}); May 2017 | BeritaSimalungun

Berita Terkini

INDEKS BERITA

Ditetapkan Jadi Tersangka, Alfian Tanjung Ditahan Polisi

Written By Beritasimalungun on Tuesday, 30 May 2017 | 21:03


BeritaSimalungun.com, Jakarta-Ustaz Alfian Tanjung telah ditetapkan sebagai tersangka terkait ceramahnya tentang PKI dan PKC di Masjid Mujahidin, Surabaya. Dia juga langsung ditahan.

"Iya benar (Alfian Tanjung ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan), sejak 30 Mei," kata Kabagpenum Divisi Humas Polri, Kombes Martinus Sitompul, ketika dikonfirmasi, Selasa (30/5/2017).

Namun, Martinus belum merinci betul terkait kasus apakah yang menjerat Alfian. "(Kasusnya) yang di Surabaya," kata Martinus.

Sebelumnya, Alfian sempat disomasi Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki ke polisi terkait ceramahnya yang menyinggung soal Partai Komunis Indonesia. Teten meminta Alfian Tanjung menarik ucapannya dan meminta maaf. Karena tak ada respons, Teten melapor ke Bareskrim pada Jumat (27/1) lalu.

Dalam ceramah yang tersebar di situs YouTube, Alfian Tanjung menyebut beberapa nama. Dia menyebut rapat-rapat di Istana saat ini dipimpin sederet kader-kader PKI. (BS)




Sumber: Detik.com       

Mengekpresikan Opini Lewat Situs Seword.com

Ahok dan Istrinya Veronica Tan.IST
BeritaSimalungun.com-Menulis opini situasi Nasional dengan pemberitaan dapat  mengekpresikannya lewat website www.seword.com. Di situs ini kita bisa belajar menulis opini dengan merangkum berbagai sumber media. Gaya penulisannya juga khas gaya sendiri. 

Namun penulisan opini yang bebas namun tetap dalam koridor mengasah kita untuk peka terhadap situasi di Tanah Air. Berikut ini sejumlah Tulisan Opini yang berkesempatan di muat di www.seword.com. Semoga Bermanfaat.










Pembiaran, Akhirnya Akses Nagori Dolok Siloukahean Terputus


Pembiaran, Akhirnya Akses Nagori Dolok Siloukahean Terputus. Foto Eska Ulak Purba Tambak-FB.
BeritaSimalungun.com, Siloukahean-Akses jalan menuju Nagori Dolok Siloukahean terputus karena jalan lintas di daerah Damakitang, Nagori Dolok atau arah menuju Pardomuan Tongah, Kabupaten Simalungun amblas, Senin (29/5/201) malam.  (Baca: Foto Jalan Amblas Nagori Dolok Silaukahean)

Eska Ulak Purba'Tambak kini menambahkan foto putusnya akses Nagori Dolok-Siiloukahean, Selasa (30/5/2017). “Kampung kami tercinta sudah jadi kecamatan yang terisolir. Hahahahahahah. Sudah ga bisa lagi pulang kampung. Masih di Kabupaten Simalungun dan Provinsi Sumatera Utara-nya Kecamatan Siloukahean ini???,” tulis Eska Ulak Purba Tambak di akun sosial medianya.
Pembiaran, Akhirnya Akses Nagori Dolok Siloukahean Terputus. Foto Eska Ulak Purba Tambak-FB.
“Oia lupa... Bupati dan Gubernurnya lagi sibuk kampanye mau memperebutkan Sumut 1. Semangat terus pak. Kami mendukung terus kok. Paten dan Semangat Baru. Kami cucuk pun nanti keduanya,” tulis Eska Ulak Purba Tambak menyindir Bupati Simalungun dan Gubernur Sumut.

Sejak 20 Mei 2017 lalu, postingan situasi jalan amblas itu sudah marak di sosial media. Namun Pemkab Simalungun mengabaikannya. Beginilah Jadinya, akses Nagori Dolok-Siiloukahean terputus. (BS-Lee)
 Akses Jalan Putus di Damakkitang menuju Nagori Dolog, Kecamatan Silaukahean, Kabupaten Simalungun-FB.


Mahasiswa FBS Unimed (Suwandonadi Manullang) “Best Participant” Global Peace Youth Leadership Camp

Written By Beritasimalungun on Monday, 29 May 2017 | 21:51


Suwandonadi Manullang saat mempresentasikan Action Plan didepan para peserta dan pembicara, 21/05/2017. Foto IST

BeritaSimalungun.com, Bandung-Dalam kegiatan Youth Leadership Camp yang diselenggarakan Global Peace Foundation Indonesia (GPFI) di Bandung, 19-21 Mei 2017 lalu, Suwandonadi Manullang (21), mahasiswa Fakultas Budaya dan Seni (FBS) Universitas Negeri Medan (Unimed), ditetapkan oleh penyelenggara sebagai “Best Participant”.

Global Peace Youth Leadership Camp merupakan program yang menyediakan sebuah platform bagi kaum muda untuk belajar tentang kepemimpinan, juga bertukar pikiran dan memberikan pengalaman belajar melalui pengabdian di tengah masyarakat. Selain itu, camp ini juga merupakan kesempatan untuk meningkatkan karakter, pemahaman akan nilai dan kebajikan untuk pemimpin muda.

“Pada tanggal 19-21 Mei 2017, saya selaku delegasi Universitas Negeri Medan (Unimed) dan Sumatera Utara (Sumut), dinobatkan sebagai "Best Participant" pada kegiatan bertajuk "Global Peace Youth Leadership Camp 2017" yang diselenggarakan oleh Global Peace Foundation Indonesia. "Global Peace Youth Leadership Camp 2017" ini diselenggarakan di Bandung, Jawa Barat, dengan Tema “Moral and Innovative Leadership for Peace and Development,” tulis Suwandonadi Manullang.

Peserta kegiatan berjumlah 15 orang, berasal dari berbagai daerah dari penjuru Nusantara dan juga di antaranya terdapat peserta dari Malaysia.

“Peserta camp ini berasal dari berbagai daerah, bahkan dari luar negeri. Terdapat 8 peserta yang berasal dari Sulawesi Selatan, 3 dari Jawa Barat, 1 peserta dari Jawa Tengah, 1 peserta dari Jakarta, 1 peserta dari Malaysia, dan 1 peserta dari Sumatera Utara”, terang  Sonya, selaku Youth Supervisor dari GPFI.

Sonya menambahkan, tujuan yang lebih spesifik dari Global Peace Youth Leadership Camp kali ini adalah untuk mempersiapkan pemuda menjadi pemimpin yang bermoral dan inovatif. Melalui kegiatan ini diharapkan akan semakin banyak pemuda yang ambil bagian dalam mewujudkan kemajuan. Seluruh peserta Global Peace Youth Leadership Camp ini mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan sangat antusias.

“Kami berharap, melalui kegiatan ini, akan semakin banyak pemuda yang ambil bagian untuk memajukan diri sendiri, komunitas, bangsa dan bahkan dunia. Mereka sangat antusias dan konsentrasi dalam setiap sesi yang ada, baik saat workshop, Service in Action, dan Action Plan”, papar Sonya.

Hal itu dibenarkan oleh salah satu peserta, Amaliyah (21) dari Cirebon Jawa Barat. “Programnya sangat menarik. Kami sangat antusias mengikutinya. Harapannya tetap dilaksanakan ke depan nanti,” kata Amaliyah.

Penetapan Best Participant ini didasari oleh berbagai hal sebagai penilaian, diantaranya kreativitas, disiplin, public speaking, dan keseriusan.

“Pemilihan Best Participant ini kami lakukan dengan mempertimbangkan Kreativitas, Public Speaking, Management Waktu (Kedisplinan), Keaktifan dan Keseriusan dalam mengikuti serangkaian kegiatan dari awal hingga akhir,” papar Muhammad Mahmudi selaku Koordinator kegiatan.

Suwandonadi Manullang, mahasiswa asal Humbang Hasundutan yang membidangi Riset dan Teknologi di Senat Mahasiswa Unimed ini mengaku kaget dan bangga, dapat mengharumkan nama Unimed dan Sumut.

“Saya kaget dan sekaligus haru ketika mendengar nama saya ditetapkan sebagai Best Participant. Peserta Global Peace Youth Leadership Camp ini sangat luar biasa dan berbakat. Adalah sebuah kebanggaan bisa mendapatkan penghargaan ini,” sebut Suwandonadi.

Suwandonadi mengakui pencapaiannya kali ini tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak. “Ini semua bukan karena saya sendiri. Dukungan dari orangtua dan saudara, Unimed, Bank BNI ’46 Kantor Kas Unimed, Kolam Renang Unimed, dan bahkan Gojek sangat membantu saya, sehingga dapat optimal dalam megikuti kegiatan ini,” sebut Suwandonadi  menyampaikan ucapan terimakasihnya. (BS-Rel)



Suwandonadi dan peserta lainnya, saat melaksanakan Service in Action di sekitaran Jl. Pakur, Bandung 20/05/2017. Foto IST

Suwandonadi Manullang, pasca promosi Sustainable Development Goals di Taman Hutan Raya, Bandung, 21/5/2017. Foto IST

Suwandonadi dan peserta lainnya, saat melaksanakan Service in Action di sekitaran Jl. Pakur, Bandung 20/05/2017. Foto IST

Suwandonadi Manullang, pasca promosi Sustainable Development Goals di Taman Hutan Raya, Bandung, 21/5/2017. Foto IST
Peserta dan penyelenggara Youth Leadership Camp berfoto bersama di Taman Hutan Raya Bandung, 20/5/2017 . Foto IST

Suwandonadi Manullang saat mempresentasikan Action Plan di depan para peserta dan pembicara, 21/05/2017. Foto IST

Sam, Mengukir Prestasi Lewat Tulisan

Oleh : Putri Dewi Ayu Prastika

BeritaSimalungun.com-Di era dunia yang semakin modern saat ini mengharuskan seseorang untuk terus menghasilkan kreatifitas agar dapat berinovasi. Begitu pula yang dilakukan gadis kelahiran Pematang Siantar 20 tahun yang lalu ini, Sanaam Mayta Situmorang. Seorang Mahasiswi Ilmu Komunikasi Stambuk 2015 Universitas Sumatera Utara. 

Berkat ketekunannya dalam membaca dan menulis sejak duduk di bangku sekolah dasar, kini prestasi Sam panggilan akrab gadis tersebut tidak bisa di pandang sebelah mata. Berasal dari latar belakang keluarga sederhana tidak menyurutkan kreatifitas Sam untuk terus berkarya. 

Lahir sebagai seorang anak sulung dari tiga bersaudara, Sam mempunyai segudang prestasi dan kontribusi besar untuk kehidupan sosialnya. 

Selain aktif di beberapa organisasi, prestasi akademik Sam juga memuaskan. Berawal dari dukungan dan dorongan orang tuanya untuk menerapkan kebiasaan membaca, menginpirasi Sam untuk menulis dan menghantarkannya memperoleh penghargaan dari beberapa hasil karya tulis yang ia buat, seperti : puisi, cerpen, essay dan buku.

Dari hobi menulis tersebut, Sam banyak mengukir prestasi di bidang karya tulis. Diantaranya yaitu : National Short Story Competition “Masih Adakah Harapan Di Ujung Senja?”, National Short Story Competition “Kutub Pelangi – Adakah Pelangi Dikutub – Kutub Salju”, National Short Story Competition “Maaf ,National Short Story Competition “Perjalanan Meraih Mimpi” dan lain sebagainya. 

Prestasi yang paling membanggakan Sam ialah saat ini ia berhasil menjadi bagian dari forum iternasional. Melalui proses seleksi yang sangat ketat Sam terpilih menjadi salah satu delegasi Indonesia dalam  International Human Rights University Forum yang berfokus pada masalah Hak Asasi Manusia (HAM) dan diikuti oleh delapan negara lainnya.

Selain itu, Sam yang lebih dikenal dengan nama pena DREAMR ini telah menerbitkan dua buku yang berjudul Criminal Love dan I Found Me.

“Tidak peduli kau memiliki warna yang berbeda, atau kau miskin diantara mereka, mimpimu tidak bisa di anggap sebelah mata”. Begitulah salah satu petikan kalimat yang terdapat dalam novel karya tulis Sam.

Menurutnya, menulis merupakan realisasi dari imajinasi dan dapat menghibur disaat suasana hatinya sedang tidak baik. Melalui menulis, ia dapat mencurahkan segala keinginan dan perasaan yang ada dalam dirinya. Ia juga tidak akan membiarkan waktu luangnya terbuang dengan sia-sia. Ia lebih suka memanfaatkannya  dengan menciptakan sebuah karya.

“Bagaimanapun hasil karya tulis kita, itu semua merupakan hal yang ingin kita curahkan dan dituliskan dengan menggunakan usaha dan kemampuan kita yang terbesar. Jadi bagaimanapun hasilnya, baik atau buruk tidak ada yang boleh menilai sebelah mata hasil karya kita," tegas Sam.

Telah banyak pencapaian yang telah dilakukannya. Meskipun demikian, Sam masih memiliki banyak mimpi lagi yang hendak dicapainya. Salah satu cita-cita yang ingin dicapainya adalah menjadi seorang dosen. 

Ia memiliki kepedulian yang tinggi dengan generasi muda, menurutnya generasi muda di Indonesia seharusnya dapat lebih maju, jauh lebih maju dari yang sekarang ini. Selain itu, Sam juga sangat berharap tulisannya dapat menginsiprasi dan dapat menjadi panutan bagi remaja seusianya. (Penulis Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU)


BPK Jawab Isu Auditor yang Dicokok KPK Tangani Kasus Sumber Waras


BeritaSimalungun.com, Jakarta - Beredar isu di media sosial auditor utama Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang ditangkap KPK, Rochmadi Saptogiri, pernah mengaudit pembelian RS Sumber Waras oleh Pemprov DKI. Benarkah?

"Kebetulan auditor utama kami tidak menangani kasus Sumber Waras. Auditor kemarin yang diduga disuap itu tidak terlibat Sumber Waras," kata auditor BPK Agung Firman Sampurna kepada wartawan di Pusdiklat BPK, Kalibata, Jakarta Selatan, Senin (29/5/2017).

Jawaban Agung menepis isu yang beredar di media sosial. Rochmadi diisukan sebagai auditor yang menangani kasus RS Sumber Waras.

Soal status Rochmadi di BPK, Agung mengatakan koleganya itu akan dibebastugaskan dari jabatannya. Apalagi Rochmadi ditahan oleh KPK.

"Yang bersangkutan harus berkonsentrasi dengan kasus yang dihadapinya, padahak kegiatan kita cukup banyak dan sudah pasti nanti akan kita persilakan untuk berkonsentrasi. Untuk itu akan dibebastugaskan dari jabatannya, seperti itu gambarannya," ulas Agung.

Rochmadi ditangkap dalam operasi tangkap tangan (OTT) pada Jumat (26/5) pekan lalu. Selain Rochmadi, KPK juga menetapkan tiga orang lainnya sebagai tersangka kasus suap WTP yakni Ali Sadli (Auditor BPK), Jarot Budi Prabowo (pejabat Eselon III Kemendes PDTT) dan Sugito (Irjen Kemendes PDTT).

Dalam kasus ini, Rochmadi diduga menjadi penerima suap. Perantara penerimanya adalah Ali Sadli. Sedangkan perantara pemberinya diduga Jarot Budi Prabowo, dengan tersangka pemberi utamanya adalah Sugito.

Suap diberikan terkait pemberian predikat wajar tanpa pengecualian (WTP) BPK terhadap laporan keuangan Kemendes PDTT. KPK menyebut commitment fee dalam kasus ini adalah Rp 240 juta, dengan Rp 200 juta sebelumnya diberikan pada awal Mei lalu. 


Ini Kekayaan Auditor Utama BPK Rochmadi Tersangka Suap WTP


Di situs laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN), Rochmadi tercatat melaporkan kekayaannya pada 8 Februari 2014. Saat itu Rochmadi menjabat sebagai Kepala Biro Teknologi Informasi BPK. 

Dalam aplikasi LHKPN yang dilihat, Senin (29/5/2017), total harta kekayaan Rochmadi Rp 2.463.036.234. Aplikasi berisi dokumen pelaporan harta kekayaan yang sudah diverifikasi KPK ini dipublikasikan pada 1 Juni 2015.

Berikut rincian harta kekayaan Rochmadi Saptogiri: 

A. Harta tidak bergerak (tanah dan bangunan) Rp 809.900.000

- Tanah dan bangunan 150 m2 dan 70 m2 di Kota tangerang Selatan yang berasal dari hasil sendiri, warisan dan hibah
- Tanah seluas 72 m2 di Kota Tangerang Selatan yang berasal dari hasil sendiri
- Tanah seluas 205 m2 di Kota Tangerang Selatan yang berasal dari hasil sendiri
- Tanah dan bangunan seluas 3.000 m2 dan 100 m2 di Kabupaten Karanganyar yang berasal dari hasil sendiri dan warisan

B. Harta Bergerak

- Alat transportasi Rp 309.000.000, yang terdiri dari mobil Ford Escape, mobil Ford Fiesta, motor Honda Vario, motor Yamaha Mio

C. Harta Bergerak Lainnya berupa logam mulia Rp 128.875.000


D. Giro Setara Kas dan Lainnya Rp 1.260.223.317

Total harta Rochmadi Rp 2.507.998.317 dan USD 4.610. Namun Rochmadi juga tercatat memiliki utang Rp 44.962.083 sehingga total harta kekayaannya menjadi Rp 2.463.036.234

Rochmadi ditangkap dalam operasi tangkap tangan (OTT) pada Jumat (26/5) pekan lalu. Selain Rochmadi, KPK juga menetapkan tiga orang lainnya sebagai tersangka kasus suap WTP yakni Ali Sadli (Auditor BPK), Jarot Budi Prabowo (pejabat Eselon III Kemendes PDTT) dan Sugito (Irjen Kemendes PDTT).

Dalam kasus ini, Rochmadi diduga menjadi penerima suap. Perantara penerimanya adalah Ali Sadli. Sedangkan perantara pemberinya diduga Jarot Budi Prabowo, dengan tersangka pemberi utamanya adalah Sugito.

Suap diberikan terkait pemberian predikat wajar tanpa pengecualian (WTP) BPK terhadap laporan keuangan Kemendes PDTT. KPK menyebut commitment fee dalam kasus ini adalah Rp 240 juta, dengan Rp 200 juta sebelumnya diberikan pada awal Mei lalu.  (BS)


Sumber: Detik.com  

Pecundang Penyebar SARA Ini Merengek Ditangkap Cyber Polri

Pecundang Penyebar SARA Ini Merengek Ditangkap Cyber Polri.
BeritaSimalungun.com, Jakarta-Pelaku pecundang penyebar isu SARA lewat media sosial berinisial HP akhirnya diringkus Penyidik Direktorat Cyber Bareskrim Polri. Pecundang admin akun instagram muslim_cyber1 ini merengek saat dijemput Polisi dikediamannya dengan sejumlah barang bukti.

Akhirnya Penyidik Direktorat Cyber Bareskrim Polri menangkap seorang tersangka berinisial HP karena perannya sebagai admin akun instagram muslim_cyber1. HP diduga mengunggah percakapan palsu antara Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian dan Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono.

“Pada Selasa, 23 Mei, Dit Cyber Bareskrim menangkap lelaki berinisial HP, admin akun muslim_cyber1. Akun ini rutin mengunggah gambar-gambar atau kalimat yang menebar kebencian atau bernuansa SARA," kata Kepala Divhumas Polri Irjen Pol Setyo Wasisto di Mabes Polri, Jakarta, Minggu (28/5/2017).

HP ditangkap di rumahnya yang beralamat di Jalan Damai RT 09 RW 04 Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan pada Selasa (23/5/2017). Sejumlah barang bukti yang disita petugas yakni sebuah ponsel, dua buah simcard.

Selain itu tangkapan layar percakapan palsu antara kapolri dengan kabidhumas Polda Metro Jaya dan beberapa gambar yang diunggah di akun Instagram yang dikelola HP.

Atas perbuatannya, HP diancam dengan pelanggaran Pasal 28 Ayat 2 Juncto Pasal 45a UU ITE dan atau Pasal 4 huruf d angka 1 Juncto Pasal 16 UU Nomor 40 Tahun 2008 Tentang Penghapusan Ras dan Etnis.

“Berdasarkan UU ITE, ancaman hukumannya enam tahun dan denda paling banyak Rp 1 miliar. Sementara UU Penghapusan Ras ancamannya lima tahun penjara dan denda Rp 500 juta," ujarnya.

HP mengaku sangat menyesali perbuatannya dan tidak menyangka akan berakhir seperti ini. “Motifnya bela ulama HRS (Habib Rizieq Syihab)," ujar Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri Brigjen Fadil Imran kepada detikcom, Minggu (28/5/2017).

Namun saat ditanya apakah HP termasuk anggota Front Pembela Islam (FPI), Fadil tidak menjawab. "Dia pekerjaannya karyawan swasta imbuhnya. Saat ini pria tersebut masih mendalami keterangan HP. Dan akun Instagramnya sendiri saat ini sudah ditutup. (BS-03)

Sumber: Merdeka.com/detik.com



Polisi Turuntangan Tambal Sulam Jalan Lintas Siantar-Raya

Written By Beritasimalungun on Sunday, 28 May 2017 | 18:43

Penambalan Jalan di titik Simpang HKI Kelurahan Panei Tongah.IST
BeritaSimalungun.com, Panei-Anggota Polisi Sat Lantas Polres Simalungun terpaksa turun tangan menambal sulam jalan berlubang di lintas Siantar-Raya khususnya Kecamatan Panei, Kabupaten Simalungun. Jalan lintas ini banyak ditemukan lubang menganga sehingga dapat menimbulkan kecelakaan pengendara.

Dua titik yang dianggap sangat berbahaya dan lubang sudah dalam dilakukan penambalan sendiri oleh pihak Polisi Sat Lantas Polres Simalungun melalui Unit Lakalantas baru-baru ini.

Kanit Laka Polres Simalungun, Iptu Jhonni Silalahi yang turun langsung bersama tiga orang personil lantas mengangkut batu padas menggunakan mobil dinas lantas jenis double cabin.

“Kita melihat jalan sudah banyak yang berlubang dan di dua titik yang kita anggap rawan perlu penanganan agar tidak terjadi kecelakaan apalagi jika berkendara malam,” tukas Jhonni.

Dua lubang jalan yang dianggap rawan menurut Jhonni ini adalah titik di ruas jalan di Kelurahan Panei Tongah Kecamatan Panei, persisnya di Simpang HKI Panei Tongah. Titik kedua yakni di Dusun Rawang Nagori Rawang Pardomuan Nauli Kecamatan Panei. “Lubang di kedua titik ini sangat dalam,” tutup Jhonni meski ada beberapa titik yang juga ditambal.


Sementara, seorang warga Panei Tongah, S Nainggolan (40) berujar bahwa memang kondisi jalan di tirik Simpang HKI Panei Tongah ini memang cukup dalam. “Lubang itu memang dalam. Dan kita memberi apresiasi atas tindakan Unit Laka Polres Simalungun yang mau menambal lubang ini untuk mengurangi kecelakaan,” katanya. (BS-03) 

Ephorus GKPS Minta Polres Simalungun Berantas Togel

Kapolres Simalungun AKBP Marudut Liberty Panjaitan.IST
BeritaSimalungun.com, Raya-Ephorus (Pimpinan Tertinggi) Gereja Kristen Protestan Simalungun (GKPS) Pdt Martin Rumanja Purba Msi meminta komitmen Kapolres Simalungun AKBP Marudut Liberty Panjaitan untuk memberantas judi toto gelap (togel) di Kabupaten Simalungun yang hingga kini masih marak.

Maraknya togel di Kabupaten Simalungun menjadi perhatian serius Ephorus GKPS. Lewat kotbah-kotbah para Pendeta di gereja, juga dihimbau jemaat untuk tidak berbuat praktik perjudian togel. Ephorus GKPS juga pernah meminta komitmen Kapolres Simalungun untuk menindak tegas judi togel.

Namun paga kenyataannya, togel semakin marak dan menjamur di tengah masyarakat Kabupaten Simalungun. Hal itu diungkapkan warga Kecamatan Panei, ES (55). Katanya, di wilayahnya judi togel dan Kim masih marak.

“Masih banyak di sini, pergi aja ke warung itu,” katanya sembari menunjuk salah satu warung di Panei Tongah. Kata ES, bisnis gelap di wilayahnya itu tokenya diduga berinisial RS warga Simpang Dua, Kecamatan Siantar Marihat, Siantar. Di samping ES, ada warga Jalan Gereja, Siantar, bermarga Pardede.

Informasi dihimpun dari warga bermarga Aritonang, di Kecamatan Siantar juga marak judi togel dengan bandar bermarga Siallagan. “Kudengar tokenya marga Siallagan,” tukas Aritonang. Dan menurutnya, kegiatan ini sudah berlangsung lama.

Di Kecamatan Sidamanik, togel dan Kim juga mewabah. Bandarnya disebut-sebut berinisial SS yang kediamannya tak jauh dari kantor Polsek Sidamanik.

Aksi tersebut juga menjelajah sampai ke Tambun Raya, Kecamatan Pamatang Sidamanik. Sedangkan di Perdagangan, Kecamatan Bandar juga sama. Pelaku yang diduga sebagai bandar bermarga Siagian. Sementara, di Kecamatan Tanah Jawa, bermarga Sinaga.

Maraknya judi togel dan Kim ini seolah akibat pembiaran polisi dan terkesan dipelihara. Penangkapan pelaku hanya sebatas juri tulis sementara para bandar tak pernah disentuh oleh polisi.

Pada kesempatan sebelumnya, pernyataan Ephorus GKPS, Pdt M Rumanja Purba ditanggapi Kapolres bahwa pihaknya siap menindaklanjuti dengan serius dan akan dijadikan prioritas melakukan penindakan terhadap para pelaku pengedar narkoba dan perjudian di wilayah Kabupaten Simalungun.

“Seluruh jajaran sudah saya perintahkan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Namun sebelum melakukan tindakan refresif, kami juga harus terlebih dahulu melakukan pendekatan dengan mengadakan komunikasi, koordinasi dan kolaborasi,” kata Kapolres.

Untuk itu, katanya, pihaknya memmohon doa restu, kiranya pihak GKPS selalu mendoakan Polres dalam melaksanakan tugas sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat di Kabupaten Simalungun. (BS-03)


Bulan Ramadhan, Lokalisasi Bukit Maraja Simalungun Tetap "Diserbu Hidung Belang"

Razia Lokalisasi Bukit Maraja Simalungun.IST
BeritaSimalungun.com, Bukit Maraja-Walau sudah memasuki bulan suci Ramadhan 1438 Hijriah 2017, Lokalisasi Bukit Maraja di Kecamatan Gunung Malela, Kabupaten Simalungun tetap saja buka. Meski sebelumnya Polsek Bangun merazia lokalisasi Bukit Maraja, Jumat (26/5/2017) sekira jam 21.00 WIB lalu, ternyata hingga kini masih saja buka.

Sebelumnya hasilnya pperasi (Penyakit Masyarakat) Pekat yang dilaksanakan bersama anggota Koramil 08 Bangun dipimpin Kapolsek Bangun AKP Jarosman Sinaga, itu berhasil menyita puluhan botol minuman keras berbagai merek dari beberapa cafe atau barak.

Barak yang menjadi sasaran razia miras itu yakni Yenni Bar, Bokas, Lamido Bar, Rindu Bar, Pelangi Bar, Warung Rokok, Fitri Bar dan Warung Tuak Elek. Minuman keras yang berhasil diamankan terdiri dari merek Sea Horse sebanyak 27 botol.

Kapolsek Bangun AKP Jarosman Sinaga mengatakan operasi itu dilaksanakan dalam rangka cipta kondisi di wilayah hukum Polsek Bangun selama Ramadhan.

Pihaknya mengimbau pedagang agar tidak lagi menjual minuman beralkohol dengan alasan dapat membuat orang yang mengkonsumsinya menjadi mabuk dan rentan melakukan pelanggaran hukum.

Sebelumnya, masih dalam rangka menyambut bulan puasa, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Simalungun juga menggelar razia di tempat hiburan malam seperti di lokasilsasi penginapan malam dan penginapan Parlanaan.

Petugas berhasil menjaring empat pasangan sedang mesum, Sabtu (20/5) dini hari. Kepala Satpol PP Roni Butarbutar‎, mengatakan dari ke empat pasangan tersebut, sepasang dari Hotel Sundari yang berada di Parlanaan, dan tiga pasang dari Hotel Pengali juga di Parlanaan.

Setelah diberi pembinaan agar tidak lagi mengulangi perbuatannya, mereka dilepas. “Dalam bulan puasa ini, semua masyarakat harus menghargai yang berpuasa dan tidak lagi melakukan hal-hal serupa lagi,” katanya.

Menurut catatan, razia yang dilakukan Satpol PP Simalungun masih belum merata. Sebab, masih banyak lagi lokasi hiburan malam atau warung esek-esek yang belum tersentuh razia.

Di antaranya, Penginapan Mandarin di lokasi objek wisata air sejuk Nagori Karang Anyer, Kecamatan Gunung Maligas, Kabupaten Simalungun.

Selain bisa dibilang komplit menyediakan hiburan maksiat, penginapan itu disebut warga sekitar menyediakan Perempuan Seks Komersil (PSK) yang bisa diorder lewat telepon gengam atau sosial media. Kemudian, ada juga yang menyebut bahwa lokasi penginapan itu menjadi lapak berjudi karena pernah digerebek. (BS-03)


Sukses Perayaan HUT Punguan Raja Simanihuruk Se Jabodetabek




BeritaSimalungun.com, Bekasi-Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke 45 HUT Punguan Raja Simanihuruk Se Jabodetabek dan Pengukuhan Yayasan Simanihuruk (Yasima) di Gedung Graha Cibening, Bekasi, Minggu (28/5/2017) berjalan sukses.


Anggota Punguan Raja Simanihuruk Se Jabodetabek Aman Samuel Manihuruk mempublikasikan foto kegiatan tersebut. “Selamat HUT ke 45 tahun Punguan Raja Simanihuruk Se Jabodetabek dan Pengukuhan Yayasan Simanihuruk (Yasima),” tulis Aman S manihuruk. (BS-Lee)

LKPJ Gubernur Sumut, DPRD: Tengku Erry Gagal Pimpin Sumatera Utara

Laporan Keterangan dan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Sumut Akhir Tahun Anggaran 2016, di Ruang Paripurna DPRD Sumut, Jumat (26/5/2017).IST
BeritaSimalungun.com, Medan-DPRD Sumatera Utara menyatakan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara di bawah komando Gubernur Tengku Erry Nuradi, gagal dalam menjalankan roda pemerintahan dan pembangunan di Sumatera Utara pada tahun 2016 lalu. Gubernur dituding hanya memanfaatkan program pemerintah untuk kepentingan politik dan pencitraan pribadinya.

Pernyataan akan gagalnya Tengku Erry memimpin Sumut disampaikan oleh Ketua DPRD Sumut, Wagirin Aman, saat membacakan hasil keputusan DPRD Sumut terkait Laporan Keterangan dan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Sumut Akhir Tahun Anggaran 2016, di Ruang Paripurna DPRD Sumut, Jumat (26/5/2017).

Keputusan tersebut diambil dari hasil rekomendasi panitia khusus (Pansus) DPRD Sumut untuk LKPJ Gubernur Sumut akhir tahun 2016 yang sudah ditanggapi 9 fraksi DPRD Sumut.

"Kami menjadikan rekomendasi pansus dan pandangan fraksi sebagai dasar akan keputusan ini. Keputusan ini akan langsung kita sampaikan kepada Gubernur agar beliau meningkatkan kinerja di tahun 2017 ini sehingga target sasaran yang sudah diamanatkan dalam Peraturan Daerah Provinsi Sumatera Utara Nomor 5 tahun 2014 tentang RPJMD Sumatera Utara tahun 2013-2018 bisa terwujud," kata Wagirin.

Sebelumnya Pansus LKPJ Gubernur Sumut akhir tahun 2016 menyampaikan 23 rekomendasi terkait kinerja Gubernur Sumut tahun 2016. Ketua Pansus LKPJ Gubernur Sumut Akhir Tahun 2016, Muhri Fauzi mengatakan, dari 23 rekomendasi itu di antaranya terkait perbaikan pengelolaan keuangan daerah khususnya percepatan penyusunan APBD dan PAPBD.

Lalu percepatan pembangunan jalan provinsi yang masih jauh dari target RPJMD di tahun 2017. Kemudian percepatan penciptaan UMKM yang hanya tumbuh 0,01 persen dalam satu tahun. Padahal anggaran yang telah dikucurkan mencapai puluhan miliar rupiah.

Pansus DPRD juga memberikan catatan khusus terkait jargon "Sumut Paten" yang kerap digunakan gubernur dalam program Pemerintah Provinsi. Pansus menilai jargon tersebut tidak memiliki relasi dengan kondisi di Sumut. Jargon itu juga tidak pernah disepakati menjadi jargon daerah.

Jargon itu menurut pansus justru diasosiasikan dengan sosok gubernur (Pak Tengku Erry Nuradi/Paten) untuk kepentingan pencitraan politiknya. Sehingga pansus DPRD merekomendasikan penghentian penggunaan jargon itu, serta meminta pertanggungjawaban atas seluruh program pemerintah yang menggunakan jargon itu.

"Hampir semua aspek kehidupan dasar kita masih bermasalah, termasuk pendidikan, kesehatan dan infrastruktur. Makanya kita menilai beliau gagal dan meminta beliau menggenjot kinerjanya agar di tahun depan hasil pencapaian bisa lebih baik lagi," kata Muhri.

Pasca-keputusan tersebut, kata Muhri, pihaknya menyerahkan sepenuhnya keputusan untuk mengambil langkah lanjutan atas keputusan itu.

"Selanjutnya ya terserah teman-teman apakah akan menjadikan keputusan ini sebatas rekomendasi kepada gubernur atau mau dilanjutkan ke langkah lain, termasuk pengajuan hak angket," tandas Muhri. (BS)



Sumber: http://news.okezone.com             

Masuk Perkampungan, Harimau Sumatera Mati Ditombak Warga Labuhanbatu Utara, Lalu Diulosi

Written By Beritasimalungun on Saturday, 27 May 2017 | 21:56

Masuk Perkampungan, Harimau Sumatera Mati Ditombak Warga Labuhanbatu Utara.IST
BeritaSimalungun.com, Labura-Seekor Harimau jantan (Panthera Tigris Sumatrae) berumur lima tahun mati dibunuh warga. Harimau ini terpaksa dibunuh karena memasuki perkampungan warga di Dusun Kuala Indah, Kecamatan Aek Natas, Labuhanbatu Utara, Sumut, Jumat (26/5/2017).

Kepala Bidang Konservasi dari Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Sumut Mukhtar Amin mengakui, pihaknya menerima laporan soal keberadaan seekor harimau Sumatera ditangkap warga Labura. Tim BBKSDA Sumut segera meluncur. Namun setibanya di lokasi, hewan endemik Sumatera ini telah mati dan dikuburkan warga.

Namun tim BBKSDA menggali kubur harimau itu dan mengevakuasi jasadnya ke kantor BBKSDA Sumut. Diketahui, hari­mau itu sudah seminggu berkeliaran di pemukiman warga. Bahkan sudah sempat memangsa hewan peliharaan warga sepasti ayam dan bebek.

Beredar informasi berbeda. Menurut BBKSDA, warga sudah melaporkan hal ini ke mereka seminggu lalu. Akan tetapi, beredar di media sosial, bahwa warga sudah melaporkan keberadaan harimau masuk perkampungan itu sebulan lalu.

Namun lamban merespon laporan tersebut dan kuatir bisa mengancam nyawa penduduk desa, sehingga warga pun nekat membunuh harimau tersebut dengan menggunakan alat seadanya. Harimau itu pun dibunuh dengan cara ditombak.

Perdebatan seputar matinya harimau ini sedang heboh di facebook. Ada dugaan perambahan hutan telah merusak ekosistem, termasuk mengancam kehidupan harimau, sehingga hewan endemik Sumatera ini masuk ke perkampungan warga.

Namun ada juga dugaan lain, yakni kepercayaan masyarakat bahwa harimau ini masuk keperkampungan warga demi memberi peringatan bahwa ada orang atau pihak tertentu yang berbuat senonoh atau berlaku kotor di dalam hutan.

Tak kalah menarik, BBKSDA menuding telah terjadi perburuan harimau sebagai dampak dari perdagangan harimau (dan organ-organnya) secara ilegal.

Kepala Balai Penegakam Hukum Lingkungan Hidup Wilayah Sumatera, Halasan Tulus menga­takan, pihaknya tengah menyelidiki motif matinya harimau itu. Dari hasil pe­nyelidikan sementara, ada indikasi perda­gangan ilegal Harimau Sumatera dan organ tubuhnya. 

Indikasi itu dikuatkan dengan fakta hi­langnya beberapa organ tubuh Ha­rimau Sumatera ini seperti, kumis, alat kelamin, kulit bagian kening dan ujung ekor.

“Ini juga akan menjadi bahan penyelidikan apakah warga masuk dalam jaringan perdagangan organ satwa dilindungi atau tidak,” terangnya. Saat ini jasad hewan dilindungi itu pdititipkan di Rahmat Gallery guna kepentingan pe­nyidikan. (BS-03)


"Kalo Harimau Sumatera masuk kampung, sebaiknya di jerat saja jangan di bunuh. Ditangkap dan diserahkan ke Dinas Terdekat. Atau di lepaskan kembali ke hutan yang jauh. Di kami Harimau Sumatra kami sebut "Datuk" artinya di tuakan. Jangan dibantai lagi, jumlahnya tinggal sangat sedikit," tulis Agit Agat (FB) 26 Mei pukul 14:21 WIB.

"Kalo Harimau Sumatera masuk kampung, sebaiknya di jerat saja jangan di bunuh. Ditangkap dan diserahkan ke Dinas Terdekat. Atau di lepaskan kembali ke hutan yang jauh. Di kami Harimau Sumatra kami sebut "Datuk" artinya di tuakan. Jangan dibantai lagi, jumlahnya tinggal sangat sedikit," tulis Agit Agat (FB) 26 Mei pukul 14:21 WIB.

"Kalo Harimau Sumatera masuk kampung, sebaiknya di jerat saja jangan di bunuh. Ditangkap dan diserahkan ke Dinas Terdekat. Atau di lepaskan kembali ke hutan yang jauh. Di kami Harimau Sumatra kami sebut "Datuk" artinya di tuakan. Jangan dibantai lagi, jumlahnya tinggal sangat sedikit," tulis Agit Agat (FB) 26 Mei pukul 14:21 WIB.





Sumber: Sorotdaerah.com


Suap untuk BPK, KPK Amankan Uang Lebih Rp1,22 Miliar

BeritaSimalungun.com, Jakarta-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan uang lebih dari  Rp 1,22 miliar terkait dengan Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi serta Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Wakil Ketua KPK Laode Muhammad Syarif mengatakan uang yang diamankan dalam operasi itu adalah Rp40 juta, Rp1,14 miliar serta US$3.000. Dugaan suap itu terkait dengan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang diberikan BPK kepada Kemendes.

“Diamankan uang Rp1,14 miliar, 3.000 dolar. Yang 40 juta rupiah diserahkan ALS, dan Rp1,14 miliar serta 3.000 dolar dalam brangkas,” kata Syarif dalam jumpa pers di Gedung KPK hari ini.

KPK menetapkan Irjen Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Sugito sebagai tersangka kasus dugaan korupsi terkait dengan perolehan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK. Lembaga itu juga menetapkan tersangka tiga orang lainnya yang berasal dari BPK dan Kemendes. KPK melakukan OTT di dua tempat yakni BPK dan Kemendes kemarin.

Fitra Sebut Kinerja BPK Harus Direformasi Total

Sekretaris Jenderal Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra), Yenny Sucipto, menegaskan, penangkapan dua auditor utama BPK oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) merupakan pukulan telak bagi lembaga auditor negara tersebut.

"Predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang diberikan semakin yakin diragukan keabsahannya. Karena, WTP rasa Wajar Dengan Pengecualian atau WDP," ujar Yenny di Jakarta, Sabtu (27/5).

Yenny menilai, penangkapan auditor BPK ini memecahkan mitos bahwa memang benar ada jual beli soal predikat WTP untuk suatu instansi ataupun permainan dalam proses audit keuangan negara.

"Metodologi audit BPK harus diubah, output-nya bukan asal predikat WTP yang justru menjadi lahan basah korupsi. Tetapi selain menemukan kerugian negara audit PDTT, juga perlu audit kinerja dan impact dari anggaran pembangunan," imbuh dia.

Karena itu, kata Yenny, pihaknya mendorong dilakukannya reformasi total BPK. Menurut dia, reformasi tersebut bisa dilakukan dalam dua hal, memperkuat integritas internal auditor dan membersihkan BPK dari pimpinan yang berlatar belakang politikus.

"Seknas Fitra dan Jaringan Simpul Jaringan Fitra di 13 daerah meminta Presiden harus menjadikan ini sebagai momentum reformasi BPK. Tahun depan akan dipilih 6 Anggota BPK. Revisi syarat anggota bukan parpol dan diseleksi KPK dan BPK menjadi harga mati," tandasnya. (BS)


Sumber: BeritaSatu.com


KPK OTT Pejabat Auditor BPK dan Pejabat Kementerian Desa

KPK menetapkan Irjen Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Sugito sebagai tersangka kasus dugaan korupsi terkait dengan perolehan predikat. (CNN Indonesia/Aulia Bintang Pratama)
BeritaSimalungun.com, Jakarta-Tim Satgas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dikabarkan kembali menggelar operasi tangkap tangan (OTT), Jumat (26/5/2017). Berdasar informasi, dalam OTT kali ini, tim Satgas KPK mengamankan seorang pejabat kantor BPK, Jakarta Pusat. "(Oknum) BPK (diamankan). Sudah di KPK sekarang," kata seorang sumber. 

Jubir KPK, Febri Diansyah membenarkan adanya operasi tangkap tangan. Namun, Febri tidak menjelaskan secara rinci identitas orang yang ditangkap atau kasus yang membuat penyelenggara tersebut diamankan. 

"Benar ada kegiatan penyidik KPK di lapangan malam ini. OTT dilakukan di Jakarta terkait dengan salah Penyelenggara Negara di salah satu institusi," kata Febri melalui pesan singkat. 

Dikatakan Febri, saat ini para pihak yang diamankan sedang diperiksa intensif. KPK memiliki waktu 1x24 jam untuk menentukan status para pihak yang diamankan. "Masih ada waktu maksimal 1 x 24 jam. Akan disampaikan perkembangannya," kata Febri. 

Suap untuk BPK, KPK Amankan Uang Lebih Rp1,22 Miliar 

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan uang lebih dari Rp 1,22 miliar terkait dengan Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi serta Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). 

 Wakil Ketua KPK Laode Muhammad Syarif mengatakan uang yang diamankan dalam operasi itu adalah Rp40 juta, Rp1,14 miliar serta US$3.000. Dugaan suap itu terkait dengan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang diberikan BPK kepada Kemendes. 

“Diamankan uang Rp1,14 miliar, 3.000 dolar. Yang 40 juta rupiah diserahkan ALS, dan Rp1,14 miliar serta 3.000 dolar dalam brangkas,” kata Syarif dalam jumpa pers di Gedung KPK hari ini. 

KPK menetapkan Irjen Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Sugito sebagai tersangka kasus dugaan korupsi terkait dengan perolehan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK. 

Lembaga itu juga menetapkan tersangka tiga orang lainnya yang berasal dari BPK dan Kemendes. KPK melakukan OTT di dua tempat yakni BPK dan Kemendes kemarin. 

Terkait Predikat WTP, KPK Tetapkan Irjen Kemendes Tersangka

KPK menetapkan Irjen Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Sugito sebagai tersangka kasus dugaan korupsi terkait dengan perolehan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK. 

Wakil Ketua KPK Laode Muhammad Syarif menuturkan setelah penyelidikan 1 x 24 jam, pihaknya menetapkan empat orang tersangka baik dari Kemendes maupun BPK. Mereka adalah Irjen Kemendes, pejabat Eselon III Kemendes, Eselon I BPK dan auditor BPK. 

“Menetapkan empat orang tersangka,” kata Syarif dalam jumpa pers di Gedung KPK hari ini. KPK sebelumnya melakukan OTT di dua tempat di Jakarta yakni di Kemendes dan BPK sendiri. Terdapat sejumlah uang dalam rangka perolehan predikat WTP tersebut. 

Menteri Desa Akui OTT KPK Bikin Cacat Kementerian 

Menteri Desa mengatakan Operasi Tangkap Tangan KPK membuat cacat kerja keras yang dilakukan kementerian itu selama ini. (CNN Indonesia/Abi Sarwanto)
 Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (DPDTT), Eko Putro Sandjojo menyatakan, kasus dugaan korupsi terkait dengan perolehan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) telah membuat cacat atas hasil kerja keras di kementeriannya. 

Sebab, Eko mengklaim, sejak dipimpinnya, Kementerian PDTT berupaya memberantas tindak pidana korupsi dengan sejumlah instansi seperti BPK, BPKP dan KPK, hingga mendapat perolehan WTP dan naiknya penyerapan anggaran. 

 "Saya senang sudah ada peningkatan di kementerian ini. Penyerapan anggaran kita naik dari 69 persen ke 95 persen. Terus mereka semua bekerja keras mendapatkan WTP, sayang ada cacat peristiwa ini," ujar Eko dalam konferensi pers di kantornya, Sabtu (27/5). 

Irjen Kementerian PDTT Sugito yang menjadi salah satu tersangka disebutnya juga merupakan sosok yang keras dalam pemberantasan korupsi di kementeriannya. Salah satu upayanya, kata dia, adalah menggagas pembentukan saber pungli. 

"Tadinya hati kecil saya tidak percaya kalau Pak Irjen terkena masalah ini. Karena saya sudah katakan kepada seluruh pegawai kementerian saya, bahwa KPK berhak mengaudit seluruh satker di kementerian saya kapan saja tanpa harus memberikan pemberitahuan," kata dia. 

Dengan kejadian ini, Eko menegaskan akan segera mencari pengganti Sugito besok pagi. Dia pun menyebutkan bahwa pihaknya akan mengikuti proses hukum yang berlaku. "Selama beliau diproses hukum harus diganti, besok pagi akan kita cari siapa yang ganti," ujar dia. 

Sebelumnya, KPK melakukan operasi tangkap tangan di BPK dan Kementerian PDTT. Dalam hasil penyelidikan 1 x 24 jam, Wakil Ketua KPK Laode Muhammad Syarif mengatakan pihaknya menetapkan empat orang tersangka yakni Sugito, pejabat eselon III Kementerian PDTT, eselon I BPK dan auditor BPK. (BS-1)




Sumber: BeritaSatu.com dan CNN-Indonesia.com

BURSA BALON BUPATI SIMALUNGUN

BURSA BALON BUPATI SIMALUNGUN
SIAPA BUPATI SELANJUTNYA

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba
Sakit Bertahun Tanpa Pelayanan Medis

Doakan St RK Purba Diberikan Kesembuhan

Doakan St RK Purba Diberikan Kesembuhan
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Andaliman, Rempah Batak Yang Mendunia

Andaliman, Rempah Batak Yang Mendunia
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Selamat Datang Mahasiswa Baru Asal Simalungun

Selamat Datang Mahasiswa Baru Asal Simalungun
Buatlah Bangga Orang Tuamu


MIRACLE "TINUKTUK" SAMBAL REMPAH KHAS SIMALUNGUN

MIRACLE "TINUKTUK" SAMBAL REMPAH KHAS SIMALUNGUN
PESAN: MIRACLE'TINUKTUK WA: 081269275555

Catatan Paska Konser Jhon Eliaman Saragih

Catatan Paska Konser Jhon Eliaman Saragih
TMII Jakarta Sabtu 4 November 2017.KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Berita Lainnya

.

.
.