulut Amarah di Simalungun (Turnip Hajar dan Rusak Rumah Saragih)

Kapolsek AKP N Panjaitan

BERITASIMALUNGUN.COM, Panei-Asman Turnip (43), menduga bahwa istrinya sakit akibat diguna-gunai oleh Jaken Saragih (63) yang tak lain adalah tetangganya sendiri di Desa Banuh Raya, Kecamatan Panombean Panei, Kabupaten Simalungun.

Aman menduga Jaken memelihara begu ganjang. Akibatnya, Asman melakukan penganiayaan dan pengrusakan rumah tetangganya itu, Rabu (4/11/2015) dini hari yang lalu.

Demikian informasi yang dihimpun dari Kapolres Simalungun, AKBP Yopie  Putro melalui Kapolsek Panei Tongah AKP N Panjaitan di Kecamatan Panei, Kabupaten Simalungun, Senin (9/11/2015) sekitar pukul 13.00 WIB.

Membenarkan bahwa terjadi penganiayaan dan pengrusakan rumah milik Jaken Saragih, di Desa Banuh Raya, Kecamatan Panombean Panei.

Menurut Kapolsek, cerita korban yang membuat laporan pengaduan ke Polsek Panei, awal terjadinya penganiayaan dan pengrusakan terhadap Jaken ketika istri Asman sakit dan diduga dilakukan Jaken yang dia tuduh memelihara begu ganjang.

Setelah itu, Asman yang sudah termakan isu langsung melakukan pelemparan rumah korban. Setelah mendengar rumahnya, dilempari, Jaken keluar rumah untuk melihat siapa orang yang telah melempar rumahnya, dengan membawa parang.

Saat melihat Jaken keluar rumah, pelaku yang sudah membawa peralatan kayu menghajar leher dan memukulkan kayu ke tangan kiri korban serta mengambil parang dari tangan korban.

“Setelah melakukan penganiayaan kepada korban, masyarakat juga terprovokasi dan membantu pelaku melakukan pengrusakan rumah milik korban,” kata Kapolsek.

Diakui perwira berpangkat Kapten itu, pagi dini hari korban mendatangi Polsek Panei Tongah membuat laporan. Setelah melapor, personel langsung dikerahkan ke tempat kejadian perkara.

“Saya juga yang ikut dalam melakukan olah tempat kejadian perkara, melihat rumah korban sudah dirusak. Pelaku yang saat itu juga langsung diamankan dan dibawa ke Polsek,” ujarnya.

Lanjut Kapolsek, pelaku yang melakukan pengrusakan dan penganiayaan kepada korban, ketika diamankan tak melalukan perlawan. Kasus ini sudah diserahkan ke Polres Simalungun, untuk penanganannya.

“Pelaku sudah dijerat dengan pasal penganiayaan dan pengrusakan. Akibat peristiwa isu begu ganjang ini, kita selaku penegak hukum, dengan gencar-gencarnya memberikan sosialisasi hukum kepada masyarakat Simalungun,” terangnya.

Dia tambahkan, hingga sekarang pihak Polsek selalu melakukan patroli di Desa Banuh Raya untuk mengkondusifkan situasi. Teman-teman Asman yang ikut melakukan pengrusakan sudah ada dikantongi pihak penegak hukum. (Manson Purba)

10 ALASAN MENULIS SETIAP HARI

ILUSTRASI
BERITASIMALUNGUN.COM-Kata-kata tertulis adalah bagian dari kehidupan sehari-hari .Kata-kata tertulis hanya muncul kalau manusia mau "menuliskannya", sebab hewan tidak bisa mengungkapkan perasaannya melalui tulisan.

Pada dasarnya, menulis adalah cara berkomunikasi .Menyampaikan sesuatu pesan yang kita anggap perlu diketahui orang lain. Membuat sesuatu menjadi bermakna melalui kata-kata kita.

Kata-kata tertulis merupakan salah satu karakteristik tak terpisahkan dari menulis itu sendiri.

Apakah kita berkomunikasi dengan rekan atau teman atau kita sendiri berkomunikasi dengan diri sendiri-bahkan walau hanya membuat daftar belanja , misalnya.

Selain dari kenyataan bahwa menulis adalah bagian tak terhindarkan dari kehidupan sehari-hari, banyak alasan yang baik mengapa kita disarankan menulis.

Kita tidak perlu menjadi seorang profesional untuk menuai keuntungan dari menciptakan kata-kata tertulis . Lima menit, lima belas menit, setengah jam atau lebih, silakan Anda sendiri!.

Duduklah santai menghadap laptop!.Tanpa buka FB, lupakan semua beban di luar.

Gerakkan jari tangan menekan tuts komputer. Mata, dan pikiran Anda terfokus menulis!

Pikiran rumit Anda, mungkin berubah tidak serumit sekarang.
Bukankah tantangan tersulit dalam diri kita "menjaga hati tetap riang"?

Salah satunya menurut ahli adalah "memindahkan stress Anda ke dalam bentuk tertulis".

Selain itu, menurut website yang saya kutip di bawah ini, ada sepuluh keuntungan menulis setiap hari.


1. Memindahkan stress ke dalam bentuk tertulis
2. Menjernihkan pikiran. 
3. Mempertajam kemampuan menulis
4. Mendatangkan "uang saku"
5. Menghilangkan kebisingan (pikiran)
6. Mempertajam kemampuan komunikasi
7. Mengetahui apa yang Anda inginkan
8. Mengembangkan kemampuan analitis
9. Menghindari diri (sementara) dari kebisingan teknologi
10.Menemukan diri sendiri.


Cobalah menuliskan apa yang ada di pikiran Anda, tentang apa saja yang Anda lihat, dengar,alami dan berikan sedikit makna. Tuliskan Fakta Menjadi sebuah Makna!. Mungkin banyak gunanya untuk Anda, dan untuk kami semua. (St Jannerson Girsang) 

PETANI SAYUR MAYUR SENANG MENGHADAPI TAHUN BARU

TRANSAKSI JUAL BELI SAYUR DI PASAR SARIBUDOLOK, KABUPATEN SIMALUNGUN.IST
BERITASIMALUNGUN.COM, Silimakuta-Petani kol di kedai kopi di Sukadame, Silima Kuta Barat, Kabupaten Simalungun cukup senang menghadapi Natal dan Tahun Baru kali ini.

Kol yang selama ini sering dibiarkan terbuang di pokoknya karena harganya rendah, kali ini harganya bisa mencapai Rp 3000 per kg.

"Harga Rp 1000 per kilopun sudah lumayan dan bisa untung," kata seorang anggota keluarga kami yang kolnya diborong.

"Yah kol kita diborong Rp 75 juta, kata seorang anggota keluarga" dengan wajah berseri, saat kumpul di sebuah acara kemaren.

"Yah, belum saya kasi diborong. Masih naik lagi nih" kata yang lain. Mengaku kalau kolnya masih ditawar Rp 25 juta, dan merasa masih terlalu rendah.

“Citra produk kol kita makin bagus di luar sana. Buktinya tahun ini permintaan meningkat terus tidak seperti tahun lalu, dimana permintaannya tidak begitu tinggi. hanya sekitar 1 sampai 2 kontainer dalam 2 minggu, atau 12 ton sampai 25 ton per dua minggu,” ujar seorang eksportir, seperti dikutip Metro Siantar.

Sementara seorang partiga-tiga lokal (pengumpul sayuran) J Munthe mengaku, karena tingginya permintaan barang dari luar, pihaknya mulai kesulitan mendapat barang. Akibatnya, kalau mau dapat barang, harga harus dinaikkan.

Jeruk, tomat, kentang, cabe, kopi harganya sedang di atas angin menjelang Natal dan Tahun Baru.

Di kedai kopi Sukadame, petani terlihat ceria. "Au ma mambayar lae,,,,," semua berlomba membayar minuman! "Lagi ada rezeki,"kata seorang anak mangkela saya.

Andaikata ada jaminan harga komoditi pertanian, maka dalam beberapa tahun saja, petani pasti maju. Mereka sudah tau teknik produksi.

Petani sering menghadapi masalah karena harga komoditi pertanian yang tidak tentu. Pak Jokowi inilah kondisi pertanian kita!.(St Jannerson Girsang) 

MENUJU PERGURUAN TINGGI YANG SEHAT

KANTOR PUSAT ADMINISTRASI USU
Seharian mengikuti Musyawarah Wilayah ke II dan Seminar Nasional, yang diselenggarakan Assosiasi Badan Penyelanggara Perguruan Tinggi Swasta (APB-PTSI) Sumatera Utara, di Grand Serela, Gatotsoebroto Medan, hari ini.

Diskusi bertema Penyehatan Pengelolaan Perguruan Tinggi Swasta dalam Rangka Meningkatkan Mutu Pendidikan untuk Menghadapi MEA tersebut menampilkan pembicara Prof Dr Ir Djoko Santoso MSc (Mantan Dirjen Dikti), Prof Dr Thomas Suyatno, Ketua Umum ABP-PTSI Pusat) dan Prof Dr Dian Armanto, MPd, MA, Koordinator Kopertis Wilayah I Sumut-Aceh.

"Perguruan yang sehat adalah perguruan tinggi yang memenuhi aturan yang berlaku, mampu terus menerus meningkatkan Budaya Akademik, dan Mutu. Kalau budaya akademiknya dan mutunya terus ditingkatkan, maka kita tidak perlu takut menghadapi MEA (Masyarakat Ekonomi ASEAN," kata Prof Dr Djoko Santoso, dalam makalahnya berjudul Menyehatkan PTS Berdasarkan UU-12/2012.

Prof Dr Thomas Suyatno, membawakan makalahnya berjudul Menyelelaraskan Hubungan Antar Organ Yayasan dan Antara Pengurus Yayasan dan Pimpinan Perguruan Tinggi.

Thomas Suyatno menyoroti tentang konflik atau ketidakselarasan antara pengurus yayasan dan pimpinan perguruan tinggi yang tidak membatasi diri pada tugas, tanggungjawab dan wewenang yang sudah diatur dalam UU yang sudah ada.

Menurut Suyatno, semua penyebab ketidakselarsan dan ketidakserasian itu dapat digolonkan ke dalam tiga golongan utama yaitu: tingkah laku para oknum yang kurang bertanggungjawab, kekurangpahaman anggota organ Yayasan tentang batasan tugas, tanggungjawab dan wewenan sesuai ketentuan UU tentang Yayasan dan pengaruh tradisi lama yang sudah sangat melekat.

Untuk mengatasi konflik, Thomas Suyatno mengatakan setiap konflik perlu memahami anatomi konflik. Konflik tidak tidak selalu berkonotasi negatif, misalnya conflict management. Untuk itu perlu pengembangan norma konstruktif untuk pencegahan/antisipasi terjadinya konflik. "Kolaborasi dan win-win solution hatus menjadi dasar dalam solusi konflik" tandasnya.

Sementara Prof Dr Dian Armanto dalam makalahnya PTS Sehat di Kopertis Wilayah I Sumut, menjelaskan keberadaan perguruan tinggi swasta di provinsi ini. Menurutnya saat ini terdapat 263 perguruan tinggi di Sumatera Utara, dan dari jumlah itu 23 diantaranya non aktif, 50 prodi kadaluarsa, 7 perguruan tinggi membuka kelas jauh, 26 prodi diusulkan ditutup.

Prof Dr Dian Armando juag menyoroti rendahnya budaya ilmiah di kalangan perguruan swasta di daerah ini. "Dari sekitar 8000 lebih dosen perguruan tinggi swasta, hanya 300 orang yang mendapat hibah peneliti yang bernilai sekitar Rp 7,6 miliar, serta masih sedikit dosen yang mempubilkasikan hasil penelitiannya di jurnal.Kebanyak dosen baru melaksanakan tugas pengajaran, sementara penelitian dan pengembangan masyarakat, masih sangat minim," katanya.

Dian berharap, ke depan para dosen semakin meningkatkan kegiatan penelitian dan pengabdian masyarakat, serta menemukan inovasi-inovasi baru.

Muswil kali ini dihadiri sekitar 60 utusan penyelenggara yayasan dari 263 Yayasan yang ada di Sumatera Utara. Muswil berhasil membentuk 7 orang formateur yang dalam dua minggu mendatang akan memilih Pengurus baru APB-PTSI Sumut. (St Jannerson Girsang)

GKPS Disability Care Movement

Written By Beritasimalungun on Friday, 27 November 2015 | 06:31



GKPS Disability Care Movement . Foto FB GKPS Disability Care Movement
GKPS Disability Care Movement 
GKPS Disability Care Movement 
GKPS Disability Care Movement 
GKPS Disability Care Movement 
Salah satu anak anggota RBM dari huta Marding-ding, ia memiliki Bakat Melukis!

Rehabilitasi Bersumberdaya Masyarakat GKPS. Mereka Ada Disekitar Kita "We're Their Family's".

Hasil Survey TePi Indonesia : Paslon JR-Amran Unggul 43,6 Persen

(Sumber: Suara Simalungun Edisi 666)

* Track Rekord/Pengalaman Menjadi Faktor Utama Masyarakat Memilih 

BERITASIMALUNGUN.COM, P.Siantar-Hasil Survey Komite Pemantau Pemilih Indonesia (TePi) Kota Pematangsiantar menempatkan Pasangan Calon (Paslon) Nomor Urut 4 DR JR Saragih SH MM dan Ir Amran Sinaga MSi unggul dibandingkan pasangan lain. Pasangan JR-Amran unggul dengan perolehan suara 43,6 persen. Demikian Hasil Survey TePi Indonesia Kota Pematangsiantar yang ditandatangani Koordinator Armada Purba SH yang diterima SS Rabu (25/11). 

Hasil Survey menyebutkan bahwa Paslon JR-Amran paling banyak dipilih yaitu 43,6 persen diikuti Evra Sassky Damanik/Sugito 18,00 persen, Tumpak Siregar/Irwansyah Damanik 15,6 persen, Hj Nuriaty Damanik/Posman Simarmata 11,6 persen, Lindung Gurning/Soleh Saragih 5,2 persen dan Ragu-Ragu 6 persen, selengkapnya pada tabel berikut : 

Calon Bupati Persentase
JR-Amran 43,6 %
Evra-Sugito 18,00 %
Tumpak-Irwansyah 15,6 %
Nur-Posma 11,6 %
Lindung/Soleh 5,2 %
Ragu-ragu 6 %

sumber : hasil survey TePi

Survey dilakukan di 10 Kecamatan dari 31 Kecamatan yang ada di Kabupaten Simalungun. Lokasi Survey adalah 5 Kecamatan Mewakili Simalungun Atas yaitu Kecamatan Raya, Purba, Panei, Silou Kahean, Dolog Panribuan dan 5 Kecamatan Mewakili Simalungun Hataran yaitu Kecamatan Siantar, Dolog Batunanggar, Bosar Maligas, Tanah Jawa, Gunung Malela. 

Penentuan Kecamatan yang dijadikan lokasi Survey dilakukan secara purposive dengan harapan pendapat Responden di Kecamatan Tersebut bisa mewakili pendapat seluruh masyarakat Kabupaten Simalungun. 

Jumlah Responden di Setiap Kecamatan yang menjadi lokasi survey adalah 25 Orang, penentuan Responden dilakukan secara Acak.
Pengumpulan Data dilakukan dengan menggunakan Daftar Pertanyaan yang dilakasanakan sejak tanggal 10 s/d 20 November 2015. 

Hal yang juga menarik dari hasil Survey TePi tersebut adalah bahwa faktor utama yang mendasari alasan masyarakat menentukan pilihan pada Pemilihan Bupati Simalungun 9 Desember 2015 adalah faktor track record/pengalaman 32 persen diikuti popularitas 20 persen selengkapnya seperti tabel berikut.


Track rekord/pengalaman 32 %
Popularitas 20 %
Uang 15 %
Suku 14 %
Agama 11 %
Tidak Menjawab 8 %

Selanjutnya Identitas Responden berdasarkan Umur adalah 17 – 45 tahun 33 persen, 36- 54 tahun 48 persen. Berdasarkan jenis kelamin Laki-Laki 55 persen, Perempuan 45 persen, berdasarkan pekerjaan PNS/Karyawan Swasta 15 persen, wiraswasta 58 persen, lain-lain 27 persen. Lebih lanjut Identitas responden berdasarkan Suku : Jawa 35 persen, Tapsel 19 persen, Toba 29 persen, Simalungun 12 persen, Lain-lain 5 persen.

Armada Purba mengatakan berdasarkan Keragaman Responden dan Tipologi masyarakat Kabupaten Simalungun Hasil Survey ini setidaknya bisa mencerminkan pendapat seluruh masyarakat Sumatera Utara ujarnya. 

Dalam kesempatan tersebut Armada Purba mengatakan bahwa survey tidak berpretensi menyatakan itu adalah pendapat seluruh warga Kabupaten Simalungun akan tetapi setidaknya dapat menjadi gambaran awal bagi warga masyarakat tentang elektabilitas masing-masing Paslon, pada akhirnya rakyat Simalungunlah yang menentukan pada tanggal 9 Desember 2015 nanti ujarnya. (Sumber: Suara Simalungun Edisi 666)

Berita Lainnya

.

.
.

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)
Hinalang- Pdt Jhon Rickky R Purba MTh melakukan peletakan batu pertama pembangunan Pusara “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba) di Desa (Nagori) Hinalang, Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara, Selasa (22/10/2019). Acara Peletakan Batu Pertama dilakukan sederhana dengan Doa oleh Pdt Jhon Rickky R Purba MTh. Selengkapnya KLIK Gambar

Ikan Bawal Seberat 9 KG Dapat (Tabu-tabu) di Danau Toba Hutaimbaru Simalungun

Ikan Bawal Seberat 9 KG Dapat (Tabu-tabu) di Danau Toba Hutaimbaru Simalungun
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba
Sakit Bertahun Tanpa Pelayanan Medis

Sapu Bersih Rencana Gubsu Soal Wisata Halal Syariah di Kawasan Danau Toba

Sapu Bersih Rencana Gubsu Soal Wisata Halal Syariah di Kawasan Danau Toba
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Andaliman, Rempah Batak Yang Mendunia

Andaliman, Rempah Batak Yang Mendunia
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

St Adriani Heriaty Sinaga SH MH (Srikandi Simalungun) Itu Purna Bakti

St Adriani Heriaty Sinaga SH MH (Srikandi Simalungun) Itu Purna Bakti
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya


MIRACLE "TINUKTUK" SAMBAL REMPAH KHAS SIMALUNGUN

MIRACLE "TINUKTUK" SAMBAL REMPAH KHAS SIMALUNGUN
PESAN: MIRACLE'TINUKTUK WA: 081269275555

Catatan Paska Konser Jhon Eliaman Saragih

Catatan Paska Konser Jhon Eliaman Saragih
TMII Jakarta Sabtu 4 November 2017.KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya