}); April 2020 | BeritaSimalungun

BERITA TERBARU

MENU BERITA

MATRA-Media Lintas Sumatera (BETA)

MATRA-Media Lintas Sumatera (BETA)
KLIK Benner Untuk Penampakannya
INDEKS BERITA

Tangan Dingin Radiapoh Sinaga (Pengusaha dan Entrepeneurship) Dibalik Kesuksesan Darma Konveksi dan Percetakan

Written By Beritasimalungun on Thursday, 30 April 2020 | 14:03

Sumber: FB
Medan, BS-Rutinitas sebagai rangka pengajar di Universitas Swasta di Medan dan jiwa kewirausahaan yang ditanamkan selama ini selalu menjadi bagian hidup saya dalam menjalani sehari-hari. Percetakan dan konveksi adalah icon dari pusat bisnis yang dijalankan dan mempunyai cabang di beberapa daerah.

Orderan percetakan dan konveksi setiap hari silih berganti, dan berjalan dengan baik setiap hari menjadi rutinitas tim kami di kantor pemasaran.

Awal nya perusahaan ini mengerjakan usaha ini di kantor perwakilan Medan terdiri dari :
- Designer : Marga Purba Warga Kampung Baru
- Designer : Marga Silalahi warga Raya Kota
- Adm Keuangan : Marga Purba Warga Saribudolok
- Kurir : Jawa dari Medan
- Konveksi : Warga Aceh NAD
- Konveksi : Warga Jawa dari Medan
- Konveksi : Warga Toba Medan
Packing : Warga Aceh NAD
Mesin Cetak : 4 Orang

Total Karyawan Cabang Medan : 12 Orang

Awal Maret 2020 merebak isu virus Covid-19 masuk ke Indonesia, dan membuat panik seluruh negeri yang mengakibatkan dampak virus ini berbahaya dan bisa mengakibatkan kematian bagi yang terjangkit.

Dampak yang luar biasa adalah usaha UMKM khususnya percetakan banyak yang di cancel karena peraturan pemerintah melarang untuk berkumpul mengantisipasi penyebaran virus corona.

Seminggu kemudian Saya pimpin rapat di perusahaan agar karyawan tidak di rumahkan melainkan hanya makan ditanggung karena sepinya orderan masuk bidang percetakan.

Keputusan ini sangat berat membuat kami harus ikat pinggang untuk bertahan menghadapi sepinya order dan di rumah saja.

Semua strategi dilancarkan karena beban yang ditanggung sangat berat, harus menghidupi karyawan selama corona.

Melihat situasi ini bagian konveksi awalnya hanya 4 orang dan 1 bagian leader agar membuat masker untuk dibagikan dan alat promosi konveksi di masyarakat.

Gayung bersambut, masyarakat antusias melakukan pemesanan, baik dari Tokopedia, Marker Place, dan teman-teman sejawat maupun organisasi untuk melakukan pemesanan APD Corona.

Dalam pemesanan order yang meningkat pesat kami tidak mampu melayani orderan konsumen karena keterbatasan alat konveksi kami hanya sedikit, dan modal adalah menjadi batu sandungan usaha ini.

Tim dari Polda pun turun melihat produksi kami, dan melakukan pemesanan, dan beberapa dari Kabupaten/Kota membuat hati miris karena alat kami hanya sedikit untuk memenuhi orderan ini.

Semua kegiatan harus mendahulukan pembelian bahan baku produksi yang membutuhkan modal yang lumayan besar.

Ditambah lagi dapat telepon masuk dari Sosok Pengusaha Radiapoh Hasiholan Sinaga, SH untuk memesan APD di perusahaan kami.

Karena saya kenal betul beliau seorang pengusaha sejati dan paham betul bagaimana rasanya ada order tapi tak punya modal.

Saya yakin orderan tidak dapat diterima karena orderan sebelumnya juga sedang menunggu penyelesaian. Saya hanya mampu menceritakan bagaimana orderan ini tidak akan bisa saya selesaikan karena kekurangan alat konveksi kami.

Berkat uluran tangan dingin Bapak Radiapoh H. Sinaga merespon apa yang saya rasakan. Karena beliau paham betul bahwa kegigihan yang saya utarakan untuk memenuhi permintaan kebutuhan APD adalah peluang dan sangat dibutuhkan banyak orang.

Beliau menantang saya untuk meningkatkan produksi dan memberikan tambahan permodalan berupa alat konveksi dan bahan baku produksi. Dia ingin banyak anak Muda Generasi Bangsa kreatif dan Innovatif menjadi besar ke depan.

Berkat kepedulian beliau untuk meningkatkan produksi APD ini, saya pun segera bergegas melakukan promosi perekrutan karyawan yang semula lebih setengah rencana dirumahkan karena kekurangan order kini menjadi perekrutan karyawan secara massal.

Dengan bergerak cepat, karyawan datang silih berganti, mendaftarkan dalam perekrutan di tengah-tengah pandemi ini.

Dari karyawan konveksi 3 orang hanya produksi 1.000 masker setiap hari kini kami menerima karyawan kerja penjahit konveksi sebanyak 47 orang dan kerja 2 Shiff 24 jam.

Produksi masker setiap hari 15.000-20.000. Dan APD : 1.000 setiap hari. Melihat seperti mimpi di siang hari Tuhan Mengulurkan tangan di balik pandemi ini.

Uluran tangan dingin Bapak Radiapoh H Sinaga ini diberikan tanpa syarat, tanpa bunga, dan pengembaliannya sesuai kemampuan order permodalan.

Cepat, Tanggap, Tegas di saat yang tepat merupakan gaya kepemimpinan Beliau. Seperti dalam lagu “Doa Mengubah Segalanya” dibalik kekurangan, ketidakmampuan, Tuhan menitipkan melalui Bapak Radiapoh H Sinaga mengubah air mata “Mata Air” di kehidupan usaha kami.

Kami doakan Bapak Radiapoh H Sinaga menjadi Mata Air bagi masyarakat dimana pun berada. Karena beliau paham betul sifat, karakteristik, paham atas kesulitan-kesulitan dan jeritan di tengah kesulitan.

Hanya status ini sebagai ucapan terimakasih
Salam. Tri Dharma Sipayung

***
Konveksi Milik Tri Dharma Sipayung di Medan.(FB)
Saya Bisa Kok Menceritakan Kebaikan Orang Lain
(Kasus Tri Dharma Sipayung)

Agar tidak bosan terhada status-status saya yang terus-terus mengkritisi kebijakan Bupati Simalungun, kali ini saya menceritakan yang baik-baik dululah.

“Sanina” (saudara) saya, Albin Purba, datang ke #BiusCantik, Selasa (28/04/2020). Dia datang bersama Darmayanson Purba dengan mengendarai “Eltor” (pick-up Mitsubishi L300) berisi telor.

Albin Purba adalah rekan kerja saya di pengembang properti (developer) Garama Group, Batam, pimpinan Mulia Rinda Purba bersaudara. Itu berlangsung tahun 2002-2006.

“Cuaca (baca: iklim) Batam nggak cocok, Bang,” katanya menjelaskan alasannya pulang kampung (pulkam, bukan mudik lho) sejak tahun lalu (2019). Istri dan anak-anaknya sudah lebih dulu pulkam, yakni tahun 2015.

Dari pekerja dibidang properti, dia beralih menjadi pengusaha telor. (Sekalian iklan nih, sesiapa yang butuh telor, khususnya dalam rangka bagi-bagi sembako, silakan order ke beliau. Silakan inbox saya jika butuh nomor WA-nya).

Nggak perlu malu-malu berusaha apa pun sepanjang itu halalan toyyiban.

Pembicaraan kami pun berujung juga ke soal-soal pilkada. “Kayaknya Abang nggak jelas nih, dukung Jenderal atau RHS?”

Mau nggak mau harus kujawab. “Jenderal itu kompeten dan baik, tapi RHS juga baik. Bedanya, RHS secara RESMI ngajak saya bantu dia. Namanya orang minta bantu, yah, kita bantulah.”

“Udah, RHS aja, Bang. Beliau itu, aduh.., sangat ringan tangan membantu orang lain. Abang ‘kan sudah tahu beliau itu sewaktu kita sama-sama di Batam dulu?”

Ketulusan RHS 

Ketulusan RHS (Radiapoh Hasiholan Sinaga) membantu orang lain sudah menjadi RaHaSia umum. Tanpa perlu gembar-gembor, beliau memberangkatkan “fulltimers” GKPS ke Jerusalem. Kayak "naik haji" gitulah.

Beliau pun ringan tangan membantu pembangunan rumah ibadah di mana-mana. Tak hanya GKPS. Yang terbesar adalah pembangunan gedung gereja GKPS Tigarunggu yang megah itu.

Tak hanya itu, beliau pun ringan tangan membantu masyarakat miskin, baik secara pribadi/keluarga, melalui kelompok usaha, maupun “tumpuan” marga (PPTSB =Parsadaan Pomparan Toga Sinaga & Boru).

Yang sedang viral saat ini adalah bagaimana RHS membantu modal usaha Tri Dharma itu tanpa syarat, tanpa bunga dan dengan pengembalian bantuan modal secara semampunya.

Usaha percetakan dan konveksi Tri Dharma yang sempat terancam “jim” (semula karyawannya yang 12 orang untuk sementara bakal tidak digaji lagi tapi ditanggung makannya saja) karena wabah Covid-19, dengan bantuan RHS, jalan lagi dengan merekrut 47 pekerja konveksi untuk memenuhi pesanan pelanggan.

Perusahaannya kini melayani pesanan masker dan APD (Alat Pelindung Diri) lainnya dengan kapasitas produksi masker 15.000 – 20.000 per hari dan APD 1.000 unit per hari.

Bayangkan, dari semula terancam hanya bisa mengasih makan 12 karyawannya tanpa gaji, kini Tri Dharma bisa menghidupi 47 karyawan bersama keluarganya berkat bantuan tulus RHS.

Saya tak usah cerita lebih panjang lagi. Bantuan semacam itu adalah bantuan “dingaton madokah” (akan diingat sepanjang hayat di kandung badan). #SalamBiusCantik.

(Sumber: FB Tridarma Sipayung dan Rikanson Jutamardi Purba)

Editor: Asenk Lee Saragih

Walikota Siantar Belum Melihat Surat DPRD Tentang Usulan Penggratisan Air Minum

Written By Beritasimalungun on Wednesday, 29 April 2020 | 17:54

Ditemui di depan kantornya saat masuk ke mobilnya, Rabu (29/4/2020), Wali Kota Pematangsiantar, Hefriansyah mengaku surat yang telah dilayangkan DPRD Siantar tentang penggratisan air mminu belum melihat surat tersebut. (Didik J)
Pematangsiantar (BS)- Surat yang telah dilayangkan DPRD Kota Pematangsiantar terkait penggratisan air minum PDAM Tirtauli tertanggal 22 April 2020 belum juga direspon Wali Kota Pematangsiantar. 

Ditemui di depan kantornya saat masuk ke mobilnya, Rabu (29/4/2020), Wali Kota Pematangsiantar, Hefriansyah mengaku surat yang telah dilayangkan DPRD Siantar tentang penggratisan air mminu belum melihat surat tersebut.

"Belum ada kutengok surat itu,” tuturnya sembari masuk ke mobilnya.

DPRD Siantar telah surati Wali Kota Hefriansyah untuk menggratiskan air minum. Kebijakan tersebut  dinilai dapat meringankan beban masyarakat. 

Dengan nomor surat: 170/776/DPRD/IV/2020 perihal usulan penggratisan tagihan air PDAM Tirtauli ditanda tangani Ketua DPRD Siantar, Timbul M Lingga.

Selain itu, pada awal bulan April yang lalu ternyata PDAM Tirtauli telah menyurati Wali Kota untuk memberi keringanan kepada para pelanggan.

“Secara resmi kita menyurati Wali Kota untuk pemberian keringanan pembayaran air minum masyarakat yang berpenghasilan rendah dan rumah ibadah,” ungkap Direktur Umum (Dirum) PDAM Tirtauli, Berliana Napitupulu saat menerima kedatangan sejumlah anggota Komisi II DPRD Siantar. (Didik J)

HBB Minta Kepolisian Tindak Arogansi Sekelompok Massa yang Merusak Warung Warga di Batang Kuis

Lamsiang Sitompul SH MH-Pada Pelantikan Pengurus DPD HBB Provinsi Jambi Periode 2019-2024-Gedung Asiniroha Jambi-Minggu 24 November 2019. (Foto Ezer Twopama Manihuruk).
Deliserdang, BS-Ketua Umum DPP Horas Bangso Batak (HBB), Lamsiang Sitompul SH MH meminta aparat kepolisian menindak tegas arogansi sekelompok massa yang melakukan pengrusakan sebuah warung milik Lamria Manullang warga Batang Kuis, Kabupaten Deliserdang, Provinsi Sumatera Utara, Rabu (29/4/2020).

"Pelakunya harus diproses hukum. Itu cara paling efektif agar kejadian semacam ini tidak terulang lagi," kata Lamsiang kepada wartawan.

Menurutnya, semua masyarakat sepakat harmonisasi di masyarakat harus dijaga. Tidak hanya saat bulan Ramadhan, tapi setiap saat.

"Tapi kalau ada tindakan melanggar hukum yang dibiarkan, justru itu yang akan mengusik keharmonisan masyarakat. Karena itu, aparat harus bertindak cepat. Jangan dibiarkan persoalan itu "dingin" sendiri. Apalagi sampai masyarakat yang menyelesaikan masalahnya sendiri. Justru itu akan membuat kondisi semakin tidak baik," kata Lamsiang Sitompul.

"Saat ini HBB juga sedang bergerak melakukan investigasi. Kami berharap pelakunya bisa dihukum supaya ada efek jera. Kita semua menginginkan rasa damai dan itu bisa terjadi kalau hukum ditegakkan," jelasnya.

Sebelumnya, beredar video di sosial media dan group WA tentang sekelompok massa yang menggeruduk warung seorang warga yang sedang berjualan saat bulan puasa. 

Video itu diunggah Lamria Manullang, Selasa (29/4/2020) malam. Dalam akun facebook-nya, Lamria yang tinggal di Batang Kuis, Deli Serdang, Sumatera Utara, itu merekam kejadian yang menimpa dirinya, secara diam-diam menggunakan handphone-nya.

"Inilah sekelompok merusak warung aku," tulis Lamria memberikan narasi pada video itu.

Dalam video terekam dengan jelas sekelompok orang memarahi Lamria Manullang yang berjualan pada saat bulan puasa. Seorang laki-laki memaki-makinya dengan kata kotor dan melemparkan jualan Lamria ke arahanya. 

Lamria berjualan bahan bakar motor eceran di depan rumahnya. Saat aksi itu, Lamria sempat membela diri.

Video rekaman Lamria Manullang menjadi viral dan dibagi di berbagai grup Facebook dan WA. Video yang diunggahnya itu menuai banyak komentar dan kecaman dari netizen, khususnya masyarakat Sumatera Utara. (Asenk Lee)

Perampok di Simalungun Pura-Pura Jadi Petugas

Written By Beritasimalungun on Tuesday, 28 April 2020 | 18:06

Hingga Selasa petang (28/4/2020) para tersangka masih menjalani proses pemeriksaan. (Didik J)
Simalungun (BS)- 5 warga Pematangsiantar berpura-pura menjadi petugas menghadang sebuah mobil pick up Grand Max dengan Nopol BM 8734 TT di Jalan Asahan Nagori Bangun Kecamatan Gunung Malela, Kabupaten Simalungun, Senin (27/4/2020).

Pelaku berhasil menggasak dompet berisi uang dan 3  unit handphone serta kunci kontak mobil korban dan langsung melarikan diri kearah Pematangsiantar.

Korban Ronny Star Gultom (38) warga kecamatan Balai Jaya Kabupaten Rokan Hilir Provinsi Riau tersebut mengalami kerugian ditaksir sekitar 11 Juta Rupiah.

Mendapat laporan perampokan,Personil Polsek Bangun langsung mengejar tersangka dan tak membutuhkan waktu yang lama, Polsek Bangun berhasil meringkus 3 pelaku di Kota Pematangsiantar. Sementara 2 pelaku berhasil melarikan diri dan ditetapkan sebagai DPO.

Ketiga pelaku yang ditangkap bernama Manuel Patar Halomoan Simanjuntak alias Ucok (22) warga Jalan Pergaulan Lorong III Parluasan Kota Pematangsiantar, Doni Turedo Tambunan (20) warga Jalan Bah Lias Kanan, Kelurahan Sigulang-gulang Kota Siantar dan  Elphin Johanes Zebua(22) warga jalan Mahoni II Kota Siantar.

Sementara pelaku yang melarikan diri bernama Bedol (29) warga Kelurahan Suka Dame Parluasan Kota Siantar dan Pranata Sianipar (22) warga jalan Merbau, Kelurahan Sigulang-gulang Kota Siantar.

Kapolsek Bangun, AKP Banuara Manurung mengatakan bahwa peristiwa perampokan benar terjadi diwilayahnya dan sudah menangkap 3 Pelaku.

Doni ditangkap di warnet Melo Jalan Gotong Royong, Kelurahan Sigulang-gulang semantara Manuel dan Elphin ditangkap di sebuah rumah di Simpang Kerang, Kota Pematangsiantar.

Manurung menjabarkan peran masing-masing pelaku yaitu Elphin merental mobil avanza putih dan merangkap sebagai driver, Bedol sebagai perancang aksi, Manuel sebagai pemantau lokasi dan Toredo sebagai penggeledah.

Korban bersama temannya Rimhot Lumbantoruan (49) melintas di Jalan Asahan dan dibuntuti mobil avanza putih. Sadar mobil nya dibuntuti, korban melaju kendaraannya dengan kencang tetapi saat di Nagori Bangun, mobil korban dihadang pelaku.

Berpura-pura sebagai petugas, pelaku mengatakan kepada korban bahwa korban telah menabrak seekor anjing dan membawa mobil kencang sekali.

Pelaku menuntut ganti rugi dan menuduh korban membawa narkoba hingga harus digeledah.

Sambil menodongkan senjata tajam, pelaku merampas telepon gengam dan dompet korban serta membawa kabur kunci kontak mobil korban.

Pelaku dijerat  Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan. Hingga Selasa petang (28/4/2020) para tersangka masih menjalani proses pemeriksaan. (Didi J)

Warga Medan Ditemukan Tenggelam di Samosir Danau Toba

Korban Saat Ditemukan, Selasa (28/4/2020). FB Larry Hutapea.
Samosir, BS-Chandra Nuary Kasih Simbolon (19) warga Kota Medan, Sumatera Utara, ditemukan tenggelam di Danau Toba pada Senin (27/4/2020). Korban tenggelam saat mandi bersama kedua temannya yaitu Yose Naibaho dan Pahu Ala Situmeang di Pantai Parbaba, di depan Raja Hotel, Desa Siopatsosor, Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir.

Awalnya, camat Pangururan menerima laporan korban tenggelam dari seorang pengusaha. Laporan diteruskan ke koordinator Pos SAR Danau Toba yang langsung mendapat perintah dari Kepala Kantor SAR Medan Toto Mulyono untuk melaksanakan operasi pencarian. 

Pada hari pertama pencarian, tim SAR gabungan tidak berhasil menemukan korban yang baru seminggu berada di Samosir itu.

Pada hari kedua (Selasa 28 April 2020), tim kembali melanjutkan pencarian dan berhasil menemukan korban dalam keadaan meninggal dunia. 

Jenazah korban selanjutnya dibawa ke RSU Pangururan untuk dilakukan pemeriksaan medis dan operasi SAR ditutup. 

"Korban ditemukan sekitar pukul 09.30 WIB, sekitar 70 meter dari tepi pantai, tidak jauh dari lokasi korban tenggelam," kata Humas Kantor SAR Medan Hisar Turnip, seperti dilansir Kompas.com, Selasa (28/4/2020).

Seorang Tim SAR Larry Hutapea mempublikasikan foto dan video pada laman sosial media (FB) soal penemuan mayat korban tenggelam tersebut. (Asenk Lee Saragih)  

Nagori Se Kabupaten Simalungun Tanggap Covid-19

Written By Beritasimalungun on Monday, 27 April 2020 | 07:57

Nagori Se Kabupaten Simalungun Tanggap Covid-19

Panitia Sinode Godang ke-65 HKBP Dilantik di Halaman Rumah Dinas Ephorus

Ephorus HKBP Pdt Dr Darwin Lumbantobing. 
Tarutung, BS-Ephorus HKBP Pdt Dr Darwin Lumbantobing melantik  Panitia Sinode Godang ke-65 di halaman Rumah Dinas Ephorus di Pearaja, Tarutung, Kamis (23/4/2020). Pelantikan tidak di ruangan sebagaimana biasanya, namun dengan tetap menjaga jarak sesuai dengan protokol kesehatan. 

Prosesi pelantikan diawali ibadah dipimpin Pdt David Silaban STh dan doa syafaat Pdt Jahor Purba MTh. Semua perserta tampak memakai masker. 

Ketua Umum Panitia Sinode Godang ke-65 Pdt David Farel Sibuea MTh DMin dalam sambutannya menyampaikan bahwa pelantikan dan pertemuan ini sekaligus rapat perdana. Ada beberapa pokok penting yang disampaikan, namun yang terpenting adalah bahwa kegiatan ini adalah Sinode Godang periode. 

Ketua Umum mengajak agar semua panitia bekerja dengan setulus hati tanpa melihat kepentingan-kepentingan sekelompok atau pribadi tetapi tetap melaksanakan kepanitiaan di relnya.

BPH Panitia Sinode Godang ke-65 HKBP terdiri dari Ketua Umum Pdt David Farel Sibuea MTh DMin, Ketua I Pdt Sarman Naibaho STH MM, Ketua II Pdt Horas Purba MTh, Ketua III Pdt Dr Hulman Sinaga, Sekretaris Umum Pdt Ebsan Hutabarat MTh, Sekretaris I Pdt Dr Benny Sinaga, Sekretaris II Pdt Tommy Tampubolon STh, Sekretaris III Pdt Lelim Limbong MTh, Bendahara Pdt Adventus Lumbantobing STh dan Wakil Bendahara Pdt Sondang Napitupulu MTh.

Gereja Tetap Buka

Sementara Ephorus HKBP Pdt Dr Darwin Lumbantobing  mengatakan bahwa pihaknya tidak pernah membuat surat ke jemaat atau kepada siapapun agar gereja ditutup atau jangan ada ibadah di gereja di tengah wabah Covid-19. 

Surat Pastoral yang disampaikan adalah mengajak jemaat benar-benar menjaga kesehatan dan menjaga sosial distancing yang dianjurkan pemerintah. 

Kepada semua pelayan partohonan, baik pendeta, guru huria, bibelvrouw, diakones disampaikan agar tetap membuka gereja dan melayani jemaat yang datang ke gereja. Namun gereja harus tetap mengikuti anjuran pemerintah dan apabila merasa kurang sehat sebaiknya tidak usah datang ke gereja.

Demikian juga di Kantor Pusat, tidak ada anjuran kantor ditutup atau libur. Aktivitas kantor tetap jalan walaupun dikerjakan di rumah. Pemerintah juga menganjurkan kepada kita agar jangan mudik untuk menghindari dan memutus mata rantai penyebaran virus corona.

Terkait Sinode Godang, kata Ephorus akan berkoordinasi dengan Pemerintah apakah dapat dilaksanakan atau tidak akibat dampak dari Virus Corona. Jadwalnya sudah disampaikan pada rapat Praeses, Pebruari lalu di Balikpapan, 19-25 Oktober 2020 diikuti 1.500 peserta dan tamu.

Sinode Godang ini mengambil Tema: “Huhalupahon na dipudingku, angka na di jolo i hueahi” (Aku melupakan apa yang dibelakangku dan mengarahkan diri kepada yang dihadapanku) Filipi 3:13-14. Subtema: “Ai denggan do di roha ni Tondi Porbadia nang di roha nami manguduti panghobasion on tu tingki nanaeng ro (Ulaon 15:28)”.

Ephorus menyampaikan terimakasih kepada Panitia yang sudah dilantik terutama yang bisa hadir seperti Pdt Dr Hulman Sinaga dari STT HKBP Pematangsiantar. 

“Mari kita berdoa semoga virus corona ini cepat berakhir dan Tuhan kiranya memberi kekuatan dan kesehatan kepada panitia dalam menjalankan tugas," katanya. (Berbagaisumber/Asenk Lee)

Dampak Covid-19, S Samrin Girsang Peduli Lansia dan Sesama

Written By Beritasimalungun on Sunday, 26 April 2020 | 11:43

Dampak Covid-19, S Samrin Girsang Peduli Lansia dan Sesama.(Istimewa)
Pematangraya, BS-Dampak yang ditimbulkan wabah Covid-19 sudah meresahkan perekonomian warga dan juga sangat mengganggu kenyaman kesehatan masyarakat. Kebijakan pemerintah yang mengharuskan masyarakat “Tinggal di Rumah” sangat mengganggu mata pencaharian warga.

Ditengah keterbatasan pemerintah daerah dalam memberikan bantuan pangan kepada warga yang terdampak ekonomi akibat Covid-19 ini, sejumlah kalangan tergerak untuk peduli sesame, khususnya yang lagi kesulitan pangan.

Beranjak dari situasi sulit itu, Jheni Yusuf Saragih bersama S Samrin Girsang dengan Slogan JYS Inspiration bersama Wakil Ketua DPRD Simalungun S Samrin Girsang turun ke desa untuk memberikan bantuan.

Kali ini Tim @JYS Inspiration bersama Wakil Ketua DPRD Simalungun turun ke Desa Kampung Baru Kecamatan Dolog Masagal, dalam aksi Caring ini memberikan Sembako, APD berupa masker kepada masayarakat Kampung Baru.

Hal itu sesuai dengan Misi dari JYS Inspiration Creating, Sharing dan Caring terhadap pendidikan, sosial dan kemanusiaan.

“Terima kasih kami ucapakan kepada seluruh donateur dan volunteerr yang sudah memberikam sebagian rejeki dan waktunya dalam aksi peduli Covid ini di season pertama ini. Mudah-mudahan aksi selanjutnya lebih baik dan lebih maksimal. Bukan tentang berapa banyak kita berikan tapi tentang bagaiamana kita memedulikan. #Jys_Inspiration #DPRD Simalungun,” tulis Jheni Yusuf Saragih.

Menurut Erik Pranata Girsang, apa yang dilakukan S Samrin Girsang bersama Tim sudah tepat sasaran. “Karena di lingkungan daerah kita tinggal semua orang masih bisa mencari makan. Tapi tidak untuk orang yang sudah lansia. Maju terus komandan S Samrin Girsang,” ujar Erik Pranata Girsang.

Kegiatan sosial kader PDIP ini dimulai sejak Selasa-Rabu dan Kamis. Dimulai dari Raya-Tigarunggu-Purba sampai ke Seribudolok (Sibangun Mariah). 

“Kami minta maaf jika ada sebagian yang belum terbagi. Tonggohon nasiam ase adong rejeki boi use hanami berbagi. Terimakasih,semoga menjadi berkat. #PDIPerjuangan Kabupaten Simalungun. #kel S Samrin Girsang,” tulis S Samrin Girsang.(Asenk Lee Saragih)

Kota Medan Menutup Akses Dari Siantar, Karo dan Binjai

ILUSTRASI: Jalan lintas Haranggaol penuh tumpukan sampah.(Dok BeritaSimalungun) 
Medan, BS-Guna menghalau arus warga untuk mudik Idul Fitri, jalan utama masuk ke Kota Medan seperti dari Pematangsiantar, Karo dan Binjai ditutup sejak Minggu (26/4/2020). Petugas berjaga di check point pos satu di Jalan Bangun Mulia, Kecamatan Medan Amplas, Kota Medan, Sumatera Utara. Petugas juga memaksa kenderaan yang hendak menuju ke Kota Medan memutar balik.

Juga ada penutupan jalan dari arah Medan ke luar kota. Beberapa pengendara tampak kaget atas penyekatan jalan tersebut. Mereka merasa tak ada sosialisasi soal penutupan akses dari dank e Kota Medan tersebut.

“Waduh bagaimana, saya mau lewat Pak. Rumah saya lewat sedikit penutupan jalan ini pak. Mohon maaf ya Bu, mohon maaf,” ujar seorang polisi.

Informasi yang dihimpun dari berbagai sumber menunjukkan, jalan masuk utama ke Kota Medan yang ditutup petugas tak hanya di Amplas dan Tanjungmorawa, ada dua titik jalan lain juga ditutup yakni di Poslantas Diski wilayah hukum Polsek Sunggal dan Pos Green Hill Sibolangit wilayah hukum Polsek Pancur Batu.

Penutupan ini berdampak bagi para penarik becak dan angkutan umum karena tak bisa dilalui untuk mengangkut penumpang.

“Dampaknya besar lah bagi kami. Bisa pergi tapi enggak bisa balik lagi. Sementara karena corona-corona ini kami susah cari duit. Kemana kita harus keliling. Dimana kita ada tempat tumpuan ya disitu lah kita berhenti, mencari sedikit-sedikit untuk keluarga,” ujar Samsul Bahri, penarik becak.

Biasanya Samsul Bahri berkeliling mencari penumpang. Dia hanya bisa menunggu penumpang dari penyekatan jalan yang menuju ke Kota Medan.

“Ini saya menunggu di sini sajalah. Menunggu penumpang dari penyekatan jalan ini. Itu lah yang kami harapkan. Harapan saya, cepat lah hilang Corona ini, biar normal kembali ekonomi kita,” kata Samsul.

Kanit Lantas Polsek Patumbak, Iptu Mora Hasibuan kepada wartawan menjelaskan, penutupan ini baru sekadar uji coba.

“Iya, betul. Tadinya itu, kita uji coba dulu, sementara uji coba. Kita mau tahu kekuatan personil kita seandainya hal ini diberlakukan, seberapa banyak yang dibutuhkan," katanya.

Setelah melakukan penutupan jalan lebih kurang tiga jam, jalan kembali dinormalkan dengan menggunakan pembatas jalan secara zigzag. “Sekarang, setelah kita rasa uji cobanya cukup, kita normalkan kembali,” katanya.

Jalan Dalam Kota Ditutup

Sebelumnya Satlantas Polrestabes Medan melakukan penutupan 11 ruas jalan dalam kota saat akhir pekan, dimulai pada Sabtu (25/4/2020) malam.

Kasat Lantas AKBP Sonny W Siregar menyampaikan bahwa pihaknya melakukan penuturan sejumlah ruas jalan untuk mengantisipasi mobilitas pengendara khususnya kalangan anak muda yang diperkirakan ramai di saat akhir pekan terutama pada malam hingga pagi.

Mulai Sabtu (25/4/2020) malam ini pukul 23.00 WIB hingga Minggu (26/4/2020) pagi pukul 06.00 WIB, Satlantas Polrestabes Medan bersama Polsek sejajaran melakukan penutupan sementara di sejumlah titik ruas jalan.

Ada beberapa lokasi penutupan jalan tersebut:

1. Wilayah Polsek Medan Area, lokasi penutupan di Jalan Thamrin Simpang Jalan Sutrisno, dan Jalan Asia Simpang Jalan Thamrin.

2. Wilayah Polsek Medan Kota, lokasi penutupan di Jalan Sisingamangaraja (SM Raja) Simpang Jalan Sakti Lubis dan Jalan Brigjen Katamso Simpang Jalan Sakti Lubis.

3. Wilayah Polsek Medan Timur, lokasi penutupan di Jalan Irian Barat Simpang Jalan MT Haryono, dan Jalan Sutomo Simpang Jalan Veteran.

4. Wilayah Polsek Medan Barat, lokasi penutupan di Jalan Yos Sudarso Simpang Jalan Cilincing, dan Jalan Yos Sudarso Simpang Jalan Bilal.

5. Wilayah Polsek Medan Baru, lokasi penutupan di Jalan Gatot Subroto Simpang Jalan Ayahanda, dan Jalan S Parman Simpang Jalan Sudirman.

6. Wilayah Polsek Percut Sei Tuan, lokasi penutupan Jalan Williem Iskandar Simpang Jalan Cemara, dan Jalan Williem Iskandar Simpang Jalan HM Yamjn.

7. Wilayah Polsek Patumbak, lokasi penutupan di Jalan AH Nasution Simpang Jalan Bajak II.

8. Wilayah Polsek Delitua, lokasi penutupan Jalan Jamin Ginting Simpang Jalan Simalingkar, Jalan AH Nasution Simpang Jalan Karya Wisata.

9. Wilayah Polsek Pancur Batu, lokasi penutupan Jalan Jamin Ginting Simpang Jalan Salam Tani dan Jalan Jamin Ginting Simpang Jalan Gotong Royong.

10. Wilayah Polsek Sunggal, lokasi penutupan Jalan Amal TB Simatupang.

11. Wilayah Polsek Helvetia, lokasi penutupan Jalan Gatot Subroto Simpang Jalan Asrama dan Jalan Kapten Muslim Simpang Jalan Kapten Sumarsono.

"Penutupan ini hanya satu hari saja," ujar AKBP Sonny. Dia pun kembali menyuarakan imbauan pemerintah terkait penggunaan masker.

"Kita mengimbau masyarakat khususnya pengendara agar mengurangi aktivitas keluar rumah, jangan keluar apalagi keluyuran kecuali ada hal yang mendesak, tetap memakai masker, ruitn cuci tangan untuk memutuskan penyebaran virus corona Covid-19," katanya. (Berbagaisumber/Rodo S)

Mari Sama-Sama Hidup

Pdt Renny Damanik.
Oleh: Pdt Renny Damanik

Beritasimalungun-" MEREKA BAGIAN HIDUP KU DAN AKU JUGA BAGIAN HIDUP MEREKA MARI KITA SAMA SAMA HIDUP. (Bersama Kristwan G Damanik)

1 (SATU) TINDAKAN KECIL LEBIH BERGUNA DARI 1000 KATA KATA KASIH (edisi kunjungan kasihke B. Mariah).

Ketika anak kecil bertanya tanya kenapa kita tidak amen-amen ke gereja, seorang ibu sulit memberi jawaban pada anak kecil ini. Lalu ibu ketua wanita menjawab karena kunci gereja dibawa pendeta.

Lalu anak itu mengatakan teleponlah pendeta itu dan kemana dia. Ibu ini menjawab ke Jakarta jemput anaknya, maka berdoalah biar dia cepat pulang. 

Lalu anak kecil ini berdoa: O Yesus hasoman nami, O Yesus Hosah nami, pasada Ulu nami..... .inilah doa anak itu menurut cerita inang ketua ini, saat kami bertelepon pada malam hari.

Mendengar cerita ini, aku tertawa tapi bercampur sedih, dan berpikir, bagaimana menerangkan corona ini pada anak sekecil ini.

Mengingat ASM yang nangis juga saat dia bilang tidak ada si corona di Gereja yang ku posting minggu lalu. Anak kecil yang dua ini bersahabat dan satu Gereja. 

Bagaimana jika anak ini berpikir, akulah yang mengunci gereja dan mereka jadi tidak bisa ke gereja. Akhirnya saya memutuskan untuk datang ke pagaran ingin diskusi dengan majelis cara mengatasi masalah ASM ini. 

Saat aku mau pergi WA dari botouku KRISTWAN G DAMANIK dari Bandung yang ganteng, baik dan berhati mulia masuk ke HP ku dan mengatakan, botou saya ingin berdiakonia ke jemaat botou pada pandemi covid19 ini. 

Terimakasih botou hu atas kebaikanmu walau tidak kenal dengan jemaatku dan tidak ada pertalian keluarga tetapi hatimu yang mulia telah menolong mereka yang memerlukan ini.

Tuhan memberkatimu Kristwan G Damanik. Selamat bertugas di JAMBI. Akhirnya... Saya melaksanakan keinginan botou ini dan mengantari beras ini. 

Kemudian urusan ASM, minggu berikutnya setelah diskusi dengan PMJ. Aku telepo vorhanger dan inang vorhanger (ketua wanita jemat) vorhanger yang kaos hijau, ketua wanita yang baju orange n martudung sarung. 

VORHANGER St Robensius dan inang ini betapa baik dan mau meninggalkan pekerjaan di ladang demi pelayanan jemaat. Kami pun di panas terik matahari menjumpai ke rumah-rumah dan lega rasanya dapat berbuat kecil dari pada hanya banyak bicara di pandemi covid 19 ini.

Saat kunjungan ini aku sangat terharuuuuuu. Saat melihat keadaan mereka dan saat opung yang berumur 86 tahun, berlinang air matanya mengucap syukur pada Tuhan di depan kami.

Dan opung ini baru sembuh dari sakit dan kami berdoa bersama di Rumah sakit pada waktu itu. Ternyata dia terus bertanya kapan aku bisa HBN atau perjamuan Kudus, saya tidak bisa ke gereja, kapan ya pendeta datang? 

Ternyata situasi ini membuat dia semakin susah dan kerinduannya tidak terlaksana. Mendengar itu, saya langsung ambil keputusan dan tindakan, ya opung, nanti sore kita HBN perjamuan Kudus.

Aku pulang ke rumah dan sorenya hujan deras dan petir besar besar, namun tidak mengurungkan niat ku untuk pergi ke jemaat ini. 

Kami pun pergi dan datang ke rumah ini, ternyata opung ini sudah berkebaya lengkap dan berselendang layaknya ke Gereja. 

Konon kata menantunya dia sangat semangat dan cepat cepat mandi saat aku pulang antar beras dari rumahnya. Luar biasa opung ini dan dia masih ingat waktu saya mendoakannya di rumah sakit.

Kami pun melaksanakan perjamuan Kudus, dia sangat bahagia dan lega dan bersyukur berterimakasih atas pelayanan ini dan dia siap kapan dipanggil Tuhan. Walau kurang sehat dia sanggup berdiri saat menerima roti dan anggur. Haleluya.

Saat ini, tidak saat nya banyak bicara dan menerangkan kasih apalagi banyak membuat ulasan-ulasan kata-kata dan menganalisa dan memperdebatkan hal-hal yang tak perlu diperdebatkan.

Perbuatlah apa yang dapat kita perbuat sekecil apapun di pandemi covid 19 ini. Karena baik di desa dan di kota semua mengalami hal yang sama. 1 (SATU) PERBUATAN KECIL LEBIH BERGUNA DARI 1000 KATA KATA KASIH. Salam tahun kepemimpinan berkarakter.(**)















71 Ribu Warga Simalungun Terdampak Covid-19

Written By Beritasimalungun on Friday, 24 April 2020 | 20:33

HIMBAUAN 
Pematangraya, BS-Sekretaris Daerah Pemerintah Kabupaten Simalungun Mixnon Andreas Simamora didampingi Humas Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Akmal Siregar mengatakan, pemerintah daerah saat ini sedang melakukan verifikasi data warga penerima bantuan. Setidaknya sebanyak 71 Ribu warga Simalungun terdampak Covid-19.

Penyalurannya agar tepat sasaran dan tidak tumpang tindih kini Pemkab Simalungun melakukan validasi data.

Menurut Mixnon, hal ini merupakan permintaan Bupati JR Saragih agar penyaluran bantuan segera terlaksana. Ada sekitar 150.000 warga terdampak pandemi Covid-19 yang diprioritaskan akan menerima bantuan dari pemerintah kabupaten provinsi dan pusat.

Sesuai Data Terpadu Keluarga Sosial (DTKS) atau Basis Data Terpadu (BDT) jumlah warga miskin atau tidak mampu sebanyak 83 ribu orang, dan pemberian bantuannya akan ditanggulangi oleh pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan pemerintah pusat.

Sedangkan warga tidak mampu yang terdampak Covid-19, akibat kehilangan pekerjaan akibat di PHK, atau dirumahkan, usahanya tutup, sehingga perekonomiannya terpuruk sebanyak 71 ribu orang.

"Bupati JR Saragih sudah memastikan bantuan dari Pemkab Simalungun kepada warga yang terdampak Covid-19 di luar dari yang sudah terdata di DTKS, akan segera disalurkan. Memang pemerintah daerah harus ekstra hati-hati dalam menentukan penerima bantuan supaya tepat sasaran dan tidak tumpang tindih atau bantuan yang diterima warga jadi double, sementara warga yang benar-benar membutuhkan justru tidak menerimanya," ujar Mixnon.

Dia menambahkan, bantuan berupa sembako atau dalam bentuk lainnya bagi warga tidak mampu terdampak Covid-19 yang tidak terdata dalam DTKS, selain berasal dari Pemkab Simalungun ada yang berasal dari pemerintah desa atau bersumber dari Alokasi Dana Desa (ADD).

Humas Tim Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Simalungun Akmal H Siregar menambahkan, saat ini pemerintah daerah melalui Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait sedang melakukan verifikasi data penerima bantuan dari Pemkab Simalungun.

Sehingga penerima bantuannya tepat sasaran dan tidak tumpang tindih.

"Saat ini camat dan kepala desa sedang melakukan verifikasi data untuk penerima bantuan dari Pemkab Simalungun, karena penentuan penerima bantuan membutuhkan ketelitian sehingga tim harus bekerja dengan hati-hati sehingga tidak tumpang tindih," ujar Akmal.

Akmal menegaskan, bantuan yang disalurkan tidak double cover antara bantuan Pemerintah pusat, Pemprov Sumut dan Pemkab Simalungun.(BS/Net)

(Video) Pesan Bupati Simalungun Untuk Waga Yang Merantau Menjelang Lebaran

Bupati Simalungun 
Pematangraya, BS-Himbauan Bupati Simalungun DR JR Saragih kepada perantau asal Kabupaten Simalungun agar tidak mudik dulu disuasana pandemi Covid-19. (Hms/Lee)

Tanggapi Surat DPRD, PDAM Tirtauli Mengaku Sudah Mengusulkan Penggratisan Tarif Kepada Walikota

(PDAM ) Tirtauli Pematangsiantar.
Pematangsiantar (BS)-Menanggapi surat DPRD Kota Pematangsiantar tentang usulan penggratisan air minum kepada warga yang terdampak Covid-19,Perusahaan Air Minum Daerah (PDAM ) Tirtauli Pematangsiantar mengaku sudah mengusulkan penggratisan air minum kepada walikota.

Usulan penggratisan air minum oleh PDAM Tirtauli kepada walikota Pematangsiantar sudah diberikan dengan cara menyurati hanya saja belum teralisasi di bulan April 2020 ungkap humas PDAM Tirtauli Pematangsiantar ,Rosliana Sitanggang ketika dikonfirmasi jurnalist BeritaSimalungun.com di ruang kerjanya, Jumat (24/4/ 2020).

Rosliana mengatakan pada Kamis 23 April 2020 Direktur Utama PDAM Tirtauli Berliana Napitupulu didepan anggota DPRD Kota Pemtangsiantar yang  saat itu datang ke PDAM bahwa PDAM Tirtauli sudah menyurati walikota mengenai keringanan pembayaran tagihan kepada pelanggan yang kurang mampu dan yang terdampak Covid-19.

Lebih lanjut Roaliana mengatakan soal pelaksanaan pemberlakuan keringan pembayaran tagihan kepada warga miskin masih menunggu regulasi dari pemarintah kota Pematangsiantar dan estimasi anggaran penggratisan air minum aebesar 1M dan diharapkan agar ditampung di  APBD dalam penanganan Covid-19 di Pematangsiantar 

"PDAM Tirtauli sejak ada kejadian Covid-19 sudah memperhitungkan dampak yang terjadi dimasyarakat ,pelemahan ekonomi masyrakat pasti ada ,hanya saja penggratisan air minum untuk membantu masyarakat perlu kajian karena PDAM juga harus sehat dari segi finansial. Pendapatan PDAM Tirtauli dari tagihan air minum ,untuk membayar gaji karyawan dan biaya operasional," kata Rosliana.(Didi J)

Ketua DPRD Siantar Surati Walikota Untuk Penggratisan Air PDAM Kepada Pelanggan

Written By Beritasimalungun on Thursday, 23 April 2020 | 09:33

Ketua DPRD Siantar Surati Walikota Untuk Penggratisan Air PDAM Kepada Pelanggan.
Pematangsiantar (BS)-Untuk mengurangi beban masyarakat yang terdampak Covid-19, Ketua DPRD kota Pematangsiantar menyurati walikota Pematangsiantar agar Perusahaan Ait Minum Daerah (PDAM) Tirtauli menggratiskan tagihan kepelanggan.

Usulan penggratisan tagihan air PDAM oleh DPRD tertuang dalam surat No : 170/776/DPRD/IV/2020 ,meminta agar walikota merespon kesulitan yang dialami oleh warga Siantar akibat dari merebaknya pandemi Covid-19  dalam bentuk penggratisan tagihan air minum  PDAM Tirtauli secara khusus kepada masyarakat lemah dan yang terdampak Covid-19.

Ketua DPRD Pematangsiantar,Timbul Marganda Lingga  SH menilai bahwa PDAM Tirtauli sebagai Badan Usaha Milik Daerah Pematangsiantar sudah selayaknya menggratiskan Tagihan air minum dimana banyak daerah juga PDAM nya sudah menggratiskan tagihan.

Soal siapa yang berhak mendapat penggratisan tagihan,Ketua DPRD dalam suratnya agar Pemko Siantar menggratiskan tagihan kepada masyarakat yang ekonominya lemah dan warga yang terdampak Covid-19.(Didik J)

Gelisah dan Bertemu

Written By Beritasimalungun on Wednesday, 22 April 2020 | 16:46

Pdt Renny Damanik. (FB)
Oleh: Pdt Renny Damanik

Beritasimalungun-(Jika Aku jadi mereka, gimana rasaku, mu, dan kita). Saat ini semua stratifikasi masyarakat mengalami kegelisahan dalam bentuk yang berbeda beda.

Aku juga gelisah seperti orang lain juga. Namun saudara kita ini lebih gelisah juga dari kita. Dalam kehidupan yang makin sulit, ditambah harga tanaman ladang yang tidak laku tapi biaya pupuk, pestisida makin mahal. 

Sedih dan gelisah melihat kehidupan mereka. Dalam kegelisahanku, tidak mungkin berdiam diri dan bertahan dalam kegelisahan itu. 

Sehingga tidak berpikir dan bertindak. Apa yang dapat dilakukan, walaupun itu kecil untuk menolong mereka yang berkesusahan?

Cukupkah hanya menyuruh mereka stay at home dan beribadah di rumah? Bagaimana dia beribadah dan memberi persembahan saat kehidupan begini? 

Dalam kegelisahanku, aku pergi menjumpai mereka ke rumahnya. Sebatas yang bisa ku kunjungi, dan aku hadir di tengah mereka.

Kalaupun aku juga punya pergumulan tersendiri. Bapak yang dalam gambar ini salah satunya pernah sakit parah, badanya bengkak, perut dan kaki, saat itu dan sekarang sudah lumayan baik, dan saat itu dia berjanji selesai kami berdoa, kalau aku sembuh pendeta, aku akan ke gereja, lalu ku bilang, jangan sama saya berjanji, pada Tuhan.

Dan ternyata sebelum pandemi ini, dia datang HBN ke gereja dan aku terkejut. Saat aku datang ke rumah ini, dia berkata dia tetap beribadah di rumah, demikian keluarga yang lain ini. 

Aku berterimakasih pada Tuhan, yang selalu membukakan jalan dan tali kasih kepada mereka dari orang berhati mulia, dan mereka dapat menerima sedikit pertolongan ini. 

Mereka tariluh, membuatku makin gelisah dan mengingat yang lain bagaimana menolong mereka juga supaya merasakan sukacita.

Kunjungan ini, sekaligus juga sharing akan perasaan mereka, pergumulan mereka, pemahaman mereka akan arti beribadah di rumah. 

Saudaraku, masih banyak saudara kita yang gelisah akan kehidupan itu, ditambah ketakutan akan virus ini, marilah kita memandang yang di sekitar kita, berbagi sedikit, sedikit, sehingga situasi ini mengedukasi kita untuk belajar merasakan penderitaan orang lain.

Dan bagaimana kehadiran kita kepada mereka. Membuat lega sedikit saja dari beban hidup mereka. Terimakasih buat seseorang yang berhati mulia, yang mau berbagi buat mereka, Tuhan memberkati. 

Marilah kita menolong orang yang tidak dapat membalas kebaikan kita, karena disanalah arti pemberian itu yang sesungguhnya. Salam tahun kepemimpinan yang berkarakter.(*)


  



Berita Lainnya

.

.
.

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)
Hinalang- Pdt Jhon Rickky R Purba MTh melakukan peletakan batu pertama pembangunan Pusara “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba) di Desa (Nagori) Hinalang, Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara, Selasa (22/10/2019). Acara Peletakan Batu Pertama dilakukan sederhana dengan Doa oleh Pdt Jhon Rickky R Purba MTh. Selengkapnya KLIK Gambar

Ikan Bawal Seberat 9 KG Dapat (Tabu-tabu) di Danau Toba Hutaimbaru Simalungun

Ikan Bawal Seberat 9 KG Dapat (Tabu-tabu) di Danau Toba Hutaimbaru Simalungun
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba
Sakit Bertahun Tanpa Pelayanan Medis

Sapu Bersih Rencana Gubsu Soal Wisata Halal Syariah di Kawasan Danau Toba

Sapu Bersih Rencana Gubsu Soal Wisata Halal Syariah di Kawasan Danau Toba
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Andaliman, Rempah Batak Yang Mendunia

Andaliman, Rempah Batak Yang Mendunia
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

St Adriani Heriaty Sinaga SH MH (Srikandi Simalungun) Itu Purna Bakti

St Adriani Heriaty Sinaga SH MH (Srikandi Simalungun) Itu Purna Bakti
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya





MIRACLE "TINUKTUK" SAMBAL REMPAH KHAS SIMALUNGUN

MIRACLE "TINUKTUK" SAMBAL REMPAH KHAS SIMALUNGUN
PESAN: MIRACLE'TINUKTUK WA: 081269275555

Catatan Paska Konser Jhon Eliaman Saragih

Catatan Paska Konser Jhon Eliaman Saragih
TMII Jakarta Sabtu 4 November 2017.KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya